admin.marketing

/admin.marketing

About admin.marketing

This author has not yet filled in any details.
So far admin.marketing has created 89 blog entries.

Dell EMC Modern Data Storage

By | 2018-11-16T07:51:24+00:00 November 16th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Dell EMC Modern Data Storage

Solusi yang Mempermudah Anda dalam Menangani Workloads di Perusahaan

Berbicara mengenai Solusi Modern Data Storage, Dell EMC sebagai salah satu produsen teknologi informasi terkemuka dalam hal ini bekerja sama dengan Phintraco Group sebagai business partner, senantiasa memberikan solusi untuk mempermudah dalam menangani workloads di perusahaan Anda.

Untuk memahami solusi yang diberikan oleh Dell EMC tersebut, mari kita simak 3 (tiga) kategori dari Dell EMC Storage sebagai berikut ini:

a. Low End Storage Solution

Low end storage merupakan storage entry level yang dirancang untuk perusahaan kecil dan menengah. Dimana produk dari low end storage ini adalah storage series PowerVault ME4.

Usaha kecil maupun menengah memiliki kebutuhan yang sama dengan perusahaan yang lebih besar, namun harus memenuhi kebutuhan tersebut dalam menghadapi anggaran yang lebih kecil dan staf pendukung IT yang lebih sedikit.

Dalam berinvestasi biasanya budget menjadi hal yang sangat krusial dalam perusahaan. Hal ini selalu menjadi pertimbangan, salah satunya dalam menentukan solusi storage yang sesuai dengan kebutuhan dan dalam penggunaannya lebih mudah serta mendukung kinerja perusahaan.

Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, Dell EMC merancang seri PowerVault ME4 dengan menawarkan storage dengan berbagai fitur yang terjangkau, mudah dipasang dan digunakan.

PowerVault ME4 Series memberikan peningkatan yang signifikan dalam kapasitas, kinerja, kesederhanaan, dan fitur-fitur yang lebih lengkap di dalamnya. Ini sangat ideal untuk berbagai macam kasus penggunaan storage seperti; pengeditan video, HPC (High Performance Computing), virtualisasi infrastruktur, dan sebagai DAS (Direct Attached Storage) atau SAN (Storage Area Network).

Dengan biaya yang terjangkau, perusahaan kecil maupun menengah dapat memiliki storage dengan kapasitas dan kualitas yang baik.

b. Midrange Storage Solution

Dell EMC juga memperkenalkan Midrange Storage Solution. Midrange Storage Solution merupakan storage midrange level yang didesain untuk Enterprise Level dengan efisiensi biaya kelas menengah. Contoh produk dari Midrange Storage Dell EMC ini adalah Storage series Unity.

Kebanyakan dari perusahaan menengah membutuhkan storage yang memiliki kinerja dan skalabilitas yang cepat, simple, dengan fitur-fitur yang dapat menangani workloads setaraf dengan Enterprise Level, dengan biaya yang terjangkau.

Oleh karena itu,  Dell EMC memperluas portofolio Midrange Storage dengan produk Unity. Unity dioptimalkan untuk storage berbasis All Flash maupun Hybrid. Terdapat juga Aplikasi Vmware dan fitur Cloud Tiering di dalamnya, dan mendukung environment VDI (Virtual Desktop Infrastructure).

Unity dirancang untuk membantu perusahaan dalam memodernisasi Data Center mereka untuk mendapatkan lebih banyak kecepatan, efisiensi, dan penghematan biaya dari aplikasi yang sudah ada.

c. High End Storage Solution

Untuk High End Storage Solution, Dell EMC menyediakan produk series Isilon. Dimana produk ini merupakan storage solution bagi perusahaan Enterprise Level yang mempunyai workloads yang sangat banyak.

Dell EMC Isilon adalah High End Storage berbasis All Flash maupun Hybrid, yang digunakan untuk penyimpanan dengan volume tinggi, backup dan menganalisa data yang tidak terstruktur (unstructured data), dengan efisiensi dan skalabilitas yang tinggi.

Dell EMC Isilon ini didesain untuk menangani berbagai macam workloads dengan mudah, dan dapat mengatur sebesar apapun kapasitas data di perusahaan Anda.

Source: https://www.dellemc.com/id-id/storage/ 

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Phintraco Peduli Bencana Gempa Bumi Sulawesi

By | 2018-11-08T03:03:32+00:00 November 8th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , |

28 September 2018, telah terjadi gempa bumi dan tsunami di bagian utara Sulawesi dengan berkekuatan 7,4 Mw  diikuti dengan tsunami, pukul 18.02 WITA. Pusat gempa ini berada di 26 km utara Donggala dan 80 km barat laut kota Palu. Guncangan gempa pun dirasakan di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, dan daerah sekitar lainnya. Gempa ini memicu tsunami hingga ketinggian sebesar 5 meter di Kota Palu itu sendiri.

Dari dampak bencana ini dikabarkan korban tewas sebanyak 1.649 jiwa, ribuan korban luka-luka, serta hampir semua tempat tinggal dan prasarana umum rusak total.

Phintraco Group bersama anak perusahaannya, melalui wadah Yayasan Gema Kasih dan Harapan turut aktif membantu meringankan beban korban bencana tersebut dengan memberikan donasi.

Donasi berupa Tenda Terpal, Tempat Tidur, Sembako, Susu dan Makanan Bayi/Balita, Air Mineral, Pakaian Pria/Wanita, Obat-obatan, Peralatan Makan, Peralatan Mandi, dan kebutuhan lainnya. Donasi diberikan oleh Phintraco khususnya untuk korban bencana di daerah Palu & Sigi.

Pengumpulan donasi dimulai sejak tanggal 29 September 2018 dan pengiriman donasi terbagi menjadi 2 bagian. Pengiriman donasi Trip-1 dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2018 melalui PT. Pelni Tj.Priok, sedangkan pengiriman donasi Trip-2 dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2018 melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Semoga dengan adanya bantuan donasi dari Phintraco Group dapat bermanfaat bagi korban bencana di Sulawesi, dan dapat melanjutkan kehidupannya sehari-hari dengan lebih baik.

 

Pemahaman Mengenai Smart Applications di Pivotal

By | 2018-10-29T08:10:17+00:00 October 29th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Smart applications adalah aplikasi yang menggabungkan data, insights yang dapat ditindaklanjuti ke dalam user experience. Insights disampaikan dalam konteks sebagai fitur yang ada di dalam aplikasi yang memungkinkan pengguna (users) untuk menyelesaikan tugas atau action yang diinginkan secara lebih efisien.

Smart applications dapat berhadapan dengan konsumen atau employee-facing. Dalam beberapa kasus, “user” bukanlah manusia, melainkan mesin atau sistem. Dalam kasus ini, smart applications mengotomatiskan proses bisnis dan operasional berdasarkan data-driven insights.

Misalnya, retail smart applications membuat produk berdasarkan analisis dari customer buying behavior sementara aplikasi logistik memberikan perkiraan waktu pengiriman barang dan produk yang didorong oleh data.

Healthcare smart applications menawarkan kemungkinan diagnosis pasien dan rekomendasi perawatan untuk dokter berdasarkan analisis data pasien dan penelitian.

Pivotal dan Pelanggan Menempatkan Smart Applications ke dalam Tindakan

1.Shipping

Perusahaan shipping dan logistik mempresentasikan perkiraan waktu pengiriman yang akurat melalui smart applications untuk baik konsumen dan pelanggan komersial.

2.Retail

Pengecer (retailers) merekomendasikan produk terkait dan penawaran yang ditargetkan dalam consumer smart applications kepada pembeli.

3.Banking

Bank memberikan rekomendasi investasi yang dipersonalisasi dan kegiatan terkait melalui smart applications kepada financial services customers.

4.Connected car

Pembuat mobil membuat smart applications untuk memunculkan traffic alerts dan preventative maintenance suggestions kepada pengemudi.

5.Manufacturing

Produsen (manufacturers) menggunakan smart applications untuk secara cerdas mengotomatiskan proses operasional.

Smart Applications di Pivotal

Pivotal memberikan platform cloud-native yang modern dan teknologi data analytics yang diperlukan untuk mendukung smart applications dalam skala besar. Pivotal juga membantu perusahaan mengadopsi pengembangan aplikasi Agile dan metodologi data science yang diperlukan untuk mengembangkan smart applications yang menarik dan dinamis.

Misalnya, Pivotal dapat membantu organisasi untuk melakukan hal-hal berikut ini:

  • Melakukan transisi ke platform cloud-native untuk mendukung pengiriman berkelanjutan
  • Mengadopsi teknologi data modern untuk analitik dan data science
  • Mengembangkan aplikasi cerdas berbasis data dan berbasis mikro

Bagaimana menurut Anda mengenai Smart Applications? Sudah siapkah Anda mengaplikasikannya di bisnis Anda?

Source:

https://pivotal.io/smart-applications

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

Microservices Pivotal: Mengirimkan Software yang Terukur dan Lebih Cepat

By | 2018-10-29T07:50:48+00:00 October 29th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Microservices dikenal sebagai membagi aplikasi menjadi layanan yang lebih kecil dan saling terhubung. Lain halnya jika dibandingkan dengan monolitik yang merupakan kebalikan dari Microservices. Monolitik memiliki arti satu. Arsitektur monolitik merupakan sebuah arsitektur dalam pembuatan aplikasi dimana semua komponen menjadi satu kesatuan.

Setiap Microservices merupakan aplikasi kecil yang memiliki arsitektur heksagonal sendiri yang terdiri dari logika beserta berbagai adapternya (bahasa pemrograman, dan lain-lain).

Meskipun pendekatan monolitik berfungsi dengan baik untuk beberapa organisasi dan beberapa aplikasi, namun Microservices menjadi populer dengan perusahaan yang membutuhkan kelincahan dan skalabilitas yang lebih besar.

Mengapa Microservices itu Penting

1.Tim dapat lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan

Perusahaan yang mengadopsi arsitektur microservices dapat dengan cepat mengirimkan kapabilitas ketika pelanggan membutuhkan.

2.Ada throughput tim software yang lebih besar

Microservices dibangun di atas prinsip-prinsip Agile dan DevOps, dan membantu tim-tim software untuk berjalan secara paralel sementara iterasi secara cepat pada kemampuan diskrit.

3.Organisasi meningkatkan skalabilitas dan keandalan sistem

Arsitektur microservices yang sukses terus berjalan. Ini sangat bergantung pada otomatisasi yang dapat diulang, mendukung skala layanan, dan menggunakan pola yang dirancang untuk menjaga sistem tetap berjalan bahkan ketika komponen individual gagal.

Microservices di Pivotal

Pivotal membantu Anda mendesain arsitektur microservices berperforma tinggi, dan kemudian menyediakan lingkungan kelas dunia untuk menjalankan microservices Anda.

Pivotal labs

Dengan bekerja bersama tim Pivotal Labs, pada awalnya dapat menargetkan aplikasi yang memerlukan iterasi fitur dan skalabilitas ekstrim, dan kemudian belajar bagaimana membangun tim yang berfokus pada pengiriman (delivery).

Pivotal Cloud Foundry

Deploy dan kelola microservices dengan Pivotal Cloud Foundry — platform cloud-native dari Pivotal yang mempercepat waktu Anda untuk menilai.

Spring

Berdayakan developer Anda dengan pola dari Spring Cloud Services yang mengatasi tantangan utama dan operational overheads saat membangun sistem yang terdistribusi dengan microservices.

Perbandingan: Microservices Versus Arsitektur Tradisional

Arsitektur Microservices

  • Microservices memiliki fokus tunggal. Dengan melakukan satu hal dan melakukannya dengan baik. Layanan mikro ditargetkan pada masalah domain yang spesifik dan berisi semua yang mereka butuhkan (termasuk data) untuk memiliki pengalaman tersebut.
  • Arsitektur microservices menuntut layanan semandiri mungkin, dan menghindari hard-coded untuk layanan lainnya.
  • Layanan microservices sangat ideal untuk tim yang memiliki aplikasi dengan kebutuhan yang terus berubah. Untuk memberikan nilai ke pasar secepat mungkin, microservices dikirim ke produksi secara teratur, melalui otomatisasi.
  • Memiliki tim independen yang memiliki siklus hidup layanan. Transformasi microservices adalah tentang struktur tim seperti halnya tentang teknologi. Layanan-layanan mikro dibangun, dikirimkan, dan dijalankan oleh tim-tim independen. Tidak semua layanan memerlukan treatment ini, namun ini adalah model yang kuat untuk layanan bisnis yang penting.
  • Memiliki pola desain dan teknologi yang menekankan sistem yang terdistribusi dalam skala besar. Tim tidak dapat membangun dan menjalankan microservices dengan pendekatan dan alat yang sama yang menghasilkan software monolitik.

Arsitektur microservices bergantung pada; service discovery, messaging, network routing, failure detection, logging, storage, identity, dan banyak lagi.

Arsitektur Tradisional

  • Memiliki fokus yang luas. Solusi berusaha menyelesaikan banyak tantangan bisnis sekaligus dalam paket software yang terintegrasi secara ketat.
  • Dikombinasikan secara erat. Sistem sering menjadi jaring komponen interdependen yang tidak dapat di deploy tanpa urutan langkah yang dibuat dengan hati-hati.
  • Tergantung pada pengiriman yang terjadwal. Aplikasi dikembangkan dan update dibuat ketika dijadwalkan. Seringkali update tersebut dilakukan secara quarterly atau tahunan.
  • Memiliki banyak tim yang memiliki siklus hidup layanan. Project team bertanggung jawab membangun iterasi pertama pada software, dan kemudian memisahkan untuk tugas berikutnya. Software diserahkan kepada tim operations untuk dipelihara (maintain).
  • Memiliki pola desain dan teknologi. Siloed tools dan proses, fokus pada tahap key development, QA, dan rilis ke produksi, menghasilkan software monolitik.

Source:

https://pivotal.io/microservices

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

 

Digital Transformation: Bagaimana Menjadi seorang Disruptor

By | 2018-10-18T04:26:53+00:00 October 18th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Disruptor biasa digunakan di era digital pada saat ini. Apa itu Disruptor? Disruptor berasal dari kata disrupt, yang berarti “mengganggu”, “mengacaukan”, “merubah keadaan”, “mengguncang” dan lain-lain.

Dimana sebutan disruptor ini ditandai dengan banyaknya bisnis-bisnis baru yang hadir dengan solusi barunya yang mampu mengguncang para pebisnis lama. Bisnis-bisnis tersebut biasa kita sebut sebagai startup atau perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan untuk menemukan pasar yang tepat.

Para startup mampu melihat sebuah kesempatan dari masalah yang timbul. Mereka melihat sebuah masalah dan mengambil keputusan untuk menemukan solusi atas masalah tersebut. Intinya adalah bagaimana perusahaan kita dapat terus berkembang, optimis dengan masalah yang dihadapi dan melihat kesempatan dengan baik.

Bagaimana dengan Transformasi Digital? Mengapa banyak perusahaan yang saat ini  juga saling berlomba-lomba untuk menerapkan transformasi digital? Transformasi digital itu sendiri melibatkan perubahan yang cepat dalam aktivitas bisnis, proses, kompetensi, dan model untuk memanfaatkan teknologi digital secara strategis dan dampak luasnya.

Mengapa Transformasi Digital itu Penting?

1. Keunggulan yang kompetitif

Setiap organisasi harus merangkul transformasi digital pada tingkat tertentu agar tetap kompetitif. Hal tersebut dilakukan dengan continuous delivery mindset dan adopsi dari proses collaborative development, yang memungkinkan pengambilan keputusan dan pengiriman yang lebih cepat dan berkualitas lebih tinggi.

2. Keuntungan finansial

Perusahaan yang digerakkan oleh software adalah organisasi berkinerja tinggi yang menggunakan data untuk menghapus ego dan politik dari keputusan bisnis.

3. Keuntungan strategis

Organisasi menanamkan keyakinan bahwa anggota tim melakukan pekerjaan yang benar, untuk pelanggan yang tepat dan alasan yang tepat setiap saat.

4. Keuntungan budaya

Tim dalam constant communication merasakan rasa persahabatan dan hal tersebut dapat membantu mengurangi atrisi (attrition).

5. Efisiensi operasional

Proses dan teknologi modern membantu mengurangi overhead pada operasional, memungkinkan bisnis untuk berinvestasi lebih sedikit dalam pemeliharaan dan lebih banyak berinovasi untuk mendukung perubahan yang cepat dan pembangunan.

6. Meningkatkan produktivitas developer

Developer yang produktif adalah developer yang bahagia. Perusahaan memanfaatkan Agile  dan Lean development yang dapat mengurangi tugas-tugas administratif dan meningkatkan kecepatan pengiriman, secara fundamental meningkatkan persamaan time-to-value.

7. Faster time to market

Metode pengembangan monolitik dan tools restrict innovation dengan membatasi rilis hingga satu atau dua tahun. Tim menggunakan pendekatan pengembangan modern dan tools release yang terus menerus, serta mendapatkan keuntungan pasar sebagai first-mover.

Digital Transformation and Pivotal

Transformasi digital memastikan bisnis dapat merespons gangguan dengan cepat. Integrated cloud technologies dari Pivotal, bersama dengan pengembangan aplikasi kolaboratif dan solusi data dan analitik, memungkinkan organisasi membangun dan menjalankan aplikasi generasi mendatang yang memberikan pengalaman luar biasa.

Dengan customer dari Pivotal, Pivotal pun menjawab kebutuhan inovasi bisnis modern dengan:

  1. Membangun produk berkualitas tinggi pada kecepatan startup dengan metodologi Agile
  2. Memberikan ketahanan perusahaan dengan platform cloud-native generasi berikutnya
  3. Memberikan wawasan pasar dengan data science

Transformasi Digital Versus Pendekatan Tradisional

Dengan transformasi digital:

  1. Agile and flexible. Pendekatan modern development, termasuk metode Agile and Lean, meningkatkan kecepatan pengiriman dan memungkinkan tim untuk mengambil risiko.
  2. Open. Penggunaan open source software dan komunitas terbuka mendukung inovasi yang kolaboratif.
  3. Predictive Analysis. Tim mengoperasionalkan wawasan secara real time melalui aplikasi pintar.
  4. Exceptional, personalized experiences. Melalui data science yang tangkas, organisasi terus menggunakan data untuk memperbaiki proses dan hasil, kemudian meningkatkan aplikasi.
  5. Continuous, iterative delivery. Tim memastikan software siap untuk dirilis setiap saat selama pengembangan (development).

Tanpa transformasi digital:

  1. Complex and inflexible. Pendekatan pengembangan secara tradisional, berbasis pada jadwal dan mengharuskan tim untuk selalu mengikuti proses.
  2. Proprietary. Penggunaan sistem yang mengunci bisnis ke dalam teknologi khusus dan pendekatan sangat mahal untuk dihentikan.
  3. Historical reporting. Tim mencari data business intelligence untuk memahami past behavior dan kemudian melaporkan tren tersebut.
  4. Single experience. Secara tradisional, organisasi menciptakan dan memodifikasi aplikasi berdasarkan apa yang mereka pikir diinginkan oleh pelanggan.
  5. Sequential delivery. Software hanya dirilis pada akhir proses yang lengkap.

Source:

https://pivotal.io/digital-transformation

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

IoT: Mengubah Potensi Menjadi Nilai Bisnis yang Nyata

By | 2018-10-18T03:33:45+00:00 October 18th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

IoT atau Internet of Things mengacu pada jumlah objek fisik yang terus meningkat, dari perangkat konsumen kecil hingga peralatan industri besar yang sekarang terhubung ke Internet dan mampu menghasilkan data tentang bagian operations mereka dan dunia di sekitar mereka.

Saat ini jumlah perangkat yang membentuk IoT meningkat. Gartner pun memperkirakan perangkat yang terhubung yang digunakan di seluruh dunia akan mencapai 20 miliar pada tahun 2020.

Apa IoT penting?

Investasi IoT membutuhkan pendekatan baru untuk information architecture, application development, dan data science. Memberdayakan organisasi Anda dengan kemampuan IoT yang membantu menciptakan produk dan layanan baru yang menarik sekaligus meningkatkan efisiensi internal.

Menciptakan dan Memberikan Pelayanan Terbaru kepada Konsumen

Produk konsumen fisik dan perangkat yang sekarang terhubung ke Internet memungkinkan perusahaan untuk menciptakan dan memberikan nilai tambah, berbasis software yang meningkatkan loyalitas pelanggan, memungkinkan adanya cross-sell dan penjualan yang lebih tinggi, dan mengurangi customer churn.

Meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi downtime

Data flowing dari peralatan industri dan mesin lainnya memungkinkan operator untuk lebih mudah memantau dan mengelola operasi mereka dan bahkan memprediksi kegagalan peralatan sebelum terjadi sehingga tindakan pencegahan dapat diambil.

Secara otomatis mengotomatiskan operations secara real time

Pada akhirnya, IoT dan event-driven architectures memungkinkan perusahaan secara cerdas mengotomatiskan proses bisnis dan operasi perangkat yang terhubung secara real time dengan menerapkan machine learning dan analisis prediktif terhadap data yang masuk dan memicu tindakan berikutnya tanpa intervensi manusia yang diperlukan.

Dampak IoT pada Bisnis

IoT berdampak pada hampir semua industri. Perusahaan yang membangun aplikasi IoT berbasis data dapat membuka potensi IoT pada bisnis mereka dengan aplikasi cloud-natvie dalam skala besar.

1. Kesehatan

IoT data flowing dari fitness trackers, heart monitors, dan perangkat yang dapat dipakai lainnya memungkinkan dokter untuk memantau aktivitas pasien dengan lebih baik dan mengantisipasi potensi masalah kesehatan.

2. Retail

Sensor IoT yang dipasang pada persediaan membantu retailers (pengecer) untuk mengelola supply chains mereka dengan lebih baik dan memastikan tingkat persediaan yang optimal.

3. Industri

Data operasional IoT yang dianalisis dari alat berat seperti turbin membantu perusahaan industri besar untuk dapat memprediksi kemungkinan adanya kegagalan sehingga mereka dapat mengambil tindakan pencegahan dan mengurangi waktu downtime.

4. Rumah

IoT connected devices seperti termostat dan appliances memungkinkan pemilik rumah dapat mengontrol jarak jauh dan bahkan mengotomatiskan penggunaan energi.

Source:

https://pivotal.io/iot

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

Partisipasi Phintraco Group ke dalam Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII – 2018

By | 2018-10-12T09:35:20+00:00 October 12th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , |

Tahun ini Yayasan Bakti BCA (BCA Learning Service) kembali mengadakan event berjudul “Indonesia Knowledge Forum VII – 2018 : Fostering Innovation and Creating Value Through Digital Transformation. Acara diselenggarakan mulai pada tanggal 9 – 10 Oktober 2018 di Ritz Carlton Hotel – Pacific Place, Jakarta.

Phintraco Group melalui tiga anak perusahaannya, yaitu: Phintraco Technology, MitraComm Ekasarana, dan Aplikas Servis Pesona pun ikut serta menjadi salah satu exhibitors.

Masing-masing dari anak perusahaan Phintraco menampilkan produk dan juga solusi yang dipamerkan di booth Phintraco. Dimana solusi –solusi tersbut sudah diterapkan oleh PT Bank Central Asia sebelumnya. Untuk Phintraco Technology solusinya mencakup contact center, unified communications (AVAYA), smartcard (Gemalto) dan token yang juga digunakan oleh BCA (token BCA) bernama OneSpan (yang sebelumnya bernama VASCO).

Lalu MitraComm Ekasarana yang diwakili oleh MitraComm Business Process Services  menonjolkan solusi Full Managed Services (Premises, Manpower Supply, Technology & Managed Operations) dan Partial Managed Services (Manpower Supply, Managed Operations).

Sedangkan Aplikas Servis Pesona, yang bisnisnya bergerak di bidang IT Security Solution, menampilkan solusi Identity & Data Administration & Governance (Sailpoint), File Integrity & Compliance (Tripwire), dan Privileged Account Security (CyberArk).

Tahun ini sudah menjadi tahun ke-tujuh IKF diselenggarakan. Dimana IKF sebagai One Stop Knowledge Solution bagi setiap perusahaan yang membutuhkan pengetahuan untuk diterapkan dalam bisnisnya.

Terdapat kurang lebih 16 pembicara yang ikut serta mengisi acara dan memanfaatkan pengetahuan dan inovasi untuk menerapkan transformasi digital di tahun 2018. Peserta pun mendapatkan banyak insight dan pengalaman. Pada hari pertama, ada beberapa topik mengenai digital yang dibahas di dalam seminar.

Seperti “Outlook Economy in Digital Age” oleh Anton Hermanto Gunawan sebagai Economist, Panel Discussion: “Fostering Innovation for Growth oleh Setiaji sebagai Head of Jakarta Smart City, Ongki Kurniawan sebagai Executive Director of Grab Indonesia, dan topik lainnya.

Sedangkan di hari kedua, beberapa topik yang diangkat adalah; “Digitalization Vs Human Touch in Wealth” oleh Ned Phillips sebagai Founder & CEO Bambu, “Digital Transformation of Workspace” oleh Bill Zeng sebagai APJ Cloud Collaboration Evangelist at CISCO, dan topik lainnya.

Semoga dengan adanya acara IKF ini dapat membantu organisasi-organisasi dalam mengembangkan bisnisnya lebih baik lagi dengan transformasi dan kemajuan digital serta teknologi dari tahun ke tahun.

Kolaborasi PT. PhinCon bersama TIBCO dan BINUS Demi Mengembangkan Kompetensi Mahasiswa/i dalam Data Analytics

By | 2018-10-12T02:44:52+00:00 October 12th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Selasa, 9 Oktober 2018 baru saja diresmikan kolaborasi yang terjalin antara PT. PhinCon anak perusahaan dari Phintraco Group, dengan TIBCO yang merupakan partner dari PT. PhinCon dan BINUS UNIVERSITY dalam MoU Signing Ceremony yang diselenggarakan di BINUS Bekasi.

Kolaborasi ini bertujuan untuk bersama-sama melibatkan para mahasiswa/i melalui magang, pengembangan karir dan Advanced Analytics Projects yang akan bermanfaat bagi para mahasiswa/i dalam mengembangkan kompetensi mereka khususnya dalam data analytics.

Tidak hanya itu saja, dengan adanya kolaborasi ini juga, mahasiswa/i juga dapat dibekali oleh keahlian data yang penting untuk karir mereka setelah lulus.

TIBCO Software Inc., merupakan pemimpin global dalam integrasi, API Management dan analytics yang berasal dari Amerika. Tidak hanya untuk memperluas kemampuan data analytics saja, namun karena produk TIBCO ini adalah produk global, diharapkan mahasiswa/i di BINUS juga siap untuk go global.

Kolaborasi akan fokus pada mahasiswa/i dari mata kuliah Sistem Informasi di BINUS untuk mempersiapkan diri memasuki era digital saat ini. Mahasiswa/i akan mendapatkan praktik secara langsung dengan tools yang digunakan dari TIBCO dan dukungan untuk berbagai data analytics untuk memahami dan memprediksi perilaku pelanggan.

Menggunakan tools tersebut, kelak mahasiswa/i diharapkan dapat memberikan solution kepada perusahaan dan juga dapat menggunakan solution tersebut untuk materi thesis mereka.

Para mahasiswa/i mendapatkan keterampilan data yang relevan melalui guest lectures, seminar, networking sessions with experts di bidang analisis data, dan modul pelatihan yang relevan.

Pihak-pihak yang terlibat di dalam MoU Signing Ceremony ini tidak lain adalah Thomas Been – Chief Marketing Officer TIBCO, Alan Ho – Director of Marketing Asia Pacific TIBCO, Dr. Meyliana – Vice Director BINUS UNIVERSITY, dan Dr. Yohannes Kurniawan – Dean of School of Information Systems, BINUS UNIVERSITY.

Sedangkan, pihak dari PT. PhinCon itu sendiri adalah Nur Ria Wigati – Marketing Director Phintraco Group, dan Danny – Product Management Division Head PhinCon.

“Kerja sama dengan BINUS dan TIBCO. Dimana BINUS sebagai penyedia sumber daya IT (Information Technology), sebagai a world class university, TIBCO khususnya di analytics area, dan PhinCon sebagai wadah untuk menampung sumber daya di BINUS dan dengan teknologi dari TIBCO,” ucap Danny.

“Saya percaya bahwa kolaborasi ini dapat membawa kita kepada level lebih tinggi dan akhirnya kita bisa berkata bahwa “We are proud to be Indonesian Consultant”, tambahnya.

Memahami Kekuatan “Voice of the Customer” bersama Phintraco Technology dan Verint

By | 2018-10-22T07:03:44+00:00 October 11th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Kamis, 11 Oktober 2018 telah diselenggarakan event bertajuk “Voice of the Customer” di Pullman Hotel Thamrin. Acara ini diselenggarakan oleh Phintraco Technology, anak perusahaan dari Phintraco Group bersama business partner-nya, Verint.

Acara ini bertujuan agar para pelaku industri dapat memahami the power of customer voice menggunakan analytics dan voice biometric untuk meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience) dan juga mengetahui bagaimana cara mengotomatiskan seluruh proses manajemen kualitas, mulai dari scoring evaluation hingga assigning coaching.

Melalui Voice of the Customer dari Verint, yang dipercaya dapat menanggapi secara lebih efektif terhadap pelanggan, bisnis, dan permintaan pasar dengan memanfaatkan kekuatan pelaku industri.

Selain itu acara ini juga membahas bagaimana menjadikan setiap agent sebagai agent terbaik di perusahaan untuk meningkatkan kepuasan, operational efficiencies, pendapatan dan kesuksesan pelanggan.

Acara ini dihadiri oleh berbagi pelaku industri mulai dari industri perbankan, industri finansial, industri asuransi, ecommerce, dan industri-industri lainnya. Terdapat 5 (lima) sesi yang diisi dengan pembicara-pembicara, seperti: Sesi Pertama: AI Driven Quality Automation and Real Time Analytics oleh Daniel Ziv, VP Customer Analytic Verint. Di sesi kedua, topik yang dibahas adalah mengenai Defining the Human Age; A Reflection on Customer Engagement in the Modern Era oleh Jason Du Preez, VP Engagement Management Verint.

Sesi ketiga membahas mengenai topik Simplifying and Improving Identification in Contact Centers oleh Aditya Dang, Business Solution Manager Verint. Sesi keempat Nick Mortimer, Senior Director Consulting Verint, membahas mengenai The Transformation from Workforce Optimisation to Workforce Engagement.

Tidak hanya Verint saja yang menjadi pembicara di dalam acara tersebut, namun pada sesi kelima juga diisi oleh Andi Anugrah yang merupakan Ketua Indonesia Contact Center Indonesia (ICCA) mengenai topik Digital Transformation in the Indonesia Contact Center.

Semoga dengan adanya acara ini, para pelaku industri dapat lebih memahami bagaimana mencapai customer satisfaction dan meningkatkan efisiensi operasional melalui kekuatan Voice of the Customer dengan solusi terbaru dari Verint.

 

 

DevOps – Pivotal: Pola Pikir yang Kolaboratif untuk Pengiriman Aplikasi yang Cepat dan Dapat Diandalkan

By | 2018-10-10T07:53:40+00:00 October 10th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Dari pembahasan sebelumnya kita sudah membicarakan mengenai Data Science oleh Pivotal. Saat ini kita akan membahas mengenai apa itu DevOps. DevOps merupakan cara kerja yang berfokus pada pengiriman aplikasi yang berkualitas secara teratur yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis.

Pentingnya DevOps

Faster time to market

Di dunia saat ini, software memainkan peranan yang penting dalam membantu bisnis mempelajari apa yang dibutuhkan oleh pelanggan mereka. Praktik DevOps yang matang dapat menghindari miskomunikasi dan penundaan (delays), dan membuat tim menjadi lebih mudah dalam mengirimkan software.

Dengan DevOps dan cloud, vice president dari inovasi teknologi Allstate’s Doug Safford (Pivotal customers), mengatakan “Developer biasanya menghabiskan hanya 20% waktu pengkodeannya dan sekarang mendekati 90%”.

Comcast (Pivotal customers) pun telah melihat peningkatan sebesar 50% dalam kecepatan developer, sebesar 90% pengurangan dalam technical debt, sebesar 50% dalam reported incidents, dan sebesar 75% atas berkurangnya server farms.

Lower risk and smoother deployments

Praktik DevOps terdiri dari budaya kolaboratif dan otomatisasi untuk packaging, deployment, monitoring, dan updates untuk produksi. Digabungkan dengan continuous learning, tim DevOps dapat mengidentifikasi dan menghilangkan roadblocks dan membangun proses rilis yang lebih kuat, efisien, dapat diulang, dan matang.

Hal ini memungkinkan penyebaran pada software dapat dilakukan tanpa masalah.

Faster recoveries

Ketika kode tidak rusak dalam produksi atau menyebabkan downtime, praktik DevOps siap untuk mendiagnosis dan memulihkannya. Dengan otomatisasi dan pemantauan yang signifikan yang memberdayakan sebagian besar proses rilis dan manajemen.

Tim DevOps dapat dengan cepat berkolaborasi untuk melacak dan menentukan sumber kegagalan, dan rollback changes atau perbaikan masalah. Faktanya, di tahun 2016 berdasarkan laporan dari DevOps menunjukkan bahwa respon yang cepat dan terstruktur untuk masalah produksi yang tak terduga menghasilkan waktu yang lebih cepat.

Waktu yang lebih cepat tersebut sebesar 24x untuk pemulihan di organisasi yang mempraktekkan DevOps serta 3x tingkat kegagalan perubahan yang lebih rendah.

Higher customer satisfaction and better product-market fit

Releasing features atau bug fixes dengan cepat dan andal tidak hanya mengarah pada respons yang lebih tinggi dan kepuasan pelanggan, tetapi juga untuk umpan balik yang cepat dan identifikasi lebih cepat dari kemampuan yang paling disukai pelanggan.

Praktik DevOps terletak di jantung pengiriman terus menerus dan waktu siklus yang cepat. Tanpa kolaborasi yang terus menerus dan ketat antara developer, operator IT, dan pemangku kepentingan bisnis, pengiriman fungsionalitas yang bermanfaat secara konsisten, dengan laju yang cepat, tidak akan mungkin terjadi.

Source:

https://pivotal.io/devops

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US