admin.marketing

/admin.marketing

About admin.marketing

This author has not yet filled in any details.
So far admin.marketing has created 88 blog entries.

Containers Pivotal: Memungkinkan Penyebaran dan Eksekusi yang Konsisten

By | 2018-10-03T09:07:16+00:00 October 3rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , |

Containers oleh Pivotal ini sangat populer dikenal baik dengan developer dan operator. Karena containers menawarkan cara yang lebih sederhana untuk mencapai penyebaran (deployment) dan eksekusi yang konsisten. Containers juga dapat membantu meningkatkan tim handoffs development dan operations (DevOps).

Apa itu Containers?

Containers adalah wadah yang dijalankan di sebuah mesin, yang secara sederhana adalah sebuah proses pada host operating system seperti yang lain. Lalu apa yang membuat containers menjadi begitu populer? Yaitu prosesnya yang terisolasi dan dibatasi.

Mengapa Containers Penting bagi Bisnis?

1. Deployment consistency reduces time to market

Menggunakan containers dapat meningkatkan konsistensi dan kecepatan dalam mendorong aplikasi baru dan update ke dalam produksi.

2. Execution consistency improves quality

Karena kode dan proses dikemas agar sesuai dengan rilis dan proses manajemen, tim dapat meningkatkan kualitas rilis, dan dengan demikian dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

3. Easier developer-to-operator handoff speeds delivery

Tanpa harus menyesuaikan setiap pengiriman, staf developer dan operations (DevOps) mempunyai waktu lebih banyak untuk dapat fokus kepada mengembangkan aplikasi business-critical dan memastikan pengiriman aplikasi yang kuat.

Containers di Pivotal

Proyek dari Cloud Foundry (core product dari Pivotal) telah bekerja dengan container sejak tahun 2011. Dimana baru-baru ini Pivotal meluncurkan Pivotal Container Service (PKS), yang memungkinkan perusahaan untuk menerapkan dan menjalankan beban kerja di seluruh cloud pribadi dan publik secara andal.

Platform yang Lengkap untuk Penyebaran Container

Cloud Foundry’s elastic runtime adalah solusi yang terbukti untuk container orchestration, pada penskalaan hari ini hingga hampir 250.000 container dalam satu cluster. Pivotal Cloud Foundry (PCF) adalah platform lengkap yang mengambil muatan dari developer.

Baik sebagai artefak yang dikompilasi seperti .jar dan .war files, atau sebagai gambar container yang dibuat sebelumnya. Selain itu juga menyediakan sistem lengkap untuk menjadwalkan dan menjalankan muatan ini.

PCF menyediakan semua layanan bantu pada platform (misalnya, load balancing, high availability, penskalaan otomatis, dan unified logging). Developer dapat menyebarkan (dan memindahkan) aplikasinya secara manual menggunakan cf push command.

Semakin banyak, tim ingin mengotomatiskan proses ini dengan continuous integration/continuous delivery (CI/CD) yang berkesinambungan.

Source:

https://pivotal.io/containers

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

Cloud-Native Security oleh Pivotal: Mengurangi Risiko di dalam Perusahaan

By | 2018-10-03T08:10:14+00:00 October 3rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Setelah memahami apa itu Cloud-Native Applications saatnya kita membahas mengenai Cloud-Native Security. Apa yang dimaksud dengan Cloud-Native Security? Keamanan perusahaan yang efektif adalah cloud-native security. Ada tiga (3) prinsip dari cloud-native security, yaitu:

1. Repair

Memperbaiki software yang rentan sesegera mungkin setelah update telah tersedia.

2. Repave

Melakukan repave pada server dan aplikasi secara rutin.

3. Rotate

Melakukan rotate pada user credentials secara rutin, sehingga hanya berguna untuk jangka waktu yang singkat.

Tiga (3) prinsip di atas dikenal sebagai 3 “R’s” dari keamanan: repair, repave, dan rotate.

Mengapa Cloud-Native Security itu Penting?

1. Data center security is broken

Tradisi keamanan di perusahaan saat ini menjadi melambat. Jawaban atas semua permintaan hampir selalu mengalami penolakan. Perubahan apa pun ditolak karena pertanda dari adanya potensi ancaman.

Bandingkan pendekatan ini dengan application development dan operation. Dimana kelompok-kelompok ini bekerja bersama dalam cara yang baru (secara luas dijuluki sebagai “DevOps”) untuk menyampaikan kode baru secara lebih cepat.

Ancaman yang konstan, lebih canggih, dan terus berkembang membutuhkan tim keamanan untuk memikirkan kembali pendekatan mereka di cloud-native era.

2. Threats are evolving faster than ever

Malware dan advanced persistent terus berkembang. Program berbahaya dapat dibuat dan disebarkan. Ratusan ancaman baru berusaha menembus sistem di perusahaan setiap hari. Tindakan traditional security tidak dapat berkembang dengan cepat.

Sedangkan pendekatan cloud-native menawarkan baik eksternal perimeter, dan perlindungan sistem internal.

3. Mitigating credential leakage is possible

Faktanya adalah kredensial akan selalu dibocorkan, tetapi sistem administrator tidak akan duduk diam dan membiarkannya terjadi. Mereka dapat merubah jangka hidup untuk kredensial dari minggu atau bulan yang memberi banyak waktu kepada peretas untuk meneruskan kerentanan hingga berjam-jam atau hanya 15 menit.

Pendekatan cloud-native security membantu memastikan kredensial yang bocor tersebut secara cepat dapat menjadi tidak berharga (worthless).

Perbedaan Antara Cloud-Native Security dengan Traditional Enterprise Security

Jika dibandingkan dengan traditional enterprise security, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pahami:

Cloud-native security

  1. Automated. Threat mitigation terjadi ketika sistem dapat dengan cepat diperbarui (updated). Otomatisasi dan adopsi dari infrastruktur yang tidak berubah membantu menghilangkan sistem dengan konfigurasi keamanan yang unik.
  2. Proactive. Malware berkembang pada software yang rentan dan statis, sistem yang tidak berubah. Prioritasnya adalah secara agresif mengubah keadaan sistem, menghilangkan kondisi yang dibutuhkan malware untuk bertahan hidup.
  3. Patched via clean-slate redeployment. Patch diterapkan segera setelah sudah tersedia. New “golden” images dengan bit terbaru diterapkan di seluruh data center menggunakan otomatisasi dan konsep infrastruktur yang tidak berubah.
  4. Promoting change. Organisasi percaya bahwa dengan adanya perubahan sistem yang lebih cepat, semakin sulit bagi malware untuk berkembang.

Traditional Enterprise Security

  1. Monitored and instrumented. Karena organisasi percaya bahwa perubahan sistem adalah tanda dari malware, investasi besar-besaran dibuat untuk mendeteksi perubahan data center.
  2. Reactive. Mendeteksi ancaman dengan cepat menjadi sebuah prioritas. Langkah-langkah untuk mengurangi ancaman kemudian diambil setelah kerentanan telah diidentifikasi.
  3. Patched incrementally. Patch diterapkan secara bertahap ke sistem, karena masing-masing disetujui oleh tim internal.
  4. Resisting change. Organisasi percaya semakin lambat langkah perubahan, semakin aman perusahaan tersebut.

Cloud-Native Security and Pivotal

Inilah cara Pivotal membantu organisasi menggunakan model 3 R:

Dengan Pivotal Operations Manager, perusahaan dapat melakukan repave di setiap mesin virtual (VM) di data center mereka dari keadaan baik yang diketahui setiap beberapa jam tanpa aplikasi yang mengalami downtime. Mereka dapat menyebarkan aplikasi dari alat integrasi berkesinambungan seperti Concourse, dan application containers pun juga akan melakukan repave setiap beberapa jam.

Organisasi dapat melakukan repair pada operating systems (OSs) yang rentan dan tumpukan aplikasi secara konsisten dalam beberapa jam dari ketersediaan patch. Pivotal merujuk pada ini sebagai “stemcell”, dan Pivotal memperbarui stemcell dengan patch OS terbaru untuk customer dari Pivotal Cloud Foundry (PCF).

Perusahaan harus dapat dengan mudah melakukan rotate pada system credentials setiap beberapa menit atau jam. Hal ini dikarenakan sistem modern dapat berisi puluhan individu credentials. Sekarang pelanggan Pivotal dapat menggunakan identity management systems dengan multi-factor authentication untuk membantu melindungi sistem saat staf bekerja pada automated credential management.

Bagaimana menurut Anda mengenai Cloud-native applications & Cloud-native security? Sangat membantu bisnis Anda, bukan?

Source:

https://pivotal.io/cloud-native-security

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintracotech.com  | marketing@phintraco.com

Cloud-Native Applications oleh Pivotal: Cepat, Mengurangi Risiko dan Mengembangkan Bisnis Anda

By | 2018-09-26T08:48:18+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , |

Melalui artikel berjudul CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal, kami sudah membahas mengenai apa itu CI/CD, pentingnya CI/CD dan perbandingannya dengan traditional development. Saat ini, pembahasan kita akan berlanjut ke bagian lainnya, yaitu Cloud-Native Applications.

Cloud-Native adalah pendekatan untuk membangun dan menjalankan aplikasi yang memanfaatkan keuntungan dari cloud computing delivery model. Cloud-native juga dikenal dengan bagaimana aplikasi dapat dibuat dan disebarkan.

Ketika perusahaan membangun dan mengoperasikan aplikasi dalam mode cloud-native, mereka senantiasa membawa ide-ide baru ke pasar dan merespon lebih cepat terhadap permintaan pelanggan.

Organisasi pun memerlukan platform untuk membuat dan mengoperasikan aplikasi dan layanan cloud-native yang mengotomatiskan dan mengintegrasikan konsep DevOps, continuous delivery, microservices, dan containers:

DevOps

DevOps merupakan kolaborasi antara software developers dan IT operations dengan tujuan terus-menerus memberikan software yang berkualitas tinggi yang mampu memecahkan tantangan yang dihadapi oleh pelanggan.

DevOps memiliki potensi untuk menciptakan budaya dan lingkungan di mana membangun, menguji, dan merilis software secara cepat, sering, dan lebih konsisten.

Continuous Delivery

Continuous Delivery, diaktifkan oleh praktik pengembangan produk Agile, yaitu tentang pengiriman sejumlah software ke produksi secara konstan, melalui otomatisasi.

Microservices

Microservices adalah pendekatan arsitektur untuk mengembangkan aplikasi sebagai kumpulan layanan yang kecil; setiap layanan mengimplementasikan kemampuan bisnis, berjalan dalam prosesnya sendiri dan berkomunikasi melalui HTTP APIs atau messaging.

Containers

Containers menawarkan efisiensi dan kecepatan dibandingan dengan standard virtual machines (VMs). Menggunakan operating system (OS)-level virtualization, OS tunggal secara dinamis dibagi antara satu atau beberapa kontainer yang terisolasi.

Masing-masing dengan sistem file yang dapat ditulis dan kuota sumber daya yang unik.

Mengapa Cloud-Native Applications Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa Cloud-Native Applications ini penting bagi bisnis:

1. Cloud sebagai keunggulan yang kompetitif

Cloud-native berarti mengalihkan sasaran cloud dari penghematan biaya IT ke mesin pertumbuhan bisnis. Bisnis yang dapat membangun dan mengirimkan aplikasi dengan cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan senantiasa dapat membangun kesuksesan dalam jangka waktu yang lama.

2. Memungkinkan tim untuk fokus pada ketahanan (resilience)

Ketika legacy infrastructure gagal, layanan juga dapat menderita. Namun di dunia cloud-native ini, tim fokus khusus pada arsitek untuk ketahanan.

3. Mendapatkan fleksibilitas yang lebih besar

Penyedia public cloud terus menawarkan layanan yang mengesankan dengan biaya yang wajar. Tetapi sebagian besar perusahaan tidak siap untuk hanya memilih satu infrastruktur saja.

Dengan platform yang mendukung pendekatan cloud-native, perusahaan membangun aplikasi yang dapat berjalan baik di cloud (publik maupun pribadi) tanpa adanya modifikasi.

4. Sejajarkan operasi dengan keseluruhan bisnis

Dengan mengotomatisasi operasi IT, perusahaan dapat berubah menjadi tim yang terfokus dengan mendorong prioritas bisnis. Mereka menghilangkan risiko kegagalan karena adanya kesalahan manusia. Dimana staf fokus pada perbaikan otomatis untuk menggantikan tugas admin yang rutin.

Source:

https://pivotal.io/cloud-native

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal

By | 2018-09-26T08:44:17+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Setelah memahami Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software, saatnya kita mengetahui bagian-bagian penting apa saja yang ada di dalam Pivotal. Hal tersebut meliputi; CI/CD, Cloud-Native, Cloud-Native Security, Containers, Data Science, DevOps, Digital Transformation, Internet of Things (IoT), Microservices, dan Smart Applications.

Pertama-tama mari kita simak pembahasan mengenai CI/CD.

CI/CD: Software That’s Always Ready for Production

Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD) menggunakan otomatisasi untuk memastikan bahwa kode aplikasi baru selalu diuji, aman, dan siap digunakan sehingga tim dapat mengirimkan ke bagian produksi tepat pada waktunya.

CI adalah proses pengujian dan pembuatan software secara otomatis setelah kode aplikasi yang baru terintegrasi ke dalam repository (tempat penyimpanan) bersama. Sedangkan CD adalah proses penyampaian aplikasi yang dibuat dalam proses CI ke bagian lingkungan produksi, yang dimasukkan melalui automated test.

Automated test memastikan fungsi aplikasi tersebut dapat sesuai dengan yang diharapkan ketika didorong ke lingkungan produksi hingga ke tangan pengguna yang sebenarnya (real users).

Mengapa CI/CD Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa CI/CD penting bagi perusahaan, yaitu:

  1. CI/CD dapat menyebarkan software sesuai dengan permintaan berdasarkan persyaratan bisnis.
  2. CI/CD dapat mengurangi risiko software yang tidak berfungsi dengan baik dalam produksi.
  3. CI/CD dapat membuat rapid iteration berdasarkan feedback pelanggan yang nyata.
  4. CI/CD dapat pulih lebih cepat ketika terjadi kegagalan.

Perbedaan yang Besar Antara CI/CD dengan Traditional Development

Jika dibandingkan dengan traditional development, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda dipahami:

CI/CD

  • Software dikembangkan secara iteratively (berulang) dalam sebuah potongan kecil berdasarkan feedback pengguna (user) yang sering.
  • Tes ditulis selama dan diterapkan di seluruh proses development untuk memastikan kode aplikasi yang berkualitas.
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) cepat digunakan melalui otomatisasi.
  • Kode aplikasi yang baru sering diintegrasikan dengan basis kode yang ada dan diuji untuk memastikan software selalu siap digunakan untuk produksi.

Traditional Development

  • Software dikembangkan dalam unit yang besar dan kompleks dengan feedback pengguna yang kurang tepat waktu.
  • Software diserahkan kepada tim QA untuk dilakukan pengujian setelah proses development
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) dikirimkan dalam jumlah besar pada interval yang tidak teratur (irregular intervals), atau segera melalui manual exception processes.
  • Kode aplikasi yang baru jarang terintegrasi dengan software, dan biasanya hanya sebelum penyebaran yang terjadi di jendela rilis yang telah ditentukan.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan perusahaan Anda.

Source:

https://pivotal.io/cicd

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Apa itu Hyper Converged dan Manfaatnya Bagi Bisnis

By | 2018-08-23T01:56:56+00:00 August 23rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Hyper-converged infrastructure (HCI) merupakan infrastruktur IT yang didefinisikan sebagai software yang memvirtualisasi semua elemen sistem hardware konvensional. HCI tersebut mencakup virtualized computing (hypervisor), virtualised SAN (software-defined storage) dan virtualized networking (software-defined networking).

Dengan menggunakan HCI, perusahaan Anda dapat dengan mudah menghadapi sejumlah data center menjadi single appliance. Lantas apakah sebenarnya manfaat utama dari HCI ini?

Mari kita simak lima (5) manfaat dari HCI yang menggabungkan antara komputasi (compute), penyimpanan (storage), dan jaringan (networking) menjadi satu solusi tervirtualisasi yang mudah digunakan.

Manfaat Hyper-Converged

  1. Lower Costs

Biaya bukanlah satu-satunya pertimbangan saat ingin merancang solusi IT Anda, namun hal tersebut juga sangat penting untuk Anda perhatikan. Data center tercepat di dunia sekalipun tidak terlalu berguna jika Anda harus menghabiskan seluruh profit margin pada lisensi software dan karyawan spesialis Anda.

HCI menggunakan model ekonomi yang mirip dengan public cloud providers, yang dapat menghindari biaya di muka (up-front costs) dan pembelian infrastruktur yang besar di setiap tahunnya.

Selain itu sistem hyper-converged memiliki biaya masuk (cost entry) yang rendah dan total biaya kepemilikan (cost of ownership) yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem terintegrasi maupun legacy infrastructure.

  1. Flexibility and scale

Karena hyperconvergence didasarkan pada software, dapat memberikan tingkat fleksibilitas dan kelincahan untuk bisnis ketika dibandingkan dengan legacy infrastructure. Selain itu untuk ekspansi kapasitas dan pengembangan data center dapat jauh lebih mudah dan simple jika dibandingkan dengan legacy infrastructure.

  1. Workload consolidation

Sistem hyper-converged menyatukan core storage, jaringan dan fungsi komputasi menjadi satu solusi yang sangat tervirtualisasi.

Menurut survei dari Enterprise Strategy Group, kemampuan untuk mengkonsolidasikan berbagai fungsi IT seperti backup, deduplication dan optimisasi WAN ke dalam platform yang sama adalah alasan yang paling menarik untuk menggunakan infrastruktur hyper-converged ini.

  1. Data protection

HCI juga bermanfaat dalam hal efisiensi dan penyimpanan data. Snapshotting, data deduplication dan fitur perlindungan data lainnya yang sering dibangun, membuat upaya pemulihan dari bencana menjadi jauh lebih mudah.

Software-defined nature dari HCI juga mengartikan bahwa organisasi dapat menggunakan penyimpanan public cloud sebagai target untuk melakukan backups.

  1. Automated Infrastructure

Banyak legacy IT infrastructure yang sangat bervariasi dan rumit sehingga otomatisasi tidak mungkin dilakukan. Namun HCI dapat digunakan pada prinsip software-defined data centre (SDDC), dimana segala sesuatu termasuk storage, servers dan supporting services divirtualisasikan.

Ini berarti bahwa otomatisasi dari routine operations (seperti penjadwalan) dapat dicapai ketika centralised management tools diimplementasikan.

Source:

https://en.wikipedia.org/wiki/Hyper-converged_infrastructure

http://www.hyperconverged.org/10-things-hyperconvergence-can-do/

http://www.itpro.co.uk/data-centres/30952/five-business-benefits-of-hyperconvergence

Phintraco Technology bersama OneSpan Adakan Event untuk Mengamankan Transformasi Digital di Setiap Proses Bisnis

By | 2018-08-30T09:13:19+00:00 August 18th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Dalam menerapkan transformasi digital di setiap bisnis perusahaan tentunya menghadapi berbagai macam rintangan. Salah satunya adalah dari segi keamanan yang harus terus dijaga oleh perusahaan. Hal ini pun juga menjadi sebuah kekhawatiran bagi para pebisnis, khususnya yang bergerak di industri banking.

Menjawab hal tersebut, Phintraco Technology bersama OneSpan (yang sebelumnya dikenal sebagai VASCO) mengadakan event bertajuk “Secure Your Digital Transformation in Every Business Process”, pada hari Selasa – Rabu, tanggal 14-15 Agustus 2018, di Pullman, Jakarta.

Banyak perusahaan yang mengalami evolusi transformasi digital. Hal ini terjadi karena banyak konsumen yang memiliki harapan yang besar kepada perusahaan untuk dapat memberikan pengalaman yang lebih baik.

Pengalaman yang lebih baik tersebut yaitu dengan karyawan, partners dan seluruh channels dan perangkat. Ada 2 topik utama yang dibahas di dalam event ini, yaitu Pertama; mengenai solusi soft token dan kedua; mengenai solusi e-signature.

Ada beberapa topik highlight mengenai solusi Soft token. Yaitu; Introduction & Strategy, Digitizing the Enterprise – Mobile Innovation, Intelligent Adaptive Authentication & Fraud Management, Mobile App Security, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab (Q&A).

Pada sesi introduction & strategy, menjelaskan apa yang kita lihat di pasar (melalui Strategic customer input & Analyst research). Bagaimana solusi generasi berikutnya yang akan memungkinkan Anda untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang signifikan dan mengurangi adanya penipuan (fraud).

Sedangkan pada sesi mengenai Digitizing the Enterprise – Mobile Innovation, menjelaskan sedikit lebih mendalam mengenai bagaimana TIP dapat meningkatkan transformasi dan pertumbuhan digital di perusahaan Anda.

Dilanjutkan dengan penjelasan terkait Intelligent Adaptive Authentication & Fraud Management, dan terakhir mengenai pentingnya keamanan Mobile App Security dalam konteks menciptakan kepercayaan di saluran digital Anda.

Topik selanjutnya membahas mengenai solusi E-Signature. Pebisnis yang hadir di event mendapatkan insight terkait; Peran dari E-Signature, Evolusi dari Transformasi Digital, Pengertian dari E-Signature, Alur kerja dari E-Signature, The Value of Signature dan lain-lainnya.

Beberapa perwakilan dari tim OneSpan yang hadir & menjadi pembicara dalam event ini, adalah; Mr. Daren leong – Managing Director OneSpan Asia Pacific, Tian Keum Teng – Sales Director OneSpan Asia Pacific, Francis Lim – Regional Sales Director, Desmond Soon – Subject Matter Expert, dan pembicara lainnya.

Semoga dengan adanya event ini, dapat bermanfaat dan memberikan perspektif baru tentang transformasi  digital yang aman serta teknologi yang dapat memudahkan pelanggan.

Phintraco Group dan Tibco dalam Airport of The Future – HUT ke-34 PT Angkasa Pura II (Persero)

By | 2018-08-28T09:49:12+00:00 August 14th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Sabtu, 11 Agustus 2018, Phintraco Group bersama Tibco turut memperingati hari ulang tahun ke-34 PT Angkasa Pura II (Persero) di Auditorium 1, Gedung 600 Kantor Pusat Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dengan tema tahunan, “Grow Beyond The Core” sebagai upaya untuk menghimpun informasi yang komprehensif dalam mengelola dan mengembangkan bandara berdasarkan kebutuhan di masa depan, serta kepedulian dan kontribusi PT Angkasa Pura II (Persero) terhadap pengelolaan dan pengembangan bandara di masa depan untuk menghadapi era disruptif.  Maka di hari peringatan HUT ke-34 PT Angkasa Pura II (Persero) mengusung tema acara ”Airport of The Future: Smart Connected in Disruptive Era”.

Selain dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan di industri Aviasi Indonesia, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) – Ibu Rini Soemarno,  Menteri Perhubungan RI – Bapak Budi Karya Sumad, dan Menteri Komunikasi dan Informatika RI – Bapak Rudiantara.

Phintraco Group bersama Tibco hadir sebagai salah satu peserta exhibition dan pembicara pada sesi dengan topik “Redefining Passengers Experience with Innovative Concepts and Technology yang dibawakan oleh San Zaw – TIBCO Software Inc. Pada sesi tersebut Tibco menampilkan berbagai study case dari solusi Tibco yang sudah diterapkan pada beberapa airport dan maskapai penerbangan dunia.

Semoga dengan adanya acara ini dapat memberikan gambaran yang jelas bagaimana perkembangan terbaru di dalam industri transportasi yang diwujudkan ke dalam desain bandara dan kegiatan operasionalnya.

Phintraco Technology dan MitraComm Ekasarana Dukung Ajang “The Best Contact Center Indonesia 2018”

By | 2018-08-28T04:10:54+00:00 August 7th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Phintraco Technology dan MitraComm Ekasarana, anak perusahaan dari Phintraco Group kembali ikut berpartisipasi ke dalam ajang “The Best Contact Center Indonesia 2018” sebagai salah satu sponsor dan mengikuti exhibition di acara tersebut.

Acara ini diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA), sejak tanggal 4 Juli hingga 2 Agustus 2018 di Hotel Bidakara.

Di ajang ICCA 2018 kali ini diisi dengan berbagai macam lomba seperti; Lomba kategori Individu & Korporat, The Best Individu, The Best Talent, dan lomba lainnya. Dimana kompetisi dilakukan untuk memberikan dukungan terhadap peningkatan kompetensi praktisi contact center itu sendiri.

Peningkatan kompetensi tersebut termasuk ke dalam bidang pelayanan serta meningkatkan kontribusi contact center dalam mendukung bisnis perusahaan. Phintraco Technology dan MitraComm berkesempatan untuk mengikuti acara Half-Day Conference, Gala Dinner, dan Awards Night yang diselenggarakan pada tanggal 3 Agustus 2018.

Rangkaian acara tersebut diisi dengan pelaksanaan Seminar Nasional, dengan topik mengenai “Digital Transformation of Contact Center”. Topik ini memperhatikan transisi ke arah pelayanan digital untuk contact center. Dengan semakin banyak perusahaan yang menggunakan aplikasi digital, seperti mobile apps, live chat, social media, dan chat bots.

Sedangkan pada acara Gala Dinner, diawali dengan Opening Dance, dan disusul dengan Key note speech dari Government. Pada sesi Awards Night bagi para Sponsor Platinum maupun Gold diundang untuk memberikan penghargaan.

Phintraco Technology Berpartisipasi Dalam Experience Avaya Indonesia

By | 2018-07-17T08:56:31+00:00 July 17th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Bertempat di Ritz-Carlton Mega Kuningan, Avaya menggelar acara “Experience Avaya Indonesia”, pada Kamis, 12 Juli 2018.

Phintraco Technology sebagai business partner Avaya terlibat dalam acara ini dengan menghadirkan booth demo dari salah satu kecanggihan Avaya pada Video Contact Center dimana agen dan pelanggan bisa bertatap wajah langsung dalam fasilitas layanan pelanggan.

Dalam Experience Avaya Indonesia, ditampilkan berbagai update terbaru dari tren dan inovasi teknologi untuk transformasi digital, di antaranya Customer Journey Analytics, Future of Automation, Internet of Things (IoT), Future of Blockchain, Artificial Intelligence (AI).

Dengan mengadopsi Customer Journey Analytics berarti sebuah bisnis harus mendukung real-time visualization yang kuat dari customer journey di semua lini bisnis, tidak hanya contact center saja.

Kuncinya adalah berinvestasi dalam solusi omnichannel customer engagement yang dapat diperluas. Anda harus mempelajari bagaimana mendukung inisiatif bisnis strategis menggunakan visualisasi modern dan teknik pemrosesan data.

Future of Automation. Pelanggan saat ini mengharapkan adanya respons di mana pun mereka berada, melalui perangkat dan saluran pilihan mereka. Platform seperti Facebook, Twitter, WhatsApp dan lain-lain telah mengubah cara perusahaan untuk berinteraksi dengan pelanggan.

Lantas bagaimana Anda mendukung keterlibatan di begitu banyak platform yang berbeda, dan masih memberikan layanan yang konsisten dan tepat waktu? Di sesi ini, akan menunjukkan bagaimana Anda dapat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mengambil sebagian dari beban bisnis Anda.

Internet of Things (IoT) merevolusi cara kita berinteraksi dengan segala hal. Dengan platform pengembangan Breeze, Avaya merevolusi cara kita berkomunikasi. Sesi ini akan menunjukkan cara menambahkan IoT kepada Breeze untuk membuat alur kerja yang kuat yang menghubungkan mesin ke manusia dan manusia ke mesin.

Future of Blockchain. Banyak organisasi saat ini sedang berjuang untuk mengubah volume besar data yang mereka miliki tentang pelanggan mereka. Dengan selektif memfilter data offline dan memantau sumber data seara real-time, organisasi dapat secara dinamis mengukur tingkat kepuasan pelanggan dan mengubah pengalaman untuk memenuhi tujuan tingkat kepuasan mereka.

The Happiness Index of Blockchain menunjukkan untuk pertama kalinya bagaimana teknologi disruptif, termasuk Blockchain, Artificial Intelligence, dan advanced data analytics, dapat dimanfaatkan untuk mengubah pengalaman pelanggan.

Artificial Intelligence (AI). Pelanggan menjangkau bisnis di berbagai saluran digital baru yang jumlahnya terus bertambah. Memanfaatkan saluran ini secara efektif melibatkan banyak konsep pada traditional contact centers seperti self-service, routing, analysis, dan agent desktops.

Dalam sesi ini, Avaya akan membahas strategi dan praktik terbaik untuk memanfaatkan saluran digital baru di contact center.

Lewat acara ini diharapkan para pebisnis dari berbagai perusahaan yang hadir dapat meningkatkan efisiensi serta menurunkan biaya perusahaan; membangun koneksi antar pebisnis; dan mendorong pertumbuhan minat profesional dengan keterlibatan dalam demo teknologi produk dan solusi dari Avaya.

Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software

By | 2018-07-24T06:46:17+00:00 July 9th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Pivotal Software, Inc (Pivotal) merupakan perusahaan perangkat lunak (software) dan layanan yang berbasis di San Fransisco dan Palo Alto, California, dengan beberapa kantor lainnya. Divisi nya termasuk Pivotal Labs (layanan konsultasi), Pivotal Cloud Foundry, Pivotal Big Data Suite.

Phintraco Group sebagai partner dari Pivotal untuk Indonesia hadir dalam membantu Anda membangun dan mengembangkan software di perusahaan dengan teknologi yang lebih cepat dan siap dalam menghadapi dunia digital saat ini.

Tentang Pivotal

Memberikan Pengalaman Pengguna yang Luar Biasa.

Perusahaan yang paling stabil di dunia pun dijalankan di Pivotal. Hasilnya bersifat transformasional. Melalui penerapan dari platform, tools, dan metodologi dari Pivotal, perusahaan-perusahaan ini telah mengeluarkan inovasi dan mengurangi time-to-market, dan mempertahankan portofolio aplikasi mereka yang sudah ada.

Dimana hasil yang didapatkan mencakup industri, termasuk otomotif, jasa keuangan, industri, media, ritel, pemerintah, teknologi dan telekomunikasi.

Membangun Software yang Penting.

Platform Cloud-native yang dimiliki oleh Pivotal, Pivotal Cloud Foundry, memungkinkan developers untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menulis kode, dan operator untuk meningkatkan keamanan dan waktu operasional. Bersama-sama, tim ini akan memberikan nilai bisnis yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah.

Modernisasi pembangunan.

Karena bisnis bergantung pada perangkat lunak untuk terlibat dengan pelanggan, inovasi dan kecepatan menjadi inti dalam memberikan nilai. Namun Anda terhambat oleh teknologi kuno dan hal lain-lainnya.

Pelanggan Pivotal menggunakan PCF bersama dengan Pivotal Labs, penawaran layanan strategis yang dimiliki Pivotal, untuk mengadopsi praktik pengembangan generasi berikutnya, memberikan aplikasi baru, dan memodernisasi aplikasi yang sudah ada.

Mempekerjakan yang Terbaik.

Pivotal tidak hanya dapat membantu perusahaan dalam membangun perangkat lunak (software), namun Pivotal juga membantu perusahaan dalam mempersiapkan diri untuk dekade berikutnya.

Bagi Pivotal, demi mencapai tujuan tersebut tentunya membutuhkan orang-orang yang berbagi nilai seperti: Melakukan hal yang benar. Melakukan apa yang berhasil. Selalu baik.

Source:

https://pivotal.io/about

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US