Blog

/Blog

Menyatukan Pengalaman Pelanggan Dalam Satu Platform CRM

By | 2019-05-21T07:14:37+00:00 May 11th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

Ketika anda menjalankan sebuah bisnis, tentunya anda berfikir akan lebih mudah jika anda memiliki data pengalaman pelanggan yang saling terhubung di setiap channel agar tidak perlu lagi menghabiskan waktu dengan menanyakan pertanyaan yang sama kepada pelanggan. Hal ini jelas sangat menjengkelkan bagi sebagian pelanggan, yang merasa waktunya terbuang karena pertanyaan sama yang selalu ditanyakan. Seperti yang kita ketahui, pengalaman pelanggan perlu menjangkau organisasi dan infrastruktur di bidang pemasaran, perdagangan, penjualan, dan layanan.

Untuk mengatasi masalah pengalaman pelanggan yang seringkali terjadi dalam berjalannya bisnis anda, Salesforce menghadirkan sebuah fitur yang dinamakan Customer 360, produk ini menggabungkan Marketing Cloud, Sales Cloud, dan juga Service Cloud dalam satu platform. Sebelum membahas Salesforce Customer 360, mari kita ketahui terlebih dahulu sebelumnya fungsi dari masing-masing Cloud tersebut:

Marketing Cloud:

Marketing Cloud adalah platform CRM untuk pemasaran yang memungkinkan mereka untuk membuat dan mengelola hubungan pemasaran dan campaign dengan pelanggan. Marketing Cloud menggabungkan solusi terintegrasi untuk manajemen perjalanan pelanggan, email, seluler, media sosial, web, iklan, pembuatan konten, dan analisis data.

Software ini membantu membuat keputusan. Contoh kasusnya, anda dapat menentukan channel apa yang sekiranya akan efektif untuk menyampaikan campaign. Komponen yang disebut Journey Builder membantu pemasar menyesuaikan campaign sesuai kebutuhan pelanggan, demografi, dan preferensi channel komunikasi.

Sales Cloud:

Sales Cloud adalah platform CRM yang menampilkan sejumlah alat penjualan dan CRM, yang membantu bisnis dari segala ukuran serta mengelola strategi penjualan B2B dan B2C. Platformnya tersedia sebagai Software as a Service (SaaS) untuk akses berbasis browser dan aplikasi seluler. Fitur real-time yang tersedia memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi atau memberi pertanyaan di dalam sebuah komunitas pengguna.

Service Cloud:

Service Cloud adalah sebuah platform pelayanan yang bisa menghemat waktu, dan juga berperan sebagai pembangun hubungan baik antara perusahaan dengan pelanggan. Anda dapat memaksimalkan pelayanan anda dengan Service Cloud. Service Cloud dikenal sebagai aplikasi layanan pelanggan terbaik dunia yang dirancang sebagai model SaaS (Software as a Service) untuk membantu perusahaan dan client nya berkomunasi dalam satu platform yang membuat kedua pihak berinteraksi dengan nyaman. Dengan menggunakan Service Cloud, anda dapat memberikan pelayanan customer services yang maksimal dan pada akhirnya perusahaan anda dapat membangun komunitas yang aktif dan berkualitas.

Salesforce Customer 360 adalah teknologi cross-cloud terbaru yang menggabungkan produk Marketing, Sales, dan Service yang telah Salesforce sediakan sebelumnya. Masing-masing fungsi dari Cloud tersebut akan bekerja lebih baik secara bersamaan. Anda akan merasakan kesederhanaan proses bisnis namun menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan menguntungkan.

Salesforce menciptakan fitur yang tidak biasa untuk anda yang menggunakan produk Customer 360, diantaranya:

  • Dengan Customer 360, administrator dapat mendaftarkan berbagai modul Marketing Cloud, Commerce Cloud, dan Service Cloud.
  • Jika anda tercatat sebagai pelanggan di Marketing Cloud, Commerce Cloud, dan Service Cloud, sistem akan mengetahui secara otomatis bahwa anda adalah orang yang sama, bukan tiga orang yang berbeda. Customer 360 akan membuat ID unik untuk setiap orang sehingga sistem dapat menyatukan beberapa catatan tentang orang tersebut di berbagai sistem.

Customer 360 menjanjikan pendekatan yang terbuka untuk integrasi data. Customer 360 merupakan inovasi penting dalam integrasi, di mana konektivitas data diberikan dengan rangkaian produk yang didukung AI. Salesforce Customer 360 menghubungkan dan mengelola data pelanggan di seluruh aplikasi Salesforce dengan mudah. Dengan customer 360, perusahaan anda akan memiliki profil pelanggan yang terbaru dan terlengkap.

Source: https://www.salesforce.com/blog/2018/09/what-is-salesforce-customer-360.html

Pentingnya Data Mobilitas untuk Terwujudnya Smart City

By | 2019-05-21T06:45:52+00:00 May 10th, 2019|Categories: Blog|Tags: , |

Sebelum membaca informasi tentang pentingnya data mobilitas untuk terwujudunya smart city, mari kita simak terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan smart city? Smart city adalah istilah yang diberikan kepada kota yang menggabungkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas dan kinerja layanan perkotaan seperti energi, transportasi dan utilitas untuk mengurangi konsumsi sumber daya, pemborosan, dan biaya keseluruhan. Tujuan smart city adalah untuk meningkatkan kualitas hidup warganya dalam aspek ekonomi, sosial dan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi.

Saat ini, kehidupan manusia sudah berkembang pesat menuju era digital, dan “data” menjadi hal yang penting di era ini, karena data dapat membantu kita untuk menentukan keputusan yang informatif, akurat, dan lebih baik. Data mobilitas sangat erat kaitannya dengan upaya dalam mewujudkan smart city, karena data mobilitas pun mempermudah kita untuk membuat rencana, membangun dan memlihara kota dengan cara yang akurat dan lebih baik. Smart city berupaya untuk memanfaatkan data agar dapat difungsikan untuk perkembangan yang efisien melalui jaringan yang terhubung untuk meningkatkan transparansi.

Seberapa Pentingnya Data Mobilitas?

Data mobilitas didapatkan dari agensi public transportation, penyedia solusi mobilitas pribadi dan juga dari survei. Terdapat 2 metode untuk mengumpulkan data, yang pertama adalah melalui metode primer, yaitu data yang didapatkan melalui sensor yang dimiliki sebuah organisasi, maupun melalui aplikasi yang dimiliki pengguna. Saat mengumpulkan data dari sumber primer, sering diasumsikan bahwa data itu sangat berguna dan lebih memberikan manfaat di masa depan. Metode lain adalah metode sekunder, di mana data diperoleh dari pihak lain dengan maksud yang sudah ditentukan sebelumnya.

Data mobilitas adalah faktor yang sangat penting karena memberi nilai maksimal dalam mewujudkan smart city, dan dapat menghadirkan fasilitas transportasi umum yang lebih baik bagi penduduknya. Contohnya, data mobilitas dapat menginformasikan tentang waktu kedatangan kereta api dan bus dengan tepat waktu, juga dapat memberi pilihan transportasi dan rute yang paling efektif untuk cepat sampai ke tempat tujuan. Selain itu, data tersebut juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi titik keselamatan dan keamanan lalu lintas sehingga dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas dan jika kemungkinan terburuknya sudah terjadi kecelakaan, instansi terkait dapat langsung bertindak secepatnya.

Data ini juga dapat membantu administrator kota untuk merancang rute dan memelihara rute yang sudah ada, meningkatkan kualitas angkutan umum, dan infrastruktur dengan lebih baik. Misalnya, menganalisis pola lalu lintas dan perjalanan dapat membantu perencana untuk memutuskan di mana akan membangun infrastruktur baru dan menambahkan rute transit untuk mengurangi kemacetan di daerah lalu lintas padat. Melalui arus lalu lintas, fasilitas infrastruktur transportasi seperti jembatan dan jembatan layang dapat dipantau.

Data mobilitas juga membantu dalam penegakan peraturan yang efektif, mengembangkan peraturan baru dan memodifikasi peraturan yang ada untuk memastikan kelancaran sistem. Data ini dapat memungkinkan regulator untuk melihat di mana pelanggaran sering terjadi dan mengumpulkan biaya tol dan parkir secara efisien.

Tantangan Dalam Mengoptimalkan Data Mobilitas

Meskipun memiliki kegunaan yang sangat besar, namun ada juga masalah yang dapat menghalangi pemanfaatan data mobilitas yang tepat. Yang pertama adalah kurangnya berbagi data dalam sesama perusahaan terkait, alasannya adalah persaingan dan privasi. Dengan demikian, perlu adanya platform bersama di mana semua data tersedia dan dapat digunakan, sehingga siapa pun dapat menggunakannya untuk mengatur dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik untuk smart city tersebut.

Di sisi lain, standarisasi data adalah sebuah tantangan yang menjadi penghambat dalam kepentingan berbagi data. Kota yang ingin mewujudkan smart city masih berusaha untuk menetapkan standar berbagi data untuk pengaturan yang efisien. Oleh karena itu, mekanisme berbagi data yang tepat adalah suatu keharusan agar dapat menggunakan data ini secara efisien.

Source : 

https://www.techopedia.com/definition/31494/smart-city

https://smarterthings.cio.com/article/implementing-iot/for-smart-cities-connectivity-is-king/

https://www.geospatialworld.net/blogs/importance-of-mobility-data-in-making-cities-smarter/

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | marketing@phintraco.com

Apa perbedaan antara cloud computing dan on premises?

By | 2019-04-23T09:46:50+00:00 April 19th, 2019|Categories: Blog|Tags: , |

Apa itu cloud computing?

Cloud computing (komputasi awan) merupakan teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses (login). Penerapan komputasi awan saat ini sudah dilakukan oleh sejumlah perusahaan IT terkemuka di dunia. Sebut saja diantaranya adalah Google (google drive) dan IBM (blue cord initiative). Sedangkan di Indonesia, salah satu perusahaan yang sudah menerapkan komputasi awan adalah Telkom.

Apa saja tipe cloud computing ?

Model deployment pada cloud computing ada beberapa jenis yaitu :

  • Public cloud

Merupakan layanan cloud computing yang disediakan untuk masyarakat umum. Proses penggunaannya yaitu dalam satu server dapat digunakan untuk beberapa pengguna.

Contoh dalam public cloud ada 2 yaitu gratis dan berbayar. Contoh yang gratis yaitu : facebook, e-mail, twiter, yahoo mail, instagram, dll. Contoh yang berbayar yaitu : google apps, office, dan adobe. Kelemahan pada public cloud yaitu koneksi internet yang digunakan. Apabila koneksi internet lemah maka akan menghambat proses public cloud.

  • Private cloud

Merupakan komputer awan yang digunakan secara pribadi (private) oleh perusahaan atau pengguna tertentu. Proses penggunaannya yaitu dalam satu server hanya digunakan untuk 1 pengguna (private).

Contoh dalam layanan Private cloud yaitu SaaS (Web Application, Mail Server, Database Server untuk keperluan internal), PaaS (Sistem Operasi, Web Server, Framework, Database yang untuk internal), IaaS (Virtual machine yang bisa di request sesuai dengan kebutuhan internal).

  • Hybrid cloud

Merupakan layanan cloud yang mengintegrasikan baik Private Cloud dan juga Public Cloud untuk menghadirkan fungsi yang beragam pada organisasi yang sama. Proses penggunaannya adalah pada suatu server dapat digunakan untuk pribadi (private) maupun umum (public).

  • Community cloud

Merupakan layanan cloud computing yang dibangun secara eksklusif untuk komunitas tertentu dan penggunanya berasal dari organisasi yang mempunyai perhatian yang sama atas sesuatu/beberapa hal, misalnya saja standar keamanan, aturan dan compliance. Proses penggunaanya pada community cloud yaitu dapat dioperasikan oleh satu atau lebih organisasi dari komunitas tersebut.

Dalam beberapa model penyebaran tersebut computing cloud dapat juga di sebut Cloud Storage.

Berapa jenis model pengiriman cloud computing ?

Pada proses pengiriman cloud ada beberapa jenis model yaitu :

  • Software as a Service (SaaS)

Merupakan layanan untuk menggunakan aplikasi yang telah disediakan  penyedia layanan mengelola platform dan infrastruktur yang menjalankan aplikasi tersebut. SaaS lebih simple adalah layanan software yang digunakan melalui internet.

Contoh dari SaaS adalah google docs, facebook, aplikasi CRM berbayar, dropbox pro, dan yahoo mail.

  • Platform as a Service (PaaS)

Merupakan layanan untuk menggunakan platform yang telah disediakan – pengembang fokus pada aplikasi yang dibuat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan platform. PaaS adalah penyediaan platform bagi developer yang disediakan melalui internet. Hal ini dibutuhkan ketika aplikasi yang disediakan melalui SaaS tidak sesuai dengan kebutuhan proses bisnis yang terdapat pada perusahaan. PaaS memungkinkan kita untuk membangun aplikasi, mengupload aplikasi, melakukan testing aplikasi, ataupun mengatur konfigurasi yang dibutuhkan dalam proses pengembangan aplikasi. Konsepnya sama dengan SaaS, yaitu kita dapat melakukan hal-hal tersebut sesuai jasa yang kita pilih dengan harga tertentu.

Contoh dari PaaS yaitu Google AppEngine yang menyediakan aplikasi di atas platform Google dengan bahasa pemrograman Phyton dan Django. Contoh lain adalah Facebook yang memungkinkan kita mengembangkan aplikasi di facebook seperti aplikasi game yang dilakukan oleh Zynga.

  • Infrastructure as a Service (IaaS).

Merupakan layanan untuk menggunakan infrastruktur yang telah disediakan. IaaS juga dapat diartikan dengan sebuah layanan yang “menyewakan” sumberdaya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power, memory, sistem operasi, kapasitas jaringan dan lain-lain, yang dapat digunakan oleh penyewa untuk menjalankan aplikasi yang dimilikinya.

Contoh dari IaaS yaitu Amazon.com yang meluncurkan Amazon EC2 (Elastic Computing Cloud ). Layanan Amazon EC2 ini menyediakan berbagai pilihan persewaan mulai CPU, media penyimpanan, dilengkapi dengan sistem operasi dan juga platform pengembangan aplikasi yang bisa disewa dengan perhitungan jam-jaman.

Apa kelebihan dan kekurangan cloud computing ?

Kelebihan cloud computing diantaranya :

  • Kemudahan akses
  • Efisiensi biaya
  • Meningkatkan cash flow dan return on investment
  • Kemudahan dalam menambah kapasitas
  • Kemudahan monitoring dan manajemen server
  • Meningkatkan ketersediaan data
  • Fokus dalam meningkatkan bisnis dan pengembangan usaha

Sedangkan beberapa kekurangan cloud computing yaitu :

  • Service performance yang kurang konsisten dari provider.
  • Risiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama.
  • Risiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user.
  • Data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud.
  • Data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud computing.

Setelah mengetahui tentang cloud computing beserta kekurangan dan kelebihannya, mari kita beralih membahas mengenai on premises.

Apa itu on premises ?

On Premises CRM (Customer Relationship Management) merupakan CRM yang diterapkan secara konvensional, yang mana mulai dari pengadaan hingga pengaturan infrastruktur maupun software dilakukan oleh perusahaan itu sendiri (intern). Seperti mulai dari server, developer, design dan lain sebagainya dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan dapat dengan mudah mengontrol semua database yang ada didalamnya karena semua data disimpan dimana perusahaan itu berada. Hanya saja, perusahaan perlu mengeluarkan biaya lebih besar karena harus merekrut tim IT sendiri.

Apa kelebihan dari on premises ?

Kelebihan dari on premises yaitu :

  • Keamanan ada di tangan organisasi
  • Organisasi hosting di tempat (mengendalikan solusi sendiri)
  • Organisasi memiliki kontrol lebih besar atas implementasi

Kekurangan dari on premises yaitu :

  • Biaya awal investasi awal besar dan dianggap berisiko
  • Terdapat biaya pemeliharaan perangkat keras yang berkelanjutan
  • Menimbulkan masalah dengan pembaruan perangkat lunak
  • Proses pengontrolan memakan waktu lebih lama
  • Terdapat pemeliharaan untuk update sistem operasi dan sistem pendukung

Penjelasan di atas tentunya telah memberikan pengetahuan mengenai on cloud dan on premise. Seperti yang telah dipaparkan di atas, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan. Hal tersebut tentunya akan menjadi pertimbangan dalam memutuskan pilihan yang tepat sesuai kebutuhan perusahaan Anda.

Source:

https://www.visma.net

https://cloudhostingindonesia.com

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | marketing@phintraco.com

MENGULIK PENTINGNYA TECH REFRESH

By | 2019-04-22T10:04:26+00:00 April 12th, 2019|Categories: Blog|Tags: , |

Apa itu tech refresh?

Pembaruan teknologi (tech refresh) merupakan siklus memperbarui elemen suatu infrastruktur Teknologi Informasi secara berkala untuk memaksimalkan kinerja sistem.

Mengapa harus tech refresh?

Dalam semua perusahaan perlu adanya tech refresh agar sistem atau aplikasi yang kita gunakan dapat berjalan dengan mudah, sederhana, lancar dan aman. Karena sebuah data aplikasi (software maupun hardware) yang ketinggalan jaman akan menyebabkan kinerja dan pengaplikasian layanan yang lambat, sehingga akan mempengaruhi mobilitas suatu sistem itu sendiri. Tentunya hal tersebut akan sangat berpengaruh pada revenue perusahaan yang didapatkan.

Siapa saja yang perlu pembaruan tech refresh?

Tech refresh merupakan suatu pembaruan teknologi yang dapat digunakan pada semua jenis perusahaan, pemerintahan, pendidikan dan masyarakat umum.

Apa saja yang komponen yang dibutuhkan untuk melakukan tech refresh?

Dalam tech refresh terdapat sebuah sistem yang saling berkesinambungan yaitu perangkat lunak dan perangkat keras (software dan hardware) sesuai dengan kebutuhan user.

Berapa jangka waktu terupdate tech refresh?

Jangka waktu terupdate dari suatu sistem yaitu antara 24 sampai 48 bulan sesuai kebutuhan yang di gunakan.

Apa saja pengaruh update dari tech refresh?

Terupdatenya suatu sistem itu akan mempengaruhi suatu aplikasi yang sedang digunakan. Dalam tech refresh itu sendiri terdapat perubahan tampilan, penambahan ikon, penambahan fungsi dan memperkuat pengamanan suatu sistem aplikasi.

Bagaimana cara mendapatkan tech refresh?

Semua jenis tech refresh perlu mempertimbangkan pendekatan baru yang fleksible untuk semua kompetitor. Pengeluaran suatu tech refresh memerlukan suatu pembayaran dalam bentuk digital yaitu dengan menawarkan pembayaran online untuk mendapatkan suatu aplikasi yang terupdate melalui basis cloud yang dapat diandalkan dengan keamanan yang tinggi.

Faktor apa saja yang harus dipertimbangkan dalam tech refresh?

Faktor lain yang perlu untuk dipertimbangkan dalam tech refresh adalah dengan pembaruan bisnis yang lebih luas untuk pendekatan baru yang menarik. Perubahan yang pesat di luar suatu perusahaan akan dapat berkembang pesat dalam informasi teknologi.

Bagaimana proses tech refresh?

Proses dalam tech refresh dalam bentuk digital yaitu dengan pembaruan kode-kode internal berlisensi. Kode lisensi tersebut didapat dengan mengunjungi website suatu aplikasi yang perlu diupdate. Proses update biasanya membutuhkan suatu pembayaran dan jaringan internet agar mendapatkan kode lisensi. Kode lisensi digunakan untuk proses patching atau pengelolaan suatu sistem agar dapat memelihara, mengelola, memperbaiki dan memberikan suatu penambahan aplikasi yang baru.

Apa dampak apabila tidak melakukan tech refresh?

Dampak dari tidak menjalankan suatu tech refresh dalam dunia kerja atau bisnis adalah memperlambat suatu mobilitas dalam bisnis, dunia kerja, maupun kekurangan pengetahuan tentang teknologi baru. Dampak tersebut juga dapat meliputi tentang keamanan suatu sistem yang lemah, mudah diretas dan data yang kita punya dapat hilang maupun error.

Source : 

https://fcw.com

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | marketing@phintraco.com

Pentingnya Cyber Security

By | 2019-05-23T03:48:11+00:00 April 3rd, 2019|Categories: Blog|Tags: , , |

Apa itu cyber security ?

Cyber security adalah teknologi, proses dan praktik yang dirancang untuk melindungi jaringan, komputer, program dan data dari serangan, kerusakan atau akses yang tidak sah. Cyber security juga disebut sebagai upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack. Cyber attack dalam operasi informasi adalah semua jenis tindakan yang sengaja dilakukan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi.

Semua Perusahaan yang bertransformasi dari data berbasis digital sangat dianjurkan untuk memperhatikan dan menggunakan cyber security dalam menyimpan, mengakses dan mengambil informasi penting. Melindungi informasi dan data merupakan kebutuhan sebagian besar perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh dunia karena data merupakan aset berharga dari suatu perusahaan dan bisa menjadi masalah di kemudian hari apabila data tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak berhak.

Elemen apa saja yang ada pada cyber security ?

  • Dokumen security policy

Merupakan dokumen standar yang dijadikan acuan dalam menjalankan semua proses terkait keamanan informasi.

  • Information infrastructure

Merupakan media yang berperan dalam kelangsungan operasi informasi meliputi hardware dan software. Contohnya adalah router, switch, server, sistem operasi, database, dan website.

  • Perimeter Defense

Merupakan media yang berperan sebagai komponen pertahanan pada infrastruktur informasi misalnya IDS, IPS, dan firewall.

  • Network Monitoring System

Merupakan media yang berperan untuk memonitor kelayakan, utilisasi, dan performance infrastruktur informasi.

  • System Information and Event Management

Merupakan media yang berperan dalam memonitor berbagai kejadian di jaringan termasuk kejadian terkait pada insiden keamanan.

  • Network Security Assessment

Merupakan elemen cyber security yang berperan sebagai mekanisme kontrol dan memberikan measurement level keamanan informasi.

  • Human resource dan security awareness

Berkaitan dengan sumber daya manusia dan awareness-nya pada keamanan informasi.

Apa saja penggunaan istilah cyber yang ada di Indonesia?

  • Cyber Law

Merupakan aspek hukum yang ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai online dan memasuki dunia cyber ataumaya. Payung hukum Cyber Law di Indonesia mengacu ke Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

  • Cyber Security

Merupakan teknologi, proses dan praktik yang dirancang untuk melindungi jaringan, komputer, program dan data dari serangan, kerusakan atau akses yang tidak sah.

  • Cyber Crime

Merupakan aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan di dunia maya.

  • Cyber War

Merupakan perang yang terjadi di dalam dunia internet (maya). Perang tersebut bersenjatakan koneksi internet dan juga komputer. Aktivitas yang terjadi pada cyber war pada umumnya adalah kegiatan hacking dan anti-hacking yang dilakukan secara (resmi) oleh negara. Tujuannya mulai dari mencuri data hingga melumpuhkan sistem yang dimiliki oleh negara musuh.

  • Cyber Attack

Merupakan jenis manuver yang digunakan oleh negara-negara, individu, kelompok, atau organisasi yang menargetkan sistem informasi komputer, infrastruktur, jaringan komputer, dan/atau perangkat komputer pribadi dengan berbagai cara tindakan berbahaya yang biasanya berasal dari sumber anonim yang mencuri, mengubah, atau menghancurkan target yang ditentukan dengan cara meretas sistem yang rentan.

Apa saja jenis serangan cyber di era digital ini ?

Jenis serangan cyber di era digital ini diantaranya:

Denial of Service

Merupakan serangan memanipulasi sistem, jaringan, maupun aplikasi sehingga kinerjanya menjadi sangat berat dan menguras daya. Ketika sistem perusahaan terkena serangan tersebut, peretas biasanya akan menuntut uang tebusan kalau ingin mengembalikan ke kondisi semula.

Malware dan Virus

Merupakan program jahat yang sengaja disusupkan, biasanya tersebar melalui e-mail, website mencurigakan, maupun perangkat keras yang dihubungkan ke dalam piranti sistem perusahaan. Virus yang masuk akan merusak data yang ada sesuai dengan tujuan pembuatannya, ada yang sekadar menyembunyikan data, tetapi ada pula yang sampai merusak maupun menghapusnya.

Botnest dan Zombie

Merupakan serangan komputer yang terhubung ke jaringan tersentral. Efek botnets umum disebut sebagai zombies karena keberadaannya sudah di bawah kendali peretas. Botnet yang dibuat untuk mencuri data nantinya akan terus meningkatkan kemampuan enkripsinya sehingga sulit untuk dideteksi.

Scareware

Merupakan salah satu tipe tipuan (scam) yang biasa digunakan oleh penjahat siber untuk mengecoh pengguna perangkat karena bentuknya yang seperti pop-up peringatan dari sistem. Ketika sudah berhasil dijebak, pengguna biasa diarahkan untuk melakukan tindakan tertentu yang ujung-ujungnya adalah penipuan.

Apa manfaat cyber security ?

Manfaat dari cyber security yaitu untuk menjaga dan mencegah penyalahgunaan akses maupun pemanfaatan data dalam sistem Teknologi Informasi dari seseorang yang tidak memiliki hak untuk mengakses maupun memanfaatkan data dalam sistem tersebut.

Selain itu, dengan adanya cyber security, reputasi dari perusahaan tetap terjaga, khususnya yang berhubungan dengan pihak pengguna jasa perusahaan tersebut.

Jadi, pastikan Anda memakai cyber security untuk perusahaan Anda!

 

Source:

https://www.itgovernance.co.uk/what-is-cybersecurity

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | marketing@phintraco.com

 

Apa itu BigID dan Keuntungannya?

By | 2019-03-26T02:30:42+00:00 March 23rd, 2019|Categories: Blog|Tags: , |

Di dunia IT data merupakan hal yang sangat krusial. Dalam hal ini, perlindungan data menjadi hal yang sangat penting. BigID merupakan salah satu solusi untuk perlindungan data. BigID adalah perusahaan perangkat lunak keamanan berkantor pusat di Amerika Serikat yang bertujuan untuk memantapkan perusahaan dalam upayanya melindungi dan mengelola privasi data pelanggan dan karyawan mereka.

BigID mengembangkan perangkat lunak yang membantu perusahaan mengamankan data pelanggan mereka dan memenuhi peraturan privasi seperti GDPR (General Data Protection Regulation). Berikut ini adalah beberapa keuntungan BigID yakni :

1. Mengetahui data tanpa memindahkan data

Menggambarkan grafik hubungan data tanpa membangun data warehouse lain. Menemukan hubungan identitas di seluruh penyimpanan data tanpa adanya ketergantungan terhadap format bahasa (pemrograman) ataupun metadata.

2. Menemukan lebih banyak data pribadi dalam bahasa apapun tanpa ada rasa khawatir akan kesalahan temuan

Tentunya tidak mudah untuk mendeteksi berbagai tipe data dengan tingkat akurasi yang sempurna. Namun, BigID dapat memberikan tingkat akurasi mencapai 97% di semua tipe data. Ini merupakan hal yang perlu dipertimbangkan perusahaan terkait solusi data mereka.

3. Membedakan data seseorang dengan data orang lain

Peraturan privasi membutuhkan pengetahuan tentang kepemilikan data. BigID dapat membantu pengindeksan dan inventarisasi IP (Intellecctual Property) berdasarkan subjek data, yakni  apakah peilik data tersebut adalah perseorangan (pribadi), perusahaan atau identitas lainnya.

4. Mudah menemukan IP anda dengan heatmaps

Dengan cepat mendeteksi kemungkinan IP di penyimpanan data untuk mempersingkat migrasi data ke cloud, memonitor lingkungan pengembang (developer) dari pencemaran data pribadi atau untuk focus kebutuhan investigasi.

5. Pencarian secara Agentless melintasi Big Data dan Cloud baik untuk data terstruktur (structured data) maupun data tidak terstruktur (unstructured data)

Memindai dan menghubungkan data di semua penyimpanan data di on-premise dan cloud tanpa harus dirumitkan masalah agent termasuk hubungan ke Mainframe, Hadoop, Hive, NetApp, Teradata, RDBMS, SalesForce.com, SAP, S3, Outlook, Office 365, GSuite, dan termasuk koneksi tanpa agent yang dibuat sebelumnya.

6. Peta data dari ilmu data, bukan rekoleksi data

Saat ini peta data dihasilkan melalui wawancara dan survei. BigID membawa pemetaan data ke abad ke-21 dengan mengumpulkan informasi langsung dari lingkungan dan aplikasi IT Anda.

Info lebih lanjut :

www.phintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

Source :

https://bigid.com/

Top 5 Tren Teknologi Strategis by Gartner

By | 2019-03-16T01:33:05+00:00 March 15th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , |

Tidak dapat dipungkiri bahwa tren teknologi di era digital ini selalu bertumbuh, berkembang, dan berubah. Tentunya hal itu terjadi di berbagai macam sektor yang ada di dunia ini. Kita sebagai subjek yang ada di dalamnya pasti dapat merasakan perubahan-perubahan yang ada tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari.

Berdasarkan Gartner, berikut daftar top 5 teratas untuk tren IT 2019:

  1. Autonomous Things

Saat ini kemajuan kecerdasan buatan atau biasa disebut dengan Artificial Intelligence (AI) telah muncul. Barang-barang yang berbasis AI seperti robot, drone, dan kendaraan sudah mulai dirasakan kegunaannya oleh masyarakat karena AI menawarkan solusi untuk berinteraksi lebih baik dengan lingkungan. Pertumbuhan kecerdasan buatan juga telah mengarahkan perusahaan untuk bekerja dengan sektor robotika dalam membangun robot humanoid untuk membuat dunia lebih baik.

  1. Augmented Analytics

Ini adalah cara dalam menggunakan konsep Machine Learning untuk fokus pada area spesifik untuk mengetahui bagaimana analitik dikembangkan. Seperti yang diketahui bahwa Machine Learning adalah cabang aplikasi dari Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) yang fokus pada pengembangan sebuah sistem yang mampu belajar “sendiri” tanpa harus berulang kali di program oleh manusia. Machine Learning pada dasarnya terdiri dari algoritma yang ditulis sedemikian rupa sehingga mesin dapat belajar dari pengalaman masa lalu. Oleh karenanya, Augmented Analytics akan cenderung tumbuh di masa depan dengan kecepatan sangat tinggi.

  1. Digital Twins

Gartner memperkirakan miliaran benda akan menemukan Digital Twins dalam segala sektor di tahun 2020 nanti. Miliaran benda tersebut diperkirakan akan membawa sekitar 20 miliar sensor dan End Points. Selain itu, IOT (Internet of Things) juga menemukan sejumlah aplikasi di berbagai industri yang ada. Dari berbagai prediksi yang telah diungkapkan tentunya akan sangat menarik dan menyenangkan untuk menyaksikan hal-hal yang akan berkembang di masa mendatang.

  1. Blockchain

Blockchain telah menjadi topik yang sangat penting dibicarakan di masa sekarang. Blockchain merupakan teknologi pencatatan transaksi terintegrasi dengan teknologi modern, dimana memiliki kode unik yang tak bisa dirubah (kekal) yang merevolusi cara kerja internet, perbankan dan hal-hal lainnya. Blockchain telah menjanjikan untuk membuat industri yang memberikan transparansi serta menurunkan biaya dan waktu transaksi yang efektif dengan cara membangun kepercayaan pelanggan. Saat ini orang-orang telah bekerja pada bidang blockchain dan cryptocurrency (mata uang digital yang dibuat menggunakan konsep kriptografi) untuk pengembangan di dunia. Blockchain menjadi suatu alat yang sangat penting dalam dunia transaksi atau dalam sektor lain yang mungkin berkembang, karena kemudahan dan manfaat yang telah ditawarkan.

  1. Smart Space

Manusia pada dasarnya selalu melakukan interaksi dan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya, baik itu sesama manusia atau benda lainnya. Smart space adalah suatu ruang baik itu itu fisik atau digital yang menyediakan lingkungan di mana teknologi dan manusia berinteraksi bersama. Mereka muncul dalam lingkungan yang berfungsi bersama untuk mendapatkan hasil terbaik. Tren mengikuti pola yang menentukan hal yang akan terjadi, yaitu hari di mana semua hal berbasis digital serta kecerdasan buatan yang akan berjalan beriringan dan saling memberikan timbal balik.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com | marketing@phintraco.com

Source : http://www.techershub.com/technology-trends/

Apa itu Extreme Networks?

By | 2019-03-11T07:18:51+00:00 March 9th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , |

Jaringan dalam perusahaan tentunya menjadi salah satu hal yang sangat penting. Di sini akan dibahas mengenai solusi tersebut, yaitu Extreme Networks. Sebagai informasi, Extreme Networks adalah perusahaan jaringan yang berbasis di San Jose, California. Solusi ini merancang, mengembangkan, dan memproduksi peralatan infrastruktur jaringan kabel dan nirkabel serta mengembangkan perangkat lunak untuk manajemen jaringan, kebijakan, analitik, keamanan, dan kontrol akses.

Apa kelebihan dari Extreme Networks itu sendiri? Jaringan yang berbasis pelanggan ini dapat meningkatkan transformasi, inovasi, dan pengalaman pelanggan dari sisi perusahaan ke cloud dengan solusi berbasis perangkat lunak yang agile, adaptif, dan aman. Faktor-faktor tersebut tentunya menjadi pertimbangan yang penting bagi perusahaan dalam menentukan solusi jaringan yang akan dipilih.

Adapun solusi yang ditawarkan Extreme Networks ada 3 macam, yaitu :

a. Smart OmniEdge

Solusi jaringan Smart OmniEdge dari Extreme menyediakan infrastruktur kabel / nirkabel terpadu untuk penyebaran on cloud atau on premise, ditambah dengan aplikasi yang diberdayakan AI dan dikelola melalui satu panel kaca. Hasilnya adalah sebuah jaringan yang memberikan pengalaman yang digerakkan oleh pelanggan yang konsisten, berbiaya, dan memungkinkan keunggulan kompetitif melalui inovasi dan pengiriman layanan baru yang cepat.

b. Automated Campus

Automated Campus telah menjadi salah satu lingkungan yang paling menjengkelkan untuk mengelola IT. Perlu dengan cepat bergabung dengan pengguna BYOD dan perangkat yang terhubung ke Internet, dengan cepat menggunakan teknologi digital baru yang dibutuhkan perusahaan, mencegah serangan dunia maya di setiap titik masuk, dan melakukan semuanya sambil memberikan pengalaman pengguna yang konsisten dan personal. Solusi Extreme Automated Campus memungkinkan semuanya dengan kesederhanaan, keamanan, dan kecerdasan yang luar biasa.

c. Agile Data Center

Pusat data adalah jantung dari jaringan perusahaan. Hal ini dapat menjadi suatu hal yang kompleks dan menantang dalam skala yang luas atau besar. Solusi Agile Data Center dari Extreme Networks memberikan otomatisasi, visibilitas, dan fleksibilitas yang diperlukan untuk menjadikan transformasi digital menjadi suatu hal yang nyata.

Berbicara mengenai Extreme Networks, berikut ada 4 produk yang dimiliki, yaitu:

a. Extreme Application

Di sini, Extreme Application berperan sebagai kontrol jaringan, visibilitas, dan otomasi menjadikan hanya berada di ujung jari.

b. Extreme Switching

Dengan Extreme Switching, perusahaan akan mendapatkan switching yang lebih baik, jaringan berkinerja lebih baik, dan transformasi digital yang berhasil.

c. Extreme Routing

Extreme Routing akan melakukan routing dari Enterprise Data Center ke Cloud Colocation / Network Exchange.

d. Extreme Mobility

Infrastruktur Wi-Fi yang menjadikan jaringan berbasis pelanggan menjadi “Wi-Not?” (kenapa tidak?).

Extreme Networks sendiri memiliki 3 faktor pembeda, yaitu :

a. Extreme Management Center

Di sini, Extreme Management Center berperan mengelola jaringan dari aplikasi ke perangkat dengan tampilan 360°.

b. Service dan Support

Extreme Networks memberikan pelanggan dengan pilihan dan kualitas layanan tertinggi. Layanan Extreme Networks, diakui sebagai organisasi layanan dan dukungan berperingkat teratas oleh Gartner, layanan mereka sangat penting dalam membantu pelanggan dengan transformasi digital mereka.

c. Wireless IPS (Intrusion Prevention System)

Intrusion Prevention System adalah komponen inti dari arsitektur Extreme Networks Secure Networks. Sistem pencegahan intrusi nirkabel yang komprehensif Extreme AirDefense menyederhanakan manajemen, pemantauan, dan perlindungan jaringan WLAN.

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | www.phintraco-tech.com |marketing@phintraco.com

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Extreme_Networks

https://www.extremenetworks.com/

5 Prediksi Database Management 2019

By | 2019-02-27T01:55:48+00:00 February 27th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Di tahun 2019 banyak berbagai macam prediksi di dunia teknologi dan bidang lainnya. Untuk di bidang teknologi, khususnya prediksi atas database seperti yang akan dibahas pada 5 Prediksi Database Management 2019 berikut ini.

1. Otomasi pada database maintenance akan dipercepat

Banyak tugas manajemen database secara rutin yang telah diotomatisasi dalam beberapa tahun terakhir. Di tahun-tahun mendatang, on-premises database yang masih tradisional dan lokal akan bersaing dengan adanya penyebaran cloud-native.

2. Database Security akan menjadi lebih penting

Kita semua tahu bahwa banyak berita utama tentang adanya pelanggaran atas keamanan. Ancaman terhadap keamanan akan menjadi lebih umum ketika pemain lain menyadari nilai data dan bagaimana mereka dapat mengubahnya untuk keuntungan mereka sendiri.

Jika hal itu terjadi, tidak mungkin lagi bagi manusia untuk mendeteksi, mengkorelasikan, menganalisis, dan kemudian mengatasi semua ancaman secara tepat waktu. Jadi apa yang dapat dilakukan oleh para profesional IT tentang hal ini? Banyak dari mereka yang beralih ke solusi otonom (autonomous solutions).

Autonomous monitoring dan auditing dapat mengidentifikasi banyak masalah dan ancaman terhadap database. Ia dapat memonitor pengaturan layanan cloud dan mencegah penyimpangan konfigurasi.

Ketika Anda memiliki Autonomous Database yang menggunakan pembelajaran mesin untuk mendeteksi ancaman dan menghentikannya, Anda dapat menggali lebih banyak nilai dari data untuk membantu mendorong hasil bisnis yang lebih baik.

3. Standar untuk Keandalan, Ketersediaan dan Kinerja Database Akan Meningkat

Database reliability, availability, dan performance selalu penting dan akan sama di tahun 2019. Autonomous data management (manajemen data yang otonom) akan membawa kapabilitas tersebut ke level selanjutnya.

Misalnya, kemampuan machine learning dari Autonomous Database dapat secara otomatis menambal sistem saat kerentanan ditemukan. Selain itu, manajemen data yang otonom akan meningkatkan waktu kerja dan juga meningkatkan keamanan.

4. Volume data akan terus meledak

Data terus bertumbuh yang dapat mengakibatkan munculnya ledakan data, baik yang berasal dari media sosial maupun video serta IoT dan ribuan sumber lain yang tidak umum bahkan 10 tahun yang lalu.

Bagaimana cara mengelola semua data ini dengan cara yang efisien? Ini akan menjadi faktor yang kuat untuk pindah ke cloud, karena sebagian besar cloud databases dapat disediakan dalam waktu kurang lebih 40 menit atau lebih sedikit, dibandingkan berminggu-minggu yang menggunakan metode on-premises yang lama.

5. Penyediaan database akan menjadi lebih otomatis

Poin terakhir adalah, di tahun 2019 penyediaan database akan menjadi lebih otomatis. Automated database provisioning menjadi lebih populer karena meningkatkan setiap iterasi baru.

Tentunya seiring bertambahnya data dan kebutuhan akan analitik yang didorong oleh data, bisnis sangat membutuhkan data yang lebih cepat untuk memenuhi tuntutan bisnis.

Source: https://blogs.oracle.com/5-database-management-predictions-for-2019

Kelola dan Ukur Cyber Exposure Perusahaan Anda bersama Tenable

By | 2019-02-21T07:22:28+00:00 February 21st, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Tenable, perusahaan yang disebut sebagai “The Cyber Exposure Company” ini menyediakan solusi untuk Vulnerability Management yang dapat menemukan celah-celah kerentanan pada perangkat dan sistem IT serta memberikan solusi remediasi yang diperlukan dengan memberikan prioritas risiko dari kerentanan yang ditemukan.

Tenable juga merupakan salah satu pioneer dalam solusi Vulnerability Assesment dengan memiliki variasi Common of Vulnerabilities and Exposure (CVE) terlengkap. Dengan produk dan solusi yang dimiliki oleh Tenable, bagaimana cara Tenable mengelola dan mengukur Cyber Exposure di perusahaan Anda? Mari kita simak poin-poin di bawah ini.

Produk Tenable

Tenable memiliki 7 (tujuh) produk yang dapat Anda gunakan untuk membantu bisnis Anda. Dimana produk-produk tersebut meliputi:

  1. tenable.io
  2. tenable.sc
  3. nessus Professional Overview
  4. tenable.io Container Security
  5. tenable.io PCI ASV
  6. tenable.io Web App Scanning
  7. tenable Industrial Security

Solusi Tenable

Ada beberapa solusi dari Tenable, seperti IT/OT, Keamanan Aplikasi, Keamanan Cloud, dan Compliance.

1. IT / OT

Convergence of Operational Technology (OT) dan sistem IT dapat mengoptimalkan produksi, mendorong inovasi dan meningkatkan sustainability (keberlanjutan). Dengan solusi ini Anda dapat memantau dan mengukur risiko cyber Anda secara keseluruhan.

2. Keamanan Aplikasi

Dengan solusi ini, Anda dapat mengelola risiko dengan keamanan aplikasi yang modern (modern application security). Anda dapat memberikan vulnerability assesment, mendeteksi malware, dan penegakan kebijakan sebelum penerapan (deployment) aplikasi untuk mengamankan proses DevOps.

3. Keamanan Cloud

Tenable memberikan Anda visibilitas dan wawasan yang paling akurat ke aset cloud yang dinamis. Dengan solusi ini, Anda dapat mendeteksi kerentanan, malware, dan kesalahan konfigurasi di cloud dan lingkungan on-prem.

4. Compliance

Dengan solusi ini, Anda dapat mengurangi cyber exposure gap di bisnis Anda. Tenable juga memungkinkan organisasi untuk menerapkan single protective control foundation untuk mendukung multiple compliance dan persyaratan keamanan kerangka kerja.

Setelah memahami bagaimana mengelola dan mengukur Cyber Exposure perusahaan Anda bersama Tenable, apakah Anda siap melakukannya?

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | www.aplikas.com |marketing@phintraco.com

Source:

www.tenable.com

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US