Blog

/Blog

Cloud-Native Applications oleh Pivotal: Cepat, Mengurangi Risiko dan Mengembangkan Bisnis Anda

By | 2018-09-21T10:08:07+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , |

Melalui artikel berjudul CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal, kami sudah membahas mengenai apa itu CI/CD, pentingnya CI/CD dan perbandingannya dengan traditional development. Saat ini, pembahasan kita akan berlanjut ke bagian lainnya, yaitu Cloud-Native Applications.

Cloud-Native adalah pendekatan untuk membangun dan menjalankan aplikasi yang memanfaatkan keuntungan dari cloud computing delivery model. Cloud-native juga dikenal dengan bagaimana aplikasi dapat dibuat dan disebarkan.

Ketika perusahaan membangun dan mengoperasikan aplikasi dalam mode cloud-native, mereka senantiasa membawa ide-ide baru ke pasar dan merespon lebih cepat terhadap permintaan pelanggan.

Organisasi pun memerlukan platform untuk membuat dan mengoperasikan aplikasi dan layanan cloud-native yang mengotomatiskan dan mengintegrasikan konsep DevOps, continuous delivery, microservices, dan containers:

DevOps

DevOps merupakan kolaborasi antara software developers dan IT operations dengan tujuan terus-menerus memberikan software yang berkualitas tinggi yang mampu memecahkan tantangan yang dihadapi oleh pelanggan.

DevOps memiliki potensi untuk menciptakan budaya dan lingkungan di mana membangun, menguji, dan merilis software secara cepat, sering, dan lebih konsisten.

Continuous Delivery

Continuous Delivery, diaktifkan oleh praktik pengembangan produk Agile, yaitu tentang pengiriman sejumlah software ke produksi secara konstan, melalui otomatisasi.

Microservices

Microservices adalah pendekatan arsitektur untuk mengembangkan aplikasi sebagai kumpulan layanan yang kecil; setiap layanan mengimplementasikan kemampuan bisnis, berjalan dalam prosesnya sendiri dan berkomunikasi melalui HTTP APIs atau messaging.

Containers

Containers menawarkan efisiensi dan kecepatan dibandingan dengan standard virtual machines (VMs). Menggunakan operating system (OS)-level virtualization, OS tunggal secara dinamis dibagi antara satu atau beberapa kontainer yang terisolasi.

Masing-masing dengan sistem file yang dapat ditulis dan kuota sumber daya yang unik.

Mengapa Cloud-Native Applications Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa Cloud-Native Applications ini penting bagi bisnis:

1.Cloud sebagai keunggulan yang kompetitif

Cloud-native berarti mengalihkan sasaran cloud dari penghematan biaya IT ke mesin pertumbuhan bisnis. Bisnis yang dapat membangun dan mengirimkan aplikasi dengan cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan senantiasa dapat membangun kesuksesan dalam jangka waktu yang lama.

2.Memungkinkan tim untuk fokus pada ketahanan (resilience)

Ketika legacy infrastructure gagal, layanan juga dapat menderita. Namun di dunia cloud-native ini, tim fokus khusus pada arsitek untuk ketahanan.

3.Mendapatkan fleksibilitas yang lebih besar

Penyedia public cloud terus menawarkan layanan yang mengesankan dengan biaya yang wajar. Tetapi sebagian besar perusahaan tidak siap untuk hanya memilih satu infrastruktur saja.

Dengan platform yang mendukung pendekatan cloud-native, perusahaan membangun aplikasi yang dapat berjalan baik di cloud (publik maupun pribadi) tanpa adanya modifikasi.

4.Sejajarkan operasi dengan keseluruhan bisnis

Dengan mengotomatisasi operasi IT, perusahaan dapat berubah menjadi tim yang terfokus dengan mendorong prioritas bisnis. Mereka menghilangkan risiko kegagalan karena adanya kesalahan manusia. Dimana staf fokus pada perbaikan otomatis untuk menggantikan tugas admin yang rutin.

Source:

https://pivotal.io/cloud-native

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal

By | 2018-09-21T10:03:23+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Setelah memahami Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software, saatnya kita mengetahui bagian-bagian penting apa saja yang ada di dalam Pivotal. Hal tersebut meliputi; CI/CD, Cloud-Native, Cloud-Native Security, Containers, Data Science, DevOps, Digital Transformation, Internet of Things (IoT), Microservices, dan Smart Applications.

Pertama-tama mari kita simak pembahasan mengenai CI/CD.

CI/CD: Software That’s Always Ready for Production

Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD) menggunakan otomatisasi untuk memastikan bahwa kode aplikasi baru selalu diuji, aman, dan siap digunakan sehingga tim dapat mengirimkan ke bagian produksi tepat pada waktunya.

CI adalah proses pengujian dan pembuatan software secara otomatis setelah kode aplikasi yang baru terintegrasi ke dalam repository (tempat penyimpanan) bersama. Sedangkan CD adalah proses penyampaian aplikasi yang dibuat dalam proses CI ke bagian lingkungan produksi, yang dimasukkan melalui automated test.

Automated test memastikan fungsi aplikasi tersebut dapat sesuai dengan yang diharapkan ketika didorong ke lingkungan produksi hingga ke tangan pengguna yang sebenarnya (real users).

Mengapa CI/CD Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa CI/CD penting bagi perusahaan, yaitu:

  1. CI/CD dapat menyebarkan software sesuai dengan permintaan berdasarkan persyaratan bisnis.
  2. CI/CD dapat mengurangi risiko software yang tidak berfungsi dengan baik dalam produksi.
  3. CI/CD dapat membuat rapid iteration berdasarkan feedback pelanggan yang nyata.
  4. CI/CD dapat pulih lebih cepat ketika terjadi kegagalan.

Perbedaan yang Besar Antara CI/CD dengan Traditional Development

Jika dibandingkan dengan traditional development, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda dipahami:

CI/CD

  • Software dikembangkan secara iteratively (berulang) dalam sebuah potongan kecil berdasarkan feedback pengguna (user) yang sering.
  • Tes ditulis selama dan diterapkan di seluruh proses development untuk memastikan kode aplikasi yang berkualitas.
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) cepat digunakan melalui otomatisasi.
  • Kode aplikasi yang baru sering diintegrasikan dengan basis kode yang ada dan diuji untuk memastikan software selalu siap digunakan untuk produksi.

Traditional Development

  • Software dikembangkan dalam unit yang besar dan kompleks dengan feedback pengguna yang kurang tepat waktu.
  • Software diserahkan kepada tim QA untuk dilakukan pengujian setelah proses development
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) dikirimkan dalam jumlah besar pada interval yang tidak teratur (irregular intervals), atau segera melalui manual exception processes.
  • Kode aplikasi yang baru jarang terintegrasi dengan software, dan biasanya hanya sebelum penyebaran yang terjadi di jendela rilis yang telah ditentukan.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan perusahaan Anda.

Source:

https://pivotal.io/cicd

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Apa itu Hyper Converged dan Manfaatnya Bagi Bisnis

By | 2018-08-23T01:56:56+00:00 August 23rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Hyper-converged infrastructure (HCI) merupakan infrastruktur IT yang didefinisikan sebagai software yang memvirtualisasi semua elemen sistem hardware konvensional. HCI tersebut mencakup virtualized computing (hypervisor), virtualised SAN (software-defined storage) dan virtualized networking (software-defined networking).

Dengan menggunakan HCI, perusahaan Anda dapat dengan mudah menghadapi sejumlah data center menjadi single appliance. Lantas apakah sebenarnya manfaat utama dari HCI ini?

Mari kita simak lima (5) manfaat dari HCI yang menggabungkan antara komputasi (compute), penyimpanan (storage), dan jaringan (networking) menjadi satu solusi tervirtualisasi yang mudah digunakan.

Manfaat Hyper-Converged

  1. Lower Costs

Biaya bukanlah satu-satunya pertimbangan saat ingin merancang solusi IT Anda, namun hal tersebut juga sangat penting untuk Anda perhatikan. Data center tercepat di dunia sekalipun tidak terlalu berguna jika Anda harus menghabiskan seluruh profit margin pada lisensi software dan karyawan spesialis Anda.

HCI menggunakan model ekonomi yang mirip dengan public cloud providers, yang dapat menghindari biaya di muka (up-front costs) dan pembelian infrastruktur yang besar di setiap tahunnya.

Selain itu sistem hyper-converged memiliki biaya masuk (cost entry) yang rendah dan total biaya kepemilikan (cost of ownership) yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem terintegrasi maupun legacy infrastructure.

  1. Flexibility and scale

Karena hyperconvergence didasarkan pada software, dapat memberikan tingkat fleksibilitas dan kelincahan untuk bisnis ketika dibandingkan dengan legacy infrastructure. Selain itu untuk ekspansi kapasitas dan pengembangan data center dapat jauh lebih mudah dan simple jika dibandingkan dengan legacy infrastructure.

  1. Workload consolidation

Sistem hyper-converged menyatukan core storage, jaringan dan fungsi komputasi menjadi satu solusi yang sangat tervirtualisasi.

Menurut survei dari Enterprise Strategy Group, kemampuan untuk mengkonsolidasikan berbagai fungsi IT seperti backup, deduplication dan optimisasi WAN ke dalam platform yang sama adalah alasan yang paling menarik untuk menggunakan infrastruktur hyper-converged ini.

  1. Data protection

HCI juga bermanfaat dalam hal efisiensi dan penyimpanan data. Snapshotting, data deduplication dan fitur perlindungan data lainnya yang sering dibangun, membuat upaya pemulihan dari bencana menjadi jauh lebih mudah.

Software-defined nature dari HCI juga mengartikan bahwa organisasi dapat menggunakan penyimpanan public cloud sebagai target untuk melakukan backups.

  1. Automated Infrastructure

Banyak legacy IT infrastructure yang sangat bervariasi dan rumit sehingga otomatisasi tidak mungkin dilakukan. Namun HCI dapat digunakan pada prinsip software-defined data centre (SDDC), dimana segala sesuatu termasuk storage, servers dan supporting services divirtualisasikan.

Ini berarti bahwa otomatisasi dari routine operations (seperti penjadwalan) dapat dicapai ketika centralised management tools diimplementasikan.

Source:

https://en.wikipedia.org/wiki/Hyper-converged_infrastructure

http://www.hyperconverged.org/10-things-hyperconvergence-can-do/

http://www.itpro.co.uk/data-centres/30952/five-business-benefits-of-hyperconvergence

Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software

By | 2018-07-24T06:46:17+00:00 July 9th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Pivotal Software, Inc (Pivotal) merupakan perusahaan perangkat lunak (software) dan layanan yang berbasis di San Fransisco dan Palo Alto, California, dengan beberapa kantor lainnya. Divisi nya termasuk Pivotal Labs (layanan konsultasi), Pivotal Cloud Foundry, Pivotal Big Data Suite.

Phintraco Group sebagai partner dari Pivotal untuk Indonesia hadir dalam membantu Anda membangun dan mengembangkan software di perusahaan dengan teknologi yang lebih cepat dan siap dalam menghadapi dunia digital saat ini.

Tentang Pivotal

Memberikan Pengalaman Pengguna yang Luar Biasa.

Perusahaan yang paling stabil di dunia pun dijalankan di Pivotal. Hasilnya bersifat transformasional. Melalui penerapan dari platform, tools, dan metodologi dari Pivotal, perusahaan-perusahaan ini telah mengeluarkan inovasi dan mengurangi time-to-market, dan mempertahankan portofolio aplikasi mereka yang sudah ada.

Dimana hasil yang didapatkan mencakup industri, termasuk otomotif, jasa keuangan, industri, media, ritel, pemerintah, teknologi dan telekomunikasi.

Membangun Software yang Penting.

Platform Cloud-native yang dimiliki oleh Pivotal, Pivotal Cloud Foundry, memungkinkan developers untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menulis kode, dan operator untuk meningkatkan keamanan dan waktu operasional. Bersama-sama, tim ini akan memberikan nilai bisnis yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah.

Modernisasi pembangunan.

Karena bisnis bergantung pada perangkat lunak untuk terlibat dengan pelanggan, inovasi dan kecepatan menjadi inti dalam memberikan nilai. Namun Anda terhambat oleh teknologi kuno dan hal lain-lainnya.

Pelanggan Pivotal menggunakan PCF bersama dengan Pivotal Labs, penawaran layanan strategis yang dimiliki Pivotal, untuk mengadopsi praktik pengembangan generasi berikutnya, memberikan aplikasi baru, dan memodernisasi aplikasi yang sudah ada.

Mempekerjakan yang Terbaik.

Pivotal tidak hanya dapat membantu perusahaan dalam membangun perangkat lunak (software), namun Pivotal juga membantu perusahaan dalam mempersiapkan diri untuk dekade berikutnya.

Bagi Pivotal, demi mencapai tujuan tersebut tentunya membutuhkan orang-orang yang berbagi nilai seperti: Melakukan hal yang benar. Melakukan apa yang berhasil. Selalu baik.

Source:

https://pivotal.io/about

Keuntungan dan Tantangan Hosting Virtual Machine

By | 2018-07-04T03:47:42+00:00 July 4th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Dengan virtualisasi dan cloud computing menjadikan perusahaan mendapatkan manfaat dari kinerja yang tinggi tanpa mengeluarkan biaya yang biasa dikeluarkan menggunakan hardware sendiri. Mesin virtual (virtual machine) sangat ideal bagi usaha kecil hingga menengah yang membutuhkan layanan yang dapat diandalkan dengan biaya yang rendah.

Namun sebagaimana menggunakan server fisik, ada sejumlah keuntungan dan tantangannya tersendiri pada saat melakukan hosting virtual machine. Jika Anda bertanya-tanya apakah lingkungan hosting virtual adalah pilihan yang tepat atau tidak untuk Anda, mari simak poin penting berikut ini:

Keuntungan dari Hosting Virtual Machine

a. Familiar Interfaces

Lingkungan virtual dibangun untuk menyerupai lingkungan hardware fisik, Anda tidak pernah tahu bahwa Anda bekerja pada mesin virtual. Mesin virtual yang dimaksud termasuk virtual NIC’s,  virtual switches dan lain-lain.

Selain dapat memindahkan server secara fisik, Anda akan mendapatkan pengalaman dan kinerja yang serupa di jaringan virtual sebagaimana pada server fisik.

b. High Availability

Dengan mendistribusikan beban melalui mesin virtual, virtual host dapat memastikan ketersediaan aplikasi dan data yang tinggi. Bahkan jika satu server gagal, mesin virtual lain dapat menggantikan dengan downtime atau data loss yang sangat sedikit.

c. Scalability

Mesin virtualisasi memungkinkan skalabilitas sesuai dengan kebutuhan tanpa menambahkan sumber daya fisik, dan dapat dikembangkan jauh lebih mudah daripada menggunakan mesin fisik (physical machine).

d. Backup with Fast Recovery

Virtualisasi dan cloud computing menawarkan solusi powerful untuk backup dan pemulihan data (recovery). Bahkan jika hardware rusak, mesin virtual dapat secara instan dan akurat migrasi data ke hardware yang bekerja dengan sedikit waktu yang hilang atau tanpa downtime.

e. Easy Cloning

Melakukan Cloning pada virtual machine hanya membutuhkan beberapa klik dan selesai dalam hitungan detik, sedangkan cloning dari physical machine dapat menjadi usaha yang serius.

Tantangan dari Hosting Virtual Machine

Tentu saja, tidak ada teknologi tanpa tantangannya. Virtualisasi ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan hosting mesin fisik, tetapi ada beberapa tantangan yang harus Anda ketahui ketika memilih perusahaan hosting virtual.

a. Security

Jika Anda memindahkan aplikasi dari server fisik ke cloud publik, ada sejumlah risiko keamanan karena server cloud Anda akan dihosting di mesin virtual dalam infrastruktur berbagi.

b. Potential Downtime

Meskipun sumber daya virtual Anda tidak mungkin semuanya akan gagal sekaligus, akan lebih sulit lagi untuk me-reboot mesin virtual jika terjadi kegagalan yang fatal pada hardware. Mesin virtual dapat dihidupkan dan dimatikan semudah mesin fisik, tetapi agar VM kembali online dari host yang crash harus menunggu infrastruktur fisik boot, ditambah waktu yang diperlukan untuk mesin virtual Anda untuk boot.

c. Oversubscription

Hampir semua lingkungan cloud modern dibangun dengan model oversubscription. Jadi Anda dapat melakukan oversubscribe mesin virtual Anda pada physical hardware.

Pada dasarnya, jika Anda memiliki 5 VM menggunakan RAM 2GB yang berjalan pada mesin fisik dengan 8GB RAM, Anda telah kelebihan pasokan perangkat keras itu. Untungnya, oversubscription bukan berarti kelebihan kapasitas.

Menghindari oversubscription pada mesin virtual Anda, memerlukan perhatian pada alokasi sumber daya untuk memastikan Anda menggunakan sumber daya virtual Anda dengan benar ketika dibutuhkan.

Pengertian dan Fungsi dari Virtual Machine

By | 2018-06-07T08:41:49+00:00 June 7th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Virtual Machine (VM) adalah program perangkat lunak atau sistem operasi yang tidak hanya menunjukkan perilaku komputer yang terpisah, tetapi juga mampu melakukan tugas-tugas seperti menjalankan aplikasi dan program seperti komputer yang terpisah.

Lantas, apakah fungsi-fungsi dari mesin virtual itu sendiri? Mari simak beberapa penggunaannya berikut ini.

  1. Berganti ke versi sistem operasi yang lebih baru

Dengan mesin virtual (VM), Anda dapat mengadopsi metode yang aman dalam menjalankan versi pengembangan Windows 10 pada komputer Windows 8 Anda. Metode ini memungkinkan Anda menjalankan uji coba Windows 10 tanpa menginstal versi Windows yang tidak stabil di komputer Anda.

  1. Virtualisasi dari desktop Anda sendiri

Ada kecenderungan yang muncul di kalangan komunitas TI dimana pengguna menyimpan aplikasi desktop dan sistem operasi mereka di mesin virtual (VM) terpisah di server dan menggunakan PC mereka sebagai “thin client” ke server.

Setiap pengguna terisolasi dari semua pengguna lain dengan bantuan teknologi mesin virtual (VM), dan pemeliharaan aplikasi dialihkan dari setiap desktop ke data center.

  1. Melakukan pengujian dengan sistem operasi yang berbeda

Anda juga dapat menginstal distribusi Linux yang berbeda atau sistem operasi lain yang kurang dikenal dalam mesin virtual (VM) untuk melakukan eksperimen dan memahami cara kerjanya.

Beberapa sistem operasi dapat berjalan di server yang sama, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mendedikasikan satu fisik server ke satu aplikasi.

  1. Melakukan pengujian software pada banyak platform yang berbeda

Pada saat dibutuhkan pengujian apakah sebuah aplikasi dapat bekerja pada beberapa sistem operasi atau hanya dapat bekerja pada beberapa versi sistem operasi Windows, Anda dapat menginstalnya masing-masing dalam mesin virtual (VM) daripada harus menginstalnya pada banyak komputer yang berbeda.

  1. Kompilasi server yang berbeda untuk penggunaan bisnis

Bagi bisnis-bisnis dengan aplikasi yang berjalan pada beberapa server, server-server yang ada dapat dimasukkan ke dalam mesin virtual (VM) dan dijalankan pada satu PC. Setiap mesin virtual (VM) terisolasi.

Sehingga hal ini pun tidak menyebabkan masalah keamanan yang mungkin terjadi saat menjalankan server-server yang berbeda pada sistem operasi yang sama. Mesin virtual (VM) juga dapat dipindahkan dari fisik server yang satu ke fisik server yang lain.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Pentingnya Pemahaman Mengenai Produk Otentikasi Token

By | 2018-05-30T06:27:28+00:00 May 25th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

Setelah memahami apa itu pengertian otentikasi token (token authentication), tipe dan manfaat token, tentunya Anda juga harus dapat mengetahui bagaimana pentingnya pemahaman mengenai produk otentikasi token itu sendiri. Serta apa keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan dengan menggunakan produk tersebut.

Phintraco Technology anak perusahaan dari Phintraco Group, mengembangkan produk otentikasi token yang dapat Anda pahami dari beberapa product line up dari VASCO. Hampir seluruh bank di Indonesia mempercayakan VASCO  Hardware Token sebagai solusi two factor authentication untuk Internet Banking mereka.

Seiring dengan perkembangan teknologi, tidak dapat lepasnya individu dari smartphone, dan semakin aware bank akan customer centric experience. Maka VASCO telah memiliki solusi Software Token untuk memudahkan nasabah melakukan financial transaction dengan menggunakan smartphone mereka.

Product Line up VASCO

1.Identity Proofing (on boarding solution)

Strategi ini digunakan untuk verifikasi identitas seseorang dengan ID card orang tersebut. Data yang dikomparasi biasa berupa finger print ataupun face recognition.

2.Digipass for Apps (software token)

Seiring dengan perkembangan teknologi & customer experience minded, hardware token sudah mulai bertransisi ke software token. Hal ini dapat lebih memudahkan nasabah dalam bertransaksi keuangan di internet banking tanpa harus membawa hardware token secara terpisah.

3.Mobile Security (RASP)

RASP (Runtime Application Self Protection) digunakan untuk mengamankan financial mobile application dari serangan hacker yang mencoba menyerang pada saat run time, dengan fungsi dapat mencegah, mendeteksi, dan bereaksi atas ancaman-ancaman seperti reverse engineering, untrusted keyboard, overlay attack, dan lain-lain.

4.Process Assurance (E-Signature) eSignLive

Strategi token ini berfungsi untuk menggantikan tanda tangan pada hard copy. Dengan menggunakan electronic signature, perusahaan pun dapat menghemat kertas, tinta, biaya kurir, dan lain-lain dan yang terpenting adalah meningkatkan user experience.

Akses dokumen digital melalui portal yang dikirim melalui email, sehingga meminimalisir dokumen tercecer, terdapat audit trail, dan legalitas electronic dokumen dapat dipertangungjawabkan di pengadilan.

5.IRM (Identikey Risk Management)

IRM merupakan risk management untuk mengolah scoring dari setiap transaksi yang dilakukan oleh software token (Digipass for Apps) untuk mencegah transaksi keuangan palsu yang dilakukan oleh hacker.

Sehingga dapat menghentikan atau melakukan step out authentication untuk memastikan bahwa user tersebut adalah user yang sesungguhnya.

Keuntungan Menggunakan VASCO

Berikut adalah beberapa keuntungan dalam menggunakan VASCO:

  1. VASCO Data Security, global, perusahaan pemimpin dunia, dan fokus dalam One-Time-Password (OTP), Public Key Infrastructure (PKI) dan image (QRCode) technology.
  2. Vasco telah memiliki produk software token dari tahun 2004 dengan produk DIGIPASS For PALM untuk PDA.
  3. Pangsa pasar terbesar di dunia untuk keamanan perbankan dengan lebih dari 2,200 bank di lebih dari 150 negara, total lebih dari 250 juta Digipass disebarkan.
  4. VASCO memimpin pasar dalam pengembangan OTP, PKI & Image Security Technology, hardware & software.
  5. Class leading flexibility yang memungkinkan pelanggan VASCO dapat melakukan penyebaran penggunaan dan penerapan yang mudah, otentikasi yang kuat di berbagai aplikasi dan layanan.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Pengertian mengenai Otentikasi Token, Tipe dan Manfaat Token

By | 2018-05-17T07:16:36+00:00 May 17th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Token merupakan alat berukuran kecil yang digunakan untuk mengamankan transaksi di internet banking yang sudah menjadi hal yang wajib bagi pengguna. Sedangkan otentikasi adalah verifikasi apakah seseorang itu adalah orang yang mempunyai hak atas transaksi yang ingin dilakukan atau tidak.

Tipe Token

Password types

Semua token berisi informasi rahasia yang digunakan untuk membuktikan identitas. Ada tiga cara berbeda di mana informasi ini dapat digunakan:

  • Static password token

Perangkat ini berisi kata sandi (password) yang tersembunyi secara fisik (tidak terlihat oleh pemiliknya), tetapi dikirimkan untuk setiap otentikasi.

  • Synchronous dynamic password token

Token dan server otentikasi memiliki jam yang tersinkronisasi

  • Asynchronous password token

A one-time password yang dihasilkan tanpa menggunakan jam, baik dari one-time pad atau algoritma kriptografi.

Physical types

Token dapat berisi chip dengan fungsi yang bervariasi dari yang sangat sederhana hingga sangat kompleks, termasuk beberapa metode otentikasi.

Token yang paling sederhana tidak memerlukan koneksi ke komputer. Token memiliki tampilan fisik. Pengguna hanya perlu melakukan otentikasi nomor yang ditampilkan untuk masuk (log in).

Atau, bentuk token lainnya yang telah tersedia secara luas selama bertahun-tahun adalah perangkat seluler yang berkomunikasi menggunakan suara, SMS, atau Unstructured Supplementary Service Data (USSD).

Mengapa menggunakan Token?

Secara umum ada beberapa manfaat dalam penggunaan token, yaitu sebagai berikut:

1.Stateless and scalable servers

Data seorang pengguna token tidak akan disimpan pada server yang sama. Karena jika data tersebut disimpan di tempat yang sama secara berulang-ulang, maka akan membuat trafik yang berat pada server.

2.Security

Di saat otentikasi, token dapat saja kedaluwarsa setelah beberapa waktu. Jadi pengguna nantinya akan diminta untuk masuk (log in) sekali lagi. Dimana hal ini dapat membantu mengamankan transaksi yang dilakukan.

3.Multiple Plarforms and Domains

Selama masih menggunakan API yang sama, token dapat digunakan di berbagai tempat.

Setelah memahami apa itu pengertian dari token, otentikasi, apa saja tipe-tipe token, dan beberapa manfaat token, diharapkan kita semua dapat menyadari pentingnya dalam penggunaan token terutama dalam melakukan aktivitas internet banking.

Hal terpenting adalah bagi pengguna token, disarankan untuk dapat menjaga token nya dan jangan pernah memberikan token maupun PIN Anda untuk akses token orang lain.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Pengertian dan Pentingnya Data Center di dalam Infrastruktur IT

By | 2018-05-03T08:16:43+00:00 May 3rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Jika kita membahas bagaimana persyaratan infrastruktur IT, data center merupakan prioritas utama. Data center saat ini dapat dilihat sebagai kunci dari parameter bisnis, dan bukan sebagai fasilitas eksternal untuk penyimpanan informasi dan model operasi bisnis.

Data center menjadi sangat penting bagi fungsi perusahaan bisnis yang besar. Setiap gangguan di operasi data center dapat benar-benar menurunkan bisnis jika tidak memiliki strategi cadangan yang efisien.

Data center merupakan fasilitas yang terdiri dari jaringan komputer dan penyimpanan yang digunakan oleh bisnis atau organisasi lain untuk mengatur, memproses, menyimpan, dan menyebarluaskan data dalam jumlah yang besar.

Sebuah bisnis biasanya sangat bergantung pada aplikasi, layanan, dan data yang terdapat dalam data center, menjadikannya titik fokus dan aset penting dalam keperluan sehari-hari.

Data center juga berfungsi sebagai principal repositories untuk segala macam peralatan IT, termasuk server, subsistem penyimpanan,  networking switches, router dan firewall, serta pemasangan kabel dan physical racks yang digunakan untuk mengatur dan menghubungkan peralatan IT.

Pentingnya Data Center di dalam Infrastruktur IT

1. Sumber daya listrik yang tidak terganggu

Data center memiliki sistem power supply yang baik. Biasanya jika terjadi pemadaman listrik, pada umumnya battery bank akan menyediakan data hingga generator diesel masuk. Hal ini memastikan hampir tidak ada gangguan dalam sumber daya listrik. Menandakan bahwa uptime server yang lebih tinggi.

2. Security

Security (keamanan) adalah salah satu fitur paling penting yang diperlukan klien di data center. Semua akses fisik dikontrol sepenuhnya. Identitas dapat dikonfirmasikan melalui biometrik dan semua aktivitasnya adalah video-login.

3. Pemrosesan dan Penyimpanan

Dengan prosesor multicore baru di pasar saat ini, di data center kecepatan pemrosesan dapat ditingkatkan dalam hitungan jam. Penyimpanan tambahan juga dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan.

4. Banyak IP Provider

Internet berkecepatan tinggi sangat penting untuk e-commerce. Mempertimbangkan jangkauan yang paling dibutuhkan oleh bisnis online di dunia saat ini, banyak penyedia layanan IP yang berlokasi di satu lokasi.

Terbukti hal ini sangat menguntungkan daripada berlangganan untuk koneksi individual. Ada penghematan modal hanya dengan menyewa koneksi untuk jangka waktu tertentu daripada membeli saluran khusus.

5. Bandwidth

Ketika bisnis online berkembang, bar untuk kebutuhan bandwidth meningkat secara radikal. Registrasi produk, pemasaran berbasis web, iklan video, konferensi audio, kolaborasi video dan audio adalah semua aplikasi bandwidth yang lengkap. Data center dilengkapi dengan baik untuk menangani kebutuhan di setiap saat.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.relia-ts.com | marketing@phintraco.com

Pemahaman mengenai Firewall dalam Network Security

By | 2018-04-25T09:46:38+00:00 April 25th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Firewall merupakan salah satu tipe dari Network Security. Dimana Firewall itu sendiri dikenal sebagai sistem keamanan jaringan yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari beberapa jenis serangan dari atau ke dalam suatu jaringan internal.

Terkait dengan pemahaman mengenai Firewall dalam Network Security, terdapat solusi yang berfokus dalam transaksi firewall, khususnya enterprise firewall, yaitu Fortinet. Fortinet merupakan salah satu solusi yang diberikan oleh Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan dari Phintraco Group.

Fortinet pun telah memiliki pengakuan dari Gartner sebagai leader di kategori Unified Threat Management (UTM) selama 9 tahun berturut-turut. Sedangkan pada kategori enterprise firewall, Fortinet juga sudah menjadi leader juga per tahun 2017.

Berawal dari FortiGate, yang merupakan perangkat Firewall yang menjadi best-seller di Fortinet. FortiGate enterprise firewall, mengurangi kompleksitas dan meningkatkan keamanan secara keseluruhan dengan menyediakan visibilitas penuh ke pengguna, perangkat, aplikasi dan ancaman di jaringan, dengan kemampuan untuk menerapkan perlindungan ancaman di mana saja dalam jaringan.

Layanan keamanan FortiGuard dari Fortinet telah divalidasi melindungi dari ancaman yang dikenal dan tidak dikenal, malware, dan situs web jahat menggunakan FortiGuard Labs intelijen ancaman terus menerus, analisis dinamis untuk mendeteksi, dan mitigasi otomatis untuk menjaga jaringan Anda agar dapat terlindungi dari serangan cyber yang canggih.

Ada beberapa hal yang termasuk ke dalam FortiGate, yaitu:

  1. Mengkonsolidasi, memvalidasi level kesuksesan tertinggi dalam layanan kemanan
  2. Tanggapan di waktu nyata berdasarkan threat intelligence untuk melindungi titik kerentanan di sebuah jaringan
  3. Layanan audit dan compliance yang terintegrasi untuk memperbaiki cybersecurity
  4. Mesin inspeksi SSL tercepat di industri untuk membantu melindungi terhadap malware yang bersembunyi di traffic yang dienkripsi
  5. Manajemen single-pane-of-glass untuk menyederhanakan penerapan dan memungkinkan kebijakan keamanan yang konsisten dengan kontrol dan visibilitas yang terperinci
  6. Beberapa penyebaran jaringan – sebagai firewall generasi berikutnya, data center firewall, firewall segmentasi internal, atau firewall berkecepatan tinggi dan VPN

Diharapkan dengan solusi yang dimiliki oleh Fortinet dapat membantu bisnis Anda dalam mengamankan jaringan dari serangan yang tidak diinginkan dan merugikan perusahaan.

Info lebih lanjut : www.phintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US