Cybersecurity

/Tag:Cybersecurity

4 Cybersecurity yang Dapat Diterapkan di tahun 2018

By | 2018-02-26T02:51:05+00:00 February 26th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Cybersecurity dirancang untuk melindungi jaringan, komputer, program dan data dari serangan, kerusakan atau akses yang tidak sah. Dalam konteks komputasi, keamanan mencakup baik cybersecurity dan physical security. Agar jaringan, komputer maupun program Anda dapat aman dari serangan, berikut adalah 4 cybersecurity yang dapat diterapkan di tahun 2018.

1. Amankan media sosial Anda

Media sosial dapat menghubungkan kita dengan orang-orang di sekitar, bahkan media sosial juga dapat menghubungkan kita dengan orang yang tidak ingin kita ajak berbagi informasi pribadi kita.

Cybercriminals tahu bagaimana menggunakan informasi yang Anda bagikan di media sosial untuk mendapatkan akses pribadi Anda. Selalu pastikan akun Anda disetel ke “private” dan hanya bisa dilihat oleh keluarga dan teman Anda.

2. Jangan lewatkan update Anda

Banyak dari kita mungkin memiliki perangkat baru di rumah. Banyak juga mainan teknologi baru dan menarik yang ada di pasaran, sulit untuk terhindar dari IoT. Jika perangkat Anda tersebut meminta pembaruan (update) dan bila Anda merasa terganggu, terkadang Anda memilih “lewati” saat ingin kembali ke gadget.

Dengan melakukan hal tersebut, akan membiarkan pintu terbuka bagi para hacker. Pembaruan pada perangkat Anda sangat penting karena seringkali mencakup critical patches pada bug baru atau kekurangan dalam sistem. Jadi, alangkah baiknya untuk menyelesaikan pembaruan pada perangkat Anda.

3. Hindari free Wi-Fi

Anda harus berhati-hati terhadap Wi-Fi publik karena Wi-Fi publik tidak memiliki enkripsi. Jika Anda terbiasa menggunakan Wi-Fi saat bepergian, dapatkan Virtual Private Network (VPN) untuk mengacak data yang dikirim melalui jaringan.

Aktivitas online pribadi seperti berbelanja atau mengakses informasi perbankan Anda tanpa VPN dapat mengungkapkan informasi sensitif Anda kepada hacker. VPN adalah cara cerdas untuk menyimpan informasi pribadi Anda.

4. Gunakan password yang lebih baik

Beberapa orang memilih untuk menggunakan kombinasi yang sederhana untuk mengisi kata sandi (password) di akun nya. Namun, memilih password yang lebih baik merupakan langkah yang baik juga dalam keamanan.

Jauhi menggunakan tanggal ulang tahun Anda dan ingat ‘123456’ bukan password yang juga dianjurkan. Cobalah untuk memasukkan beberapa angka dan simbol untuk memperumit kata sandinya.

5 Tren Teknologi di tahun 2018

By | 2018-01-09T02:21:24+00:00 January 9th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

Seiring berkembangnya teknologi yang pesat, inovasi terbaru semakin berpotensi untuk memberi nilai tambah bagi sebuah bisnis. Dengan adanya inovasi tersebut, bahkan dari hal yang paling fantastis saja dapat dengan mudah menjadi kenyataan. Lantas, apa saja 5 tren teknologi di tahun 2018 yang dapat berdampak pada bisnis dan industri?

  1. A move towards the edge

Dua tren beberapa tahun terakhir seperti cloud computing dan Internet of Things, telah memberikan manfaat yang tak dapat dipungkiri lagi kepada bisnis dan konsumen. Namun kedua tren tersebut juga memiliki implikasi; yaitu peningkatan besar jumlah data yang ditransfer dari perangkat yang terhubung ke data center untuk pemrosesan dan penyimpanan, serta bandwidth terkait yang dibutuhkan.

  1. Cloud-to-cloud

Cloud computing masih akan memainkan peran penting dalam infrastruktur TI. Seiring meningkatnya jumlah perusahaan yang menawarkan layanan berbasis cloud, sistem cloud eco semakin menjadi titik perhatian integrasi, daripada sistem tradisional on-premise. Salah satu manfaat integrasi antara cloud adalah pengurangan potensial layanan TI in-house yang signifikan. Setiap organisasi yang memberikan layanan berbasis cloud harus menyelidiki peluang integrasi dengan layanan terkait untuk memberi nilai tambah kepada pelanggan dan juga mitra.

  1. Cybersecurity

Peningkatan cybersecurity akan menjadi tugas yang tidak pernah berakhir, karena sumber cybercriminals yang memiliki sumber daya tinggi yang tidak akan pernah berhenti mencari cara untuk mengeksploitasi kerentanan dalam teknologi baru apapun. Jika dibiarkan saja dan tidak ditangani, dapat memberi kesempatan bagi para hacker untuk melanggar sebuah jaringan dan terus menanamkan uang tebusan. Di tahun 2018 tidak dapat diragukan lagi, kita akan melihat lebih banyak serangan dan kerentanan yang terpapar. Jawabannya adalah, kita harus lebih proaktif lagi dan membutuhkan proses yang sistematis.

  1. Platforms to realize the full benefits of IoT

Berbicara mengenai IoT dan bagaimana implikasi terhadap keamanan, IoT mampu mencapai titik di mana untuk mengukur, mengumpulkan, menganalisis data, dan mengelola jaringan perangkat yang terhubung secara efektif. Ada banyak perusahaan baik penyedia teknologi mapan maupun pendatang baru, yang memungkinkan sebuah platform untuk mendukung perangkat IoT.

  1. The blockchain: more than Bitcoin

Bagi banyak orang, blockchain dan Bitcoin telah menjadi sebuah kesamaan. Namun pada kenyataannya, keduanya cukup terpisah dan sementara Bitcoin menggunakan blockchain sebagai fondasinya. Potensi blockchain untuk memverifikasi hampir semua hal yang memiliki nilai yang tidak terbatas.

Cybersecurity Tidak Hanya Menjadi Isu Bagi Perusahaan Teknologi Namun juga Bisnis Lainnya

By | 2017-10-10T02:07:01+00:00 October 9th, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Berita tentang pelanggaran data (data breaches) biasanya melibatkan perusahaan besar, yang mengarah ke asumsi bahwa masalah keamanan maya hanya menjadi perhatian bagi bisnis yang lebih besar. Namun kenyataannya, pelanggaran data dan cybersecurity harus menjadi perhatian semua pemilik bisnis, tidak hanya orang-orang yang bekerja untuk perusahaan besar atau industri teknologi, namun juga bisnis lainnya.

Tujuan dari hacker itu sendiri adalah untuk mendapatkan data pribadi yang sensitif dan dapat mereka jual atau memanipulasi untuk mendapatkan keuntungan. Akibatnya, tidak ada alasan lagi bagi hacker ini untuk menghindari usaha kecil hingga menengah, mengingat bahwa mereka biasanya memiliki lebih sedikit sumber daya untuk mencurahkan perlindungan dan keamanan cybersecurity itu sendiri.

Selain itu, karena semakin banyak industri menemukan hardware dan peralatan mereka yang terhubung ke internet, kemungkinan penyebaran pelanggaran cybersecurity ke industri non-teknologi juga akan meningkat.

Yang juga perlu diketahui bahwa banyak hacker yang mengasah bisnis kecil yang tidak berada di industri teknologi, dengan asumsi bahwa kurangnya kedekatan dengan keahlian teknis membuat sistem mereka mudah diretas oleh hacker. Maka dari itu, semua pemilik bisnis harus menyadari 3 tips cybersecurity seperti di bawah ini:

  1. Run Routine Checkups

Salah satu cara untuk membantu memerangi adanya cybersecurity adalah dengan melakukan pengecekan rutin di jaringan dan teknologi perusahaan, yang dapat membantu menemukan adanya kerentanan.

  1. Do not store unnecessary information

Tips yang paling mudah dan juga efektif untuk mencegah kecelakaan cybersecurity bisa dilakukan dengan menyimpan data yang relevan dan jangan menyimpan informasi yang tidak perlu. Meskipun terkadang beberapa bisnis meminta data seperti Jamsostek, nomor SIM, seharusnya data tersebut tidak perlu disimpan, cukup hanya dengan memastikan bahwa identitas mereka dapat diverifikasi saja. Dengan tidak menyimpan beberapa informasi pribadi tersebut dapat menimbulkan kesulitan untuk hacker meretas data Anda.

  1. Limit Employee Access To Sensitive Data

Inside jobs atau yang biasa disebut sebagai sebuah kejahatan yang dilakukan oleh atau dengan bantuan seseorang yang tinggal atau bekerja di tempat terjadinya adalah ancaman utama bagi bisnis cybersecurity. Karyawan bisa saja mencari penghasilan lebih dengan mencuri informasi pribadi yang dapat mereka akses.

Sebagai alternatif, peretas mungkin meminta karyawan dan membagi keuntungan dengan mereka. Dengan itu, perusahaan pun harus mencegah hal tersebut terjadi dengan membatasi akses karyawan ke data yang sensitif.

Pelanggaran yang terjadi pada AT&T pada tahun 2014 pun sebagian disebabkan oleh karyawan internal yang melakukan pencurian data, dan hal ini tidak hanya terjadi pada perusahaan besar saja, namun juga dapat terjadi pada perusahaan yang lebih kecil.

Maka dari itu, karena masalah cybersecurity ini relevan dengan bisnis manapun terlepas dari ukuran besar atau tidaknya, tindakan pencegahan yang tepat harus selalu menjadi prioritas.

GET THE LATEST INFO FROM US