Fortinet

/Tag: Fortinet

Next-Generation Firewall, Teknologi Mutakhir untuk Keamanan Jaringan

By | 2019-07-17T04:00:14+00:00 July 10th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Firewall dikenal sebagai perangkat keras maupun lunak yang berfungsi sebagai dinding pertahanan dalam menjaga informasi penting dan sensitif di private network. Firewall akan memblokir secara otomatis akses tidak sah yang masuk ke private network maupun ke arah luar. Sehingga keamanan lebih terjamin dengan adanya solusi Firewall. Firewall bisa diimplementasikan menggunakan software maupun hardware.

Saat ini, teknologi mengalami banyak peningkatan, karena munculnya aplikasi-aplikasi baru dan Internet of Things (IoT) yang dapat digunakan oleh user berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, hal ini akan berdampak pada sistem keamanan yang harus ditingkatkan kembali kecanggihannya. Bila tidak tersedianya solusi mutakhir untuk mengamankan aset penting, ini akan menjadi hal buruk bagi setiap perusahaan. Demi mengatasi peningkatan dan perubahan dalam dunia IT, banyak vendor yang menciptakan Next-Generation Firewall sebagai solusi mutakhir yang menggantikan Firewall tradisional untuk keamanan data perusahaan sekelas enterprise. Lalu, apa itu Next-Generation Firewall?

Next-Generation Firewall adalah bagian dari generasi ketiga teknologi firewall yang diimplementasikan dalam software maupun hardware. Next-Generation Firewall memiliki kemampuan canggih dalam mendeteksi dan memblokir serangan cyber dengan memberikan perlindungan, kinerja tinggi dan menerapkan keamanan pada tingkat protocol, port, dan aplikasi. Next-Generation Firewall akan mengurangi kompleksitas dengan adanya visibilitas otomatis ke dalam aplikasi. User dan jaringan akan saling bekerja dengan aman, dan akhirnya memberikan hasil kinerja yang maksimal.

Secara garis besar, Next-Generation Firewall menawarkan beberapa fitur dan keuntungan yang lebih banyak dibanding Firewall tradisional yang sudah ada sebelumnya. Next-Generation Firewall melakukan perlindungan secara lebih baik dan cerdas. Next-Generation Firewall menambah fitur tambahan seperti inspeksi IPS, antivirus, dukungan integrasi dengan perangkat Sandbox, inspeksi SSH dan SSL, application control, web filtering, serta perlindungan terhadap malware.

Berikut adalah kelebihan yang dimiliki Next-Generation Firewall yang perlu anda ketahui:

1.Multifungsi

Next-Generation Firewall mencakup sistem untuk mendeteksi dan melindungi intrusion yang terintegrasi, dan bekerja berdasarkan analisis traffic behavioral dan aktivitas yang tidak biasa. Fitur multifungsi ini membantu dalam proses pemeriksaan dan penyaringan konten yang lebih rinci.

2. Menggunakan infrastruktur secara lebih efisien

Next-Generation Firewall mencakup antivirus yang terintegrasi, IPS, web filter, filter spam, dan kontrol aplikasi  dalam satu perangkat. Kelebihan yang dimiliki Next-Generation Firewall akan mengurangi kompleksitas infrastruktur.

3. Perlindungan yang mutakhir terhadap ancaman

Next-Generation Firewall mencakup perlindungan antivirus dan malware yang akan selalu ditingkatkan secara otomatis setiap kali serangan baru ditemukan. Next-Generation Firewall juga bisa mengurangi celah serangan dengan cara membatasi aplikasi yang digunakan. Aplikasi yang diziinkan untuk berjalan hanya aplikasi yang bebas dari kerentanan tersembunyi yang berpotensi untuk mencuri data penting perusahaan. Kelebihan ini jelas tidak dimiliki dapat dilakukan oleh Firewall tradisional.

4. Kecepatan jaringan

Jika jumlah perangkat yang dihidupkan meningkat, biasanya akan berdampak pada kecepatan jaringan. Kecepatan jaringan akan berkurang. Dengan menggunakan Next-Generation Firewall, kecepatan jaringan akan tetap sama, meningkatnya jumlah perangkat yang digunakan tidak akan mempengaruhi kinerja kecepatan jaringan.

Kini anda sudah mengetahui lebih rinci mengenai kelebihan dari teknologi mutakhir untuk keamanan jaringan. Jika perusahaan anda sudah menggunakan jenis Firewall tradisional, segera fikirkan untuk mengganti Firewall tradisional anda dengan Next-Generation Firewall, demi mendapatkan teknologi mutakhir untuk keamanan jaringan yang efektif dan memberikan perlindungan maksimal.

Sumber:

https://www.fortinet.com/products/next-generation-firewall.html

Info lebih lanjut:

http://www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

Bahaya Plurox dalam Menginfeksi Keamanan Jaringan Perusahaan

By | 2019-07-04T08:24:58+00:00 June 25th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , |

Baru-baru ini, jenis malware terbaru telah ditemukan. Malware ini bernama Plurox. Malware Plurox menggabungkan cryptominer, backdoor, dan plugin menjadi satu. Tentunya, ancaman ini sangat berbahaya bagi keamanan jaringan dalam perangkat komputer anda. Untuk mengetahui tentang bahaya Plurox dalam menginfeksi perangkat, mari kita simak penjelasannya dalam artikel ini.

Malware jenis baru ini memiliki fitur-fitur yang sangat kuat. Dalam cara kerjanya saat ini, Plurox hadir dengan 8 plugin yang digunakan oleh penyerang untuk melakukan penambangan cryptocurrency. Ancaman Plurox berdampak lebih berbahaya dari jenis malware yang sudah ditemukan sebelumnya. Itu berarti, software antivirus yang anda miliki sekarang untuk melindungi keamanan jaringan mungkin saja tidak lagi efektif untuk mencegah perangkat terinfeksi Plurox.

Plurox dapat berfungsi sebagai sebagai backdoor, virus yang bersifat self-spread, dan crypto-miner. Semuanya dapat dilakukan secara bersamaan. Meskipun Plurox memiliki banyak kemampuan, namun tujuan utama malware jenis ini adalah menambang cryptocurrency.

Seberapa Besar Bahaya Plurox bagi Perusahaan?

Dalam skala 1-5, bahaya Plurox bagi perusahaan berada di skala 5. Hackers akan menginfeksi perangkat komputer anda dengan tujuan utama yaitu menambang cryptocurrency. Namun, Plurox juga dilengkapi dengan backdoor sekelas NSA yang menginfeksi sistem, itu artinya berbagai macam hal yang ada di perangkat perusahaan anda memiliki kadar resiko yang sama terhadap serangan Plurox.

Plurox Dirancang pada Seluruh Struktur Modular

Plurox terdiri dari komponen utama yang memungkinkan bot Plurox (host yang sudah terinfeksi) untuk berkomunikasi dengan server command dan control (C&C Server). Tim Plurox menggunakan host yang sudah terinfeksi untuk mengunduh dan menjalankan file. File-file ini dinamai “plugins” dan merupakan tempat yang sebagian besar dihuni oleh malware tersebut. Plurox dapat menyerang secara spesifik berdasarkan konfigurasi hardware dan software.

Target Utama Serangan Plurox

Plurox dirancang untuk menambang cryptocurrency secepat mungkin, sehingga target serangan Plurox lebih kepada jaringan perusahaan dibandingkan pengguna individual. Untuk memperluas penyebaran virus secara efektif melalui jaringan, Plurox menggunakan plugin ke jaringan lokal. Plurox pada dasarnya menembus keamanan jaringan perusahaan melalui firewall. Dengan cara ini, jaringan perusahaan bisa terinfeksi dalam hitungan detik.

Jika ingin menjaga perusahaan anda dari Plurox, solusi yang dapat anda lakukan adalah menghindari mengunduh file dari sumber yang tidak terpercaya. Jika ingin mengunduh aplikasi, pastikan kembali sumbernya, dan lakukan verifikasi sebelum melakukan instalasi. Untuk dapat mencegahnya secara optimal, anda perlu mempertimbangkan penggunaan solusi antivirus keamanan jaringan yang mampu mengatasi ancaman Plurox.

Informasi lebih lanjut:

http://www.aplikas,com | marketing@phintraco.com

 

Menjaga Organisasi Anda Agar Aman dari Ancaman Perangkat Mobile Selama Liburan

By | 2018-12-18T09:48:51+00:00 December 18th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Transformasi digital telah mendorong BYOD menjadi hak istimewa yang diberikan kepada karyawan, untuk menjadi komponen penting dari strategi infrastruktur bisnis saat ini.

Menurut laporan “BYOD Usage in the Enterprise”, sebesar 87% perusahaan sekarang benar-benar bergantung pada karyawan mereka menggunakan personal device untuk mengakses aplikasi bisnis.

Namun, selama kuartal ketiga di tahun 2018, lebih dari seperempat organisasi juga mengalami serangan malware yang berasal dari perangkat seluler tersebut. Sistem operasi Android pun menjadi serangan utama.

Faktanya, ancaman berbasis Android saat ini mencakup 14% dari semua ancaman siber yang harus dihadapi oleh organisasi. Hal ini terjadi karena lebih dari 80% smartphones, tablets, dan perangkat seluler lainnya sekarang menjalankan beberapa versi Android OS.

Untuk mengatasi ancaman siber tersebut, organisasi Anda dapat melakukan dua hal. Yang pertama adalah secara berhati-hati kuatkan jaringan Anda dari ancaman perangkat mobile yang baru, dan yang kedua adalah mengedukasi karyawan Anda tentang strategi holiday shopping yang aman.

Persiapkan jaringan Anda

Berikut adalah 3 (tiga) komponen keamanan dasar di setiap organisasi dengan strategi terbuka BYOD:

1. Perangkat seluler yang aman: Jika memungkinkan, Anda harus membuat proses untuk mengamankan perangkat endpoint Anda.

2. Amankan jaringan: Access point harus melakukan real-time threat analysis, termasuk sandboxing, untuk mendeteksi aktivitas atau software yang berbahaya.

Didukung dengan solusi Network Access Control yang dapat:

  • Mengidentifikasi dan menginventarisasi perangkat
  • Menetapkannya ke segmen jaringan internal berdasarkan profil dan kebijakan perangkat, dan
  • Menanggapi ancaman dengan perangkat yang terinfeksi di karantina.

3. Tie everything together: Endpoint security harus secara aktif terkait dengan arsitektur keamanan Anda, termasuk perangkat Next-Generation Firewalls (NGFW) Anda, untuk memastikan pengaturan dan penegakan kebijakan yang konsisten.

Bantu pengguna Anda

Setiap strategi keamanan yang efektif perlu memasukkan mekanisme untuk melatih dan menasihati karyawan tentang penggunaan perangkat dan Internet yang aman. Berikut beberapa pesan yang sangat relevan terkait hal tersebut.

  1. Hati-hati saat tersambung dengan Wi-Fi publik:

Situs Wi-Fi publik adalah tempat perlindungan bagi para kriminal yang ingin mencegat koneksi dan menggunakannya untuk mencuri kata sandi, informasi perbankan atau kartu kredit, dan data pribadi lainnya.

Ingatkan pengguna Anda bahwa menggunakan akses “Free Wi-Fi” dapat menghubungkannya ke Internet melalui perangkat berbahaya yang dapat melihat dan menangkap semua traffic yang bergerak di antara mereka dengan situs belanja online, bank, atau akun media sosial mereka.

  1. Hanya unduh aplikasi yang sah dari situs yang sah:

Sebagian besar infeksi perangkat seluler adalah hasil dari mengunduh aplikasi yang terinfeksi. Banyak dari aplikasi ini bersembunyi di perangkat dan memonitor traffic web dan aplikasi.

Selama liburan, terlebih lagi ketika belanja online, kemungkinan aplikasi yang disusupi dapat mencegat keuangan atau informasi pribadi lainnya sangat tinggi. Ingatkan karyawan Anda untuk hanya mengunduh aplikasi dari situs aplikasi yang sah dan tidak pernah mengizinkan pemasangan dari “unknown sources.”

  1. Pikirkan dua kali sebelum berbelanja di situs yang tidak Anda kenal: Ingatkan karyawan Anda bahwa harga yang sangat rendah dan ketersediaan tinggi barang-barang yang sulit ditemukan adalah tanda adanya penipuan.

Jika mereka akan berbelanja di toko online yang tidak dikenal, mereka harus mengikuti empat strategi dasar ini untuk melindungi diri mereka sendiri:

  • Lihat sebelum Anda mengklik: Sebelum Anda mengklik tautan, arahkan mouse Anda ke atasnya. Apakah URL Address terlalu panjang atau mengandung banyak tanda hubung atau angka? Seperti amaz0n.com? Jika ya, jangan klik.
  • Verifikasi: Mulai dengan memasukkan nama situs ke search engine untuk melihat apakah ada yang mengeluh tentang hal itu. Selanjutnya, jangan pernah klik pada tautan dari sumber yang tidak dikenal. Sebaliknya, langsung ke situs dengan mengetikkan alamat utama mereka ke browser Anda. Dari sana, retailer resmi apapun akan memberi Anda akses ke setiap authentic deals yang diiklankan secara online.
  • Perhatikan: Setelah Anda terhubung ke situs belanja online, luangkan waktu sebentar untuk melihatnya. Apakah terlihat profesional? Apakah tautannya akurat dan cepat? Apakah ada banyak popup? Jika ya, itu semua adalah pertanda buruk. Demikian juga, tata bahasa yang buruk, deskripsi yang tidak jelas, dan kata-kata dengan salah pengejaan adalah pertanda lain bahwa situs tersebut mungkin tidak sah.
  • Jaga jarak Anda: Jangan gunakan kartu debit Anda. Jika Anda memutuskan untuk melakukan pembelian, gunakan kartu kredit Anda karena kartu kredit kebanyakan memiliki perlindungan atas adanya penipuan. Selain itu, cara tersebut juga dilakukan agar mereka tidak terhubung langsung ke rekening atau tabungan Anda.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

Source:

https://www.fortinet.com/blog/industry-trends/keeping-your-organization-safe-from-mobile-threats-during-the-ho.html

Pentingnya Menyediakan Peningkatan Keamanan IT untuk Customer Anda

By | 2018-12-18T09:37:52+00:00 December 18th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Keberhasilan upaya dari cybersecurity di customer Anda bergantung pada kemampuan mereka untuk mengenali modern threats di seluruh arsitektur jaringan terdistribusi mereka. Namun, karena kemampuan cybercriminals di dunia maya terus berkembang, apa yang mungkin menjadi strategi cybersecurity yang efektif sekarang mungkin sudah usang.

Untuk dapat memastikan bahwa customer Anda dapat mempertahankan postur keamanan yang efektif, sangat penting jika mereka memiliki visibilitas yang luas ke dalam kerentanan jaringan yang ada serta modern threats yang dihadapi jaringan mereka saat ini.

Untuk itu, cyber threat assesment programs memungkinkan partners untuk menyediakan security awareness bagi customer mereka yang membutuhkan untuk membangun dan mempertahankan postur keamanan yang konsisten dan efektif, terutama selama upaya transformasi digital.

Dengan menerapkan Cyber Threat Assesment Portal (CTAP), organisasi dapat dengan cepat mengidentifikasi ancaman dan mengekspos kerentanan jaringan pada jaringan mereka dan kemudian memanfaatkan rekomendasi perbaikan keamanan untuk mengatasi kerentanan customer Anda secara spesifik.

Memberikan Postur yang lebih baik dengan Cyber Threat Assesment Program (CTAP)

Network architectures yang efektif bergantung pada kemampuan mereka untuk tetap tangkas meskipun terus berkembang dengan ancaman yang maju dan terus-menerus. CTAP memberikan customer Anda visibilitas mendalam ke dalam postur keamanan mereka.

Dimana CTAP menyediakan visibilitas di tiga bidang utama, meliputi:

1.Security and Threat Prevention

Threats assesment programs tidak hanya membantu dalam mengidentifikasi kerentanan jaringan, namun dapat menjebak malware yang terkait dengan jaringan customer Anda. Dengan program tersebut, perangkat-perangkat yang sangat berisiko terhadap jenis-jenis cyberthreats dapat diidentifikasi dan diamankan.

2.User Productivity

CTAP memberikan customer visibilitas yang luas ke peer-to-peer, messaging, dan penggunaan aplikasi lainnya. Selain itu juga menyediakan tim cybersecurity dengan visibilitas yang lebih besar ke dalam kontrol jaringan mereka.

3.Network Utilization and Performance

Assesment program juga menyediakan pemanfaatan jaringan (network utilization) dan monitoring untuk memungkinkan kinerja yang optimal.

Selain itu, program Cyber threat assessment juga menyediakan data tentang ancaman dan serangan yang mungkin dialami customer Anda saat ini. CTAP yang efektif dapat mengidentifikasi serangan yang dirancang untuk menghindari deteksi dengan melewati traditional security firewalls, dan alat detekasi lainnya.

CTAP sangat berguna bagi pelanggan Anda, terutama bagi mereka yang belum menerapkan strategi keamanan yang ditujukan untuk mengidentifikasi ancaman lanjutan (advanced threats).

Info lebih lanjut: www.phintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

Source:

https://www.fortinet.com/blog/business-and-technology/providing-improved-posture-for-your-customers.html

Pemahaman mengenai Firewall dalam Network Security

By | 2018-04-25T09:46:38+00:00 April 25th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Firewall merupakan salah satu tipe dari Network Security. Dimana Firewall itu sendiri dikenal sebagai sistem keamanan jaringan yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari beberapa jenis serangan dari atau ke dalam suatu jaringan internal.

Terkait dengan pemahaman mengenai Firewall dalam Network Security, terdapat solusi yang berfokus dalam transaksi firewall, khususnya enterprise firewall, yaitu Fortinet. Fortinet merupakan salah satu solusi yang diberikan oleh Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan dari Phintraco Group.

Fortinet pun telah memiliki pengakuan dari Gartner sebagai leader di kategori Unified Threat Management (UTM) selama 9 tahun berturut-turut. Sedangkan pada kategori enterprise firewall, Fortinet juga sudah menjadi leader juga per tahun 2017.

Berawal dari FortiGate, yang merupakan perangkat Firewall yang menjadi best-seller di Fortinet. FortiGate enterprise firewall, mengurangi kompleksitas dan meningkatkan keamanan secara keseluruhan dengan menyediakan visibilitas penuh ke pengguna, perangkat, aplikasi dan ancaman di jaringan, dengan kemampuan untuk menerapkan perlindungan ancaman di mana saja dalam jaringan.

Layanan keamanan FortiGuard dari Fortinet telah divalidasi melindungi dari ancaman yang dikenal dan tidak dikenal, malware, dan situs web jahat menggunakan FortiGuard Labs intelijen ancaman terus menerus, analisis dinamis untuk mendeteksi, dan mitigasi otomatis untuk menjaga jaringan Anda agar dapat terlindungi dari serangan cyber yang canggih.

Ada beberapa hal yang termasuk ke dalam FortiGate, yaitu:

  1. Mengkonsolidasi, memvalidasi level kesuksesan tertinggi dalam layanan kemanan
  2. Tanggapan di waktu nyata berdasarkan threat intelligence untuk melindungi titik kerentanan di sebuah jaringan
  3. Layanan audit dan compliance yang terintegrasi untuk memperbaiki cybersecurity
  4. Mesin inspeksi SSL tercepat di industri untuk membantu melindungi terhadap malware yang bersembunyi di traffic yang dienkripsi
  5. Manajemen single-pane-of-glass untuk menyederhanakan penerapan dan memungkinkan kebijakan keamanan yang konsisten dengan kontrol dan visibilitas yang terperinci
  6. Beberapa penyebaran jaringan – sebagai firewall generasi berikutnya, data center firewall, firewall segmentasi internal, atau firewall berkecepatan tinggi dan VPN

Diharapkan dengan solusi yang dimiliki oleh Fortinet dapat membantu bisnis Anda dalam mengamankan jaringan dari serangan yang tidak diinginkan dan merugikan perusahaan.

Info lebih lanjut : www.phintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

PT Aplikas Servis Pesona Bersama Fortinet Selenggarakan Event Bertajuk “Fightback Ransomware and Unknown Malware”

By | 2017-06-09T04:36:41+00:00 June 9th, 2017|Categories: News|Tags: , , , , |

Pada akhir-akhir ini ada saja malware yang tengah menyerang industri, seperti yang terjadi pada industri layanan kesehatan (rumah sakit) dan farmasi. Kurangnya solusi keamanan yang baik mengakibatkan industri dapat mudah terserang ransomware dan unknown malware. Apa sebenarnya malware maupun ransomware itu?

Malware merupakan istilah yang biasa digunakan untuk perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk merusak atau melakukan tindakan yang tidak diinginkan pada sistem komputer, seperti: virus, worm, spyware, dan lain-lain. Sedangkan Ransomware merupakan jenis malware yang membatasi pengguna dalam mengakses sistem mereka, baik dengan mengunci layar sistem atau dengan mengunci file dan memaksa korban untuk membayar uang tebusan. Hal ini pun sempat terjadi di beberapa rumah sakit di Jakarta, dengan program jahat yang menyerang bernama WannaCry alias Wanna Decryptor.

Untuk memahami apa, mengapa dan bagaimana melawan malware tersebut, PT Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan dari Phintraco Group bersama dengan Fortinet menyelenggarakan acara bertajuk “Fightback Ransomware and Unknown Malware” untuk melindungi organisasi dengan solusi keamanan yang komprehensif. Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis, 8 Juni 2017 di Penang Bistro Oakwood, Kuningan Jakarta Selatan.

Peserta yang hadir di acara tersebut adalah divisi IT di industri kesehatan (rumah sakit) dan farmasi. Mereka senantiasa mendapatkan edukasi mengenai bagaimana solusi dalam melawan ransomware dan unknown malware dari Fortinet.

Tidak hanya mengedukasi peserta mengenai malware tersebut, acara ini juga diisi dengan sesi doorprize dan berbuka bersama. Semoga solusi yang diberikan oleh Fortinet dan Aplikas dapat membantu para industri dalam mengatasi malware dengan baik. (MEL)

GET THE LATEST INFO FROM US