keamanan jaringan

/Tag: keamanan jaringan

4 Tips Mengamankan Penyebaran IoT Anda

By | 2017-06-14T06:50:15+00:00 June 14th, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

2017 seharusnya menjadi tahun di mana era Internet of Things (IoT) mulai menjadi bagian di mana-mana dalam kehidupan kita. Namun kemajuan tersebut nyatanya diperlambat oleh berbagai masalah, dan yang terbesar adalah masalah keamanan di sekitar jaringan IoT. Jika Anda khawatir dengan masalah tersebut, atau adanya ancaman seperti ransomware dan pelanggaran privasi dalam penyebaran IoT, ada beberapa langkah penting untuk memastikan keamanan jaringan dan organisasi Anda. Berikut 4 tips mengamankan penyebaran IoT Anda.

  1. Prioritaskan perangkat Anda

Masing-masing perangkat yang dapat dihubungkan ke Internet memiliki risiko tersendiri. Jika Anda membuat jaringan dengan penguat sinyal IoT, baik untuk rumah maupun bisnis, masing-masing dari perangkat yang ditambahkan tersebut berpotensi pada risiko keamanan.

Anda perlu berpikir kembali apakah Anda benar-benar membutuhkan perangkat baru yang menawarkan konektivitas Internet untuk terhubung ke Internet. Jika Anda tidak mempunyai alasan yang kuat, maka jangan hubungkan Internet ke perangkat Anda. Karena semakin banyak perangkat baru dijadikan sebagai bagian dari IoT, maka pengguna harus menyadari bahwa beberapa perangkat tidak akan sebanding dengan risikonya.

  1. Memiliki latihan keamanan cyber

Anda mungkin pernah mendengar cerita tentang bagaimana beberapa bisnis membayar seorang hacker untuk mencoba masuk ke bisnis mereka sehingga mereka tahu apa kelemahan mereka. Pendekatan semacam itu mungkin sedikit ekstrem, seharusnya para pebisnis lebih dianjurkan untuk mempertimbangkan dalam mengadakan pelatihan keamanan cyber untuk mengidentifikasi perangkat IoT yang lemah dan seberapa aman sistem Anda.

  1. Komunikasi dalam bisnis Anda

Seperti disebutkan di atas, ancaman utama dari keamanan IoT adalah bahwa ada banyak perangkat terkait IoT di luar sana dimana keamanan merupakan perhatian kedua bagi pembuat perangkat. Hal ini tidak bisa terjadi jika Anda ingin menggunakan jaringan IoT sendiri. Seorang pimpinan harus selalu berkomunikasi dengan departemen IT nya agar setiap orang bisa berada pada halaman yang sama.

Departemen IT terkadang selalu mengeluh tentang bagaimana pimpinan tidak bisa memahami risiko keamanan yang mereka hadapi, dan IoT hanya akan memperburuk keadaan. IoT memerlukan kerja sama lebih lanjut antara IT dan pimpinan untuk mengetahui tindakan pengamanan yang harus diterapkan untuk bisnis Anda.

  1. Mengganti passwords

Contoh dasar kurangnya komunikasi antara pimpinan dan IT ini berkaitan dengan passwords. Sebagian besar profesional IT tahu bahwa penting untuk memiliki passwords yang kuat yang diubah secara teratur, namun pimpinan bisa saja berusaha mengingat passwords yang lebih rumit. Namun passwords yang kuat sangat penting bagi perangkat IoT.

Passwords dan enkripsi tetap menjadi aspek paling mendasar namun penting juga untuk melindungi perangkat Anda. Pastikan bahwa IT Anda bisa memastikan bahwa semua perangkat membawa perlindungan yang kuat dan pastikan perubahannya pun bisa teratur.

Untuk memastikan bahwa perangkat Anda dapat terlindungi dengan baik, hadir PT Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan dari Phintraco Group yang menyediakan solusi terbaik berkaitan dengan security systems. Aplikas senantiasa mendukung dan menyediakan klien dengan solusi keamanan jaringan kelas dunia serta meningkatkan keamanan secara keseluruhan dan mengelola sistem.

Berbagai Jenis Network Security

By | 2017-05-02T07:20:50+00:00 May 2nd, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , |

Keamanan jaringan atau yang biasa disebut sebagai Network Security biasanya dilakukan untuk mencegah dan memantau akses yang tidak sah, penyalahgunaan, modifikasi, dan lain-lain. Dimana tindakan pencegahan untuk melindungi jaringan tersebut merupakan tugas dari seorang administrator jaringan. Berikut adalah berbagai jenis Network Security.

Jenis Network Security

Active Devices

Jenis Network Security ini memblokir traffic yang berlebihan. Firewallsantivirus scanning devices, dan content filtering devices merupakan contoh dari perangkat ini.

Passive Devices

Perangkat ini mengidentifikasi dan melaporkan traffic yang tidak diinginkan, misalnya, intrusion detection appliances.

Preventative Devices 

Perangkat ini memindai jaringan dan mengidentifikasi potensi dari masalah keamanan. Misalnya, penetration testing devices dan vulnerability assessment appliances.

Unified Threat Management (UTM)

Perangkat ini berfungsi sebagai perangkat keamanan yang all-in-one. Contohnya termasuk firewalls, content filteringweb caching, dan lain-lain.

Firewalls

Firewall merupakan sistem keamanan jaringan yang mengatur network traffic berdasarkan beberapa protokol. Firewall menetapkan penghalang antara jaringan internal yang terpercaya dan internet.

Firewall ada baik sebagai software yang beroperasi di hardware maupun sebagai peralatan hardware. Firewall yang berbasis hardware juga menyediakan fungsi lain seperti bertindak sebagai server Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) untuk jaringan tersebut.

Sebagian besar komputer pribadi menggunakan firewall berbasis software untuk mengamankan data dari ancaman internet. Banyak router yang melewati data antar jaringan yang mengandung komponen firewall dan sebaliknya,  banyak firewall pun dapat melakukan fungsi sebagai routing dasar.

Firewall biasanya digunakan di jaringan pribadi atau intranet untuk mencegah akses yang tidak sah dari internet. Setiap pesan yang masuk atau keluar dari internet melewati firewall diperiksa untuk tindakan pengamanan.

Konfigurasi firewall yang ideal terdiri dari perangkat berbasis hardware dan software. Firewall juga membantu menyediakan akses jarak jauh ke jaringan pribadi melalui sertifikat otentikasi dan login yang aman.

Hardware and Software Firewalls

Hardware firewalls biasa disebut sebagai standalone products yang juga ditemukan di router broadband. Sebagian besar dari hardware firewalls ini menyediakan minimal empat network ports untuk terhubung dengan komputer lain.

Sedangkan software firewalls terpasang di komputer Anda. Biasanya software firewalls ini melindungi komputer Anda dari ancaman internet.

Antivirus

Antivirus adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus perangkat lunak yang berbahaya. Antivirus ini pada awalnya dirancang untuk mendeteksi dan menghapus virus dari komputer.

Content Filtering

Perangkat Content Filtering ini menyaring halaman web atau email yang tidak menyenangkan dan menyinggung. Content filtering ini digunakan sebagai bagian dari firewall di perusahaan maupun di komputer pribadi. Perangkat ini akan memunculkan pesan “Access Denied” saat seseorang mencoba mengakses halaman web atau email yang tidak sah. Konten yang disaring biasanya adalah konten yang mengandung pornografi, kekerasan atau kebencian.

Intrusion Detection Systems

Intrusion Detection Systems, atau biasa disebut sebagai Intrusion Detection dan Prevention Systems, adalah peralatan yang memantau aktivitas berbahaya di dalam jaringan, mencatat informasi tentang aktivitas tersebut, mengambil langkah untuk menghentikannya, dan akhirnya melaporkannya.

Sumber: https://www.tutorialspoint.com/information_security_cyber_law/network_security.htm

GET THE LATEST INFO FROM US