Keamanan

/Tag: Keamanan

Kelola dan Ukur Cyber Exposure Perusahaan Anda bersama Tenable

By | 2019-02-21T07:22:28+00:00 February 21st, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Tenable, perusahaan yang disebut sebagai “The Cyber Exposure Company” ini menyediakan solusi untuk Vulnerability Management yang dapat menemukan celah-celah kerentanan pada perangkat dan sistem IT serta memberikan solusi remediasi yang diperlukan dengan memberikan prioritas risiko dari kerentanan yang ditemukan.

Tenable juga merupakan salah satu pioneer dalam solusi Vulnerability Assesment dengan memiliki variasi Common of Vulnerabilities and Exposure (CVE) terlengkap. Dengan produk dan solusi yang dimiliki oleh Tenable, bagaimana cara Tenable mengelola dan mengukur Cyber Exposure di perusahaan Anda? Mari kita simak poin-poin di bawah ini.

Produk Tenable

Tenable memiliki 7 (tujuh) produk yang dapat Anda gunakan untuk membantu bisnis Anda. Dimana produk-produk tersebut meliputi:

  1. tenable.io
  2. tenable.sc
  3. nessus Professional Overview
  4. tenable.io Container Security
  5. tenable.io PCI ASV
  6. tenable.io Web App Scanning
  7. tenable Industrial Security

Solusi Tenable

Ada beberapa solusi dari Tenable, seperti IT/OT, Keamanan Aplikasi, Keamanan Cloud, dan Compliance.

1. IT / OT

Convergence of Operational Technology (OT) dan sistem IT dapat mengoptimalkan produksi, mendorong inovasi dan meningkatkan sustainability (keberlanjutan). Dengan solusi ini Anda dapat memantau dan mengukur risiko cyber Anda secara keseluruhan.

2. Keamanan Aplikasi

Dengan solusi ini, Anda dapat mengelola risiko dengan keamanan aplikasi yang modern (modern application security). Anda dapat memberikan vulnerability assesment, mendeteksi malware, dan penegakan kebijakan sebelum penerapan (deployment) aplikasi untuk mengamankan proses DevOps.

3. Keamanan Cloud

Tenable memberikan Anda visibilitas dan wawasan yang paling akurat ke aset cloud yang dinamis. Dengan solusi ini, Anda dapat mendeteksi kerentanan, malware, dan kesalahan konfigurasi di cloud dan lingkungan on-prem.

4. Compliance

Dengan solusi ini, Anda dapat mengurangi cyber exposure gap di bisnis Anda. Tenable juga memungkinkan organisasi untuk menerapkan single protective control foundation untuk mendukung multiple compliance dan persyaratan keamanan kerangka kerja.

Setelah memahami bagaimana mengelola dan mengukur Cyber Exposure perusahaan Anda bersama Tenable, apakah Anda siap melakukannya?

Info lebih lanjut:

www.phintraco.com | www.aplikas.com |marketing@phintraco.com

Source:

www.tenable.com

10 Cara Menjaga Keamanan Sistem IT

By | 2017-08-29T04:28:40+00:00 August 22nd, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Teknologi terus maju dan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Dengan berkembangnya teknologi tersebut, banyak keuntungan yang didapatkan oleh manusia. Seperti, dapat membantu mempercepat pekerjaan manusia, meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan, mempermudah proses transaksi keuangan, dan lainnya. Tidak hanya dilihat dari segi keuntungannya saja, namun segi keamanan teknologi itu sendiri juga harus diperhatikan. Untuk mendukung hal tersebut, Anda harus mengetahui 10 cara agar Keamanan sistem IT Anda terjaga, sebagai berikut ini:

  1. Protect with passwords

Banyak serangan cyber yang berhasil meretas karena kata sandi (password) yang lemah. Semua akses ke jaringan maupun data, sangat sensitif dan harus dijaga dengan nama pengguna dan kata kunci yang unik. Sandi yang kuat berisi angka, huruf dan simbol. Disarankan untuk setiap pengguna menggunakan kata sandi yang unik.

  1. Design safe systems

Batasi akses ke infrastruktur teknologi Anda untuk mencegah mudahnya peretas dan pencuri merusak sistem Anda. Hilangkan akses yang tidak perlu ke hardware maupun software Anda, dan batasi hak akses pengguna hanya untuk peralatan dan program yang dibutuhkan saja. Bila memungkinkan, gunakan juga alamat email, login, server dan nama domain yang unik bagi setiap pengguna, kelompok kerja maupun departemen.

  1. Conduct screening and background checks

Melakukan skrining dan pemeriksaan latar belakang pada karyawan perlu dilakukan. Sama halnya dengan meneliti kredibilitas mereka juga. Pada periode percobaan awal, akses terhadap data sensitif atau jaringan yang mencurigakan yang dilakukan oleh karyawan Anda harus dilarang dan juga dibatasi, agar sistem IT Anda menjadi aman.

  1. Provide basic training

Pelanggaran keamanan yang tak terhitung jumlahnya kerap terjadi sebagai akibat kesalahan dan kecerobohan manusia. Anda dapat membantu dengan membangun budaya perusahaan yang menekankan pada keamanan komputer melalui program pelatihan yang memperingatkan berapa besarnya risiko pada penggunaan kata sandi, jaringan, program dan perangkat yang ceroboh.

  1. Avoid unknown email attachements

Jangan pernah mengklik lampiran email yang tidak dikenal, yang kemungkinan bisa berisi virus komputer. Sebelum membukanya, hubungi pengirim untuk mengkonfirmasi isi pesan. Jika Anda tidak mengenal pengirim tersebut, baiknya Anda menghapus pesan, memblokir akun pengirim yang tidak dikenal, dan memperingatkan orang lain untuk melakukan hal yang sama.

  1. Hang up and call back

Jika Anda menerima panggilan dari orang yang tidak dikenal yang tiba-tiba ingin memberikan hadiah dan berpura-pura hadiah itu diberikan oleh perwakilan dari bank atau mitra lainnya, segera akhiri panggilan yang tidak dikenal tersebut. Kemudian hubungi kontak langsung ke organisasi tersebut, atau salah satu nomor call centernya untuk mengkonfirmasi bahwa panggilan yang Anda terima tersebut sah/tidak.

  1. Think before clicking

Untuk menghindari penipuan yang terjadi melalui email yang meminta informasi nama pengguna, kata sandi atau informasi pribadi, Anda harus mempertimbangkannya kembali agar Anda tidak terdorong ke sebuah situs web palsu yang mendorong calon korban untuk memasukkan data mereka sendiri.

  1. Use a virus scanner, and keep all software up-to-date

Baik Anda bekerja di rumah atau di jaringan kantor, disarankan untuk menginstal antivirus pada PC Anda. Banyak penyedia jaringan sekarang menawarkan aplikasi antivirus secara gratis. Di samping itu, menjaga perangkat lunak agar terus up-to-date juga mampu mencegah virus masuk dan membuat keamanan sistem IT Anda terjaga.

  1. Keep sensitive data out of the cloud

Cloud computing menawarkan banyak manfaat dan penghematan biaya kepada bisnis Anda. Namun layanan semacam itu juga dapat menimbulkan ancaman tambahan karena data ditempatkan di server jarak jauh yang dioperasikan oleh pihak ketiga yang mungkin memiliki masalah keamanan tersendiri.

  1. Stay paranoid

Rusak atau robek semua hal termasuk dokumen dengan nama perusahaan, alamat dan informasi lainnya, termasuk logo vendor dan bank yang sedang ingin berurusan dengan Anda. Jangan pernah meninggalkan laporan yang bersifat penting dan sensitif di meja Anda. Ubah juga kata sandi secara teratur dan sering, terutama jika Anda membaginya dengan rekan kerja Anda. Hal ini sangat penting Anda lakukan, untuk membuat keamanan sistem IT Anda terjaga.

GET THE LATEST INFO FROM US