Phintraco Blog

/Tag: Phintraco Blog

4 Cara Menarik IoT Ini Akan Mengubah Customer Experience

By | 2018-02-21T09:35:07+00:00 February 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Penggunaan Internet of Things (IoT) oleh konsumen kian meningkat seiring dengan penjualan perangkat cerdas yang ikut meningkat. Gartner pun memprediksi ada sekitar 8,4 miliar IoT yang terhubung di tahun 2017, dimana terjadi peningkatan sebesar 30% di atas tahun 2016.

Semua ini menunjukkan bahwa penggunaan IoT menjadi prioritas untuk bisnis selama beberapa tahun ke depan. IoT mampu mengumpulkan data tentang bagaimana, dimana dan kapan konsumen menggunakan produk dan layanan. Teknologi ini siap untuk mewujudkan era baru dari customer experience.

Berikut adalah 4 cara menarik IoT yang akan mengubah customer experience.

  1. Layanan yang lebih personal

Dengan IoT, bisnis akan mengumpulkan data menjadi lebih rinci bagaimana pelanggan menggunakan produk mereka. Seperti halnya Amazon, saat ini sudah memungkinkan pelanggan dengan mudah memesan ulang produk dengan menekan sebuah tombol.

LG maupun Samsung telah memperkenalkan kulkas cerdas yang memungkinkan konsumen melihat isinya melalui sebuah aplikasi. Meskipun hal tersebut berguna dan dapat direncanakan, namun IoT dipercaya dapat mewujudkan customer experience lebih jauh lagi.

  1. Interaksi Pelanggan yang lebih Efisien

Keuntungan lain dari perangkat cerdas adalah dapat menghilangkan langkah-langkah yang tidak diperlukan dalam proses pembelian. Sebagai contoh, asisten virtual Amazon’s Alexa menghilangkan kebutuhan untuk menyalakan laptop atau smartphone untuk melakukan pemesanan. Namun hanya dengan menggunakan voice controls, pelanggan sudah dapat meminta Alexa untuk memesan makanan.

  1. Insentif Pemasaran yang Lebih Relevan

Insentif pemasaran bukan hal baru, namun menganalisis data dari perangkat cerdas dapat membantu bisnis memberikan penghargaan yang lebih relevan.

Saat pelanggan berinteraksi dengan bisnis melalui perangkat yang mengaktifkan IoT, rewards dapat disesuaikan. Disampaikan pada saat yang tepat, insentif ini membangun loyalitas dan menjaga interaksi pelanggan agar tetap tinggi.

  1. Tanggapan secara Real-Time terhadap Kebutuhan Pelanggan

Pemantauan secara real-time juga merupakan peluang potensial bagi bisnis. Manufaktur dan transportasi misalnya, bisa menggunakan IoT untuk memantau dan memprediksi kebutuhan akan pemeliharaan peralatan.

Namun mungkin kasus yang paling menggembirakan adalah mengenai health care. Perangkat seperti Apple Watch dan monitor kesehatan lainnya dapat memberikan informasi berharga tentang kesehatan pelanggan secara real-time ke dokter dan penyedia kesehatan lainnya. Hal ini dapat membantu pasien dapat tetap sehat dan pulih dengan cepat.

5 Alasan Mengapa Identity Verification Penting bagi Mobile Network Operators

By | 2018-02-19T02:49:41+00:00 February 19th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Sejak mobilitas dan kenyamanan telah menjadi inti bagi bisnis Operator Jaringan Mobile (Mobile Network Operators), kita bisa melihat adanya peningkatan kebutuhan untuk menambahkan layanan yang inovatif dan lebih memastikan keamanan dan kepercayaan pelanggan. Tren ini pun menyebabkan operator menerapkan berbagai solusi untuk memperbaiki bagaimana mereka memverifikasi identitas pelanggan mereka dan menciptakan digital identities untuk mengakses layanan. Terkait dengan hal tersebut, berikut adalah 5 alasan mengapa identity verification penting bagi Mobile Network Operators.

  1. Improve customer experience

Automatic Identity verification dapat memudahkan customer experience. Ini tidak hanya dapat menurunkan secara signifikan waktu pendaftaran, namun juga memastikan verifikasi identitas pelanggan (siapa mereka sebenarnya). Hal ini juga dapat membantu operator dalam mengurangi entri secara manual dan dokumen yang dapat memakan waktu beberapa hari untuk diproses.

  1. Customer-centric workflow accross channels

Faktor kunci keberhasilan lainnya adalah memastikan adanya pengalaman dan integrasi yang konsisten di berbagai saluran yang berbeda. Mengenai penyebaran aplikasinya, solusinya perlu disesuaikan dengan proses spesifiknya dengan menyediakan alat otomatis untuk memvalidasi dokumen identitas pelanggan dalam beberapa detik.

  1. Low-friction engagement mechanism

Dengan metode Traditional ID verification seringkali menyebabkan terjadinya kesalahan manual dan sering mengakibatkan pengalaman pelanggan yang buruk. Sebaliknya, Digital ID verification memanfaatkan metode otomatis dan sistematis.  

  1. Streamline operations

Melengkapi automatic Identity Verification akan memperlancar beberapa operasi, seperti: pengambilan data, verifikasi ID manual, memudahkan akses jarak jauh ke layanan, mempertahankan keamanan dan privasi pelanggan. Untuk menerapkan solusi ini, Gemalto yang merupakan produk dari Phintraco Technology, anak perusaahan dari Phintraco Group bekerja sama dengan tim yang berbeda (seperti ritel, CRM, transformasi digital dan fraud) menemukan keseimbangan yang tepat antara operasi dan toleransi untuk kenyamanan pengguna.

  1. Real time ID verification

Real time ID verification bertujuan untuk menentukan apakah seseorang adalah orang yang mereka klaim. Ini berarti bisa menghentikan penipuan sebelum terjadi. Penipu hanya bisa menyalahgunakan layanan jika mereka diberi izin untuk mengakses. Misalnya, dengan memverifikasi ID yang dikeluarkan pemerintah yang dipresentasikan oleh pelanggan secara real time, operator dapat mengurangi banyak masalah saat mengajukan ID palsu.

Pertumbuhan Ancaman Ransomware di tahun 2018

By | 2018-02-12T06:57:11+00:00 February 12th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Ransomware merupakan masalah yang sedang berkembang dengan munculnya ancaman dan beberapa implikasi kepada bisnis yang sangat besar. Sebuah studi IBM pun menunjukkan bahwa ransomware telah mencapai tingkat ancaman yang baru, dan tingkat pertumbuhannya meningkat: 6000% pada tahun 2016, dan akan mengalami kenaikan di tahun 2018. Pertumbuhan ancaman ransomware di tahun 2018 ini cukup banyak ditemukan pada beberapa komponen, seperti:

  1. Ease of infection and distribution

Ransomware adalah ancaman yang tidak hanya berkembang pada laptop tetapi juga pada perangkat mobile, yang mengalami peningkatan sebesar 250%. Tidak  pernah mudah bagi hacker untuk mendistribusikan ransomware ke banyak perangkat, sebuah tren yang akan terus berlanjut dan manakah yang akan memfasilitasi lebih banyak serangan.

Munculnya platform RaaS (Ransomware as a Service), dikombinasikan dengan outsourcing murah untuk hacker, berarti penjahat dunia maya tidak lagi memerlukan keterampilan teknis untuk menyerang bisnis di seluruh dunia.

  1. Everyone and every business is a mark

Jika Anda terhubung ke internet, Anda berisiko, dan bisnis apapun atau siapapun akan rentan terkena ransomware. Apapun layanan bisnis Anda, Anda akan menjadi targetnya. Ransomware dapat digunakan dengan harga murah melalui email yang masih merupakan metode infeksi yang paling umum.

  1. Our digital lifestyle is changing at a ferocious pace

Ya, gaya hidup digital kita berubah dengan sangat cepat, konektivitas yang lebih besar secara langsung berhubungan dengan peluang yang lebih besar bagi calon hacker. Bring Your Own Device (BYOD) workplace semakin meningkat, yang menjadi sebuah kesempatan bagi hakcer untuk menempatkan perangkat lunak jahat di perangkat Anda dan memungkinkan Anda menyebarkannya di tempat kerja dan rumah Anda.

  1. Our reliance on connectivity and our digital devices

Pada akhirnya inilah inti ancaman ransomware: kita menyimpan informasi sensitif atau pribadi pada perangkat yang tidak dapat dilepaskan. Tanpa dukungan yang tepat dan langkah-langkah keamanan yang efektif, risiko infeksi dan tingkat keberhasilan ransomware hanya akan terus bertambah.

  1. Cryptocurrency as payment

Penggunaan kripto dalam transaksi komersial masih dalam masa pertumbuhan. Operasi seperti Silk Road dan Alpha Bay, diduga menggunakan anonimitas BitCoin untuk transaksi ilegal dengan cara yang sama seperti infeksi ransomware untuk pembayaran.

Apa yang dapat Anda lakukan?

Tidak ada cara yang benar-benar akan melindungi Anda dari serangan. Namun dengan menerapkan 3 pendekatan ini mungkin dapat menjadi strategi yang optimal dalam mengatasi masalah ransomware:

Educate

Jika Anda menjalankan bisnis, karyawan Anda adalah pihak yang paling rentan dan orang-orang yang paling mungkin menyebabkan infeksi. Tapi mereka juga merupakan garis pertahanan pertama Anda. Pendidikan tentang ransomware dan virus adalah strategi yang terus ditinjau dan diperkuat yang berusaha memperbarui informasi semua orang tentang ancaman terbaru.

Secure

Pendekatan proaktif terhadap ransomware dan virus di rumah atau di tempat kerja. Pastikan semua perangkat lunak Anda berlisensi, resmi dan diperbarui. Memanfaatkan solusi antivirus yang memiliki reputasi yang bagus, dan memastikan untuk terus menjalankan pembaruan dan scan secara teratur.

Backup

Secara rutin dan teratur, backup semua file penting Anda. Hal ini akan memastikan bahwa peretas tidak akan dapat merusak Anda atau bisnis Anda. Hindari kehilangan data kritis, downtime, dan harus membayar uang tebusan karna ransomware tersebut.

Mengapa Menjadi Tech Savvy Baik untuk Anda?

By | 2018-01-25T02:26:31+00:00 January 24th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Jika Anda seorang technophobe, mungkin Anda khawatir dengan cara cepat berkembangnya teknologi di dunia. Dari internet ke A.I, teknologi tampak sangat memilliki arti di setiap kehidupan Anda. Maka dari itu, tentunya Anda memerlukan beberapa alasan mengapa menjadi tech savvy baik untuk Anda?

  1. Education 

Menjadi tech savvy dipercaya dapat membantu Anda terbiasa bekerja di lingkungan tempat kerja yang lebih sering menggunakan teknologi yang maju. Hal ini juga akan mengajarkan Anda bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain secara online serta bagaimana menjadi orang yang bertanggung jawab dengan persona online Anda.

  1. Security 

Apakah Anda khawatir dengan keamanan (security) informasi Anda yang sensitif? Saatnya sekarang untuk Anda maju dalam hal teknologi. Informasi pribadi Anda dapat ditemukan secara online. Dari catatan pembayaran, rekening bank, bahkan perjalanan Anda. Dengan memanfaatkan aplikasi keamanan dan belajar tentang bagaimana cara cybersecurity bekerja, dapat membantu Anda untuk menemukan cara dalam merahasiakan informasi pribadi Anda tersebut dari serangan hacker.

  1. Commerce

Teknologi telah mengubah sistem perdagangan dengan cara yang mungkin tidak Anda kenal sebelumnya. Ya, saat ini banyak sekali situs-situs belanja online, layanan pelanggan, dan bahkan brand engagement, namun lebih dari itu, bisnis secara keseluruhan telah berubah. Itu semua karena teknologi.

Salah satu kunci terbaru dalam bisnis adalah “transformasi digital.” Hal ini mengacu pada bagaimana cara teknologi tersebut dapat menciptakan sektor yang berbeda. Hal ini berdampak pada semua orang, mulai dari perusahaan dan karyawan mereka hingga Anda sebagai pelanggan.

  1. Employment

Saat ini tempat kerja tidak lagi hanya bangunan maupun di lapangan. Dengan kemajuan teknologi, Anda dapat bekerja di mana saja maupun berdiskusi kapan saja dengan rekan kerja Anda menggunakan internet. Aplikasi yang dapat membantu produktivitas kerja Anda juga tersedia, dimana hal ini memungkinkan Anda dapat tetap mengawasi project Anda dengan baik, bahkan jika Anda berada di rumah maupun di luar rumah.

  1. Productivity

Waktu terus berjalan, Anda pun sibuk dengan aktivitas pekerjaan yang harus dihadapi setiap harinya. Anda bahkan mungkin memerlukan bantuan dalam merencanakan hari-hari Anda, menyusun pertemuan dengan klien, atau tetap berhubungan dengan rekan kerja saat Anda berada di luar kantor.

Seperti yang disarankan oleh Forbes, teknologi bisa menjadi jawabannya, tapi jika hanya Anda mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Aplikasi otomasi dapat mengotomatisasi pembayaran tagihan, menjadwalkan pertemuan di waktu luang Anda, dan bahkan mengirim respon email yang telah dipilih sebelumnya. Cukup hanya dengan ditampilkan di smartphone atau di desktop Anda.

Akibatnya, teknologi terus mentransformasi dunia kita. Jadi, bantulah diri Anda sendiri dan maju dalam hal teknologi. Karena hal tersebut akan menjadi yang terbaik untuk Anda.

Comments Off on Mengapa Menjadi Tech Savvy Baik untuk Anda?

Tren Call Center di tahun 2018

By | 2018-01-17T03:33:28+00:00 January 16th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Kita dapat melihat adanya banyak perubahan pada call center dan customer experience landscape di 2017. Cloud communication dan virtual agents menjadi terdepan dan media sosial menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Agar dapat membantu Anda bertahan sesuai dengan target di tahun 2018, berikut adalah tren call center di tahun 2018 yang harus Anda ketahui:

  1. Transformasi digital

Transformasi digital, penerapan teknologi yang maju merupakan salah satu tren call center yang penting di 2018. Dengan kemajuan seperti unified omnichannel communications dan machine-to-machine communications via Internet of Things (IoT), strategi transformasi digital akan menjadi kunci bagi bisnis yang ingin tetap kompetitif.

Apakah strategi yang dimaksud? Bisnis perlu mempertimbangkan keseluruhan pengalaman pelanggan (customer experience), seperti: digital contact center yang benar-benar mengubah pengalaman pelanggan dari awal sampai akhir.

  1. Analisis contact center yang lebih baik

Saat ini dengan hanya mengandalkan keterampilan supervisor dan pengetahuan untuk mendapatkan hasil maksimal dari agent contact center sudah mulai ditinggalkan. Kini, bisnis yang lebih kecil pun dapat memanfaatkan analisis canggih untuk mengubah data seperti panggilan dan screen recordings, chats, SMS, dan lain-lain menjadi feedback yang sangat berguna bagi agent mereka.

Tidak cukup hanya dengan mengandalkan pengamatan dan pemantauan saja. Call center omni-channel lebih banyak mengandalkan program analisis untuk membangun dasbor dengan statistik yang mempengaruhi bisnis mereka. Jadi dengan adanya banyak kemajuan dalam analisis sangat dibutuhkan sekali karena perusahaan terus menerapkan platform yang lebih banyak dan strategi komunikasi terpadu.

  1. Penyebaran cloud communications secara luas

Banyak bisnis telah mengadopsi cloud communications sebagai bagian dari strategi komunikasi mereka, namun cloud communications menjadi sangat penting bagi contact centers saat ini. Dengan cloud communications, contact center yang berbasis kantor tradisional dapat memanfaatkan lokasi baru, terus tumbuh, dan memberi kontrak pada tenaga kerja karena kebutuhan pasar yang menuntutnya.

  1. Pengukuran customer satisfaction yang lebih tangguh

Kepuasan pelanggan (customer satisfaction) mengirimkan sinyal besar kepada perusahaan tentang di mana dan bagaimana bisnis mereka agar meningkat. Bisnis mengukur kepuasan pelanggan dengan cara yang berbeda. Menggunakan analytics tools yang terintegrasi dengan sistem komunikasi Anda membuat proses pengukuran menjadi lebih baik.

  1. Percakapan media sosial dua arah

Kehadiran media sosial yang efektif adalah sebuah kebutuhan. Pelanggan menginginkan tempat yang bisa mereka kunjungi untuk memberikan feedback yang cepat. Namun saat ini, sosial media tidak hanya cukup membuat tulisan atau berbagi foto saja. Namun pelanggan mencari adanya percakapan media sosial dua arah, dan saat mereka berinteraksi dengan bisnis online, mereka mengharapkan respon yang cepat.

5 Tren Teknologi di tahun 2018

By | 2018-01-09T02:21:24+00:00 January 9th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

Seiring berkembangnya teknologi yang pesat, inovasi terbaru semakin berpotensi untuk memberi nilai tambah bagi sebuah bisnis. Dengan adanya inovasi tersebut, bahkan dari hal yang paling fantastis saja dapat dengan mudah menjadi kenyataan. Lantas, apa saja 5 tren teknologi di tahun 2018 yang dapat berdampak pada bisnis dan industri?

  1. A move towards the edge

Dua tren beberapa tahun terakhir seperti cloud computing dan Internet of Things, telah memberikan manfaat yang tak dapat dipungkiri lagi kepada bisnis dan konsumen. Namun kedua tren tersebut juga memiliki implikasi; yaitu peningkatan besar jumlah data yang ditransfer dari perangkat yang terhubung ke data center untuk pemrosesan dan penyimpanan, serta bandwidth terkait yang dibutuhkan.

  1. Cloud-to-cloud

Cloud computing masih akan memainkan peran penting dalam infrastruktur TI. Seiring meningkatnya jumlah perusahaan yang menawarkan layanan berbasis cloud, sistem cloud eco semakin menjadi titik perhatian integrasi, daripada sistem tradisional on-premise. Salah satu manfaat integrasi antara cloud adalah pengurangan potensial layanan TI in-house yang signifikan. Setiap organisasi yang memberikan layanan berbasis cloud harus menyelidiki peluang integrasi dengan layanan terkait untuk memberi nilai tambah kepada pelanggan dan juga mitra.

  1. Cybersecurity

Peningkatan cybersecurity akan menjadi tugas yang tidak pernah berakhir, karena sumber cybercriminals yang memiliki sumber daya tinggi yang tidak akan pernah berhenti mencari cara untuk mengeksploitasi kerentanan dalam teknologi baru apapun. Jika dibiarkan saja dan tidak ditangani, dapat memberi kesempatan bagi para hacker untuk melanggar sebuah jaringan dan terus menanamkan uang tebusan. Di tahun 2018 tidak dapat diragukan lagi, kita akan melihat lebih banyak serangan dan kerentanan yang terpapar. Jawabannya adalah, kita harus lebih proaktif lagi dan membutuhkan proses yang sistematis.

  1. Platforms to realize the full benefits of IoT

Berbicara mengenai IoT dan bagaimana implikasi terhadap keamanan, IoT mampu mencapai titik di mana untuk mengukur, mengumpulkan, menganalisis data, dan mengelola jaringan perangkat yang terhubung secara efektif. Ada banyak perusahaan baik penyedia teknologi mapan maupun pendatang baru, yang memungkinkan sebuah platform untuk mendukung perangkat IoT.

  1. The blockchain: more than Bitcoin

Bagi banyak orang, blockchain dan Bitcoin telah menjadi sebuah kesamaan. Namun pada kenyataannya, keduanya cukup terpisah dan sementara Bitcoin menggunakan blockchain sebagai fondasinya. Potensi blockchain untuk memverifikasi hampir semua hal yang memiliki nilai yang tidak terbatas.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Email Anda Telah Diretas?

By | 2018-01-04T03:37:00+00:00 January 4th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , |

Email hacking adalah salah satu kerugian yang sangat disayangkan di dunia digital saat ini. Pada bulan Agustus 2017, lebih dari 700 juta alamat email (dan sejumlah besar kata sandi) telah bocor secara terbuka atas perintah sebuah program yang dirancang untuk mengumpulkan alamat email. Menanggapi akan hal itu, apa yang harus dilakukan jika email Anda telah diretas oleh hacker?

  1. Change your password

Mengganti kata sandi (password) adalah hal pertama yang harus Anda lakukan untuk memastikan hacker tidak dapat masuk kembali ke akun Anda. Penting jika kata sandi Anda mencakup karakter yang rumit dan sama sekali tidak terkait dengan kata kunci sebelumnya. Gunakan minimal 8-10 karakter dengan berbagai huruf besar dan kecil dan gunakan simbol dan angka.

Jika Anda menemukan bahwa hacker telah mengunci Anda dari akun Anda dengan mengubah kata sandi Anda, maka Anda dapat mengklik link “Forgot My Password”.

  1. Let Your Email Contacts Know

Kirim ke semua kontak di email Anda sesegera mungkin sehingga mereka tahu untuk menghindari pembukaan email yang kemungkinan besar dilengkapi dengan malware yang berasal dari Anda.

  1. Change Your Security Question

Jika Anda memiliki “Security Questions” yang terkait dengan akun email Anda, tolong ubah ini juga. Ada kemungkinan bahwa inilah cara para hacker untuk dapat masuk ke akun Anda. Di tahun 2014, Yahoo memiliki 500 juta akun hack, dimana tidak hanya kata sandi yang dicuri namun juga mengenai “Security Questions” dari masing-masing pemilik akun. Maka jika Anda memiliki pertanyaan keamanan yang terkait dengan akun Anda, buatlah respons yang tidak masuk akal.

  1. Commit to Multi Factor Authentication

Autentikasi multi faktor menambahkan langkah lain untuk login Anda, namun juga menambahkan lapisan perlindungan lainnya. Mengaktifkan ini berarti bahwa selain kata sandi Anda, Anda memerlukan kode penggunaan khusus, satu kali untuk melakukan login. Hal tersebut biasanya dikirimkan ke ponsel Anda.

  1. Check Your Email Settings

Hacker tidak hanya dapat memantau login Anda ke situs lain namun mereka juga terus mengawasi informasi pribadi yang sangat menarik. Jadi, periksa pengaturan email Anda untuk memastikan tidak ada alamat email lain yang tak terduga yang telah ditambahkan. Jangan lupa untuk memeriksa “email signature” Anda untuk memastikan tidak ada spam yang ditambahkan. Pastikan juga “reply to” alamat email Anda sebenarnya milik Anda.

Hidup di Dunia Digital

By | 2017-12-07T07:59:17+00:00 December 7th, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Saat ini kita hidup di dunia digital. Semua hal di sekitar kita menjadi semakin pintar, cepat, lebih terhubung, dan menjadi semakin digital. Customer relationship bersifat digital. Business channel bersifat digital. Hingga kompetitor kita juga terjun di ranah digital.

Human-to-human, human-to-AI, machine-to-machine, dan machine-to-AI. Banyak hal ini didorong oleh transformasi digital, sumber kehidupan untuk bagaimana bisnis dapat beroperasi dan berhasil di dunia digital.

Machine learning, artificial intelligence, predictive analytics, dan juga big data systems semuanya berkontribusi pada apa yang dapat memungkinkan keseluruhan proses transformasi digital bergerak maju dan menjadi lebih kuat. Lantas, apa yang harus kita lakukan? Dari mana kita harus memulainya? Apa saja hal yang harus kita ketahui?

Pertama kita harus mulai dengan pelanggan.

A Customer-in Approach

Seiring berjalannya waktu mendekati tahun 2020 dan seterusnya, semakin banyak inovasi yang diperlukan untuk memberikan jenis omni-experiences yang memfasilitasi pengalaman pelanggan yang lebih baik di perusahaan. Inovasi di dalam tim pun merupakan salah satu kuncinya. Namun pertanyaannya adalah bagaimana?

A Customer-in Approach itu sendiri melibatkan customer journey yang fokus disepanjang siklus pembelian dan akhirnya mengidentifikasi teknologi atau proses apa yang dibutuhkan oleh organisasi, memberikan pengalaman yang relevan secara kontekstual dan menjadi sukses.

Artificial Intelligence

Artificial Intelligence atau AI merupakan kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap sebagai komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam mesin komputer agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang layaknya seperti manusia lakukan. Beberapa area utama yang terkait dengan AI adalah: Machine Learning (ML), Natural Language Processing (NLP), speech support, robotics, dan vision.

Ketika Anda memikirkan interaksi pelanggan Anda dengan perusahaan Anda, AI akan membantu memprediksi dan menentukan kejadian atau langkah selanjutnya berdasarkan pengalaman sebelumnya.

Internet of Things

Perangkat IoT dapat mengumpulkan data, bertukar informasi, dan dengan bantuan analytics mengeksekusi tindakan, secara otomatis memicu hasil yang diinginkan. Dengan penggabungan dari AI dan IoT, akan membuat informasi yang dibutuhkan dapat dihitung, dan dihubungkan menjadi lebih cerdas dan lebih cepat.

Dengan adanya IoT di rumah kita, tempat kerja kita, dan di mana-mana, organisasi pun memerlukan strategi omni-device go-forward dengan pelanggan dan berhasil mengoptimalkan pengalaman pelanggan dari perspektif produk dan layanan.

Blockchain

Untuk mengetahui bagaimana dan mengapa Blockchain penting dalam hal digitalisasi, Anda harus memahami peran apa yang dimainkannya di pasar saat ini.

  • Model Blockchain dapat dan akan mengubah bagaimana bisnis dilakukan, atau lebih spesifik lagi bagaimana transaksi dapat berjalan.
  • Blockchain memiliki kapasitas untuk skala dan meningkatkan keamanan digital modern, terutama untuk data yang berkaitan dengan keuangan.
  • Blockchain dapat berfungsi sebagai dasar identitas gen atau ID digital berikutnya, dan terintegrasi dengan baik dengan bentuk otentikasi lanjutan.

Cybersecurity

Cybersecurity membutuhkan pendekatan holistik dengan solusi teknis dan non-teknis untuk melindungi integritas, otentikasi, dan kerahasiaan data pelanggan. Inisiatif transformasi digital ini menemukan kembali cara perusahaan beroperasi dan mengelola pengalaman pelanggan, tim, dan karyawan di seluruh organisasi.

Transformasi digital atau proses modern customer experience bergantung pada alat dan sistem yang lebih maju untuk memberikan pengalaman yang holistik dan andal. Dengan kata lain, jika perusahaan Anda ingin melakukan peralihan ke digital, Anda harus memperhatikan alat apa yang ingin digunakan dan pengalaman digital yang baik tentunya.

4 Langkah dalam Transformasi Customer Journey Mapping Anda

By | 2017-11-21T02:20:51+00:00 November 21st, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , |

Tidak ada standarisasi dalam melakukan transformasi customer journey mapping di sebuah organisasi. Namun tentunya hal ini harus dilakukan dengan baik agar organisasi dapat beradaptasi dengan perilaku pelanggan yang kian menunjukkan perubahan. Untuk menanggapi hal tersebut, masukkanlah empat langkah dalam customer journey mapping yang sukses dan efektif berikut ini.

  1. Baseline Your Customer Journey

Dokumentasikan customer journey Anda saat ini. Hal ini tidak hanya akan memungkinkan Anda untuk berfokus pada kebutuhan pelanggan dan bagaimana memecahkan masalah mereka, namun juga dapat digunakan dalam mengidentifikasi peluang untuk berinovasi dan pengalaman di masa depan.

  1. Define the Principles

Dalam meninjau customer journey, tetaplah fokus pada kebutuhan pelanggan dan memecahkan masalah mereka. Apa yang bisa disederhanakan? Dimana nilai bisa ditambahkan? Membangun cara baru, menanamkan di dalam organisasi, dan membimbing karyawan dengan baik dalam membentuk customer journey sebaik mungkin.

  1. Integrate Your Data

Mengintegrasikan beberapa sumber data adalah kunci untuk menciptakan satu unified customer view. Data dari analytics Anda juga dapat melakukan lebih dari sekadar memprediksi perilaku pelanggan.

Mereka dapat menjelaskan kondisi infrastruktur Anda saat ini. Kurangnya data yang dapat digunakan dapat menjadi pertanda masalah dalam infrastruktur Anda, sedangkan data yang berkualitas baik, data terkini dan terintegrasi terpusat pada user insights dan benar-benar menghubungkan customer journey.

  1. Measure Your Progress

Ketika perubahan dilakukan untuk customer journey Anda, penting untuk secara konsisten mendokumentasikan dampak perubahan dan berbagi bagaimana reaksi pelanggan. Pastikan untuk Anda dapat mengukur secara berkala, khususnya setelah ada perubahan yang signifikan. Mencerminkan teknologi, tren, dan perilaku yang baru.

Dengan memasukkan empat langkah dalam rencana transformasi Anda akan memastikan bahwa Anda menghasilkan sebuah output berdasarkan penelitian pengguna, bahwa Anda telah mengumpulkan data kualitas terbaik, dan Anda memiliki rencana yang terdokumentasi dan terukur. Pada akhir pemetaan Anda tersebut, Anda akan memiliki team of cross-organizational yang terlibat dan siap untuk bertindak berdasarkan wawasan yang terungkap selama proses berlangsung.

Manajemen Data: Local vs Cloud Storage

By | 2017-09-20T09:48:16+00:00 September 18th, 2017|Categories: Blog|Tags: , , , , , |

Dulu tidak ada istilah network sharing dan tidak ada yang namanya cloud computing. Local storage merupakan pilihan satu-satunya. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, layanan cloud seperti Dropbox telah merevolusi bagaimana bisnis menyimpan informasi. Dengan menyimpan file penting pada server non-lokal, karyawan dapat mengakses datanya dari manapun, kapanpun, selama mereka memiliki koneksi internet.

Namun sayangnya, konsekuensi yang tidak terduga selalu mengikuti sebuah perubahan dan dalam contoh kasus ini, keamanan data adalah pengorbanan utama. Akibatnya, perusahaan harus dengan hati-hati mengevaluasi pilihan mereka dan mengajukan pertanyaan ini kepada diri mereka sendiri, “Metode pengelolaan data mana yang terbaik, apakah cloud computing, local storage, atau network sharing?”

Local Storage

Menyimpan data pada disk lokal seringkali menjadi pilihan termudah. Seperti desktop yang dapat menyimpan file hingga 500 GB, kapasitasnya tidak bermasalah. Bahkan, laptop yang paling dasar pun dilengkapi dengan disk tipe 150 GB. Dengan begitu banyak extra space, seringkali dilupakan bahwa ada alternatif lain.

Namun masalah terbesar dengan local storage adalah virus komputer yang dapat dengan mudah melumpuhkan hard drive dan semua data yang ada di dalamnya. Sedangkan masalah lainnya adalah pencurian laptop karyawan, sebuah risiko yang buruk dalam perjalanan bisnis.

Cloud Storage

Dengan kecenderungan tren Bring Your Own Device (BYOD) yang kuat seperti sebelumnya, bisnis berebut untuk menguasai smartphone, laptop, dan tablet milik karyawan. Admin TI mengenali potensi perangkat seluler dan mengerti bahwa mereka dapat meningkatkan produktivitas jika digunakan dengan benar.

Di sinilah cloud computing masuk. Dengan melakukan hosting data di server online, karyawan dapat mengakses informasinya dari sejumlah perangkat. Namun demikian, kemampuan untuk mengakses dan berbagi file dengan mudah dapat dilihat sebagai keuntungan dan juga kerugian. Disamping itu, individu yang jaraknya jauh terpisah, sekarang dapat bekerja sama dalam sebuah proyek. Mereka tidak lagi harus mengandalkan komunikasi email yang tidak efisien.

Network Sharing

Network sharing dapat dianggap sebagai media yang paling banyak diminati diantara cloud dan local storage. Memiliki kemiripan dengan local storage, metode ini memungkinkan pebisnis untuk menyimpan data secara fisik dan menyimpan informasi secara terpisah dari internet. Intinya, network sharing ini melibatkan penyimpanan khusus komputer yang terhubung ke beberapa perangkat.

Conclusion

Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, sulit untuk menentukan solusi pengelolaan data yang tepat. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengevaluasi kebutuhan masing-masing perusahaan. Jika kolaborasi dan file sharing merupakan hal yang sangat penting, maka layanan Cloud direkomendasikan. Jika keamanan data sangat penting, maka network sharing mungkin adalah pilihan terbaik. Akhirnya, bisnis yang kecil dengan anggaran rendah disarankan untuk tetap menggunakan sistem penyimpanan lokal.

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US