Pivotal

/Tag: Pivotal

Cloud-Native Applications oleh Pivotal: Cepat, Mengurangi Risiko dan Mengembangkan Bisnis Anda

By | 2018-09-21T10:08:07+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , |

Melalui artikel berjudul CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal, kami sudah membahas mengenai apa itu CI/CD, pentingnya CI/CD dan perbandingannya dengan traditional development. Saat ini, pembahasan kita akan berlanjut ke bagian lainnya, yaitu Cloud-Native Applications.

Cloud-Native adalah pendekatan untuk membangun dan menjalankan aplikasi yang memanfaatkan keuntungan dari cloud computing delivery model. Cloud-native juga dikenal dengan bagaimana aplikasi dapat dibuat dan disebarkan.

Ketika perusahaan membangun dan mengoperasikan aplikasi dalam mode cloud-native, mereka senantiasa membawa ide-ide baru ke pasar dan merespon lebih cepat terhadap permintaan pelanggan.

Organisasi pun memerlukan platform untuk membuat dan mengoperasikan aplikasi dan layanan cloud-native yang mengotomatiskan dan mengintegrasikan konsep DevOps, continuous delivery, microservices, dan containers:

DevOps

DevOps merupakan kolaborasi antara software developers dan IT operations dengan tujuan terus-menerus memberikan software yang berkualitas tinggi yang mampu memecahkan tantangan yang dihadapi oleh pelanggan.

DevOps memiliki potensi untuk menciptakan budaya dan lingkungan di mana membangun, menguji, dan merilis software secara cepat, sering, dan lebih konsisten.

Continuous Delivery

Continuous Delivery, diaktifkan oleh praktik pengembangan produk Agile, yaitu tentang pengiriman sejumlah software ke produksi secara konstan, melalui otomatisasi.

Microservices

Microservices adalah pendekatan arsitektur untuk mengembangkan aplikasi sebagai kumpulan layanan yang kecil; setiap layanan mengimplementasikan kemampuan bisnis, berjalan dalam prosesnya sendiri dan berkomunikasi melalui HTTP APIs atau messaging.

Containers

Containers menawarkan efisiensi dan kecepatan dibandingan dengan standard virtual machines (VMs). Menggunakan operating system (OS)-level virtualization, OS tunggal secara dinamis dibagi antara satu atau beberapa kontainer yang terisolasi.

Masing-masing dengan sistem file yang dapat ditulis dan kuota sumber daya yang unik.

Mengapa Cloud-Native Applications Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa Cloud-Native Applications ini penting bagi bisnis:

1.Cloud sebagai keunggulan yang kompetitif

Cloud-native berarti mengalihkan sasaran cloud dari penghematan biaya IT ke mesin pertumbuhan bisnis. Bisnis yang dapat membangun dan mengirimkan aplikasi dengan cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan senantiasa dapat membangun kesuksesan dalam jangka waktu yang lama.

2.Memungkinkan tim untuk fokus pada ketahanan (resilience)

Ketika legacy infrastructure gagal, layanan juga dapat menderita. Namun di dunia cloud-native ini, tim fokus khusus pada arsitek untuk ketahanan.

3.Mendapatkan fleksibilitas yang lebih besar

Penyedia public cloud terus menawarkan layanan yang mengesankan dengan biaya yang wajar. Tetapi sebagian besar perusahaan tidak siap untuk hanya memilih satu infrastruktur saja.

Dengan platform yang mendukung pendekatan cloud-native, perusahaan membangun aplikasi yang dapat berjalan baik di cloud (publik maupun pribadi) tanpa adanya modifikasi.

4.Sejajarkan operasi dengan keseluruhan bisnis

Dengan mengotomatisasi operasi IT, perusahaan dapat berubah menjadi tim yang terfokus dengan mendorong prioritas bisnis. Mereka menghilangkan risiko kegagalan karena adanya kesalahan manusia. Dimana staf fokus pada perbaikan otomatis untuk menggantikan tugas admin yang rutin.

Source:

https://pivotal.io/cloud-native

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal

By | 2018-09-21T10:03:23+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Setelah memahami Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software, saatnya kita mengetahui bagian-bagian penting apa saja yang ada di dalam Pivotal. Hal tersebut meliputi; CI/CD, Cloud-Native, Cloud-Native Security, Containers, Data Science, DevOps, Digital Transformation, Internet of Things (IoT), Microservices, dan Smart Applications.

Pertama-tama mari kita simak pembahasan mengenai CI/CD.

CI/CD: Software That’s Always Ready for Production

Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD) menggunakan otomatisasi untuk memastikan bahwa kode aplikasi baru selalu diuji, aman, dan siap digunakan sehingga tim dapat mengirimkan ke bagian produksi tepat pada waktunya.

CI adalah proses pengujian dan pembuatan software secara otomatis setelah kode aplikasi yang baru terintegrasi ke dalam repository (tempat penyimpanan) bersama. Sedangkan CD adalah proses penyampaian aplikasi yang dibuat dalam proses CI ke bagian lingkungan produksi, yang dimasukkan melalui automated test.

Automated test memastikan fungsi aplikasi tersebut dapat sesuai dengan yang diharapkan ketika didorong ke lingkungan produksi hingga ke tangan pengguna yang sebenarnya (real users).

Mengapa CI/CD Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa CI/CD penting bagi perusahaan, yaitu:

  1. CI/CD dapat menyebarkan software sesuai dengan permintaan berdasarkan persyaratan bisnis.
  2. CI/CD dapat mengurangi risiko software yang tidak berfungsi dengan baik dalam produksi.
  3. CI/CD dapat membuat rapid iteration berdasarkan feedback pelanggan yang nyata.
  4. CI/CD dapat pulih lebih cepat ketika terjadi kegagalan.

Perbedaan yang Besar Antara CI/CD dengan Traditional Development

Jika dibandingkan dengan traditional development, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda dipahami:

CI/CD

  • Software dikembangkan secara iteratively (berulang) dalam sebuah potongan kecil berdasarkan feedback pengguna (user) yang sering.
  • Tes ditulis selama dan diterapkan di seluruh proses development untuk memastikan kode aplikasi yang berkualitas.
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) cepat digunakan melalui otomatisasi.
  • Kode aplikasi yang baru sering diintegrasikan dengan basis kode yang ada dan diuji untuk memastikan software selalu siap digunakan untuk produksi.

Traditional Development

  • Software dikembangkan dalam unit yang besar dan kompleks dengan feedback pengguna yang kurang tepat waktu.
  • Software diserahkan kepada tim QA untuk dilakukan pengujian setelah proses development
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) dikirimkan dalam jumlah besar pada interval yang tidak teratur (irregular intervals), atau segera melalui manual exception processes.
  • Kode aplikasi yang baru jarang terintegrasi dengan software, dan biasanya hanya sebelum penyebaran yang terjadi di jendela rilis yang telah ditentukan.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan perusahaan Anda.

Source:

https://pivotal.io/cicd

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software

By | 2018-07-24T06:46:17+00:00 July 9th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Pivotal Software, Inc (Pivotal) merupakan perusahaan perangkat lunak (software) dan layanan yang berbasis di San Fransisco dan Palo Alto, California, dengan beberapa kantor lainnya. Divisi nya termasuk Pivotal Labs (layanan konsultasi), Pivotal Cloud Foundry, Pivotal Big Data Suite.

Phintraco Group sebagai partner dari Pivotal untuk Indonesia hadir dalam membantu Anda membangun dan mengembangkan software di perusahaan dengan teknologi yang lebih cepat dan siap dalam menghadapi dunia digital saat ini.

Tentang Pivotal

Memberikan Pengalaman Pengguna yang Luar Biasa.

Perusahaan yang paling stabil di dunia pun dijalankan di Pivotal. Hasilnya bersifat transformasional. Melalui penerapan dari platform, tools, dan metodologi dari Pivotal, perusahaan-perusahaan ini telah mengeluarkan inovasi dan mengurangi time-to-market, dan mempertahankan portofolio aplikasi mereka yang sudah ada.

Dimana hasil yang didapatkan mencakup industri, termasuk otomotif, jasa keuangan, industri, media, ritel, pemerintah, teknologi dan telekomunikasi.

Membangun Software yang Penting.

Platform Cloud-native yang dimiliki oleh Pivotal, Pivotal Cloud Foundry, memungkinkan developers untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menulis kode, dan operator untuk meningkatkan keamanan dan waktu operasional. Bersama-sama, tim ini akan memberikan nilai bisnis yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah.

Modernisasi pembangunan.

Karena bisnis bergantung pada perangkat lunak untuk terlibat dengan pelanggan, inovasi dan kecepatan menjadi inti dalam memberikan nilai. Namun Anda terhambat oleh teknologi kuno dan hal lain-lainnya.

Pelanggan Pivotal menggunakan PCF bersama dengan Pivotal Labs, penawaran layanan strategis yang dimiliki Pivotal, untuk mengadopsi praktik pengembangan generasi berikutnya, memberikan aplikasi baru, dan memodernisasi aplikasi yang sudah ada.

Mempekerjakan yang Terbaik.

Pivotal tidak hanya dapat membantu perusahaan dalam membangun perangkat lunak (software), namun Pivotal juga membantu perusahaan dalam mempersiapkan diri untuk dekade berikutnya.

Bagi Pivotal, demi mencapai tujuan tersebut tentunya membutuhkan orang-orang yang berbagi nilai seperti: Melakukan hal yang benar. Melakukan apa yang berhasil. Selalu baik.

Source:

https://pivotal.io/about

GET THE LATEST INFO FROM US