Tren Networking 2019

/Tag: Tren Networking 2019

Tren Enterprise Networking di 2019

By | 2019-01-18T08:49:42+00:00 January 18th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Di tahun 2019 ini ada banyak berbagai tren yang bermunculan, baik tren IT secara keseluruhan, tren security (keamanan), maupun tren networking (jaringan). Khususnya mengenai enterprise networking, apakah yang harus diperhatikan oleh perusahaan di tahun 2019? Mari kita simak beberapa tren enterprise networking di 2019 berikut ini.

  1. 5G dan Peningkatan Edge Computing

5G, the next generation of cellular wireless, akan digunakan oleh operator pada tahun 2019. Sementara dari penyebaran 5G adalah masalah penyedia layanan, bagaimana hal ini dapat membantu untuk memungkinkan organisasi dengan use case yang berbeda adalah masalah jaringan perusahaan (enterprise networking).

Dengan 5G, Edge Computing dapat menjadi kenyataan. Bandwidth yang diperluas dan konsumsi daya yang lebih rendah yang digunakan oleh 5G memungkinkan lebih banyak penyebaran jaringan, baik itu untuk perangkat Internet of Things (IoT) mandiri atau untuk penyebaran edge computing.

Dengan penyebaran edge computing, sumber daya komputasi digunakan secara jarak jauh dan terhubung melalui 5G.

  1. Fungsi Cloud Native akan muncul

Pada tahun lalu, Virtual Network Functions (VNFs) dan Network Function Virtualization (NFV) sangat populer, namun di tahun 2019 akan berkembang dengan konsep Cloud Native Functions (CNFs).

Dengan CNFs, konsep jaringan dirangkum dalam pendekatan teknologi cloud native, yaitu bernama containers dan Kubernetes, untuk mengaktifkan fungsi jaringan. Kubernetes itu sendiri biasa dikenal sebagai platform open-source berbasis Linux yang dirancang untuk mengotomatiskan penempatan, penskalaan dan manajemen aplikasi dalam containers.

  1. Intent-Based Networking

Konsep dari Intent-Based Networking adalah yang pertama kali diadvokasi oleh Cisco pada Juni 2017 sebagai cara untuk menyatukan kecerdasan, otomatisasi, dan Software Defined Networking (SDN) bersama-sama.

Di tahun 2019, beberapa vendor sekarang diposisikan dengan berbagai pendekatan untuk Intent-Based Networking, dan ini merupakan tren yang kemungkinan akan berlanjut ketika organisasi belajar lebih banyak tentang konsep dan manfaatnya.

  1. SD-WAN akan terus tumbuh

Membeli koneksi pribadi seperti MPLS (Multi-Protocol Label Switching) terbilang mahal dan selalu sulit untuk diatur. SD-WAN muncul sebagai alternatif dan memberikan organisasi dengan cara untuk menggabungkan beberapa tautan internet publik untuk memungkinkan konektivitas WAN.

Menurut beberapa perkiraan analis industri, SD-WAN adalah pasar yang berkembang. Pada kuartal pertama tahun 2018 saja, pendapatan dilaporkan sebesar $162 juta, dua kali lipat pendapatan yang dilaporkan untuk kuartal pertama di tahun 2017.

Di tahun 2019 akan terlihat pertumbuhan yang lebih jauh ketika pembaruan MPLS muncul dan teknologi SD-WAN yang matang.

  1. Solusi Istio Service Mesh diperluas

Seiring dengan semakin banyaknya aplikasi yang berpindah ke containers dan Kubernetes, telah terjadi peningkatan kompleksitas dalam mengelola konektivitas jaringan untuk setiap container.

Dengan Istio, containers yang berjalan berdampingan dengan aplikasi containers mengatur traffic mesh yang dapat menangani banyak containers dalam arsitektur layanan mikro (microservices). Pada tahun 2019, diharapkan lebih banyak vendor yang mengadopsi Istio sebagai basis teknologi layanan yang memungkinkan adanya container networking.

  1. 2.5/5/25/50 GbE Networking menjadi nyata

Selama dekade terakhir, 1 Gigabit Ethernet telah menjadi standar yang digunakan untuk menghubungkan desktop perusahaan dan perangkat yang terhubung dengan kabel. Di 2019, diharapkan untuk melihat beberapa switch yang diaktifkan Ethernet 2,5 dan 5 Gbps dan Network Interface Cards (NICs) yang memanfaatkan standar IEEE 802.3bz.

Dengan 802.3bz, perusahaan dapat memperoleh hingga 5x bandwidth dari infrastruktur kabel yang ada.

Untuk infrastruktur server, 10 Gigabit Ethernet telah bekerja keras selama dekade terakhir, tetapi itu juga bergeser dengan peningkatan volume 25 dan 50 Gigabit Ethernet. Diharapkan di tahun 2019 ini, terdapat lebih dari sekedar 1 dan 10 Gigabit Ethernet karena vendor mendorong keluarnya opsi baru.

  1. Ipv6

2019 tidak akan menjadi tahun di mana semua perusahaan secara cepat pindah ke IPv6, namun itu tidak berarti bahwa adopsi Ipv6 bukanlah tren yang harus diabaikan oleh enterprise networking yang profesional.

Banyak koneksi seluler baru dan perangkat IoT mengandalkan IPv6 sebagai pendekatan pengalaman utama. Sementara IPv6 tidak akan menyalip penggunaan IPv4 di perusahaan pada 2019 atau dalam waktu dekat ini.

Berkat tren lain yang dicatat dalam bagian ini, termasuk 5G dan container networking, IPv6 kemungkinan akan menjadi sedikit lebih menonjol daripada yang sudah dimiliki bertahun-tahun yang lalu.

Source: http://www.enterprisenetworkingplanet.com/netsysm/7-enterprise-networking-trends-to-watch-in-2019.html

GET THE LATEST INFO FROM US