Keamanan endpoint perusahaan difungsikan sebagai solusi untuk mendeteksi berbagai macam jenis serangan siber seperti malware, ransomware, cryptojacking pada perangkat pengguna, lalu mencegahnya masuk untuk menginfeksi sistem perusahaan. Solusi keamanan endpoint adalah komponen keamanan siber yang paling umum digunakan oleh banyak perusahaan karena fungsi dan manfaatnya sangat diperlukan, dengan demikian menjadi salah satu solusi keamanan yang sangat dibutuhkan.

Karena fungsi dan manfaat keamanan endpoint menjadi komponen keamanan siber yang paling dibutuhkan, maka perusahaan wajib melakukan pembaruan secara berkala dan memastikan keamanan endpoint yang digunakan masih relevan dengan kebutuhan saat ini. Dalam lingkungan perusahaan, memperbarui atau mengganti solusi tradisional seringkali diabaikan karena dianggap tidak dibutuhkan. Padahal, saat ini perusahaan sudah banyak memanfaatkan teknologi modern untuk beroperasi, ini artinya celah keamanan siber semakin berevolusi dan perlu diantisipasi.

Kini, perusahaan harus lebih terbuka dengan risiko dan dampak dari adanya transformasi digital, yaitu celah keamanan siber yang semakin terbuka lebar. Jika suatu perusahaan telah menjalankan praktik bisnis modern dengan memanfaatkan teknologi, maka sudah saatnya untuk mengevaluasi solusi keamanan endpoint yang saat ini digunakan. Apakah masih relevan, perlu diperbarui, atau mungkin perlu diganti?

Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut, mari kita ketahui 4 hal yang menunjukkan saatnya mengganti keamanan endpoint perusahaan. Berikut penjelasannya:

1. Keamanan Endpoint Tidak Memiliki Kemampuan Deteksi yang Baik

Solusi keamanan tradisional atau legacy umumnya bergantung pada metode deteksi berbasis signature. Metode deteksi ini mengharuskan tim keamanan IT untuk melakukan pembaruan secara manual dan berkala jika ada jenis serangan siber baru yang berpotensi menginfeksi sistem perusahaan. Sayangnya, jenis serangan siber kini semakin canggih dan lolos dari deteksi solusi keamanan tradisional yang mengandalkan metode deteksi berbasis signature. Oleh karena itu, kondisi saat ini mengharuskan perusahaan untuk segera mengganti keamanan endpoint dengan kemampuan yang lebih canggih, seperti solusi keamanan endpoint yang signatureless, dilengkapi dengan NGAV berbasis AI, visibilitas menyeluruh terhadap serangan, kontrol perangkat, terintegrasi dengan Threat Intelligence, manajemen firewall, serta kontrol dan respon yang lebih sensitif terhadap ancaman siber.

2. Platform Keamanan yang Digunakan Justru Menghambat Kinerja Tim Keamanan IT

Semakin lama usia suatu solusi keamanan endpoint, semakin banyak daya pemrosesan CPU yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya. Hal ini dapat menyebabkan platform keamanan endpoint bekerja pada kecepatan yang sangat lambat, dan kinerja lamban otomatis akan memengaruhi produktivitas. Mengganti solusi tersebut dengan yang lebih canggih adalah solusinya, karena solusi keamanan endpoint modern akan membebaskan Anda dari kebutuhan daya pemrosesan CPU yang tinggi, sehingga kinerja keamanan endpoint akan lebih efisien.

3. Solusi Keamanan Endpoint yang Digunakan Tidak Terintegrasi dan Tidak Dapat Mengikuti Kebutuhan Perusahaan

Solusi keamanan endpoint yang ideal perlu mengakomodasi kebutuhan perusahaan yang berubah dan berkembang. Ini artinya, solusi keamanan endpoint perlu diintegrasikan dengan solusi keamanan lain untuk menciptakan keamanan yang komprehensif.

Jika solusi keamanan endpoint Anda saat ini tidak terintegrasi dengan teknologi keamanan lainnya, itu tandanya perusahaan perlu segera mengganti keamanan endpoint ke solusi yang lebih modern.

Lebih lanjut, solusi keamanan endpoint yang digunakan harus memiliki kemampuan yang sama canggihnya dengan kebutuhan perusahaan saat ini, seperti tren bring your own devices yang semakin banyak diterapkan sejak pandemi. Jika solusi keamanan endpoint saat ini tidak dapat mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan baru, maka sudah saatnya mengganti keamanan endpoint Anda.

4. Tidak Menawarkan Pilihan Deployment yang Fleksibel

Melihat perkembangan situasi saat ini, di mana fleksibilitas sangat dibutuhkan untuk dapat tetap beroperasi di tengah pandemi, perusahaan perlu beradaptasi dengan teknologi berbasis cloud.

Oleh karena itu, solusi keamanan endpoint yang dimiliki harus menawarkan fleksibilitas deployment, baik di cloud atau on premises. Solusi keamanan endpoint tradisional tidak dilengkapi dengan fleksibilitas ini, maka tidak lagi relevan untuk kebutuhan perusahaan di masa pandemi seperti saat ini.

Demikian 4 hal yang menunjukkan saatnya mengganti keamanan endpoint perusahaan. 4 poin yang sudah dijabarkan dapat diperhatikan untuk menilai efektivitas keamanan endpoint yang saat ini Anda gunakan. Jika perusahaan mengalami 4 hal tersebut, maka sudah saatnya untuk mengganti solusi keamanan endpoint guna memberi perlindungan yang lebih baik dari serangan siber yang semakin canggih. Informasi mengenai fungsi, manfaat dan kemampuan solusi keamanan endpoint modern dapat dibaca di sini.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang proteksi endpoint dan solusi keamanan endpoint yang tepat untuk perusahaan, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Referensi:

https://solutionsreview.com/endpoint-security/4-signs-you-need-to-update-your-endpoint-security/

https://solutionsreview.com/endpoint-security/5-signs-time-replace-endpoint-security-solution/