admin.marketing

/admin.marketing

About admin.marketing

This author has not yet filled in any details.
So far admin.marketing has created 348 blog entries.

Meningkatkan Kemampuan Keamanan Endpoint dengan Threat Intelligence

By | 2021-07-25T20:49:44+00:00 June 23rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Solusi keamanan endpoint telah digunakan oleh individu, instansi, organisasi, dan perusahaan selama lebih dari 40 tahun. Terlepas dari segala penyempurnaan kemampuan solusi keamanan endpoint yang selalu diperbarui, efektivitasnya tetap harus selalu diperhatikan secara rutin, terutama untuk kepentingan perusahaan. Mengapa demikian? Karena walaupun hampir semua perusahaan telah menggunakan solusi keamanan endpoint, kasus serangan siber kerap terjadi dan menjadi suatu masalah yang seolah tak bisa dihindari.

Dalam beberapa tahun terakhir, jenis serangan siber berevolusi lebih cepat dibandingkan strategi pencegahannya. Setelah sekian banyak kejadian serangan siber yang menargetkan perusahaan dari berbagai ukuran dan industri, dapat disimpulkan bahwa tidak ada satu pun perusahaan yang kebal terhadap serangan siber, bahkan perusahaan skala enterprise juga tidak menjadi pengecualian.

Melihat situasi tersebut, perusahaan perlu menemukan inovasi baru untuk meningkatkan keamanan siber – khususnya untuk meningkatkan kemampuan keamanan endpoint dari serangan siber yang terus berevolusi.

Solusi tepat untuk meningkatkan kemampuan keamanan endpoint perusahaan saat ini adalah Threat Intelligence. Dihimpun dari Gartner, Threat Intelligence didefinisikan sebagai kumpulan informasi berbasis bukti, termasuk konteks, mekanisme, indikasi, implikasi, dan saran aksi atas ancaman terhadap aset. Kemudian, data yang ada pada solusi Threat Intelligence tersebut dijadikan dasar untuk mengambil keputusan atas ancaman yang sedang terjadi.

Sedangkan menurut fungsinya, Threat Intelligence memungkinkan tim keamanan IT untuk membuat keputusan keamanan yang lebih cepat dan terinformasi, mengubah tindakan yang dapat dilakukan untuk melindungi sistem keamanan perusahaan yang awalnya hanya sekedar tindakan reaktif menjadi tindakan proaktif.

Cara Threat Intelligence Meningkatkan Kemampuan Keamanan Endpoint

Threat Intelligence diintegrasikan ke dalam keamanan endpoint untuk menyempurnakan kemampuannya dalam mencegah serangan siber. Dengan Threat Intelligence, tim keamanan IT dapat menangkap seluruh informasi forensik tentang jenis serangan yang digunakan oleh penjahat siber dan mempelajari setiap jenis serangan baru, hingga pada akhirnya dapat mempersiapkan strategi tepat jika insiden keamanan siber serupa terjadi lagi di kemudian hari.

Secara lebih rinci, solusi Threat Intelligence meningkatkan kemampuan keamanan endpoint perusahaan dengan memberi kemampuan berikut ini untuk tim keamanan IT:

#1 Meningkatkan kecepatan dan akurasi investigasi ancaman

Solusi Threat Intelligence membantu tim keamanan IT mengotomatiskan proses investigasi serangan dan menghasilkan laporan yang dapat ditindaklanjuti untuk mengatasi ancaman keamanan pada sistem perusahaan.

Dengan fitur ini, perusahaan dapat meningkatkan tingkat keamanan endpoint dengan menggabungkan beberapa tools keamanan seperti pendeteksi malware dan analisa malware dalam satu solusi.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa integrasi Threat Intelligence ke dalam keamanan endpoint akan sepenuhnya mengurangi waktu dan upaya yang dibutuhkan untuk melakukan investigasi ancaman siber yang sebelumnya dilakukan secara manual – dengan hasil yang lebih efektif dan akurat.

#2 Mengetahui informasi yang diperlukan mengenai profil penjahat siber dan metode serangan siber yang digunakan

Dengan solusi Threat Intelligence, tim keamanan IT akan mendapatkan akses ke dalam informasi mengenai profil penjahat siber, metode serangan yang digunakan dan seluruh rekam jejaknya terkait aksi kejahatan siber yang pernah dilakukan.

Dengan kemampuan tersebut, tim keamanan IT dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk menyiapkan strategi tepat guna mencegah serangan siber berdasarkan jenis dan metode yang digunakan masing-masing penjahat siber.

Selain itu, tim keamanan IT juga dapat mengidentifikasi penjahat siber yang menargetkan perusahaan dari jenis industri dan wilayah yang sama dengan perusahaan mereka, sehingga dapat mengambil langkah preventif yang lebih kuat untuk beberapa penjahat siber tertentu.  

Karena jenis serangan siber dan kemampuan penjahat siber terus berevolusi, tim keamanan IT perusahaan membutuhkan bantuan yang maksimal untuk mencegah, mendeteksi, dan merespons potensi serangan secara lebih efektif.

Mengintegrasikan Threat Intelligence ke dalam keamanan endpoint dapat meningkatkan kemampuan keamanan endpoint agar lebih sensitif terhadap segala jenis dan metode serangan siber. Jadi, disimpulkan bahwa meningkatkan kemampuan keamanan endpoint dengan Threat Intelligence dapat membantu tim keamanan IT meningkatkan kecepatan, efektivitas, dan akurasi investigasi ancaman siber secara signifikan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang solusi Threat Intelligence dan keamanan endpoint, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Referensi:

https://go.crowdstrike.com/rs/281-OBQ-266/images/ReportSANSReviewFalconX.pdf

https://www.gartner.com/reviews/market/security-threat-intelligence-services

 

Click here to read this article in English.

4 Alasan Mengapa Investasi Hyperconverged Infrastructure Penting bagi Perusahaan

By | 2021-07-25T20:49:51+00:00 June 18th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Di situasi pandemi seperti saat ini, seorang IT leader bertanggung jawab untuk menemukan solusi tepat yang berfungsi untuk membantu perusahaan lebih responsif, manajemen IT yang lebih mudah dikelola, dan aman dari ancaman keamanan siber. Adakah solusi tepat untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan tersebut?

Solusinya ada pada Hyperconverged Infrastructure. Penggunaan Hyperconverged Infrastructure menjanjikan efisiensi dan penghematan biaya yang lebih besar bagi perusahaan. Namun, benarkah demikian? Sebagai seorang IT leader, mungkin Anda sedang mencari informasi tentang Hyperconverged Infrastructure dan ingin menemukan jawaban atas pertanyaan mengapa perusahaan Anda harus segera mengadopsi model infrastruktur ini.

Kami akan membantu Anda untuk menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut dengan menjabarkan 4 alasan mengapa investasi Hyperconverged Infrastructure penting bagi perusahaan. Berikut penjelasannya!

1. HCI membantu tim IT menyederhanakan pengelolaan infrastruktur IT

“Bekerjalah lebih cerdas, bukan lebih keras”. Pernah dengar istilah tersebut? Inilah salah satu gambaran manfaat yang akan didapatkan perusahaan dengan menggunakan Hyperconverged Infrastructure. HCI dapat membantu tim IT menggunakan waktu kerja mereka dan sumber daya IT yang dimiliki secara lebih efisien.

HCI memungkinkan tim IT perusahaan menggunakan satu sistem terpadu untuk mendapatkan visibilitas menyeluruh ke seluruh lingkungan IT. Dengan visibilitas menyeluruh tersebut, tim IT dapat bebas mengelola setiap bagian infrastruktur IT secara sederhana dan mulus di satu tempat, yang hasilnya akan memberi lebih banyak waktu untuk meningkatkan agility, fokus pada strategi bisnis, dan mengurangi pengeluaran biaya untuk keperluan hardware.

2. Mengurangi biaya investasi IT secara keseluruhan

Setiap perusahaan pasti menciptakan strategi sedemikian rupa agar bisa berhasil mengurangi pengeluaran, termasuk untuk biaya investasi IT.

Setiap perusahaan yang menggunakan infrastruktur IT tradisional harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk urusan pemeliharaan. Perusahaan secara rutin mengeluarkan budget khusus untuk biaya lisensi, biaya upgrade, administrasi, storage, dan bahkan biaya untuk tim support dan spesialis yang jumlahnya juga tidak sedikit.

HCI dapat mengatasi masalah ini dengan cara menyederhanakan operasi infrastruktur IT perusahaan, sehingga perusahaan tidak perlu memiliki banyak tim support untuk mengelola platform yang berbeda dengan adanya sistem manajemen terpusat. Dengan HCI, perusahaan tidak lagi membutuhkan manajemen IT yang terpisah dan mahal!

3. Memenuhi kebutuhan scaling-up

Infrastruktur IT tradisional sulit untuk mengikuti perkembangan kebutuhan bisnis yang terus meningkat, dengan kata lain sulit untuk melakukan proses scaling-up.

Infrastruktur IT tradisional membuat tim IT sulit untuk melakukan prediksi konsumsi sumber daya IT selama tiga hingga lima tahun ke depan, dan ketika tim IT melakukannya, hasil prediksi berisiko menyebabkan overprovisioning – situasi di mana perusahaan mengeluarkan banyak biaya untuk sumber daya IT, namun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang benar-benar mereka butuhkan.

Dengan HCI, perusahaan hanya perlu mengeluarkan biaya lebih saat bisnis sudah berkembang, dan mendapatkan fleksibilitas untuk menyesuaikan kondisi manajemen IT saat ada data yang bertambah atau perlu diubah.

4. Proses pemulihan bencana (disaster recovery) dapat dilakukan dengan lebih cepat

Salah satu elemen utama dari solusi HCI adalah kemampuan backup, pemulihan, perlindungan data, dan deduplikasi data yang sudah tersedia, serta kemampuan analitik untuk memprediksi kondisi seluruhnya. Komponen disaster recovery akan dikelola dari satu dashboard, dan HCI tidak hanya memantau on-premise storage tapi juga cloud storage. Dengan kemampuan ini, proses deduplikasi dan backup data dapat dilakukan dalam hitungan menit atau bahkan hitungan detik.

Demikian informasi mengenai 4 alasan mengapa investasi Hyperconverged Infrastructure penting bagi perusahaan. Jika Anda tertarik untuk mengimplementasi solusi Hyperconverged Infrastructure, Anda dapat segera menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Phintraco Technology memiliki tim ahli yang siap untuk membantu perusahaan Anda menuju seluruh tahapan implementasi HCI, termasuk menyediakan layanan assessment. Tim kami akan membantu Anda menemukan solusi yang paling sesuai untuk lingkungan dan beban kerja di perusahaan secara spesifik.

Referensi:

https://www.computerweekly.com/feature/Five-reasons-to-look-at-hyper-converged-infrastructure

 

Artikel terkait:

https://phintraco.com/hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-hyperconverged-infrastructure/

Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure: Apa Perbedaannya?

By | 2021-07-25T20:49:55+00:00 June 16th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bagi pemilik perusahaan atau business leader, memiliki pengetahuan terkini tentang teknologi merupakan suatu keharusan karena kita telah memasuki era digital – dimana segalanya dimudahkan dengan penggunaan teknologi. Baik untuk perusahaan menengah hingga skala enterprise, manajemen IT yang baik akan membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan.

Saat ini, infrastruktur IT yang dikenal sebagai Hyper Converged Infrastructure telah hadir untuk melengkapi kecanggihan dan manfaat yang dibawa oleh infrastruktur IT terdahulunya yaitu Converged Infrastructure. Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure mungkin sudah tidak asing lagi bagi perusahaan khususnya bagi mereka yang secara spesifik mengelola manajemen IT. Namun, sudahkah Anda mengetahui apa saja perbedaan Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure?

Baik Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure sama-sama berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan masalah yang dihadapi perusahaan dengan penggunaan infrastruktur IT tradisional. Walaupun keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, ada beberapa perbedaan penting yang dimiliki oleh masing-masing model infrastruktur IT ini. Berikut penjelasannya!

Perbedaan Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure

Dalam infrastruktur IT tradisional – server, storage, jaringan, dan komponen infrastruktur lainnya dioperasikan dan dikelola secara terpisah. Dengan infrastruktur IT tradisional ini, tim IT akan bertanggung jawab untuk mengelola masing-masing komponen secara terpisah, yang mana akan membutuhkan biaya yang sangat mahal dan proses yang kompleks sehingga dapat memperlambat inovasi bisnis.

Sebelum hadirnya Hyperconverged Infrastructure, Converged Infrastructure muncul lebih awal. Converged Infrastructure menggabungkan seluruh infrastruktur IT tradisional ke dalam satu sistem, maka perusahaan dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk merancang, menerapkan, dan mengintegrasikan seluruh infrastruktur tersebut.

Namun, komponen dasar yang digunakan tetap sama dengan infrastruktur IT tradisional, sehingga masalah dan tantangan yang dihadapi karena penggunaan infrastruktur IT tradisional masih kerap terjadi, hanya saja proses pemeliharaan dan pemantauan berbagai infrastruktur IT yang berbeda seperti server, storage, dan jaringan akan lebih mudah dilakukan.

Sedangkan untuk Hyperconverged Infrastructure, teknologi ini hadir dengan fungsi dan kelebihan yang disempurnakan. Fungsi dan manfaatnya lebih dari sekedar untuk memudahkan pemeliharaan dan pemantauan berbagai infrastruktur IT yang berbeda.

Berbeda dengan Converged Infrastructure yang masih menggunakan hardware untuk mengatur pemakaian sumber daya IT, Hyperconverged Infrastructure memastikan semua pemakaian sumber daya IT diatur oleh software yang dijalankan pada virtual machine.

Selain itu, software yang mendukung teknologi Hyperconverged Infrastructure ini memungkinkan penggunaan komputasi dan storage yang lebih efisien dan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan hardware yang diperlukan untuk memberi energi lebih pada infrastruktur IT tradisional. Hasilnya, perusahaan akan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk keperluan daya data center karena seluruh sumber daya IT yang digunakan bekerja secara lebih efektif dan efisien.

Jika kita simpulkan dari penjelasan di atas, maka kelebihan menggunakan Hyperconverged Infrastructure terletak pada sisi manfaat finansial. Untuk memberi gambaran secara rinci mengenai perbedaan Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure, mari perhatikan tabel berikut ini:

Manfaat

Converged Infrastructure

Hyper Converged Infrastructure

Mengurangi pengeluaran operasional

V

V

Mengurangi pengeluaran yang dibutuhkan untuk hardware

X

V

Memungkinkan pengelolaan infrastruktur IT yang terpusat

V

V

Mengurangi konsumsi sumber daya IT

X

V

Mengurangi Total Cost of Ownership (TCO)

X

V

Sudah dilengkapi dengan fitur data protection dan disaster recovery bawaan

X

V

Mana yang harus dipilih oleh perusahaan, Converged Infrastructure atau Hyperconverged Infrastructure?

Singkatnya, Converged Infrastructure adalah teknologi yang sama dengan infrastruktur IT tradisional, namun dikemas lebih sederhana agar pengoperasian dan pemeliharaannya dapat dilakukan secara lebih mudah. Di sisi lain, Hyperconverged Infrastructure menggunakan pendekatan yang berbeda – yaitu sepenuhnya memanfaatkan software untuk menggabungkan berbagai infrastruktur IT dan mengurangi kebutuhan hardware.

Dan kesimpulannya, Hyperconverged Infrastructure lebih fleksibel dengan skalabilitas yang lebih baik, sehingga perusahaan akan mampu bekerja dengan lebih cepat, efisien, dan lebih cepat beradaptasi dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Manfaat yang ditawarkan infrastruktur IT modern ini, baik Converged Infrastructure atau Hyperconverged Infrastructure dapat diimplementasikan oleh seluruh perusahaan dari berbagai bidang dan industri, termasuk industri kesehatan, pemerintahan atau pendidikan.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan sesi konsultasi dengan tim ahli yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang infrastruktur IT.

Referensi:

https://www.nutanix.com/info/converged-vs-hyperconverged-infrastructure

https://www.nutanix.com/theforecastbynutanix/technology/difference-between-converged-and-hyperconverged-infrastructure

 

Artikel terkait:

https://phintraco.com/hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-hyperconverged-infrastructure/

Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Hyperconverged Infrastructure

By | 2021-07-25T20:49:59+00:00 June 14th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Banyak perusahaan menghadapi kompleksitas dalam pengelolaan infrastruktur IT, karena fungsi dari masing-masing infrastruktur IT tersebut masih berjalan sendiri atau silo, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terpisah.

Karena tantangan ini kerap dialami perusahaan, Phintraco Technology menghadirkan solusi untuk memberikan kemudahan pengelolaan dan pengawasan infrastruktur IT secara terpusat melalui teknologi Hyperconverged infrastructure (HCI). Sudahkah Anda mengetahui apa itu Hyperconverged Infrastructure? Apa saja fungsi dan manfaat bisnis yang ditawarkan solusi teknologi ini?

Di artikel ini, kami akan membahas secara rinci mengenai hal yang perlu Anda ketahui tentang Hyperconverged Infrastructure – seperti pengertian, fungsi, dan manfaat bagi perusahaan yang mengadopsi solusi teknologi ini. Berikut penjelasannya!

Apa itu Hyperconverged Infrastructure?

Hyperconverged Infrastructure atau HCI, adalah suatu framework IT yang menggabungkan seluruh elemen komputasi, storage, jaringan, dan sumber daya virtualisasi lainnya ke dalam satu sistem untuk mengurangi kompleksitas pengelolaan data center dan meningkatkan skalabilitas.

Apa saja keuntungan bagi perusahaan yang mengadopsi solusi Hyperconverged Infrastructure?

HCI mentransformasikan model operasional IT tradisional ke dalam satu sistem yang sederhana dan terpadu. Hasilnya, perusahaan yang mengadopsi HCI akan mendapatkan keuntungan berikut ini:

1. Meningkatkan efisiensi IT

HCI menghilangkan proses manual dan mengurangi kebutuhan terhadap jumlah personel untuk tim operasional IT. Dengan HCI, satu tim dapat ditugaskan untuk memantau dan mengelola keseluruhan infrastruktur IT, serta secara efektif mengatur ruang penyimpanan (storage) yang dibutuhkan perusahaan. Selain itu, dengan HCI, infrastruktur IT dapat secara otomatis mengatur jumlah kapasitas, membagi beban kerja dan perlindungan yang sesuai untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Semua sumber daya IT yang digunakan perusahaan dapat diatur secara otomatis oleh software, sehingga mengurangi kompleksitas dan meningkatkan efisiensi.

2. Mengurangi jumlah Capital Expenditure (CAPEX)

Dengan HCI, perusahaan dapat mengurangi CAPEX, karena perusahaan akan mengurangi keperluan terhadap infrastruktur jaringan yang mahal dan dibuat khusus, serta menggunakan arsitektur yang mampu menyesuaikan skalabilitas sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan keuntungan ini, perusahaan bisa mengurangi pengeluaran yang dibutuhkan terkait infrastruktur IT di seluruh data centernya.

3. Lebih responsif terhadap kebutuhan bisnis yang berubah secara cepat

Perusahaan yang ingin berkembang harus responsif terhadap kebutuhan bisnis yang bergerak dan berubah secara cepat atau dinamis. HCI memudahkan tim IT dalam menambah lebih banyak node ke dalam storage, sehingga kapan pun dibutuhkan upgrade, sistem HCI akan dengan cepat melakukan scale up.

Ini artinya, proses adaptasi pada perubahan yang sering terjadi dalam lingkungan bisnis dapat dimudahkan dengan menggunakan HCI. Performa yang tinggi, proses upgrade yang cepat, serta infrastruktur IT yang mudah diskalakan dapat memberi bisnis kelincahan yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap tuntutan pasar.

Contoh fungsi Hyperconverged Infrastructure untuk perusahaan (use case)

1. Menyederhanakan arsitektur data center

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, HCI membantu perusahaan menggabungkan server, storage, jaringan, dan keamanan dalam satu sistem terpadu. Maka, HCI dapat menyederhanakan arsitektur data center dan mengurangi biaya yang diperlukan untuk keperluan operasional dan pemeliharaan.

2. Menyederhanakan operasional kantor cabang

Selain dapat mengurangi biaya yang perlu dikeluarkan untuk keperluan infrastruktur TI, adopsi HCI dalam perusahaan dapat mengurangi kompleksitas pengelolaan infrastruktur IT, sehingga bagi perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang tidak perlu menambah banyak personel khusus untuk mengelola infrastruktur IT kantor cabang yang tersebar di beberapa daerah.

3. Perlindungan data dan pemulihan bencana (disaster recovery)

HCI menghadirkan berbagai fitur yang berfungsi untuk perlindungan data dan pemulihan bencana, guna membantu perusahaan memastikan integritas data. Mulai dari backup hingga perlindungan data berkelanjutan, data dapat dilindungi dengan cara yang cukup sederhana.

Pengertian, manfaat, dan fungsi (use case) dari solusi HCI sudah kami jabarkan. Langkah selanjutnya adalah menentukan apakah HCI dapat menjadi solusi tepat untuk mengatasi tantangan dan kompleksitas yang kerap terjadi dalam lingkungan IT perusahaan Anda?

Sebagai perusahaan penyedia solusi IT, Phintraco Technology memahami tantangan yang dihadapi tim IT perusahaan saat ini. Daripada harus fokus pada pengelolaan server, storage, virtualisasi dan backup yang memakan waktu, serta sumber daya dan biaya pemeliharaan yang tinggi, lebih baik tim IT fokus pada pengembangan bisnis yang mendatangkan pendapatan yang lebih tinggi. Kemampuan tersebut bisa didapatkan dengan mengadopsi solusi Hyperconverged Infrastructure.  

Phintraco Technology memiliki tim dengan kompetensi yang dibutuhkan serta pengalaman yang cukup banyak dalam mengimplementasikan solusi Hyperconverged Infrastructure di berbagai sektor industri.

Bagi perusahaan yang tertarik dengan solusi Hyperconverged Infrastructure dan ingin mengetahui bagaimana penerapan teknologi ini dapat mendukung perkembangan bisnis, dapat secara langsung menghubungi tim kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan sesi konsultasi dengan tim ahli dari Phintraco Technology.

Referensi:

https://phintraco-tech.com/modern-it-infrastructure/

https://www.vmware.com/products/hyper-converged-infrastructure.html

https://www.computerweekly.com/feature/Five-hyper-converged-infrastructure-use-cases-to-watch

3 Kesalahpahaman Seputar Data Analytics

By | 2021-07-25T20:50:03+00:00 June 11th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Jika diimplementasikan dengan tepat, data analytics akan membantu perusahaan dalam mengumpulkan dan menganalisa data secara efektif untuk mengumpulkan wawasan tentang efektivitas strategi bisnis di masa lalu, dan di waktu yang bersamaan juga membantu pihak yang bersangkutan untuk membuat keputusan bisnis yang menguntungkan di masa depan.

Walaupun fungsi data analytics sangat menguntungkan bagi keberlangsungan bisnis, masih banyak ketidaksesuaian fakta yang beredar mengenai data analytics. Beredarnya beberapa kesalahpahaman seputar data analytics dikhawatirkan akan memengaruhi keputusan perusahaan untuk memulai implementasi teknologi ini. Oleh karena itu, kami akan memberi informasi tentang 3 kesalahpahaman seputar data analytics sekaligus memberikan fakta dari kesalahpahaman yang beredar. Berikut penjelasannya:

#1 Implementasi data analytics membutuhkan biaya yang sangat mahal

Ketika berencana mengadopsi teknologi baru, pertanyaan pertama yang muncul adalah “berapa banyak biaya yang dibutuhkan?”

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mengetahui tujuan dari implementasi solusi teknologi tersebut. Untuk teknologi data analytics, tujuannya adalah untuk memudahkan perusahaan mengelola dan menganalisa data sehingga dapat membantu mereka membuat keputusan dengan lebih cepat dan tepat. 

Sayangnya, kesalahpahaman ini seringkali membuat perusahaan enggan untuk berinvestasi pada teknologi data analytics, terutama bagi perusahaan skala menengah.

Padahal faktanya, tidak semua implementasi data analytics memerlukan investasi besar. Karena pengeluarannya akan bergantung pada fitur dan kapabilitas dari platform data analytics yang dibutuhkan oleh masing-masing perusahaan. Terlebih jika kita nilai dari sisi manfaat dan keuntungan yang didapatkan, implementasi data analytics merupakan jenis investasi yang sangat cost-effective. Data analytics memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan ROI. 

Selain itu, memilih platform modern juga disarankan untuk memaksimalkan ROI. Karena dengan platform modern, perusahaan dapat menghindari pengeluaran tak terduga yang biasanya diakibatkan oleh infrastruktur teknologi tradisional (legacy).

#2  Platform data analytics yang didukung oleh kecerdasan buatan akan mengganti peran manusia

Kesalahpahaman ini merupakan yang paling banyak dipercaya oleh banyak orang, terutama karyawan. Stigma bahwa kecerdasan buatan akan mengganti peran manusia masih melekat di pikiran banyak pekerja. Padahal faktanya, meskipun kecerdasan buatan dapat mengerjakan sesuatu dengan kecepatan yang tidak bisa ditandingi oleh manusia, kehadirannya tetap tidak bisa mengganti peran manusia secara keseluruhan.

Kecerdasan buatan diciptakan untuk meringankan pekerjaan manusia, bukan menggantinya. Dukungan kecerdasan buatan pada suatu platform data analytics dibutuhkan untuk mempercepat pengelolaan dan klasifikasi data, sedangkan untuk urusan interpretasi atau prediktifnya harus tetap dilakukan oleh manusia.

#3 Data analytics sangat sulit dipelajari

Banyak perusahaan beranggapan bahwa proses analisa data memerlukan proses yang sangat kompleks. Kesalahpahaman ini muncul akibat kebanyakan platform data analytics sulit untuk dioperasikan, sehingga hanya karyawan dengan kemampuan teknikal dan mahir dalam bahasa pemrograman saja yang dapat diandalkan untuk menggunakan platform data analytis guna menganalisa data.

Faktanya, kesalahpahaman ini perlu segera dihindari karena saat ini sudah tersedia platform data analytics modern – platform dengan kapabilitas canggih yang tidak memerlukan bahasa pemrograman yang kompleks jika user ingin melakukan analisa tingkat lanjut (advanced analytics).

Kesalahpahaman seputar data analytics ini perlu segera diluruskan, agar manfaat yang dihasilkan dari implementasi teknologi data analytics dapat dirasakan oleh seluruh perusahaan – tak terbatas pada ukuran dan jenis industrinya.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang platform data analytics yang tepat atau memerlukan panduan yang dipersonalisasi untuk proses implementasi data analytics di lingkungan perusahaan, Anda dapat menghubungi tim ahli kami dan mendapatkan konsultasi serta uji coba platform data analytics gratis selama 30 hari.

 

Referensi:

https://acuvate.com/blog/top-5-myths-about-data-analytics-you-should-stop-believing/

https://www.intel.co.id/content/www/id/id/analytics/myths-and-misconceptions-busted-infographic.html

https://www.forbes.com/sites/forbestechcouncil/2020/10/28/10-data-analytics-myths-that-can-hamper-your-business/?sh=4f820228715e

Pentingnya Menerapkan Data-Driven Mindset untuk Kemajuan Perusahaan

By | 2021-07-25T20:50:07+00:00 June 9th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Apa itu data-driven mindset?

Sebelum membahas lebih jauh tentang pentingnya menerapkan data-driven mindset untuk kemajuan perusahaan, mari pahami terlebih dahulu mengenai arti dari data-driven mindset.

Data-driven mindset adalah sebuah pemikiran bahwa segala keputusan harus diambil berdasarkan data yang tersedia. Data-driven mindset memegang teguh prinsip bahwa tanpa data, suatu kesimpulan hanya sekedar opini dan asumsi pribadi. Suatu keputusan yang didasari oleh opini dan asumsi tidak akan menghasilkan sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, menerapkan data-driven mindset untuk kemajuan perusahaan sangat penting untuk dilakukan.

Mengapa menerapkan data-driven mindset penting untuk kemajuan perusahaan?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, data-driven mindset berpusat pada data. Segala tindakan yang diambiul didasari oleh data yang tersedia. Dengan menjadikan data sebagai pusat pengambilan keputusan, perusahaan akan dapat menerapkan keuntungan berikut:

1. Mengukur kinerja perusahaan

Ada pepatah mengatakan “you can’t improve what you don’t measure”, yang artinya adalah Anda tidak dapat mengetahui apakah Anda sukses atau tidak, kecuali jika kesuksesan tersebut telah Anda tentukan. Implementasinya dalam lingkungan perusahaan adalah jika Anda tidak dapat mengetahui dimana posisi perusahaan saat ini, dan posisi apa yang ingin dicapai selanjutnya, maka untuk mencapai tujuan bisnis akan sulit dilakukan. Beberapa tolak ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan adalah mengetahui seberapa baik proses bisnis yang diterapkan perusahaan, serta seberapa tinggi tingkat kepuasan pelanggan dan karyawannya.

Dengan memanfaatkan data, kita dapat menjadikan tolak ukur tersebut sebagai acuan peningkatan produktivitas bisnis di masa depan.

2. Pengambilan keputusan bisnis yang jauh lebih baik

Data-driven mindset membantu pengambilan keputusan bisnis dengan hasil yang baik untuk kemajuan perusahaan. Penerapan ini dapat dilakukan di berbagai divisi. Contohnya, divisi accounting dapat memanfaatkan data untuk membuat prediksi revenue dan meningkatkan akurasi forecast, divisi sales dapat menggunakan data dari CRM untuk mengelola leads, dan divisi HR dapat memanfaatkan data karyawan untuk memperbaiki proses dan persyaratan rekrutmen di kemudian hari.

3. Meningkatkan efektivitas kegiatan pemasaran

Prinsipnya, semakin baik suatu perusahaan dapat memahami pelanggannya, maka akan lebih baik cara perusahaan memberikan layanan yang terbaik untuk mereka. Di era digital, kita dapat mendapatkan data yang berasal dari aktivitas pelanggan sebelumnya terkait dengan pembelian produk atau layanan. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan penawaran berikutnya yang relevan dengan minat mereka. Sehingga, menerapkan data-driven mindset adalah strategi yang paling tepat bagi perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran dan pada akhirnya juga meningkatkan hasil penjualan.

Demikian beberapa manfaat yang menjadikan penerapan data-driven mindset sangat penting untuk kemajuan perusahaan.

Di era sebelumnya, mengambil keputusan bisnis yang berisiko mungkin akan mendatangkan hasil yang baik untuk kemajuan perusahaan. Namun, saat ini zaman telah berubah. Teknologi membuat segalanya menjadi lebih praktis dan membantu perusahaan mengurangi pengambilan keputusan yang berisiko.

Penerapan data-driven mindset penting untuk semua karyawan khususnya untuk business leader, karena mindset ini membantu mereka menjalankan bisnis dengan cara yang lebih bijaksana. Untuk dapat berhasil menerapkan data-driven mindset secara menyeluruh di lingkungan perusahaan, Anda membutuhkan tools yang berguna untuk mengetahui nilai dari suatu data. Platform data analytics modern dapat menjadi solusi tepat bagi perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa, dan menemukan “nilai” dari data yang tersedia.

 

Referensi:

https://www.teradata.com/Trends/Data-Management/Data-Driven-Culture

https://www.mdm.com/blog/technology/4-reasons-to-adopt-a-data-driven-mindset/

https://www.forbes.com/sites/brentdykes/2019/03/28/the-four-key-pillars-to-fostering-a-data-driven-culture/?sh=394d2a2c7d90

https://www.atinternet.com/en/glossary/data-driven/

Manfaat Data Analytics bagi Industri Perbankan dan Finansial

By | 2021-07-25T20:50:11+00:00 June 7th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Setiap perusahaan memiliki banyak data, khususnya bagi industri perbankan dan institusi finansial yang mendapatkan jumlah aliran data tak terhingga yang berasal dari transaksi nasabah dan sumber data lainnya. Namun, kehadiran data tersebut belum dimaksimalkan karena banyak bank dan institusi finansial belum menerapkan strategi tertentu untuk mengelola data mereka.

Hal tersebut terjadi karena masih banyak yang beranggapan bahwa mengetahui arti dan nilai data tidaklah mudah, terlebih jika data yang dimiliki sangat banyak jumlahnya. Faktanya, cara tepat bagi perusahaan perbankan yang ingin mendapatkan insight dari data yang dihasilkan adalah dengan mengimplementasi data analytics.

Di artikel ini, kami akan memberi jawaban atas pertanyaan “apa saja yang akan perusahaan perbankan dan finansial dapatkan dengan mengimplementasi data analytics?” Jawaban ini dijabarkan khusus bagi pelaku bisnis di industri perbankan dan finansial.

Berikut adalah manfaat data analytics bagi industri perbankan dan finansial:

1.  Menilai risiko kredit atau potensi gagal bayar

Menilai risiko kredit atau potensi gagal bayar merupakan prioritas utama bagi seluruh perusahaan perbankan dan finansial, karena aktivitas tersebut membantu perusahaan mengatur aliran keuangan dan menetapkan nilai investasi secara tepat.

Dengan data analytics, data calon peminjam yang berasal dari pola transaksi dan riwayat kredit sebelumnya dapat membantu perbankan dan institusi finansial menilai risiko kredit secara lebih tepat dan cepat, sehingga mereka dapat meneruskan proses kredit hanya kepada nasabah yang memiliki risiko kredit atau potensi gagal bayar yang rendah.

2.  Meningkatkan kinerja

Dengan data analytics, bank dapat menilai sejauh mana efektivitas suatu proses bisnis untuk mencapai tujuan bisnis secara keseluruhan. Selain itu, penilaian tersebut nantinya dapat membantu perusahaan dengan cepat memperbaiki kinerja yang kurang maksimal dan butuh perbaikan.

3. Menentukan segmentasi pelanggan

Dengan data analytics,  bank dan institusi finansial dapat memanfaatkan data historis pelanggan untuk menentukan segmentasi pelanggan berdasarkan jumlah pendapatan, pengeluaran, dan risiko kredit. Nantinya, segmentasi ini digunakan untuk menjual layanan atau produk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing nasabah.

Sangat penting untuk membedakan kategori pelanggan yang berpotensi memberi keuntungan dan kerugian. Maka dengan solusi ini, bank dan institusi finansial dapat membedakan kategori pelanggan yang berpotensi memberi keuntungan dan kerugian jika suatu layanan atau produk baru diluncurkan – secara langsung meningkatkan efektivitas pemasaran dan penjualan.

4. Terhindar dari fraud

Fraud atau penipuan adalah kasus serangan siber yang mengancam keberlangsungan bisnis perbankan dan institusi finansial. Dengan mengimplementasi data analytics, perbankan dan institusi finansial dapat menganalisa pola dan kebiasaan masing-masing nasabah. Sehingga, jika dikemudian hari ada jumlah transaksi yang tidak biasa dari nasabah tertentu, bank dapat segera mendeteksi potensi fraud dan segera menindaklanjutinya untuk menghindari kerugian.

5. Mengetahui Customer Lifetime Value

Customer Lifetime Value (CLV) adalah istilah yang digunakan untuk mengukur rentang waktu pelanggan menggunakan produk atau layanan dari perusahaan. CLV merupakan sebuah metrik untuk memperkirakan total nilai pelanggan terhadap sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Sederhananya, CLV adalah prediksi atas nilai total pendapatan yang bisa perusahaan dapatkan dari satu pelanggan.

Dengan mengimplementasi data analytics, bank dan institusi finansial dapat mengetahui CLV dengan tepat. Dengan akurasi customer lifetime value yang meningkat, bank dapat memaksimalkan nilai total pendapatan yang bisa didapatkan dari suatu layanan atau produk tertentu. Di lain sisi, masing-masing pelanggan juga akan mendapatkan perlakuan khusus, karena hanya ditawarkan produk atau layanan yang sesuai dengan minatnya. Jika berhasil menerapkan ini, mendapatkan loyalitas pelanggan bukanlah suatu upaya yang sulit dilakukan.

Setelah mengetahui manfaat data analytics bagi industri perbankan dan finansial, sebagai pelaku bisnis, Anda dapat mengambil langkah selanjutnya yaitu mengimplementasi platform data analytics yang tepat untuk membantu pengelolaan data di lingkungan perusahaan. Mulai proses implementasi dengan partner teknologi yang memiliki kredibilitas dan reputasi baik di bidang data analytics.

Klik di sini untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang platform data analytics, dapatkan sesi konsultasi dengan tim ahli dan uji coba gratis selama 30 hari!

Artikel terkait:

https://phintraco.com/peran-penting-big-data-analytics-bagi-industri-perbankan/

https://www.phincon.com/2021/01/01/important-role-big-data-analytics-banking-industry/

Referensi:

https://www.teradata.com/Blogs/Data-and-Strategic-Alignment-in-the-Bank-of-the-Future

https://www.teradata.com/Industries/Financial-Services

5 Kunci Sukses Transformasi Digital Berdasarkan Hasil Penelitian

By | 2021-07-25T20:50:14+00:00 June 4th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , |

Istilah transformasi digital sangat erat kaitannya dengan bisnis modern. Namun, sudahkah Anda mengetahui arti transformasi digital yang sebenarnya? Dan apa yang harus dilakukan untuk mempersiapkan keberhasilan transformasi digital?

Pada artikel ini, Anda akan mendapatkan gambaran jelas mengenai transformasi digital dan memahami kunci sukses transformasi digital untuk menghasilkan keuntungan maksimal dari rencana transformasi digital di lingkungan perusahaan.

Sebenarnya, Apa Itu Transformasi Digital?

Transformasi digital diartikan sebagai proses transisi berkelanjutan ke arah digital. Ciri-ciri dari perusahaan yang sedang menjalankan transformasi digital adalah mereka yang menggunakan infrastruktur IT modern, menggunakan berbagai teknologi mutakhir untuk merampingkan proses bisnis, mempermudah interaksi pelanggan dan kolaborasi antar karyawan, memanfaatkan data untuk kenerlangsungan bisnis, serta performa sistem jaringan yang optimal.

Namun, sebenarnya, transformasi digital bukanlah sekedar kesiapan perusahaan menggunakan teknologi canggih dan mutakhir. Ada faktor penting lainnya yang memengaruhi kunci sukses transformasi digital.

Tantangan yang Dihadapi Selama Proses Menuju Transformasi Digital

Penelitian dari Forbes mengungkapkan bahwa 62% kegagalan transformasi digital banyak dipengaruhi oleh ketidaksiapan karyawan untuk menghadapi perubahan. Kurangnya komunikasi dalam memberi pemahaman mengenai tujuan dari transformasi digital itu sendiri merupakan faktor utama ketidaksiapan tersebut.  

Selain itu, banyak karyawan berpikir bahwa transformasi digital akan menghilangkan fungsi keahlian dan kemampuan manusia dalam suatu perusahaan. Stigma teknologi akan mengganti peran manusia seutuhnya masih melekat dalam diri banyak karyawan. Padahal faktanya, penelitian dari Forbes mengungkapkan 67% perusahaan menganggap bahwa kecanggihan teknologi memiliki dampak positif dalam hal penciptaan lapangan kerja.

Oleh karena itu, tahap awal dari pelaksanaan transformasi digital adalah memberi pemahaman jelas pada karyawan bahwa peran mereka tidak akan tergantikan, justru kemampuan mereka akan bertambah seiring dengan kecanggihan teknologi dan perubahan zaman.

Setelah memberi pemahaman jelas kepada seluruh karyawan, perusahaan bisa melanjutkan perjalanan transformasinya dengan menerapkan 4 kunci sukses transformasi digital berikut ini:

  1. Menunjuk pemimpin yang digital savvy

Hampir 70% responden mengatakan bahwa sebuah tim akan berhasil dipimpin oleh pemimpin yang melek dan cerdas teknologi – karena mereka memahami strategi untuk menjadikan teknologi sebagai pendukung yang dapat diandalkan untuk kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, memiliki pemimpin yang digital savvy merupakan salah satu kunci sukses transformasi digital.

  1. Peningkatan kapasitas tenaga kerja

Salah satu penelitian dari McKinsey menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kerja di lingkungan perusahaan merupakan strategi utama untuk mendukung keberhasilan inisiatif transformasi digital. Pernyataan tersebut didasari oleh banyaknya perusahaan yang melaporkan keberhasilan transformasi digitalnya setelah memperbaiki strategi rekrutmen dan memberikan pelatihan secara rutin untuk pengembangan kompetensi karyawan.

  1. Menggunakan teknologi termutakhir untuk merampingkan proses bisnis

Bagi perusahaan yang ingin mengubah cara kerja secara keseluruhan menjadi lebih efektif dan efisien, survey membuktikan bahwa tujuan tersebut dapat tercapai dengan memanfaatkan teknologi termutakhir untuk mendukung cara kerja baru.

Penelitian McKinsey mengungkapkan bahwa memaksimalkan penggunaan teknologi digital untuk memudahkan “daily tasks” di lingkungan perusahaan adalah salah satu kunci sukses transformasi digital.

  1. Berkomunikasi secara rutin melalui metode digital dan tradisional

Seperti yang sudah dibahas di awal, mengatur strategi komunikasi yang efektif sangat penting diterapkan selama proses transformasi digital. Oleh karena itu, berbagai cara untuk menerapkan komunikasi efektif harus diterapkan – mulai dari metode digital atau tradisional. Tujuan dari komunikasi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas dan detail kepada karyawan tentang tujuan transformasi, mengapa transformasi perlu dilakukan, dan mengapa seluruh pihak perlu beradaptasi dengan perubahan baru. Persentase keberhasilan transformasi digital akan meningkat tiga kali lipat bagi perusahaan yang menerapkan pendekatan ini.

Berbagai Solusi dan Layanan dari Phintraco Hadir untuk Membantu Keberhasilan Perjalanan Transformasi Digital Anda

Beberapa hasil penelitian dari Forbes dan McKinsey yang telah kami jabarkan di artikel ini memberikan pengetahuan baru tentang kunci sukses transformasi digital perusahaan. Satu hal yang bisa dipelajari dari seluruh hasil penelitian tersebut adalah: kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan transformasi digital. Setelah itu, solusi teknologi yang menentukan sisanya.

Karena transformasi digital diartikan sebagai proses penyesuaian menuju digital-first secara keseluruhan, perusahaan membutuhkan dukungan dan solusi dari partner yang memiliki kapabilitas unggul dalam hal transformasi digital.

Melalui penyediaan solusi teknologi komprehensif seperti infrastruktur IT, contact center, keamanan IT, ERP, HR, Big Data, RPA, dan berbagai kebutuhan transaksi elektronik, Phintraco Group berkomitmen untuk mendukung perjalanan transformasi digital di lingkungan perusahaan dengan hasil yang maksimal.

Punya pertanyaan lebih lanjut tentang dukungan solusi dan layanan yang tepat untuk mendukung keberhasilan transformasi digital? Segera hubungi kami di marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.forbes.com/sites/markmurphy/2016/08/14/the-big-reason-why-some-people-are-terrified-of-change-while-others-love-it/#69d505432f63

https://www.mckinsey.com/business-functions/mckinsey-digital/our-insights/culture-for-a-digital-age

https://www.mckinsey.com/~/media/McKinsey/Business%20Functions/Organization/Our%20Insights/Unlocking%20success%20in%20digital%20transformations/Unlocking-success-in-digital-transformations.ashx

https://www.mckinsey.com/business-functions/mckinsey-digital/our-insights/the-case-for-digital-reinvention

 

Click to read this article in English here.

4 Industri yang Membutuhkan Solusi Identity and Access Management

By | 2021-07-25T20:50:17+00:00 June 2nd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Sebelum membaca artikel ini, Anda dapat mengetahui fungsi dan diferensiasi yang dimiliki solusi Identity and Access Management dari Aplikas Servis Pesona. Informasinya dapat dibaca di artikel berikut ini: https://phintraco.com/identity-and-access-management-mendukung-transformasi-digital/

Dari penjabaran fungsi, kapabilitas dan diferensiasinya, kita dapat simpulkan bahwa solusi Identity and Access Management dibutuhkan oleh seluruh jenis industri. Namun, secara spesifik, ada beberapa industri yang harus menjadikan solusi Identity and Access Management sebagai prioritas utama saat menjalankan strategi transformasi digital. Diantaranya 4 industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management adalah:

1. Industri Finansial dan Perbankan

Industri finansial dan perbankan adalah salah satu industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management. Perusahaan perbankan atau finansial saat ini sedang gencar mengadopsi layanan digital banking untuk memudahkan seluruh nasabahnya berinteraksi dan melakukan transaksi dari mana pun melalui aplikasi yang dapat di akses dari perangkat mereka masing-masing. Oleh karena itu, solusi IAM harus menjadi prioritas utama untuk memberikan pengalaman digital yang lebih aman dan berkualitas.

2. Industri Ansuransi

Transformasi digital menjadi urgensi utama bagi industri asuransi sejak berubahnya pola kebiasaan pelanggan saat ini yang lebih nyaman memanfaatkan layanan digital untuk mencari informasi. Hal tersebut menjadikan solusi IAM sebagai teknologi keamanan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung perjalanan transformasi digital dalam industri asuransi karena membantu perusahaan mengamankan seluruh jenis identitas (pelanggan, karyawan, perangkat, dan jenis identitas lainnya) yang mengakses sistem platform digitalnya.

3. Industri Kesehatan

Selama pandemi ini, kita tahu bahwa industri kesehatan menjadi top industri yang semakin produktif dan membutuhkan inovasi-inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan pasien. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah membuat proses konsultasi dan rawat jalan dapat dilakukan melalui aplikasi, tanpa proses tatap muka. Ini artinya, industri kesehatan adalah salah satu industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management untuk mendukung inovasi yang sedang dijalankan guna meningkatkan “customer trust” dan menjalankan bisnis yang relevan dengan perkembangan zaman.

4. Industri pemerintah

Berdasarkan jumlah kasus serangan siber selama beberapa tahun terakhir, industri pemerintah merupakan salah satu target utama bagi penjahat siber untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu, solusi IAM harus dijadikan prioritas utama dalam mendukung upaya transformasi digital yang sedang dijalankan industri pemerintah demi memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat luas.

Transformasi digital menjadi prioritas utama bagi perusahaan dari seluruh industri selama beberapa tahun terakhir, dan pandemi membuat transformasi ini sebagai urgensi baru yang harus segera diakselerasi, khususnya bagi 4 industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management ini.

Oleh karena itu, Identity and Access Management – yang berfungsi sebagai solusi untuk menetapkan jenis identitas apa saja yang membutuhkan akses ke sistem perusahaan, memonitor aktivitas yang sedang dilakukan oleh user dengan identitas tertentu, mengkategorikan informasi, interaksi atau transaksi apa saja yang bisa dilakukan oleh setiap user dalam suatu sistem, dan mengontrol batas akses user pada suatu sistem untuk menghindari penyalahgunaan hak akses – sangat berperan dalam mendukung transformasi digital untuk membuat hasil dari transformasi tersebut menjadi lebih aman, maksimal, dan memenuhi ekspektasi setiap pihak yang berkepentingan.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.forgerock.com/platform/identity-management

https://www.forgerock.com/blog/bring-digital-identity-out-shadows-fuel-digital-transformation   

https://www.forgerock.com/digital-identity/employee-identity-access-management

https://www.forgerock.com/modernize-iam

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US