Pengertian Serangan Social Engineering dan Cara Pencegahannya

/Pengertian Serangan Social Engineering dan Cara Pencegahannya

Pengertian Serangan Social Engineering dan Cara Pencegahannya

Beragam jenis serangan siber semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang kita gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain jenis serangannya yang semakin canggih, metode penyerangannya pun semakin canggih. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kasus kejahatan siber selama pandemi Covid-19, BSSN mengungkapkan bahwa kasus serangan siber naik 6 kali lipat selama pandemi, dan modus tertinggi yang dilakukan oleh penyerang adalah dengan menggunakan teknik serangan social engineering.

Sudahkah Anda mengetahui apa itu social engineering? Di artikel ini, Anda akan mendapatkan informasi seputar pengertian serangan social engineering dan cara pencegahannya.

Pengertian Serangan Social Engineering

Social engineering atau dalam bahasa Indonesia disebut rekayasa sosial, adalah metode serangan yang berkonsentrasi pada rantai terlemah dalam sistem jaringan komputer, yaitu manusia. Penggunaan teknik social engineering banyak dimanfaatkan oleh penjahat siber karena semakin hari sistem keamanan komputer semakin baik, sehingga yang menjadi target strategis saat ini adalah mengeksploitasi user komputer itu sendiri. Umumnya, metode ini dilakukan dengan cara berkomunikasi dengan korban melalui telepon atau internet, jadi penyerang dapat melakukan aksinya tanpa harus bergantung pada sistem komputer atau platform aplikasi.

Dalam suatu perusahaan, umumnya 4 bagian ini yang menjadi target utama serangan social engineering:

  1. Resepsionis

Mengapa resepsionis bisa masuk ke dalam daftar 4 bagian dalam perusahaan yang menjadi target utama serangan social engineering? Hal ini dikarenakan resepsionis perannya secara tidak langsung sebagai “gerbang utama” untuk masuk ke dalam sebuah perusahaan, dan umumnya mereka memiliki informasi lengkap yang berkaitan dengan perusahaan yang menjadi target tersebut.

  1. Administrator

Selain resepsionis, administrator juga menjadi target utama serangan social engineering, karena administrator memiliki otoritas penuh untuk mengelola password dan account semua sistem atau aplikasi di perusahaan.

  1. IT Support

Bagian IT support, khususnya tim yang dikhususkan untuk melayani pimpinan dan tingkat manajemen perusahaan, memegang peran krusial untuk mengakses seluruh data dan informasi perusahaan yang berada dalam sistem IT perusahaan. Itulah sebabnya bagian IT support menjadi target strategis bagi para penjahat siber.

  1. Karyawan

Karyawan juga dapat menjadi target strategis bagi para penjahat siber, hal ini dikarenakan masih banyak karyawan yang belum paham mengenai prosedur keamanan siber di perusahaan. Ketidaktahuan mereka akan prosedur keamanan dimanfaatkan oleh penyerang untuk melakukan aksinya, sehingga informasi sensitif yang diinginkan bisa didapatkan.

Cara Mencegah Terjadinya Serangan Social Engineering pada Perusahaan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, teknik serangan social engineering dilakukan dengan cara memanfaatkan kelemahan manusia. Penjahat siber akan melakukan banyak cara untuk mengeksploitasi psikologis targetnya sehingga dapat mengikuti perintahnya.

Biasanya, social engineering dilakukan oleh penjahat siber dengan cara mengirimkan email, sms, atau media komunikasi lainnya yang berisi sebuah link yang akan mengarah pada ke sebuah website. Website yang ditautkan mengandung malware, sehingga pada saat target mengklik link website tersebut, penyerang akan bisa mendapatkan akses ke informasi penting yang ada pada sistem informasi atau aplikasi korbannya.

Karena website adalah salah satu media utama yang digunakan penjahat siber untuk melakukan serangan social engineering, maka perusahaan dapat mencegah terjadinya teknik serangan ini dengan memanfaatkan solusi Web Isolation. Web Isolation adalah solusi yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk menjamin keamanan dan menjaga informasi penting dari serangan malware dengan cara mengisolasi dan mengeksekusi semua website yang digunakan oleh user. Solusi ini akan mencegah perangkat user terserang malware yang berasal dari sebuah website sebelum malware tersebut menginfeksi perangkat user.

Web Isolation bekerja dengan cara mencegah penerimaan kode berbahaya pada website yang dikunjungi oleh user, sehingga secara otomatis user dapat terhindar dari segala jenis serangan siber yang berasal dari website yang sedang dikunjungi. Selain itu, solusi ini akan menghapus plug-in browser yang berpotensi menimbulkan kerentanan keamanan. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai solusi Web Isolation, Anda dapat membaca artikel berikut ini: https://phintraco.com/solusi-web-isolation-jadikan-aktivitas-browsing-lebih-aman/ atau menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Diharapkan artikel ini dapat memberi informasi yang bermanfaat mengenai pengertian serangan social engineering dan cara pencegahannya dalam perusahaan Anda. Selain meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran seluruh pihak yang terlibat dalam informasi penting perusahaan, perusahaan juga perlu memanfaatkan solusi Web Isolation agar perlindungan yang diterapkan dapat lebih maksimal dan menghilangkan kesempatan bagi penjahat siber untuk menjadikan perusahaan Anda sebagai target serangan social engineering.

Sumber:

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200423160048-185-496626/bssn-serangan-siber-di-ri-selama-corona-naik-6-kali-lipat

https://www.menlosecurity.com/blog/isolation-protects-you-from-threats-that-havent-even-been-discovered

https://www.menlosecurity.com/isolation-platform

Leave A Comment

GET THE LATEST INFO FROM US