API

/Tag: API

Tren yang Sedang Berkembang untuk Menyederhanakan Proses API Development

By | 2021-02-17T08:56:46+00:00 February 17th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , |

Teknologi semakin berkembang mengikuti kebutuhan pengguna untuk melakukan aktivitasnya dengan lebih baik. Tidak terkecuali untuk para API developer, dengan hadirnya tren teknologi yang berkaitan dengan proses API development, pekerjaan mereka dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat karena adanya pengembangan tools yang membantu mereka menyederhanakan proses API development.

Saat ini, tantangan yang sering dijumpai dalam proses API development dapat semakin mudah diatasi oleh para developer karena ada peningkatan fungsi tools untuk membantu prosesnya. Sehingga, API dapat dimanfaatkan secara masif untuk mendukung aktivitas bisnis. Apa saja tren yang sedang berkembang untuk menyederhanakan proses API development? Berikut penjelasannya:

#Tren 1: Open API Specification 3.0 (OAS3)

Open API Specification 3.0 (OAS3) dapat membantu developer menyederhanakan proses spesifikasi API. Tools ini menghadirkan fitur keamanan yang lebih baik dan komponen yang dapat digunakan kembali oleh tim API developer, API tester, dan API operation. OAS3 menawarkan pengelolaan yang lebih baik atas seluruh siklus proses API development, mulai dari proses merancang, mengembangkan, menerbitkan, mengoperasionalkan, menggunakan, hingga saatnya penggunaan API tersebut sudah tidak diperlukan lagi.

#Tren 2: Low Code API Development

Low Code API Development memungkinkan tim IT merancang API business logic tanpa perlu melakukan proses coding yang kompleks. Platform ini menyederhakan proses API development untuk mengotomatiskan proses bisnis dengan menyediakan User Interface yang menampilkan proses API development dan API deployment secara visual. Secara singkat, tren ini membantu developer menyederhanakan proses API development karena mereka tidak perlu melakukan proses coding yang kompleks.

#Tren 3: Event-Driven API

Event-Driven API memungkinkan aplikasi mengintegrasikan banyak produk atau layanan berdasarkan interaksi yang ditentukan oleh suatu peristiwa yang dilakukan oleh user, atau bisa berupa pesan dari program lainnya.

Ketiga tren ini dapat dimanfaatkan API developer untuk menyederhanakan proses API development. Dengan memanfaatkan platform API management yang menawarkan ketiga tren yang sedang berkembang ini, API developer akan mendapatkan banyak kemudahan dalam proses API development. Selain menyederhanakan proses API development, tren ini juga menunjukkan pergeseran ke arah protokol yang lebih baik dan pola arsitektur yang lebih baru untuk mendukung user experience yang lebih baik di masa depan.

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://apifriends.com/digital-strategy/event-driven-apis/

https://blog.api.rakuten.net/api-trends/

https://blogs.mulesoft.com/tag/event-driven/

https://blogs.mulesoft.com/dev-guides/how-to-tutorials/api-adoption-with-oas-3/

https://www.mulesoft.com/platform/api/flow-designer-integration-tool

Fungsi dan Manfaat API untuk Bisnis di Era Digital

By | 2021-01-19T05:03:13+00:00 January 8th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Di era digital seperti saat ini, pemanfaatan website atau aplikasi dapat menjadi kunci bagi pelaku bisnis untuk terus berinovasi dan berekspansi. Dengan berbagai aktivitas yang dilakukan pelanggan melalui website atau aplikasi, perusahaan mendapatkan banyak data yang dapat dimanfaatkan untuk membantu bisnis semakin berkembang. Data yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai yang berguna untuk bisnis, kini semakin disadari manfaatnya.

Maka dari itu, untuk mendapatkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk membantu bisnis semakin berkembang di masa depan, perusahaan perlu memiliki platform digital yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang bisnis baru, menyederhanakan operasional, serta mempercepat inovasi produk. Bagaimana cara melakukannya? Jawabannya adalah dengan memanfaatkan API atau Application Programming Interface. API memungkinkan developer untuk mengembangkan sebuah website atau aplikasi dengan berbagai fitur yang lebih fungsional dan kompleks, serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan untuk berinteraksi dengan pelanggannya secara lebih efektif.

Apa Saja Fungsi dan Manfaat API untuk Bisnis di Era Digital?

Dengan strategi API yang tepat, fungsi API dapat membantu perusahaan memiliki kemampuan untuk:

1. Terhubung dengan pelanggan

Pemanfaatan API yang tepat dapat membuat developer lebih berinovasi dalam merancang aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan pada akhirnya membantu perusahaan menciptakan interaksi pelanggan pada tingkat yang lebih personal.

Banyak yang belum menyadari bahwa strategi API yang tepat dapat membantu developer membuat pelanggan merasa nyaman untuk berinteraksi dengan suatu brand atau perusahaan, karena semua yang pelanggan butuhkan dapat dilakukan melalui website atau aplikasi yang tersedia. Dengan begitu, strategi API yang tepat memberikan perusahaan kesempatan untuk meningkatkan customer engagement.

2. Menyederhanakan operasional

Perusahaan juga dapat menggunakan strategi API untuk menyederhanakan operasional di internal perusahaan. Contohnya, perusahaan dapat memanfaatkan API untuk mendistribusikan informasi kepada tim sales untuk memberikan penawaran harga yang tepat kepada calon pelanggan, melalui website dan aplikasi yang dapat di akses di mana saja. Contoh lainnya, API membantu tim HR untuk memproses klaim karyawan dengan lebih mudah dan cepat, serta meminimalisir kesalahan atau human error.

Tantangan yang Sering Dihadapi dalam Proses Pengembangan dan Integrasi API

Setelah mengetahui fungsi dan manfaat API untuk bisnis di era digital, pelaku bisnis juga perlu memahami tantangan yang sering dihadapi dalam proses pengembangan dan integrasi API, serta solusi untuk mengatasinya. Simak penjelasan berikut.

Saat ini, banyak perusahaan yang mengombinasikan teknologi, sistem komputer, aplikasi, dan proses bisnis yang rumit untuk mengatasi tantangan dalam perusahaan. Sistem lama yang digunakan perusahaan akan semakin tidak berfungsi secara efektif seiring dengan berjalannya waktu, karena sistem lama tidak dapat diintegrasikan dengan teknologi baru seperti aplikasi SaaS dan API modern. Terkadang, masalah ini dapat diatasi dengan melakukan integrasi point-to-point di antara sistem yang ada. Namun, integrasi point-to-point ini tidak dapat diandalkan sepenuhnya karena akan menghadirkan banyak kerugian bagi perusahaan.

Tantangan lainnya yang sering dihadapi dalam proses pengembangan dan integrasi API adalah ketidakmampuan developer dalam merancang, menguji, dan memantau API tersebut secara efektif dan tepat sasaran.

Atasi Tantangan dalam Proses Pengembangan dan Integrasi API dengan Solusi API Management

Untuk membantu perusahaan mengatasi tantangan dalam proses pengembangan dan integrasi API, PhinCon menawarkan solusi API management dari Mulesoft.

Solusi API management dari PhinCon menawarkan kemudahan bagi perusahaan dan developer untuk melakukan proses pengembangan dan integrasi API.

Solusi API management dapat dimanfaatkan untuk merancang, membangun, mengamankan, memantau, dan mengelola API perusahaan, serta memberikan feedback dan insight ke dalam design dan fitur API. Solusi ini juga memudahkan developer untuk melakukan integrasi tanpa batas di seluruh lingkungan perusahaan, memudahkan pendistribusian informasi di seluruh aplikasi, layanan, dan sistem yang dimiliki perusahaan – bahkan di sistem lama sekali pun.

Solusi ini menyediakan konektivitas yang memungkinkan developer untuk mengakses sistem dan data perusahaan untuk mengembangkan API yang lebih canggih di masa depan. Selain itu, pemanfaatan solusi API management membantu developer merancang dan membangun API yang dapat bekerja sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan perusahaan.

Solusi API Management memberi kemudahan bagi perusahaan – khususnya developer untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasi, dan memantau API – bahkan saat API perlu diintegrasikan dengan sistem lama. Solusi API management juga membantu perusahaan memanfaatkan data yang sudah disimpan di sistem internal, meningkatkan customer engagement, menyederhanakan operasional bisnis, dan menciptakan produk dan layanan baru yang inovatif dan sesuai dengan situasi market.

Kesimpulannya, solusi API management dapat memberi banyak manfaat baru bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis mereka di era yang memerlukan platform digital untuk terus berinovasi dan berekspansi, baik dari sisi internal (karyawan dan proses operasional) atau pun eksternal (pelanggan).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi API management, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/api/connected-business-strategy

Artikel terkait:

Pengertian dan Cara Kerja API (Application Programming Interface)

Pengertian dan Cara Kerja API (Application Programming Interface)

By | 2021-01-19T05:03:21+00:00 January 6th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bagi sebagian orang, keberadaan API atau Application Programming Interface mungkin jadi sesuatu hal yang jarang disadari. Padahal, fungsinya sangat memudahkan kegiatan dan kebutuhan kita sehari-hari.

Jika Anda membaca artikel ini, pasti Anda ingin mengetahui apa itu API, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa API sangat banyak digunakan oleh para developer. Artikel ini akan menjawab rasa ingin tahu Anda mengenai API, mari simak penjelasannya!

Pengertian API

API adalah singkatan dari Application Programming Interface, berfungsi sebagai perantara yang menjembatani dua aplikasi untuk berkomunikasi satu sama lain. API dapat dianalogikan sebagai penerjemah antara dua orang yang tidak berbicara dengan bahasa yang sama, tetapi tetap dapat berkomunikasi untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain. Bagi mobile developer atau web developer, API adalah salah satu aspek yang paling penting untuk membantu pekerjaan mereka, karena dapat menyederhanakan program yang sedang mereka buat di dalam sebuah website atau aplikasi.

Contoh dan Cara Kerja API

Ketika Anda menggunakan aplikasi untuk berbagai aktivitas atau transaksi, aplikasi tersebut akan terhubung ke internet dan mengirim data ke server. Lalu, server akan mengambil data tersebut, menerjemahkannya, melakukan tindakan yang diperlukan, dan mengirimkannya kembali ke ponsel Anda. Kemudian, aplikasi yang Anda gunakan akan menerjemahkan data tersebut dan memberi informasi yang Anda butuhkan dengan cara yang dapat dibaca oleh manusia. Seluruh proses tersebut dapat terjadi dengan adanya API.

Agar pembaca dapat lebih mudah memahami contoh dan cara kerja API, kami sudah menyiapkan contoh penggunaan API yang lebih dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mari simak penjelasan berikut.

Di era serba digital seperti saat ini, kita diberi kemudahan untuk memesan berbagai macam tiket melalui satu aplikasi aggregator, contohnya tiket penerbangan.

Di aplikasi tersebut, ada beragam pilihan yang memudahkan proses pencarian, seperti kota tujuan, pilihan maskapai penerbangan, tanggal keberangkatan dan kepulangan, kelas penerbangan, jumlah penumpang, dan variabel lainnya. Setelah itu, Anda akan mendapatkan hasil pencarian berisikan maskapai penerbangan mana saja yang tersedia sesuai dengan detail pencarian yang telah Anda lakukan. Lalu, bagaimana proses tersebut dapat terjadi? Di proses itu lah API berperan.

Ketika pengguna aplikasi melakukan detail pencarian, aplikasi aggregator yang Anda gunakan akan berinteraksi dengan API maskapai penerbangan. Peran API di proses ini adalah untuk memberikan data yang diminta, mencari ketersediaan di maskapai yang ada, lalu mengembalikan data tersebut kepada pengguna aplikasi.

Jadi, API sangat dibutuhkan oleh developer, agar mereka tidak perlu membuat kode atau membangun program dari awal. Dengan adanya API, pengguna website atau aplikasi juga akan lebih merasakan kemudahan, karena mereka langsung mendapatkan data atau informasi yang dibutuhkan secara keseluruhan tanpa harus keluar dari satu halaman website atau aplikasi yang sedang dikunjungi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa API adalah aspek yang sangat dibutuhkan oleh developer, karena dapat memudahkan pekerjaan mereka dalam proses pembuatan program di dalam website atau aplikasi.

Untuk membantu para developer memanfaatkan API secara optimal, serta merancang dan membangun API yang dapat bekerja sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan perusahaan, developer dapat memanfaatkan solusi API management. Solusi API management memberi kemudahan bagi perusahaan – khususnya developer untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasi, dan memantau API – bahkan saat API perlu diintegrasikan dengan sistem lama.

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/api/what-is-an-api

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

3 Tanda Perusahaan Membutuhkan Layanan IT Consulting

By | 2020-10-14T08:26:12+00:00 September 16th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Layanan IT Consulting

Di era digital, kesuksesan sebuah bisnis dapat dinilai dari berhasil atau tidaknya bisnis tersebut memiliki “sistem” yang efektif bagi operasional mereka. Ketika sebuah bisnis mulai berkembang, bisnis akan berada di situasi dimana layanan konsultasi teknologi informasi (layanan IT consulting atau IT consulting services) sangat dibutuhkan karena secara garis besar, penggunaan layanan IT yang tepat dapat membantu meningkatkan produktivitas, menyederhanakan komunikasi, dan meningkatkan revenue perusahaan. Seorang IT Consultant akan membantu perusahaan mengatur penggunaan teknologi yang dibutuhkan, agar bisnis dapat beroperasi secara lebih efektif dan efisien.

Selain itu, dengan bantuan IT consultant, perusahaan dapat fokus pada hal-hal penting lainnya daripada menangani masalah IT yang mungkin sangat menghabiskan waktu dan biaya yang berharga. Lalu, bagaimana caranya mengetahui bahwa sudah saatnya perusahaan membutuhkan layanan IT consulting?  Berikut adalah beberapa indikatornya:

  • Sulit untuk memilih sistem atau solusi teknologi yang tepat

Teknologi terus dikembangkan dengan tujuan untuk membantu bisnis beroperasi secara lebih sederhana dan efisien. Namun, dengan adanya kehadiran teknologi yang bermacam-macam dan memiliki fungsi tersendiri, pelaku bisnis mungkin merasa sulit untuk menentukan sistem yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Dengan memanfaatkan layanan IT Consulting, perusahaan akan dibantu untuk menentukan penggunaan sistem yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

  • Tim IT perusahaan sering menghabiskan waktu untuk menangani masalah IT daripada mengerjakan tugas yang lebih penting

Sistem IT yang bermasalah dapat menjadi penghambat utama bagi perkembangan bisnis. Bahkan situasi akan lebih parah jika perusahaan memberikan tanggung jawab terkait masalah IT tersebut kepada orang yang tidak tepat untuk menanganinya. Memanfaatkan layanan IT consulting adalah solusi tepat untuk masalah ini. Seorang IT consultant dapat membantu perusahaan menemukan solusi untuk menangani masalah yang berkaitan dengan penggunaan sistem IT perusahaan.

  • Tidak tercapainya efisiensi biaya IT perusahaan

Ketika sebuah bisnis telah menentukan kebutuhan yang harus dipenuhi agar bisa mencapai tujuan selanjutnya, seorang IT consultant akan melakukan perhitungan; seberapa besar cakupannya, berapa biayanya, dan berapa alokasi waktu yang dibutuhkan.

Mamanfaatkan layanan IT consulting bisa menjadi cara tepat bagi perusahaan untuk menentukan biaya terkait kebutuhan layanan IT. Seorang IT consultant tidak hanya dapat membantu perusahaan menyederhanakan proses IT, tapi juga dapat memberikan gambaran yang lebih baik kepada perusahaan tentang bagaimana cara terbaik untuk menggunakan anggaran IT mereka. Seorang IT consultant akan memberikan saran terkait penggunaan sistem dan layanan IT yang efektif, sehingga dapat meningkatkan efisiensi biaya IT perusahaan dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

Beberapa indikator tersebut tentu saja hanya sebagian dari tanda yang menunjukkan sudah saatnya perusahaan membutuhkan layanan IT consulting. Secara sederhana, dengan menggunakan layanan IT consulting, Anda berkesempatan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang bermanfaat bagi perusahaan, menggunakan biaya IT perusahaan dengan lebih efisien, dan lebih fokus untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih penting. Memanfaatkan layanan IT Consulting yang terpadu dan komprehensif mampu membantu Anda dalam menyelaraskan operasional bisnis dengan pengelolaan berbasis teknologi.

Keberhasilan pekerjaan IT consultant juga sangat dipengaruhi oleh komitmen, kerjasama, dan keterbukaan kedua belah pihak dalam mensinergikan kebutuhan dan kemampuannya. Pilihlah perusahaan penyedia layanan IT consulting yang berpengalaman dan kredibel, jangan sampai salah strategi dalam menentukan partner terbaik untuk bisnis Anda.

Salah satu perusahaan Phintraco Group, PhinCon, menyediakan layanan konsultasi teknologi informasi (IT Consulting Services) sejak tahun 2008. Selain menyediakan layanan IT Consulting, PhinCon juga menyediakan solusi dan implementasi IT untuk Customer Relationship Management (CRM), Middleware, Human Resources (HR), Big Data, Enterprise Resource Planning (ERP), dan solusi IT lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan IT consulting, silakan hubungi kami di marketing@phintraco.com

 

Artikel terkait:

https://phintraco.com/phincon-it-consulting/

Memaksimalkan Manfaat API Management untuk Perusahaan

By | 2020-10-14T10:14:19+00:00 September 2nd, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Setelah membaca artikel sebelumnya dengan judul “Apa Itu API Management dan Mengapa Perusahaan Membutuhkannya?”, mari kita ketahui lebih lanjut apa saja fitur unggulan solusi API management yang ditawarkan oleh PhinCon dan manfaatnya bagi perusahaan.

Solusi API management yang ditawarkan oleh PhinCon adalah Mulesoft’s Anypoint Platform. Mulesoft’s Anypoint Platform telah diakui keunggulannya, dibuktikan dengan posisinya di Gartner’s Magic Quadrant untuk kategori Full Life Cycle API Management. Fitur-fitur unggulan yang dimiliki Anypoint Platform ini dapat digunakan untuk memaksimalkan manfaat API management untuk perusahaan.

Lantas, apa saja kelebihan fungsi solusi API management dari PhinCon–Mulesoft’s Anypoint Platform—untuk memaksimalkan manfaat API management bagi perusahaan?

Anypoint Platform memungkinkan perusahaan untuk merancang, membangun, dan mengelola integrasi API sehingga perusahaan dapat memodernisasi aplikasi lama, beralih ke cloud, membuat produk baru, dan masih banyak lagi. Anypoint Platform mencakup solusi API management dan Management Center dengan kemampuan berikut ini:

  • Design Center

Design Center adalah sebuah interface yang menyediakan tools untuk mempermudah perancangan API, menyusun alur integrasi dan membuat konektor.

  • Anypoint Exchange

Anypoint Exchange adalah sebuah API Store yang digunakan untuk menyimpan dan membagikan aset yang dapat digunakan kembali seperti API, konektor, dan template secara publik maupun pribadi yang dimiliki perusahaan.

  • Management Center

Management Center adalah API management web interface terpadu yang memungkinkan user mengelola segala aspek Anypoint Platform pada on-premises dan cloud, serta mengelola user API, traffic, SLAs, alur integrasi, dan lain-lain.

  • Mule Runtime

Mule runtime adalah runtime engine dari Anypoint Platform yang menggabungkan integrasi dan orkestrasi aplikasi dengan kemampuan integrasi data yang canggih. Mule runtime diterapkan sebagai on-premises integration engine, hybrid iPaaS, atau API Gateway.

  • Anypoint Connectors

Anypoint connectors menyediakan konektivitas cepat ke endpoint untuk spesifikasi API.

  • Runtime Services

Runtime services memberikan keamanan di tingkat enterprise-grade, serta tingkat skalabilitas, keandalan, dan ketersediaan yang cukup tinggi.

Dalam Management Center dan solusi API management pada Anypoint Platform, ada tiga kemampuan utama yang membuat Anypoint Platform patut dijadikan sebagai pilihan utama:

  • Full API Lifecycle Management

Anypoint Platform dikenal sebagai solusi unggul untuk kategori Full API Lifecycle Management, karena fiturnya memungkinkan perusahaan memiliki platform terpadu yang dapat melacak setiap API dan integrasi dari end-to-end. Dengan penggunaan Anypoint Platform dan rangkaian fiturnya yang lengkap, perusahaan dapat memaksimalkan pembuatan API dan proses integrasi yang lebih cepat 64% dari sebelumnya.

  • Single Management Pane for APIs and Hybrid Integrations

Anypoint Platform adalah solusi yang terpadu. Artinya, dengan fitur Management Center yang ada di Anypoint Platform, perusahaan dapat menerima single management pane untuk API dan integrasi hybridnya. Fitur ini dapat mengurangi proses pemeliharaan API dan integrasi sebanyak 63%.

  • Node Level Policy-based Security

Perusahaan yang mengadopsi Anypoint Platform dapat meraih peningkatan keamanan integrasi sebesar 94%. Setiap API, integrasi dan aset perusahaan yang dimiliki akan dilindungi oleh keamanan pada node-level.

Saat ini, API management menjadi solusi yang sangat penting untuk dimiliki setiap perusahaan. Setiap perusahaan yang menggunakan API atau bergantung pada API dalam memberikan layanan kepada pelanggan harus memiliki solusi API management terpadu agar dapat memastikan pertumbuhan bisnis berjalan sesuai rencana.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai Anypoint Platform dan konsultasi bersama tim konsultan IT kami, silahkan hubungi marketing@phintraco.com

 

Sumber:

https://www.mulesoft.com/resources/api/what-is-api-management

Apa Itu API Management dan Mengapa Perusahaan Membutuhkannya?

By | 2020-10-14T10:16:36+00:00 September 2nd, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pengertian API Management

API management adalah proses merancang, menerbitkan, mendokumentasikan, dan menganalisa API (Application Programming Interface) dalam lingkungan yang aman. Kebutuhan API management mungkin berbeda pada setiap perusahaan, namun fungsi dasarnya adalah untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses monitoring. Dengan memanfaatkan API management, perusahaan dapat menjamin bahwa public atau internal API yang mereka buat aman untuk digunakan.

Fitur Utama API Management

Solusi API management biasanya menawarkan beberapa fitur utama yang bisa digunakan oleh user, diantaranya adalah:

  • API design

API design memberi user – dari developer hingga partner – kemampuan untuk merancang, menerbitkan, menerapkan API serta merekam dokumentasi, kebijakan keamanan, batas penggunaan, dan informasi relevan lainnya.

  • API gateway

Solusi API management pada umumnya juga berfungsi sebagai API gateway, yang bertindak sebagai gatekeeper untuk semua API dengan menegakkan kebijakan dan permintaan keamanan API yang relevan, serta menjamin keamanan.

  • API store

API Store memungkinkan user untuk menyimpan API di lokasi dimana mereka dapat memperlihatkannya kepada pihak internal atau eksternal. API “store” ini  berfungsi sebagai tempat untuk API, di mana user dapat berlangganan API, mendapatkan dukungan dari user lain dan masih banyak lagi.

  • API analytics

Fungsi API analytics memungkinkan user untuk memonitor penggunaan API, load, transaction logs, data historis, dan metrik lain yang menginformasikan status serta keberhasilan API yang tersedia.

Fitur-fitur tersebut mewakili solusi API management pada umumnya yang ada di pasaran, namun kini solusi ini hadir dengan fitur dan manfaat yang lebih canggih. Salah satunya adalah keunggulan fitur yang ada pada solusi API management dari PhinCon, yaitu Mulesoft’s Anypoint Platform.

Informasi lebih lanjut mengenai solusi API management dari PhinCon dan keunggulan fitur yang dimiliki, silahkan baca artikel berikut: “Memaksimalkan Manfaat Solusi API Management untuk Perusahaan”

 

Sumber:

https://www.mulesoft.com/resources/api/what-is-api-management

https://searchapparchitecture.techtarget.com/definition/API-management

GET THE LATEST INFO FROM US