Cloud Computing

/Tag: Cloud Computing

Tren Cloud Computing yang Diprediksi Akan Berkembang di Tahun 2021

By | 2020-12-13T10:57:35+00:00 December 10th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , |

Perubahan yang terjadi dalam dunia bisnis sepanjang tahun 2020 melahirkan banyak prediksi baru dalam dunia teknologi, termasuk salah satunya adalah prediksi mengenai tren cloud computing di tahun 2021. Selama beberapa tahun terakhir, cloud computing telah menjadi pilihan utama bagi banyak perusahaan untuk melakukan transformasi bisnis dan modernisasi infrastruktur IT.

Dampak dari pandemi juga menjadikan nilai investasi cloud computing dalam dunia bisnis semakin meningkat, karena layanan cloud computing mendukung proses bisnis tetap berjalan walaupun tidak semua karyawan dapat bekerja di kantor.

Di tahun 2021, laju perkembangan adopsi cloud computing diprediksi akan semakin cepat karena semakin banyak bisnis modern yang membutuhkan layanan berbasis cloud agar mudah beradaptasi di segala situasi.

Berikut adalah tren cloud computing yang diprediksi akan berkembang di tahun 2021:

1. Memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan cloud computing

Seiring dengan perkembangan penggunaan teknologi dalam dunia bisnis, AI menjadi salah satu solusi yang diandalkan perusahaan untuk membantu mereka beradaptasi di situasi yang baru. Nantinya, AI dimanfaatkan untuk menghadirkan nilai tambah pada platform cloud computing yang sudah ada. Penyedia Software as a Service (SaaS) akan semakin memanfaatkan AI untuk memberikan fungsi dan manfaat yang lebih banyak untuk penggunanya.

Contohnya, SaaS yang memanfaatkan AI memiliki tambahan fungsi seperti mengindentifikasi pola dalam suatu data dan menghasilkan actionable insight yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki strategi bisnis di masa yang akan datang.  Diperkirakan bahwa pemanfaatan AI ini akan sangat berpengaruh pada kecepatan dan efisiensi layanan cloud computing.

2. Solusi hybrid dan on-premise cloud akan semakin populer

Memilih antara public, private atau hybrid cloud terbukti menjadi tantangan yang cukup berarti untuk beberapa perusahaan. Jika berbicara mengenai fleksibilitas, kinerja dan keamanan, setiap layanan cloud memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.

Namun, seiring dengan ekosistem cloud yang semakin matang, penyedia layanan cloud akan semakin menyadari bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, dan tentunya solusi yang dibutuhkan juga akan berbeda.

Dengan adanya kesadaran tersebut, penyedia layanan cloud akan menghadirkan fleksibilitas bagi perusahaan untuk memilih layanan apa saja yang ingin digunakan, dalam bentuk element individual yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing user.

Misalnya, seorang user memanfaatkan public cloud untuk melakukan content delivery, sedangkan memanfaatkan private cloud atau on-premise untuk menyimpan dan memproses data pelanggan atau informasi lainnya.

3. Bekerja dengan Virtual Cloud Desktop

Sepanjang tahun 2020, jumlah pekerja jarak jauh meningkat cukup pesat karena pandemi. Dengan adanya peningkatan jumlah pekerja jarak jauh tersebut, kebutuhan akan solusi berbasis cloud juga meningkat, salah satunya adalah pemanfaatan virtual cloud desktop.

Virtual cloud desktop adalah solusi untuk menciptakan seluruh lingkungan workstation yang dioperasikan sebagai layanan cloud. Jadi, karyawan dapat bekerja dari mana saja dan menggunakan perangkat apa saja, namun tetap dengan seluruh data yang sama untuk mendukung pekerjaan mereka. Dalam penggunaannya, perusahaan juga hanya perlu membayar biaya subscriptions sesuai dengan jumlah waktu yang dihabiskan karyawan dalam penggunaan sistem tersebut. Dengan memanfaatkan layanan ini, perusahaan dapat menghilangkan biaya untuk keperluan update hardware dan implementasi teknologi lainnya yang tidak diperlukan.

Dalam praktiknya, selain efisiensi biaya, memanfaatkan virtual cloud desktop dapat meningkatkan produktivitas di seluruh lingkungan perusahaan dengan memastikan seluruh karyawan menggunakan teknologi terupdate dan tersinkronisasi. Untuk masalah keamanan, virtual cloud desktop juga memberikan keamanan yang lebih baik untuk perusahaan, karena semua perangkat dikelola secara terpusat. Jadi, tidak akan lagi ada kekhawatiran saat karyawan tidak mengikuti peraturan keamanan yang telah ditentukan perusahaan.

Sepanjang tahun 2021, tren cloud computing ini akan cepat berkembang karena akan semakin banyak bisnis yang mengadopsi model bisnis berbasis cloud agar proses bisnis mereka semakin efisien dan fleksibel mengikuti situasi, tidak bergantung pada satu tempat atau satu sistem saja.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tren cloud computing dan manfaatnya untuk perkembangan bisnis, Anda dapat segera menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Sumber:

https://www.forbes.com/sites/bernardmarr/2020/11/02/the-5-biggest-cloud-computing-trends-in-2021/?sh=2cc2fa812d9e

Tren Teknologi di Tahun 2021 Versi Gartner, Banyak Istilah Baru yang Mungkin Belum Anda Ketahui

By | 2020-12-04T09:06:12+00:00 December 3rd, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Teknologi sangat erat kaitannya dengan aktivitas bisnis di era digital saat ini. Terlebih sepanjang tahun 2020, telah terjadi perubahan kebiasaan baru dalam dunia bisnis, yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Hampir seluruh perusahaan melakukan transformasi digital dengan laju yang cukup kencang serta rentang waktu yang cukup singkat, agar target bisnisnya dapat tetap tercapai meski masyarakat masih hidup berdampingan dengan Covid-19.

Gartner[1] telah merilis tren teknologi di tahun 2021 yang sebagian besar kemunculannya dilatarbelakangi oleh kebutuhan bisnis di masa pandemi Covid-19. Dikutip dari Gartner, sejumlah tren teknologi di tahun 2021 ini perlu dikembangkan dalam suatu perusahaan agar dapat menyesuaikan kebiasaan baru dalam dunia kerja dan bisnis di masa depan. Apa saja tren teknologi tahun di 2021? Berikut penjelasannya!

1. Tren teknologi di tahun 2021: Internet of Behavior (IoB)

Pertama, Gartner memprediksi IoB sebagai salah satu tren teknologi yang akan berkembang di tahun 2021. IoB adalah tren menggunakan data untuk memahami perilaku, minat dan preferensi pelanggan yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan bisnis di masa yang akan datang.

IoB dapat mengumpulkan, menggabungkan, dan memproses data dari banyak sumber, seperti: Data pelanggan, data warga yang diolah oleh sektor publik dan badan pemerintah, media sosial, penyebaran domain publik dari facial recognition, dan pelacakan lokasi. Meningkatnya kecanggihan teknologi yang dapat memproses data menjadi insight berharga memungkinkan tren IoB berkembang di tahun 2021.

IoB memungkinkan fleksibilitas yang dibutuhkan bisnis agar mampu mengatasi perubahan tak terduga yang disebabkan oleh Covid-19 dan keadaan ekonomi dunia saat ini. Perusahaan dapat mengimplementasi big data analytics untuk mengikuti tren IoB ini.

2. Tren teknologi di tahun 2021: Total experience

Total experience menggabungkan multiexperience, customer experience, employee experience dan user experience untuk transformasi bisnis. Tujuannya adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas “experience” karyawan dan pelanggan.

Jika perusahaan mampu meningkatan kualitas pengalaman-pengalaman tersebut secara bersamaan, diharapkan perusahaan dapat lebih unggul dari persaingan bisnis, serta menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. 

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Customer Relationship Management (CRM), Human Capital Management (HCM), dan Unified Communication.

3. Tren teknologi di tahun 2021: Privacy-enhancing computation

Privacy-enhancing computation menghadirkan tiga solusi teknologi yang dapat melindungi data saat sedang digunakan. Yang pertama, menyediakan lingkungan tepercaya untuk memproses dan menganalisa data sensitif. Yang kedua, melakukan proses dan analisa dengan cara yang terdesentralisasi. Yang ketiga, mengenkripsi data dan algoritma sebelum diproses atau analisa.

Tren ini memungkinkan perusahaan untuk berkolaborasi dalam suatu pekerjaan atau proyek dengan siapa saja, bahkan dengan kompetitor sekalipun, tanpa perlu mengorbankan keamanan data perusahaan. Tren ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagi data yang banyak terjadi dalam dunia bisnis saat ini, dengan tetap memastikan privasi dan keamanannya.

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi beberapa solusi keamanan IT yaitu Security Information and Event Management (SIEM), Privileged Access Management (PAM), Data Loss Prevention, Network Traffic Analytic, Fraud Analytic, dan Identity Governance and Administration.

4. Tren teknologi di tahun 2021: Distributed cloud

Distributed cloud adalah layanan cloud yang didistribusikan ke berbagai lokasi fisik, namun operasional dan tata kelolanya tetap menjadi tanggung jawab public cloud providerTarget distributed cloud adalah mengurangi data costs, dan patuh pada peraturan mengenai data yang harus tetap berada di lokasi tertentu.

5. Tren teknologi di tahun 2021: Anywhere operations

Anywhere operations adalah model operasional perusahaan dimana proses bisnisnya dapat diakses dan beroperasi dari lokasi mana pun (karyawan, partner bisnis, dan pelanggan dapat bekerja sama dari tempat yang berbeda tanpa memerlukan kontak fisik).

Anywhere Operations sangat erat kaitannya dengan istilah digital first dan remote first.  Saat ini sudah ada perusahaan yang menerapkan tren Anywhere Operations, seperti yang banyak diterapkan oleh industri perbankan. Nasabah yang ingin bertransaksi hingga membuka akun rekening bank tidak perlu datang langsung ke cabang dan melakukan interaksi secara fisik. Penggunaan teknologi membuat kebutuhan tersebut dapat ditangani secara virtual oleh pihak bank.

Dengan adanya Anywhere Operations ini, bukan berarti keberadaan kantor fisik tidak dibutuhkan, hanya saja pemanfaatan teknologi memang sudah saatnya harus dimanfaatkan agar perusahaan dapat selalu memenuhi kebutuhan pelanggan apa pun situasinya.

6. Tren teknologi di tahun 2021: Cybersecurity mesh

Cybersecurity mesh adalah pendekatan arsitektur terdistribusi untuk mengontrol keamanan siber perusahaan yang dapat diukur efektivitasnya, fleksibel, dan andal. Tren ini adalah perimeter keamanan untuk menjaga identitas seseorang atau sesuatu secara lebih responsif dan proaktif.

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Identity and Access Management (IAM), Privileged Access Management (PAM), dan Customer Identity and Access Management (CIAM).

7. Tren teknologi di tahun 2021: Intelligent composable business

Intelligent composable business adalah bisnis yang mengoptimalkan penggunaan teknologi agar dapat cepat beradaptasi sesuai kondisi. Dengan menjalankan tren ini, perusahaan dapat menjalankan bisnis dengan agile dan menggunakan data yang tersedia untuk mengambil keputusan dengan cepat.

Untuk mengikuti tren yang satu ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM).

8. Tren teknologi di tahun 2021: Hyperautomation

Hyperautomation merupakan sebuah gagasan untuk mengotomasi segala proses bisnis yang dapat diotomasi. Hyperautomation bertujuan untuk mempercepat berjalannya proses bisnis, menyelesaikan issue yang sering muncul akibat proses bisnis yang rumit, dan mengoptimalkan kinerja perusahaan.

Agar dapat mengembangkan bisnis secara konsisten, perusahaan membutuhkan efisiensi dan kecepatan proses yang mengikuti perkembangan teknologi masa kini. Jika tidak fokus pada faktor tersebut, perkembangan bisnis akan terhambat dan jauh tertinggal dalam persaingan.

Untuk mengikuti tren teknologi ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Robotic Process Automation.

Setelah mengetahui ke-8 tren teknologi di tahun 2021 yang diprediksi oleh Gartner, sudahkah Anda dapat menilai sejauh mana persiapan perusahaan Anda terhadap kebutuhan teknologi di tahun 2021 yang akan segera tiba?

Phintraco Group sebagai perusahaan penyedia solusi dan layanan IT di Indonesia, akan selalu siap dan aktif membantu pelanggan menerapkan penggunaan teknologi secara tepat yang dapat disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan agar dapat meningkatkan perkembangan perusahaan di masa depan, terutama dengan adanya perubahan yang muncul akibat pandemi Covid-19. Menjelang tahun 2021, sudah saatnya perusahaan segera mempersiapkan kebutuhan teknologi demi bisnis yang lebih baik di tahun yang akan datang.

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Catatan kaki:

[1] Gartner adalah perusahaan penelitian dan penasihat di bidang teknologi informasi dan komunikasi terkemuka di dunia – https://www.gartner.com/en

 

Sumber:

https://www.gartner.com/smarterwithgartner/gartner-top-strategic-technology-trends-for-2021/

 

Artikel terkait:

5 Manfaat Ini Buktikan Pentingnya Cloud bagi Perusahaan

By | 2020-10-14T08:29:56+00:00 September 11th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan yang telah beralih ke sistem komputasi awan atau Cloud Computing dalam operasional mereka. Cloud Computing itu sendiri adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi. Oleh karena itu, sistem Cloud bagi perusahaan di era digital sangat penting untuk dipertimbangkan, demi pengelolaan data yang terjamin.

Pentingnya Cloud bagi Perusahaan

Dengan pemanfaatan teknologi Cloud dalam sebuah perusahaan, karyawan dapat mengakses layanan kapan saja dan dari lokasi mana saja untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Layanan Cloud terbagi dalam tiga kategori utama, yang terdiri dari Platform as a Service (PaaS), Infrastructure as a Service (IaaS), dan Software as a Service (SaaS). Setiap perusahaan dapat memilih salah satu dari layanan ini, tergantung pada kebutuhan masing-masing perusahaan. Mari kenali 5 manfaat berikut ini yang membuktikan pentingnya Cloud bagi perusahaan.

  • Efisiensi biaya operasional

Dengan memanfaatkan teknologi Cloud, perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli dan merawat perangkat penyimpanan data dan aplikasi perusahaan. Terlebih ketika perusahaan beralih ke Cloud, perusahaan hanya harus mengeluarkan biaya untuk layanan yang digunakan. Penyedia layanan Cloud akan membebankan biaya kepada perusahaan berdasarkan fitur, penyimpanan, jumlah user, waktu, dan ruang memori yang digunakan. Karena inilah, pemanfaatan Cloud membuat perusahaan dapat memilih layanan yang sesuai dengan anggaran dan menciptakan efisiensi biaya operasional.

  • Fleksibilitas

Salah satu manfaat utama dari teknologi Cloud adalah fleksibilitas. Layanan Cloud memberikan setiap karyawan sebuah fleksibilitas untuk bekerja dari mana saja. Terutama di situasi pandemi seperti saat ini, siapa yang tak ingin kinerja perusahaannya tetap berjalan efektif dan efisien?

Tentunya, semua perusahaan menginginkan hal tersebut. Karena itu, sistem Cloud atau Cloud Computing ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dapat bekerja dan mengakses data yang dibutuhkan dimana dan kapan saja, asal terhubung dengan koneksi internet. Cloud Computing memungkinkan perusahaan untuk memantau kegiatan operasional secara efektif. Setiap user hanya perlu koneksi internet yang memadai untuk mendapatkan update dari seluruh kegiatan operasional secara real-time.

  • Skalabilitas untuk perusahaan yang berkembang

Setiap perusahaan pasti berusaha untuk terus berkembang. Saat perusahaan benar-benar mengalami perkembangan, kebutuhan penyimpanan data perusahaan tentu akan sangat berbeda. Cloud merupakan sebuah solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dengan memanfaatkan layanan Cloud, perusahaan dapat meningkatkan kapasitas kebutuhan penyimpanan mereka kapan saja. Jadi, perusahaan dapat tetap memiliki fasilitas penyimpanan dengan kapasitas yang sesuai meski perusahaan terus mengalami perkembangan.

  • Keamanan data lebih terjamin

Salah satu hal yang sering menimbulkan permasalahan di sebuah perusahaan adalah masalah keamanan data. Apabila data perusahaan tidak disimpan dalam sebuah tempat dengan sistem keamanan yang baik, maka data akan sangat rentan terhadap tindakan kriminalitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Teknologi Cloud menghadirkan banyak fitur keamanan yang dapat menjamin bahwa data perusahaan benar-benar tersimpan dengan aman dan terlindungi.

  • Meningkatkan kolaborasi

Kolaborasi yang baik selalu dibutuhkan untuk hasil yang maksimal. Tentunya, setiap perusahaan ingin semua karyawannya dapat berkolaborasi dengan baik agar target yang ditentukan dapat tercapai. Dengan memanfaatkan layanan Cloud, karyawan dapat dengan mudah berbagi data secara real-time dan berkolaborasi untuk menyelesaikan project, bahkan dari lokasi yang berbeda. Data yang tercantum pada perangkat apa pun akan selalu sama dan terupdate secara real-time, sehingga dapat terhindar dari redundansi data.

Dengan 5 manfaat yang telah disebutkan di atas, maka sudah bisa disimpulkan mengenai pentingnya Cloud bagi perusahaan. Kesimpulannya adalah, pemanfaatan Cloud bagi perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, menghemat biaya operasional, dan membuat perusahaan memiliki skalabilitas yang baik.

Sumber:

https://www.growthbusiness.co.uk/7-reasons-business-needs-move-cloud-2552054/

Artikel terkait:

Peran Penting Cloud Computing dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

By | 2019-07-04T08:54:13+00:00 May 27th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

Implementasi teknologi Cloud Computing dipercaya dapat menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi digital menuju revolusi industri 4.0. Dalam revolusi industri 4.0, hubungan antara mesin, manusia, dan data terjadi sangat jelas dan nyata. Data akan menjadi aset terbesar bagi industri dan perannya akan menjadi sangat penting di masa depan. Nantinya, seluruh data akan terhubung dengan Cloud Computing.

Karena pentingnya data dalam revolusi industri keempat ini, maka dibutuhkan solusi terbaik untuk menjawab tantangan di era ini seiring dengan berlangsungnya bisnis yang mengharuskan kecepatan dan efisiensi. Infrastruktur pendukung seperti cloud harus dipilih secara benar agar peluang dalam revolusi industri 4.0 yang dilandasi oleh tranformasi digital atau digitalisasi teknologi dapat diraih.

Untuk menjawab tantangan dalam menghadapi era industri 4.0, Pivotal Cloud Foundry (PCF) hadir untuk membantu organisasi anda dalam meraih peluang yang maksimal demi kesuksesan bisnis sehingga dapat bersaing dan lebih unggul di era industri 4.0.

Saat ini banyak para pebisnis yang mulai mengadopsi teknologi Cloud Computing terbaru, yaitu Pivotal Cloud Foundry (PCF), yang menawarkan fleksibilitas, efisiensi dan keamanan yang lebih unggul. PCF bisa menjadi solusi dalam menghadapi tantangan masa depan yang terkait dengan kepentingan data. Tidak seperti kebanyakan platform Cloud Computing lainnya, yang terikat dengan provider Cloud tertentu, Cloud Foundry hadir sebagai paket software yang terintegrasi dan berdiri sendiri.

Pivotal Cloud Foundry (PCF) menggabungkan Cloud Computing, Containers, Microservices, CI/CD, Agile development, dan DevOps dalam satu kesatuan platform. PCF memiliki kelebihan dalam berbagai aspek, seperti dalam hal kecepatan, skalabilitas, keamanan dan juga dapat menghemat pengeluaran. Menggunakan PCF dalam menghadapi industri 4.0 adalah pilihan yang tepat. Beberapa manfaat PCF yang dapat menjawab tantangan di era industri 4.0 adalah:

  • Portabilitas aplikasi.
  • Platform administrasi yang terpusat.
  • Routing yang dinamis.
  • Manajemen kualitas aplikasi yang baik.
  • Terintegrasi dengan komponen logging eksternal seperti Elasticsearch dan Logstash.
  • Logging yang terpusat.
  • Akses Role-based untuk aplikasi yang digunakan.
  • Terjaminnya keamanan infrastruktur.
  • Mendukung berbagai penyedia Infrastructure as a Service (IaaS)

Platform Cloud menjadi langkah selanjutnya dalam evolusi teknologi informasi, yang memungkinkan anda untuk fokus secara eksklusif pada aplikasi dan data tanpa memikirkan tentang infrastruktur yang mendasarinya. Cloud Foundry sangat ideal bagi semua pelaku bisnis yang berminat untuk mengurangi biaya dan kompleksitas infrastruktur untuk aplikasi mereka. Developers dapat menyebarkan aplikasi ke Cloud Foundry menggunakan alat yang sudah ada tanpa harus memodifikasi kode mereka.

Aplikasi baru yang inovatif pada sebuah platform cloud yang terintegrasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap organisasi. Cloud akan terus menjadi solusi bagi industri menengah hingga industri besar untuk unggul dalam persaingan bisnis. Revolusi Industri 4.0 akan didorong oleh integrasi sumber daya dan teknologi baru, dan Pivotal Cloud Foundry (PCF) adalah solusi tepat untuk menghasilkan kesuksesan dalam bisnis anda dan mampu menghadapi persaingan di era revolusi industri keempat ini.

 

Sumber:

https://pivotal.io/platform

Info Lebih Lanjut:

http://phintraco-tech.com | marketing@phintraco.com

 

GET THE LATEST INFO FROM US