Fakta dan Statistik Seputar Outsourcing yang Perlu Anda Ketahui!

By |2021-07-25T20:55:43+07:00November 6th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Outsourcing telah menjadi tren dalam dunia bisnis sejak tahun 1989. Kini, kehadiran perusahaan yang menawarkan jasa outsourcing semakin banyak dan layanan yang ditawarkan pun semakin beragam. Perkembangan outsourcing yang sangat pesat ini dapat terjadi karena banyak perusahaan yang menyatakan bahwa kehadiran jasa outsourcing membantu bisnis mereka semakin berkembang dan mampu menjadi yang terdepan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Lalu, apa saja alasan yang menjadikan layanan outsourcing kini kian digemari dalam dunia bisnis? Mari simak beberapa fakta dan statistik seputar outsourcing yang perlu Anda ketahui!

Mengapa outsourcing semakin menjadi pilihan strategis bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Deloitte Global Outsourcing Survey[1], terlampir beberapa fakta dan statistik mengenai alasan yang menjadikan perusahaan memilih jasa outsourcing untuk bisnisnya. Diantaranya adalah:

  • 59% perusahaan menggunakan jasa outsourcing untuk mengurangi atau mengontrol biaya.
  • 57% perusahaan menggunakan jasa outsourcing agar dapat fokus terhadap tujuan dan objektif bisnisnya.
  • 47% perusahaan menggunakan jasa outsourcing untuk mengatasi masalah kapasitas.
  • 31% perusahaan menggunakan jasa outsourcing untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan.
  • 28% perusahaan menggunakan jasa outsourcing untuk mendapatkan bantuan dari tim yang profesional dibidangnya.

Jenis layanan outsourcing yang paling banyak dipilih perusahaan

Secara global, IT Outsourcing dan Business Process Outsourcing mendominasi industri outsourcing saat ini. Jenis layanan yang paling banyak dipilih perusahaan adalah untuk customer support, database administration, system support, disaster recovery, dan network operations.

Berdasarkan beberapa hasil fakta dan statistik seputar outsourcing di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa telah terbukti secara global bahwa memanfaatkan jasa outsourcing dapat memberikan keuntungan yang cukup besar bagi perusahaan.

Dengan membaca fakta dan statistik seputar outsourcing di artikel ini, diharapkan Anda mendapatkan pemahaman yang cukup baik tentang alasan dibalik perusahaan memanfaatkan layanan outsourcing. Baik untuk perusahaan rintisan maupun korporasi, memanfaatkan layanan outsourcing merupakan pilihan strategis yang pantas untuk Anda pertimbangkan.

Jika Anda tertarik atau sedang membutuhkan layanan outsourcing, Anda telah berada di tempat yang tepat! Sebagai perusahaan yang menyediakan layanan Business Process Outsourcing, MitraComm Ekasarana adalah salah satu pilihan tepat bagi bisnis Anda. Dengan pengalaman lebih dari 13 tahun, MitraComm telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri di Indonesia untuk menyediakan layanan outsourcing terbaiknya.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai MitraComm atau berdiskusi mengenai layanan outsourcing yang tepat bagi bisnis Anda, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

[1]https://www2.deloitte.com/content/dam/Deloitte/nl/Documents/operations/deloitte-nl-s&o-global-outsourcing-survey.pdf

 

Artikel terkait:

Memilih Solusi Disaster Recovery Terbaik untuk Kelangsungan Bisnis

By |2021-07-25T21:03:09+07:00June 5th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Apa itu Disaster Recovery?

Disaster Recovery dirancang khusus dengan tujuan untuk melakukan Recovery atau Pemulihan pada suatu sistem apabila terjadi sesuatu seperti bencana alam, kegagalan operasional sistem (seperti update yang gagal) atau kesalahan manusia pada Pusat Data utama sebuah Perusahaan.

Faktanya, Disaster Recovery Plan atau Rencana Pemulihan Bencana jarang sekali dijadikan prioritas oleh para pelaku bisnis karena memerlukan biaya yang cukup mahal dan penerapannya yang sulit, terlebih karena bencana adalah hal yang tidak dapat diduga oleh manusia. Hal ini membuat para pelaku bisnis berfikir bahwa Disaster Recovery Plan tidak diprioritaskan atau bahkan dianggap tidak dibutuhkan karena bencana adalah faktor alam yang bersifat force majeure.

Di lain pihak, para pelaku bisnis tidak menyadari bahwa nilai data perusahaan yang tersimpan di data center merupakan ‘nyawa’ dari bisnis perusahaan tersebut. Oleh karena itu, tingkat urgensi pembuatan Disaster Recovery Plan adalah hal yang sangat penting demi kelangsungan bisnis mereka.

Penjelasan Singkat Mengenai Disaster Recovery Plan

Rencana pemulihan bencana atau yang biasa disebut DRP adalah pendekatan yang terdokumentasi dan terstruktur dengan instruksi untuk mengatasi insiden yang tidak direncanakan. Rencana ini terdiri dari tindakan pencegahan untuk meminimalkan dampak bencana sehingga bisnis yang dijalankan dapat terus beroperasi dan melanjutkan kembali aktivitas bisnis. Biasanya, DRP melibatkan analisis proses bisnis dan kebutuhan keberlanjutan.

Tujuan Pembuatan Disaster Recovery Plan

Pembuatan Disaster Recovery Plan bertujuan untuk meminimalkan risiko dan optimalisasi kesinambungan entitas dalam menghadapi risiko bencana.

Apabila manajemen tak mampu (atau tidak tahu) merumuskan manfaat Disaster Recovery Plan, atau menyimpulkan bahwa manfaat Disaster Recovery Plan lebih kecil dari biaya Disaster Recovery Plan, maka program Disaster Recovery Plan tak akan dilaksanakan. Oleh karena itu, program Disaster Recovery Plan perlu melibatkan seluruh lini operasional dan manajemen perusahaan.

Solusi Disaster Recovery yang sederhana namun tetap bekerja secara optimal untuk bisnis anda

Jika anda pelaku bisnis, apakah anda sudah memikirkan solusi Disaster Recovery terbaik untuk anda? Saat ini, VMWare telah merilis software untuk Disaster Recovery yang cukup simple namun tetap bekerja secara maksimal dan dapat anda andalkan untuk keperluan bisnis.

VMware Site Recovery Manager (SRM) adalah sebuah software yang terintegrasi dengan teknologi replikasi untuk menyediakan manajemen policy-based, pengaturan otomatis Disaster Recovery Plan untuk mengurangi downtime jika terjadi bencana, dan untuk melakukan uji non-disruptive terhadap Disaster Recovery Plan anda. SRM dirancang untuk mesin virtual yang berfungsi untuk mengelola semua aplikasi dalam lingkungan VMware vSphere®. Untuk memberikan fleksibilitas dan pilihan, SRM sudah terintegrasi dengan replikasi vSphere dan juga mendukung berbagai solusi replikasi array-based yang tersedia di semua partner Vmware storage.

Berikut adalah ilustrasi untuk topologi 2 site :

Apa keuntungan Site Recovery Manager (SRM) untuk bisnis anda?

Berikut adalah beberapa keuntungan menggunakan Site Recovery Manager (SRM) untuk bisnis anda:

  • Pemulihan yang cepat dan andal

Site Recovery Manager mengotomatiskan setiap aspek rencana pemulihan dengan tujuan mempercepat pemulihan dan menghilangkan risiko yang muncul akibat proses manual.

  • Menyederhanakan Manajemen Discover Recovery

Dari pengaturan awal hingga manajemen yang sudah berjalan, Site Recovery Manager memiliki penerapan yang sederhana dan policy-based berkat otomatisasi dan integrasi dengan teknologi Software Defined Data Center (SDDC).

  • Mengurangi Biaya Total Kepemilikan (TCO)

SRM menggunakan otomatisasi untuk mengurangi biaya operasional disaster recovery dan untuk mempermudah audit pemulihan yang menghabiskan banyak waktu.

 

Sumber:

https://www.vmware.com/id/products/site-recovery-manager.html

Info lebih lanjut:

http://www.phintraco-tech.com/ | marketing@phintraco.com

 

Go to Top