Tren Teknologi di Tahun 2021 Versi Gartner, Banyak Istilah Baru yang Mungkin Belum Anda Ketahui

By |2021-07-25T20:55:01+00:00December 3rd, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Teknologi sangat erat kaitannya dengan aktivitas bisnis di era digital saat ini. Terlebih sepanjang tahun 2020, telah terjadi perubahan kebiasaan baru dalam dunia bisnis, yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Hampir seluruh perusahaan melakukan transformasi digital dengan laju yang cukup kencang serta rentang waktu yang cukup singkat, agar target bisnisnya dapat tetap tercapai meski masyarakat masih hidup berdampingan dengan Covid-19.

Gartner[1] telah merilis tren teknologi di tahun 2021 yang sebagian besar kemunculannya dilatarbelakangi oleh kebutuhan bisnis di masa pandemi Covid-19. Dikutip dari Gartner, sejumlah tren teknologi di tahun 2021 ini perlu dikembangkan dalam suatu perusahaan agar dapat menyesuaikan kebiasaan baru dalam dunia kerja dan bisnis di masa depan. Apa saja tren teknologi tahun di 2021? Berikut penjelasannya!

1. Tren teknologi di tahun 2021: Internet of Behavior (IoB)

Pertama, Gartner memprediksi IoB sebagai salah satu tren teknologi yang akan berkembang di tahun 2021. IoB adalah tren menggunakan data untuk memahami perilaku, minat dan preferensi pelanggan yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan bisnis di masa yang akan datang.

IoB dapat mengumpulkan, menggabungkan, dan memproses data dari banyak sumber, seperti: Data pelanggan, data warga yang diolah oleh sektor publik dan badan pemerintah, media sosial, penyebaran domain publik dari facial recognition, dan pelacakan lokasi. Meningkatnya kecanggihan teknologi yang dapat memproses data menjadi insight berharga memungkinkan tren IoB berkembang di tahun 2021.

IoB memungkinkan fleksibilitas yang dibutuhkan bisnis agar mampu mengatasi perubahan tak terduga yang disebabkan oleh Covid-19 dan keadaan ekonomi dunia saat ini. Perusahaan dapat mengimplementasi big data analytics untuk mengikuti tren IoB ini.

2. Tren teknologi di tahun 2021: Total experience

Total experience menggabungkan multiexperience, customer experience, employee experience dan user experience untuk transformasi bisnis. Tujuannya adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas “experience” karyawan dan pelanggan.

Jika perusahaan mampu meningkatan kualitas pengalaman-pengalaman tersebut secara bersamaan, diharapkan perusahaan dapat lebih unggul dari persaingan bisnis, serta menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. 

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Customer Relationship Management (CRM), Human Capital Management (HCM), dan Unified Communication.

3. Tren teknologi di tahun 2021: Privacy-enhancing computation

Privacy-enhancing computation menghadirkan tiga solusi teknologi yang dapat melindungi data saat sedang digunakan. Yang pertama, menyediakan lingkungan tepercaya untuk memproses dan menganalisa data sensitif. Yang kedua, melakukan proses dan analisa dengan cara yang terdesentralisasi. Yang ketiga, mengenkripsi data dan algoritma sebelum diproses atau analisa.

Tren ini memungkinkan perusahaan untuk berkolaborasi dalam suatu pekerjaan atau proyek dengan siapa saja, bahkan dengan kompetitor sekalipun, tanpa perlu mengorbankan keamanan data perusahaan. Tren ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagi data yang banyak terjadi dalam dunia bisnis saat ini, dengan tetap memastikan privasi dan keamanannya.

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi beberapa solusi keamanan IT yaitu Security Information and Event Management (SIEM), Privileged Access Management (PAM), Data Loss Prevention, Network Traffic Analytic, Fraud Analytic, dan Identity Governance and Administration.

4. Tren teknologi di tahun 2021: Distributed cloud

Distributed cloud adalah layanan cloud yang didistribusikan ke berbagai lokasi fisik, namun operasional dan tata kelolanya tetap menjadi tanggung jawab public cloud providerTarget distributed cloud adalah mengurangi data costs, dan patuh pada peraturan mengenai data yang harus tetap berada di lokasi tertentu.

5. Tren teknologi di tahun 2021: Anywhere operations

Anywhere operations adalah model operasional perusahaan dimana proses bisnisnya dapat diakses dan beroperasi dari lokasi mana pun (karyawan, partner bisnis, dan pelanggan dapat bekerja sama dari tempat yang berbeda tanpa memerlukan kontak fisik).

Anywhere Operations sangat erat kaitannya dengan istilah digital first dan remote first.  Saat ini sudah ada perusahaan yang menerapkan tren Anywhere Operations, seperti yang banyak diterapkan oleh industri perbankan. Nasabah yang ingin bertransaksi hingga membuka akun rekening bank tidak perlu datang langsung ke cabang dan melakukan interaksi secara fisik. Penggunaan teknologi membuat kebutuhan tersebut dapat ditangani secara virtual oleh pihak bank.

Dengan adanya Anywhere Operations ini, bukan berarti keberadaan kantor fisik tidak dibutuhkan, hanya saja pemanfaatan teknologi memang sudah saatnya harus dimanfaatkan agar perusahaan dapat selalu memenuhi kebutuhan pelanggan apa pun situasinya.

6. Tren teknologi di tahun 2021: Cybersecurity mesh

Cybersecurity mesh adalah pendekatan arsitektur terdistribusi untuk mengontrol keamanan siber perusahaan yang dapat diukur efektivitasnya, fleksibel, dan andal. Tren ini adalah perimeter keamanan untuk menjaga identitas seseorang atau sesuatu secara lebih responsif dan proaktif.

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Identity and Access Management (IAM), Privileged Access Management (PAM), dan Customer Identity and Access Management (CIAM).

7. Tren teknologi di tahun 2021: Intelligent composable business

Intelligent composable business adalah bisnis yang mengoptimalkan penggunaan teknologi agar dapat cepat beradaptasi sesuai kondisi. Dengan menjalankan tren ini, perusahaan dapat menjalankan bisnis dengan agile dan menggunakan data yang tersedia untuk mengambil keputusan dengan cepat.

Untuk mengikuti tren yang satu ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM).

8. Tren teknologi di tahun 2021: Hyperautomation

Hyperautomation merupakan sebuah gagasan untuk mengotomasi segala proses bisnis yang dapat diotomasi. Hyperautomation bertujuan untuk mempercepat berjalannya proses bisnis, menyelesaikan issue yang sering muncul akibat proses bisnis yang rumit, dan mengoptimalkan kinerja perusahaan.

Agar dapat mengembangkan bisnis secara konsisten, perusahaan membutuhkan efisiensi dan kecepatan proses yang mengikuti perkembangan teknologi masa kini. Jika tidak fokus pada faktor tersebut, perkembangan bisnis akan terhambat dan jauh tertinggal dalam persaingan.

Untuk mengikuti tren teknologi ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Robotic Process Automation.

Setelah mengetahui ke-8 tren teknologi di tahun 2021 yang diprediksi oleh Gartner, sudahkah Anda dapat menilai sejauh mana persiapan perusahaan Anda terhadap kebutuhan teknologi di tahun 2021 yang akan segera tiba?

Phintraco Group sebagai perusahaan penyedia solusi dan layanan IT di Indonesia, akan selalu siap dan aktif membantu pelanggan menerapkan penggunaan teknologi secara tepat yang dapat disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan agar dapat meningkatkan perkembangan perusahaan di masa depan, terutama dengan adanya perubahan yang muncul akibat pandemi Covid-19. Menjelang tahun 2021, sudah saatnya perusahaan segera mempersiapkan kebutuhan teknologi demi bisnis yang lebih baik di tahun yang akan datang.

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Catatan kaki:

[1] Gartner adalah perusahaan penelitian dan penasihat di bidang teknologi informasi dan komunikasi terkemuka di dunia – https://www.gartner.com/en

 

Sumber:

https://www.gartner.com/smarterwithgartner/gartner-top-strategic-technology-trends-for-2021/

 

Artikel terkait:

Siapkah Organisasi Anda Untuk Menerapkan Sistem Kerja “Work From Home” ?

By |2021-07-25T20:59:09+00:00April 14th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Ribuan bahkan jutaan karyawan di Indonesia menerapkan sistem kerja “Work From Home” secara serempak untuk pertama kalinya, bertepatan dengan adanya anjuran pemerintah untuk tetap dirumah demi melawan virus Corona. Akankah hal ini dapat mengubah budaya kerja di perusahaan konvensional di masa depan? 

Adanya aturan untuk bekerja dengan sistem “Work From Home” berskala besar ini merupakan peluang bagi Anda untuk mempersiapkan bisnis masa depan, ketika peran teknologi hadir untuk memfasilitasi bekerja jarak jauh yang efektif.

Penggunaan sistem kerja “Work From Home” untuk keberlangsungan bisnis saat ini menjadi tanda bahwa sudah saatnya bagi perusahaan di Indonesia meninjau kembali kebijakan untuk bekerja di situasi yang mengharuskan untuk bekerja jarak jauh, dan memanfaatkan teknologi secara lebih luas agar bisnis dapat berjalan seperti biasanya.

Apa saja yang harus dilakukan oleh setiap organisasi untuk mempersiapkan sistem kerja “Work From Home” maupun sistem kerja jarak jauh di masa depan? Berikut langkah-langkahnya yang sudah tim Phintraco Group rangkum dari website resmi Gartner, perusahaan riset teknologi informasi dunia:

  • Berkomunikasi secara terbuka dan sesering mungkin

Hal utama yang menjadi faktor kesuksesan saat harus menjalani “Work From Home” maupun kerja jarak jauh adalah komunikasi. Pastikan yang memegang peran penting dalam sebuah tim dapat memberikan informasi akurat sesuai dengan yang dibutuhkan karyawan. Keterusterangan dan komunikasi dari dua arah akan membangun kepercayaan dan keberhasilan dalam bekerja.

  • Tumbuhkan rasa percaya agar karyawan bekerja secara produktif

Bersifat rutin atau mendesak, salah satu kunci sukses “Work From Home” maupun kerja jarak jauh adalah rasa percaya kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan mereka sebaik mungkin. Untuk membangun kepercayaan, maka sebagai pemimpin, Anda harus komunikasi mengenai tugas dan ekspektasi hasil yang sesuai dengan harapan Anda kepada anggota tim secara jelas.

Tidak bisa dipungkiri bahwa para pemimpin sering merasa khawatir berlebihan tentang produktivitas tim mereka ketika harus bekerja dari jarak jauh. Bagaimana caranya agar tidak mengkhawatirkan hal tersebut secara berlebihan? Kembali ke point #1 yaitu tentang komunikasi. Jika komunikasi berjalan lancar, maka rasa khawatir akan mudah untuk diatasi.   

Jika rasa percaya sudah berhasil diciptakan, maka fokus pada hasil dan meninjau kinerja dan produktivitas tim Anda. Rasakan bagaimana tingkat produktivitas tim saat Anda dapat membangun komunikasi yang baik, serta rasa percaya yang diikuti dengan rasa tanggungjawab.

  • Menunjang pemberdayaan teknologi

 “54% pemimpin dalam tim HR mengatakan bahwa teknologi dan infrastruktur yang buruk adalah penghalang terbesar untuk meraih efektivitas dalam kerja jarak jauh”, Ucap Aaron McEwan, selaku Vice President dari Gartner.

Berdasarkan ungkapan Vice President dari Gartner tersebut, kita bisa mengetahui bahwa teknologi memiliki peran penting dalam membuat proses komunikasi dan pekerjaan jarak jauh menjadi lebih efektif, karena teknologi dan infrastrukturnya yang tidak memadai adalah penghalang terbesar bagi perusahaan untuk mencapai efektivitas dalam sistem kerja jarak jauh.

Teknologi berbasis cloud dapat diandalkan untuk menunjang produktivitas, maka penggunaannya dalam sebuah perusahaan sangat perlu untuk diterapkan. Dengan adanya situasi bekerja jarak jauh yang harus diterapkan, maka Anda harus mempelajari tingkat pemanfaatan teknologi dan infrastrukturnya yang dapat berfungsi sesuai kebutuhan perusahaan Anda. Untuk mengetahui teknologi dan infrastrukturnya yang tepat, Anda harus berkomunikasi dengan tim IT perusahaan Anda serta partner bisnis untuk penyedia solusi teknologi ini. 

Pelajaran penting yang dapat kita ambil dari situasi darurat yang disebabkan oleh virus Corona ini adalah: pentingnya mempercepat pengembangan infrastruktur teknologi untuk mendukung kesiapan organisasi Anda menerapkan sistem kerja jarak jauh. Pemimpin dalam tim HR dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengukur dampak pada kinerja dan produktivitas karyawan untuk mempertimbangkan investasi teknologi yang tepat kedepannya demi kebijakan kerja jarak jauh yang lebih progresif, fleksibel dan efektif.

Sumber:

https://www.gartner.com/smarterwithgartner/with-coronavirus-in-mind-are-you-ready-for-remote-work/

 

Artikel mengenai tren teknologi dari Gartner untuk mendukung tempat kerja digital:

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Tren Teknologi yang Akan Berkembang di Tahun 2020

By |2021-07-25T21:01:13+00:00November 5th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , |

Tren teknologi terus berkembang setiap tahunnya. Teknologi yang ada akan menentukan masa depan perkembangan industri sepanjang tahun. Karena peran teknologi sangat krusial bagi berlangsungnya sebuah bisnis, maka penting bagi pelaku bisnis untuk mengetahui tren teknologi di setiap tahun dan juga fungsinya. Dikutip dari Gartner, berikut adalah tren teknologi yang akan berkembang di tahun 2020:

  1. Multiexperience

Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Gartner, karena beragam jenis aplikasi terus bermunculan, ini mengubah cara user berinteraksi di dunia digital. Meningkatnya berbagai jenis perangkat dan pengembangan aplikasi yang terus dilakukan menyebabkan munculnya istilah multiexperience

User experience akan mengalami perubahan yang signifikan. Cara user berinteraksi dengan dunia digital akan lebih beragam. Platform percakapan akan mengubah cara orang berinteraksi dengan dunia digital. Di tahun 2020, Virtual reality (VR), Augmented Reality (AR) dan Mixed Reality (MR) adalah teknologi yang tergabung dan mengubah cara orang berinteraksi di dunia digital.

  1. Transparency dan Traceability

Pelanggan semakin sadar bahwa informasi pribadi sangat berharga dan harus dijaga. Aturan pemerintah yang menerapkan undang-undang terkait data pribadi juga membuat organisasi harus semakin memperhatikan tentang pengelolaan data pribadi pelanggan. Maka, strategi transparency dan traceability adalah elemen penting untuk menjaga informasi pribadi pelanggan.

Transparency dan traceability adalah strategi yang digunakan untuk menentukan serangkaian sikap, tindakan, dan teknologi serta pendukung lain yang dirancang untuk memenuhi persyaratan peraturan, mempertahankan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih lainnya, yang berguna untuk meningkatkan rasa kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

  1. The Empowered Edge

Empowered edge adalah istilah dalam IT yang digunakan untuk proses sentralisasi komputasi yang didistribusikan ke jaringan, end user dan perangkat end user. Empowered edge merupakan kunci utama dalam manajemen perangkat di era Cloud dan Big Data.

  1. Distributed Cloud

Distributed cloud adalah distribusi layanan public cloud ke lokasi yang berbeda, sementara penyedia layanan public cloud itu sendiri bertanggung jawab untuk mengoperasikan, mengelola, memperbarui, dan meningkatkan layanan. Strategi teknologi ini mengarah pada era baru cloud computing.

  1. AI Security

Penerapan artificial intelligence (AI) dan machine learning yang digunakan perusahaan untuk pengambilan keputusan dalam bisnis ternyata menciptakan masalah baru bagi perusahaan. Potensi serangan terhadap IoT, cloud computing, dan microservices meningkat karena hal ini. Maka dari itu, perusahaan harus fokus untuk melindungi sistem yang didukung oleh AI, dan memastikan penggunaan sistem yang didukung oleh AI tidak dimasuki dan disalahgunakan oleh hacker.

Setelah membaca artikel ini, sudahkah Anda dapat menilai sejauh mana persiapan perusahaan Anda terhadap kebutuhan teknologi di tahun 2020 yang akan segera tiba?

Phintraco Group sebagai perusahaan penyedia solusi IT terkemuka untuk perusahaan Indonesia, dapat membantu perusahaan menerapkan penggunaan teknologi secara maksimal agar dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan di masa depan. Menjelang tahun 2020, sudah saatnya bagi perusahaan untuk mempersiapkan untuk mengimplementasi tren teknologi secara maksimal mulai dari sekarang.

Sumber:

https://www.gartner.com/en/newsroom/press-releases/2019-10-21-gartner-identifies-the-top-10-strategic-technology-trends-for-2020

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Go to Top