4 Jenis Serangan Siber Berbasis Web yang Harus Dihindari

By |2021-10-13T03:04:58+00:00October 8th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Dijaman serba digital, keinginan untuk selalu mencari melalui situs website semakin meningkat. Apalagi dengan adanya pandemi dan pemberlakuan bekerja dari rumah, membuat aktivitas browsing menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Teknologi yang semakin canggih membuat serangan siber juga semakin sulit untuk dihindari. Tahukah Anda bahwa serangan siber dapat terjadi di website? Tingginya aktivitas internet menggunakan website membuat serangan siber berbasis web menjadi serangan siber yang paling merugikan dan paling mudah terserang. Kita harus meningkatkan kesadaran terhadap serangan siber berbasis web agar tidak mendapatkan kerugian yang besar. Maka dari itu, mari kenali jenis serangan siber berbasis web dan ketahui juga cara mencegahnya.

Jenis Serangan Siber Berbasis Web yang Harus Dihindari

Serangan siber berbasis web menjadi salah satu media penyebaran virus yang paling efektif dan paling banyak mendapatkan kerugian karena tampilan web tidak terlihat mencurigakan sehingga secara tidak sadar kita sudah mengklik tautan link atau mengunduh lampiran yang berbahaya dan terjerat serangan siber. Agar tidak terjerat serangan siber, berikut jenis serangan siber berbasis web yang harus dihindari:

  1. Phishing

Serangan phishing adalah jenis serangan siber yang paling sering digunakan untuk mencuri informasi sensitif. Serangan siber jenis phishing ini selalu meningkat setiap tahun. Serangan ini membahayakan karena membuat pengunjung website memberikan informasi sensitif seperti kata sandi di situs web yang terlihat terpercaya.

  1. Scamware/ Scareware

Scamware biasa dikenal dengan Scareware. Serangan scamware ini sulit dihindari karena serangan ini berupa tampilan pop-up seperti pesan mendesak sehingga pengguna mencoba mengklik pop-up dan mengunduh atau menginstal beberapa jenis malware. Pesan mendesak yang tampil terkadang menampilkan bahwa tampilan pop-up terinfeksi malware untuk meningkatkan rasa urgensi pengguna untuk mengunduh pop-up dengan harapan dapat terbebas dari malware. Serangan siber ini sulit untuk dideteksi oleh anti-virus tradisional karena serangannya dilakukan di dalam browser.

  1. Account Takeovers

Pengambilalihan akun terjadi akibat dari serangan phishing. Serangan siber ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi akun dengan jumlah yang banyak sehingga serangan ini dengan mudah menyerang perusahaan besar dan dapat mengakses data dengan skala yang besar.

  1. Javasricpt Skimmer

Serangan ini menargetkan proses pembayaran pihak ketiga yang biasa digunakan oleh situs web besar untuk memproses pembayaran pelanggan. Serangan ini sulit dideteksi karena serangan dirancang untuk mencuri informasi kartu kredit dan informasi keuangan penting lainnya dari pengunjung situs yang melakukan pembelian di situs web yang telah disusupi penjahat siber. Sulit bagi perusahaan mengetahui bahwa situs website telah diretas karena identitas pengguna tidak langgsung digunakan, tetapi datanya dikumpulkan terlebih dahulu selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Hindari Serangan Siber Berbasis Web Menggunakan Solusi Web Isolation

Setelah mengetahui jenis serangan berbasis web, kita mengetahui bahwa serangan siber bukanlah hal sepele. Kerugian yang dirasakan bukan hanya perusahaan pemilik web, tetapi juga pelanggan dan karyawan. Serangan siber berbasis web ini dapat dicegah dengan menggunakan solusi web isolation. Solusi web isolation melindungi aktivitas browsing dari serangan berbasis web dengan mengisolasi konten website dan email yang terdeteksi virus sehingga konten tersebut tidak tampil di layar desktop. Solusi web isolation juga dapat mendeteksi virus yang belum diketahui, sehingga dapat mendeteksi segala jenis virus. Manfaat menggunakan solusi web isolation selengkapnya dapat dilihat di sini.

Demikian penjelasan mengenai 4 jenis serangan siber berbasis web yang harus dihindari beserta cara mencegahnya. Lindungi aktivitas browsing untuk karyawan perusahaan Anda dengan menggunakan solusi web isolation agar aktivitas browsing menjadi lebih aman dan karyawan dapat bekerja dengan maksimal.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mengetahui lebih lanjut mengenai solusi web isolation.

Referensi:

https://www.menlosecurity.com/blog/web-based-threats-your-organization-needs-to-prepare-for/

Artikel terkait:

5 Jenis Serangan Siber Berbasis Web yang Sering Targetkan Perusahaan

By |2021-07-25T20:52:53+00:00February 26th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Seluruh situs web di internet rentan terhadap serangan siber. Serangan siber berbasis web bisa terjadi karena murni kesalahan manusia, atau bisa juga karena serangan yang dibuat khusus oleh penjahat siber profesional.

Berdasarkan Data Breach Investigations Report, alasan utama serangan siber berbasis web diciptakan adalah karena faktor finansial. Itu mengapa umumnya serangan siber berbasis web menjadikan perusahaan sebagai target utama.

Oleh karena itu, untuk melindungi perusahaan dari serangan siber berbasis web, kita perlu mengetahui apa saja jenis serangan siber berbasis web yang berbahaya dan bagaimana cara pencegahannya.

Mari ketahui dan pelajari jenis serangan siber berbasis web yang sering targetkan perusahaan berikut ini agar dapat mengambil langkah preventif di kemudian hari. Berikut penjelasannya:

1. Cross-Site Scripting (XSS)

Jenis serangan berbasis web “Cross-site scripting” dilakukan oleh penjahat siber dengan cara menginjeksi kode pada halaman situs web yang dikunjungi oleh pengguna. Kode tersebut dapat menyusupi akun pengguna situs web atau mengubah konten situs web untuk mengelabui pengguna agar memberikan informasi pribadinya baik secara sengaja atau tidak.

2. Fuzz Testing

Umumnya, developer menggunakan teknik fuzzing untuk menemukan kerentanan keamanan pada suatu software, sistem operasi, atau jaringan perusahaan. Ternyata, penjahat siber juga menggunakan teknik ini untuk menemukan kerentanan pada situs web atau server.

Jenis serangan siber berbasis web ini bekerja dengan cara memasukan data dalam jumlah besar secara acak pada situs web sampai situs web tersebut error. Langkah selanjutnya, penjahat siber akan menggunakan software yang disebut fuzzer untuk menemukan titik kerentanan pada suatu situs web. Jika ada celah dalam keamanan situs web tersebut, penjahat siber akan memanfaatkannya lebih lanjut.

3. Serangan Brute Force

Jenis serangan berbasis web “Brute Force” adalah jenis serangan yang paling sering dimanfaatkan penjahat siber untuk mengakses informasi login pengunjung suatu situs web.

Brute Force adalah teknik serangan yang dilakukan penjahat siber dengan cara memasukan banyak password pengguna hingga akhirnya menemukan password yang tepat. Umumnya, penjahat siber memiliki wordlist yang diatur oleh smart tools untuk dapat mengetahui password pengguna secara otomatis. Jenis serangan ini adalah jenis yang paling mudah untuk dihindari, pengguna hanya perlu menggunakan password sesulit mungkin atau strong password sehingga kemungkinan password dapat ditebak semakin kecil.

4. SQL Injection

SQL Injection adalah jenis serangan berbasis web yang dapat terjadi karena ada kesalahan atau error pada suatu situs web yang disebabkan oleh kelalaian programmer. Kesalahan tersebut membuat penjahat siber dapat mengirim command ke database yang berkaitan dengan suatu situs web, sehingga penjahat siber bisa mendapatkan data dari database tersebut bahkan memodifikasi data tersebut untuk mengelabui pengunjung situs web.

5. Malware

Malware adalah jenis serangan siber berbasis web yang paling sering digunakan penjahat siber untuk menginfeksi perangkat pengguna. Jika perangkat pengguna telah berhasil terinfeksi malware, perangkat akan sepenuhnya dibawah kendali penjahat siber untuk melakukan berbagai tindakan kriminal seperti mencuri akses kredensial untuk mengakses data dan informasi penting perusahaan.

Mencegah Serangan Siber Berbasis Web

Demikian 5 jenis serangan siber yang sering targetkan perusahaan. Jenis serangan siber yang ada pada suatu situs web dapat sangat membahayakan keberlangsungan bisnis, sedangkan perusahaan tidak bisa mengendalikan seluruh karyawan untuk melakukan aktivitas browsing pada situs web yang sudah terjamin keamanannya saja. Oleh karena itu, Web Isolation hadir sebagai solusi untuk mengamankan aktivitas browsing yang dilakukan seluruh karyawan. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai solusi Web Isolation, Anda dapat membaca artikel berikut ini: https://phintraco.com/solusi-web-isolation-jadikan-aktivitas-browsing-lebih-aman/

 

Informasi lebih lanjut: marketing@phintraco.com

 

Referensi:

https://www.tripwire.com/state-of-security/featured/most-common-website-security-attacks-and-how-to-protect-yourself/

https://www.w3schools.com/sql/sql_injection.asp

https://www.mcafee.com/enterprise/en-us/assets/light-point/white-papers/wp-most-serious-threat-to-business.pdf

Go to Top