Next-Gen Antivirus

/Tag: Next-Gen Antivirus

3 Kebiasaan yang Membahayakan Keamanan Siber Perusahaan

By | 2021-06-17T01:52:28+00:00 May 10th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Menjaga keamanan siber perusahaan membutuhkan pendekatan holistik, di mana seluruh bagian perusahaan memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan sistem perusahaan aman dari serangan. Namun, sepertinya pendekatan ini masih sulit untuk diterapkan. Terbukti dari kasus serangan siber yang menjadikan perusahaan sebagai target utama terus meningkat. Sebenarnya, apa saja kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan?

Umumnya, yang menjadikan sistem keamanan perusahaan menjadi target utama serangan siber adalah karena celah dan kerentanan yang dapat dengan sangat mudah ditemukan, bukan karena seorang pelaku kejahatan siber sudah menargetkan perusahaan tersebut sedari awal. Oleh karena itu, pihak yang bertanggung jawab atas keamanan siber perusahaan harus mengetahui dan menghindari kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan.

Memang tidak ada strategi pasti untuk memerangi serangan siber, setiap perusahaan memerlukan rencana dan solusi yang berbeda dengan perusahaan lainnya. Namun, terdapat prinsip-prinsip dasar yang harus diterapkan untuk mempertahankan postur keamanan yang kokoh dalam menghadapi jenis serangan siber yang terus berevolusi.

Apa saja kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan dan apa solusi untuk mengatasinya? Berikut penjelasannya!

1. Tidak memahami arsitektur jaringan perusahaan dan mengabaikan pembaruan jaringan

Perusahaan tidak akan bisa mengindari serangan siber dengan maksimal setiap saat secara manual, karena lingkup jaringan perusahaan terlalu luas dan terlalu banyak celah yang dapat dimanfaatkan untuk menginfeksi sistem perusahaan.

Namun, kondisi akan lebih parah jika tim keamanan IT tidak memahami arsitektur jaringan perusahaan dan mengabaikan pembaruan jaringan. Membiarkan hal tersebut terjadi sama saja dengan membuka pintu bagi penjahat siiber untuk menginfeksi sistem tanpa ada perlawanan.

Solusi: Pada tingkat enterprise, tim IT harus mengimplementasi protokol yang kuat untuk memastikan seluruh software selalu diperbarui tepat waktu. Tim keamanan IT harus mengetahui secara rinci di mana letak data penting tersimpan, seberapa luas lingkup jaringan yang dimiliki, di mana titik keluar masuk data, dan bagaimana jaringan tersebut tersegmentasi. Perlu diketahui bahwa kurangnya pemahaman tentang prinsip dasar dan standar keamanan jaringan akan menempatkan perusahaan pada posisi yang sangat berisiko.

2. Hanya mengandalkan solusi teknologi antivirus tradisional

Melihat kecanggihan teknik serangan siber yang terus berevolusi saat ini, dapat disimpulkan bahwa mengandalkan antivirus saja tidak cukup untuk melindungi sistem perusahaan dari serangan. Penjahat siber mengembangkan keahlian mereka lebih cepat daripada perusahaan memperbarui solusi yang relevan untuk melawan mereka. Faktanya, hanya 40% dari serangan siber saat ini yang melibatkan malware. Sisanya, penjahat siber menggunakan jenis serangan siber lain untuk mengintai targetnya. Oleh karena itu, menerapkan pendekatan keamanan perimeter tidak cukup untuk melindungi sistem perusahaan secara menyeluruh.

Solusi: Solusi untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan dari kebiasaan ini adalah dengan memastikan penggunaan software antivirus mutakhir, seperti Next-Gen Antivirus. Next-Gen Antivirus dapat membantu perusahaan mengetahui berbagai jenis serangan siber baru dan secara otomatis melakukan tindakan jika ada serangan yang menargetkan sistem perusahaan. Selain itu, perusahaan juga harus segera memperbarui penerapan pendekatan keamanan siber yang awalnya perimeter menjadi Threat Intelligence(link).

3. Tidak memonitor endpoint perusahaan

Saat ini, diketahui bahwa mayoritas penjahat siber mencari cara untuk menembus akses jaringan dan mengeksekusi kode pada sistem endpoint perusahaan. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengabaikan keamanan endpointnya, menjadikan penjahat siber bebas menjelajahi lingkungan digital perusahaan. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat menempatkan perusahaan di posisi yang paling berbahaya dalam tingkat keamanan siber.

Solusi: Perusahaan perlu mengimplementasi teknologi yang membantu mereka memonitor keamanan endpoint secara terus menerus. Teknologi Endpoint Detection and Response (EDR) dapat menjadi solusi tepat untuk membantu tim IT terhindar dari kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan.

3 kebiasaan yang umum terjadi dalam lingkup perusahaan ini tanpa disadari akan menempatkan perusahaan pada posisi paling berbahaya di tingkat keamanan siber. Karena jenis serangan dan teknik yang digunakan penjahat siber selalu berevolusi, maka strategi keamanan siber yang diterapkan dalam lingkup perusahaan tidak bisa sama dari waktu ke waktu. Strategi yang digunakan harus selalu diuji efektivitasnya, ditingkatkan, dan dievaluasi secara berkala.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.crowdstrike.com/blog/top-5-cybersecurity-mistakes-companies-make-and-how-to-avoid-them/

https://www.crowdstrike.com/endpoint-security-products/falcon-x-threat-intelligence/

https://phintraco.com/perkuat-keamanan-siber-dengan-next-gen-antivirus/

https://phintraco.com/sudahkah-anda-menggunakan-solusi-keamanan-endpoint-yang-memadai/

 

Click on the link below to read this article in English:

http://www.aplikas.com/cybersecurity-mistakes-that-could-be-placing-your-company-in-danger/

Menjaga Keamanan Siber Menjadi Inti dari Transformasi Industri Kesehatan

By | 2021-04-27T08:16:12+00:00 April 26th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Maraknya transformasi digital di berbagai industri harus diiringi oleh kesiapan perusahaan menerapkan keamanan siber yang mumpuni. Mengapa demikian? Tanpa disadari, kemudahan yang didapatkan dengan adanya penggunaan teknologi digital juga membawa tantangan baru bagi sektor bisnis.

Salah satu contoh industri yang kini gencar melakukan transformasi digital adalah industri kesehatan. Gencarnya transformasi digital yang dilakukan ini ternyata membuat kasus serangan siber yang menargetkan industri kesehatan juga berkembang pesat. Masalah ini terjadi di skala global, dan Indonesia juga menjadi salah satu negara yang menjadi target.

Berdasarkan hasil riset yang diluncurkan oleh perusahaan keamanan IT Fortinet, “88% layanan kesehatan serta rumah sakit mengalami serangan siber melalui email pada 2020. Serangan yang bertujuan mengambil data itu dilakukan dalam berbagai metode seperti malware, spyware, ransomware, phishing hingga injeksi SQL.”

Ini artinya, pesatnya transformasi digital yang dilakukan industri kesehatan tidak diikuti oleh kesiapan menghadapi serangan siber yang merugikan. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan solusi yang memadai untuk atasi serangan siber di industri kesehatan. 

Tantangan keamanan siber yang mengincar industri kesehatan

Umumnya, serangan yang terjadi pada industri kesehatan mengincar data yang tersimpan di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, yang menyimpan seluruh informasi tentang layanan rekam medis, diagnosis, hasil pemeriksaan laboratorium, resep hingga informasi detail pembayaran.

Penyerang melakukan berbagai metode untuk mendapatkan akses ke sistem tersebut, metode yang paling sering digunakan adalah melalui email. Email adalah senjata paling ampuh untuk menyerang perusahaan, karena kelengahan manusia sangat umum dilakukan oleh berbagai pihak di lingkungan rumah sakit, bahkan tim teknologi informasinya sendiri.

Solusi untuk atasi serangan siber di industri kesehatan

Dari hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa meningkatnya industri kesehatan yang melakukan transformasi digital akan diikuti oleh meningkatnya kasus serangan siber, memperjelas bahwa perjalanan transformasi dalam industri kesehatan tidak selalu berjalan mulus. Perlu ada strategi untuk mempersiapkan dan merespon insiden tak terduga, yaitu mengadopsi solusi keamanan siber ke dalam semua proses digitalisasi pelayanan kesehatan.

Untuk membantu industri kesehatan yang saat ini sedang bertransformasi guna beradaptasi di situasi yang baru, Aplikas Servis Pesona sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan IT di Indonesia hadir untuk membantu melancarkan perjalanan transformasi digital industri kesehatan tanpa khawatir dengan ancaman serangan siber.

Aplikas Servis Pesona menyediakan solusi keamanan IT yang dapat diimplementasikan industri kesehatan – solusi data loss prevention, identity and access management, privileged access management, web and email isolation, phishing isolation, network security, next-gen antivirus, file integrity monitoring, vulnerability management, endpoint security, cloud security, security information and event management, serta solusi keamanan IT lainnya yang dapat disesuaikan dengan use case masing-masing rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait solusi keamanan IT untuk industri kesehatan, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Kasus serangan siber  di industri kesehatan akan memberi kerugian secara finansial karena serangan siber adalah cara penyerang melakukan pemerasan, menyebabkan kerugian immateril seperti rusaknya reputasi, juga terungkapnya rahasia perusahaan. Industri kesehatan perlu menerapkan perhatian ekstra terhadap ancaman siber ini, karena industri kesehatan adalah industri yang paling aktif sejak pandemi mewabah di seluruh dunia.

Dengan demikian, menjaga keamanan siber menjadi inti dari transformasi industri kesehatan yang sedang gencar melakukan digitalisasi.

Referensi:

https://www.fortinet.com/solutions/industries/healthcare

https://www.fortinet.com/blog/industry-trends/healthcare-cybersecurity-covid-19-vaccine-supply-chain

https://infokomputer.grid.id/read/122638569/rumah-sakit-jadi-target-utama-serangan-siber-ini-penyebabnya

5 Alasan Mengapa Perusahaan Harus Menggunakan Next-Gen Antivirus

By | 2021-03-31T10:35:01+00:00 March 26th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Penjahat siber terus mengembangkan keahlian dan tools yang mereka gunakan untuk melakukan aksi kriminalnya. Sama hal nya dengan solusi yang terus diperbarui kecanggihannya, penjahat siber juga terus mencari cara baru untuk dapat menembus lapisan keamanan targetnya. Bahkan, mereka juga mulai menggunakan dukungan artificial intelligence (AI) untuk memastikan serangan mereka berhasil menembus lapisan keamanan yang terus diperbarui.

Karena kecanggihan yang terus dikembangkan oleh para penjahat siber ini, maka perusahaan – yang umumnya dijadikan target utama serangan siber – memerlukan solusi mutakhir untuk melindungi sistem dari serangan yang semakin canggih.

Salah satu solusi mutakhir yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menghindari serangan siber yang semakin canggih adalah Next-Gen Antivirus.

Apa itu Next-Gen Antivirus?

Next-Gen Antivirus (NGAV) adalah solusi untuk melindungi perusahaan dari berbagai jenis serangan siber – baik untuk jenis serangan yang sudah terdeteksi sebelumnya atau yang belum terdeteksi.

Solusi ini melakukan perlindungan terhadap sistem perusahaan dengan cara melakukan pemantauan dan respons terhadap taktik, teknik, dan prosedur yang dilakukan penjahat siber.

NGAV membantu tim keamanan IT perusahaan memiliki kemampuan untuk merespons potensi serangan secara real-time dengan bantuan alat predictive analytics dan threat intelligence.  

Ada beberapa alasan mengapa perusahan harus menggunakan Next-Gen Antivirus dibanding antivirus tradisional yang saat ini masih banyak diandalkan oleh perusahaan. Berikut penjelasannya:

1. Solusi antivirus tradisional tidak dapat diandalkan untuk mendeteksi serangan baru yang semakin canggih secara otomatis

Solusi antivirus tradisional membutuhkan “signature” untuk mendeteksi jenis serangan yang masuk ke dalam sistem. Pendekatan signature tersebut masih memiliki banyak kekurangan, karena solusi keamanan berbasis signature membutuhkan pembaruan secara manual yang melewati proses panjang agar dapat mendeteksi jenis serangan baru.

Intinya, penggunaan solusi antivirus tradisional tidak dapat diandalkan perusahaan karena solusi tersebut tidak mampu beradaptasi untuk menyesuaikan perkembangan jenis serangan siber yang bergerak cepat.

2. Next-Gen Antivirus memiliki kemampuan yang lebih lengkap karena dapat memeriksa file, aplikasi, dan koneksi jaringan

Solusi NGAV mampu mendeteksi dan mencegah serangan malware dan non-malware lainnya. NGAV mengambil pendekatan berbasis sistem terhadap keamanan, dengan memantau seluruh dokumen dan infrastruktur yang digunakan perusahaan. Pendekatan yang lebih holistik ini mampu melindungi perusahaan dari berbagai serangan yang berasal dari aktivitas internal atau pun eksternal.

3. Next-Gen Antivirus memungkinkan tim keamanan perusahaan untuk mengetahui penyebab masalah dari akarnya

Solusi NGAV dirancang khusus untuk mengumpulkan dan menganalisa data endpoint secara komprehensif untuk menemukan akar permasalahan keamanan yang terjadi pada sistem perusahaan.

Dengan mengetahui penyebab permasalahan dari akarnya, perusahaan dapat mengetahui titik kerentanan awal yang dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk menyerang sistem perusahaan, sehingga perusahaan dapat mengatasi titik kerentanan lebih dini untuk menghentikan penjahat siber menggunakan kerentanan tersebut berulang kali.

4. Next-Gen Antivirus dilengkapi dengan kemampuan machine learning dan artificial intelligence

Solusi NGAV dilengkapi dengan kemampuan yang dimiliki big data, machine learning, dan artificial intelligence untuk memahami dan menganalisa miliaran potensi serangan keamanan agar dapat memprediksi jenis serangan berbahaya lainnya di masa depan.

Tools dan teknik analisa data yang dimiliki solusi NGAV memungkinkan perusahaan melihat pola dan perkembangan serangan dari berbagai sumber untuk membantu perusahaan terhindar dari serangan secara menyeluruh.

5. Next-Gen Antivirus tersedia sebagai solusi berbasis cloud dan on-premise

Proses deployment solusi antivirus tradisional umumnya menghabiskan waktu berbulan-bulan. Lamanya durasi tersebut diperlukan karena antivirus tradisional memerlukan hardware yang diinstal di lokasi fisik. Selain itu, setelah diinstal, sebagian besar solusi antivirus tradisional memerlukan proses konfigurasi agar dapat berfungsi sepenuhnya.

Solusi NGAV juga tersedia sebagai solusi berbasi cloud yang dapat menghilangkan kompleksitas dan lamanya proses deployment yang dijumpai pada solusi antivirus tradisional.

Proses deployment solusi NGAV berbasis cloud hanya menghabiskan waktu beberapa jam, serta tidak ada hardware, software, dan infrastruktur tambahan yang dibutuhkan.

Demikian 5 alasan mengapa perusahaan harus menggunakan Next-Gen Antivirus. Manfaat dan kemampuan yang ditawarkan solusi ini dapat melindung perusahaan dari serangan siber secara komprehensif, menghadirkan banyak fitur canggih baru yang mengikuti perkembangan jenis serangan siber yang bergerak cepat.

Kemampuan yang ditawarkan solusi NGAV jelas tidak dimiliki oleh antivirus tradisional. Untuk mengetahui informasi detil mengenai Next-Gen Antivirus, Anda dapat membaca artikel berikut ini: https://phintraco.com/perkuat-keamanan-siber-dengan-next-gen-antivirus/

Informasi lebih lanjut: marketing@phintraco.com

 

Referensi:

https://www.crowdstrike.com/cybersecurity-101/endpoint-security/next-generation-antivirus-ngav/

https://www.crowdstrike.com/endpoint-security-products/falcon-prevent-endpoint-antivirus/

https://proteksupport.com/five-reasons-you-need-next-gen-anti-virus/   

Perkuat Keamanan Siber di Lingkungan Perusahaan dengan Next-Gen Antivirus

By | 2021-03-26T07:00:11+00:00 March 24th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Di tahun 2020, terjadi banyak perubahan yang belum pernah dialami sebelumnya. Perubahan tersebut mengharuskan seluruhnya – termasuk sektor bisnis, memiliki cara baru agar dapat terus beradaptasi dengan situasi. Tidak terkecuali dalam hal keamanan siber, tahun 2020 merupakan tahun yang sangat mengkhawatirkan bagi perusahaan. Berdasarkan 2021 Global Threat Report dari Crowdstrike, pandemi Covid-19 telah membawa banyak dampak negatif dari sisi keamanan siber.

Laporan tersebut mengungkapkan meningkatnya jumlah kasus serangan siber yang terjadi di tahun 2020 harus diwaspadai oleh perusahaan, karena kasus serangan siber akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Peretas akan terus mengembangkan keahlian mereka dalam menciptakan jenis ancaman siber yang lebih canggih dari sebelumnya, dan menjadikan target yang “bernilai tinggi” sebagai target utama, dalam hal ini adalah perusahaan.

Memperkuat Keamanan Siber di Lingkungan Perusahaan

Untuk dapat melindungi lingkungan perusahaan dari jenis serangan siber yang kian canggih, perusahaan tidak dapat bergantung pada antivirus tradisional yang saat ini masih menjadi andalan sepenuhnya untuk mengatasi ancaman dan serangan siber.  

Perusahaan yang masih mengandalkan solusi antivirus tradisional menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah solusi tersebut belum mampu beradaptasi atau mendeteksi jika ada jenis virus baru. Sehingga, tim IT perusahaan masih perlu melakukan pembaruan secara manual dan terus-menerus. Kekurangan tersebut menyebabkan solusi antivirus tradisional tidak dapat diandalkan sepenuhnya untuk melindungi perusahaan dari serangan siber, dan perusahaan harus segera beralih menggunakan solusi Next-Gen Antivirus.

Sebagai official business partner dari Crowdstrike, Aplikas Servis Pesona menyediakan solusi Next-Gen Antivirus yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keamanan siber di lingkungan perusahaan. Sudahkah Anda mengetahui apa itu Next-Gen Antivirus?

Pengertian dan Keunggulan yang Ditawarkan Solusi Next-Gen Antivirus

Next-Generation Antivirus (NGAV) adalah solusi antivirus yang dilengkapi kemampuan AI, behavioral detection, dan algoritma machine learning untuk mengetahui dan mencegah serangan yang berpotensi membahayakan perusahaan. Selain itu, solusi Next-Gen Antivirus dilengkapi dengan single lightweight agent, di mana solusi ini mampu mengintegrasikan beberapa fitur dalam satu agent, sehingga proses investigasi dapat dilakukan dengan cepat dan praktis.

Berikut adalah keunggulan solusi Next-Gen Antivirus dari Crowdstrike dibandingkan solusi Antivirus tradisional:

Manfaat Menggunakan Solusi Next-Gen Antivirus

1. Dapatkan kemampuan proteksi yang lebih baik

Solusi Next-Gen Antivirus dapat melindungi perusahaan dari semua jenis serangan siber – dari yang paling umum ditemukan hingga yang paling canggih, bahkan saat jaringan dalam posisi offline.

2. Proses deployment yang cepat dan mudah

Solusi Next-Gen Antivirus tersedia dalam pilihan cloud deployment, artinya perusahaan dapat dengan cepat menggunakan solusi ini tanpa perlu menghabiskan banyak waktu dan infrastruktur yang kompleks.

3. Mengatasi jenis serangan siber yang semakin canggih dan kompleks

Tantangan keamanan siber yang terjadi di perusahaan saat ini disebabkan oleh jenis serangan yang semakin canggih dan kompleks, sehingga perusahaan membutuhkan banyak solusi keamanan untuk mengatasi tantangan tersebut. Situasi diperburuk dengan kurangnya kemampuan yang dimiliki tenaga ahli dalam mengatasi perkembangan serangan siber yang sangat cepat.

Dengan memgimplementasi solusi Next-Gen Antivirus, perusahaan dapat mengatasi tantangan tersebut dalam waktu yang relatif singkat. Solusi Next-Gen Antivirus dari Crowdstrike memiliki berbagai fitur unggul yang relevan untuk mengatasi berbagai jenis serangan siber, sehingga tim IT tidak perlu melakukan pembaruan secara manual untuk memastikan sistem aman dari serangan siber yang semakin berkembang jenisnya.

Dalam suatu sistem perusahaan, ada banyak titik celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh peretas. Hingga saat ini, masih banyak perusahaan yang mengandalkan solusi antivirus tradisional untuk mengatasi serangan siber dalam lingkungan perusahaan, padahal kenyataannya solusi antivirus tradisional tersebut tidak mampu mengidentifikasi dan mencegah serangan secara efektif.

Perusahaan yang memanfaatkan solusi antivirus tradisional menyadari adanya serangan siber ketika sistem mereka sudah berhasil dieksploitasi oleh peretas. Mengatasi dampak dari serangan siber setelah sistem sudah berhasil dieksploitasi bukanlah tindakan yang bijak, karena dampaknya akan tetap merugikan perusahaan.

Perusahaan modern membutuhkan solusi keamanan proaktif, sehingga solusi keamanan yang digunakan dapat terus diandalkan seiring dengan perkembangan tren dan situasi yang berubah dengan sangat cepat.

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, maka kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan memanfaatkan solusi Next-Gen Antivirus dari Crowdstrike. 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.crowdstrike.com/endpoint-security-products/falcon-prevent-endpoint-antivirus/

https://www.crowdstrike.com/cybersecurity-101/endpoint-security/next-generation-antivirus-ngav/

https://www.crowdstrike.com/resources/reports/global-threat-report/

https://venturebeat.com/2021/02/22/antivirus-is-dead-the-rising-enterprise-security-threats-for-2021-and-how-to-protect-against-them/

GET THE LATEST INFO FROM US