The Most Important Customer Services in Times of Pandemic

By |2021-07-25T20:51:16+00:00April 28th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

The quality of customer experience has become one of the most critical differentiators for today’s business. From acquiring customers to engaging with and retaining them over time, more companies are focusing their strategy on customer-first approach, which means that always put the customer first above all else.

To implement customer-first approach, it is not as simple as it looks. Sometimes, having internal teams to manage customer services is not enough to help businesses staying one step ahead of the competititon. The challenges has been further complicated since the Covid-19 pandemic occurs, which has brought an unprecedented shift in customer behavior.

To overcome customer service challenges that has been further complicated by the Covid-19 pandemic, companies need to improve the quality of customer services within their contact center teams. In this case, knowing the most important customer services in times of pandemic is a must. Then, what are the most important customer services in times of pandemic? Let’s take a closer look on these following points!

1. Make it easy for customers to connect with your brand

This point is considered as the most important customer services in times of pandemic. Due to the limitation in freedom of movement during pandemic, it makes customers prefer to connect with a brand as easy as possible. Therefore, they need customer services in multiple channels, including social media. In times of pandemic, companies need to maximize social media interactions with customers to maintain customer loyalty.

2. Deliver services with solution-oriented approaches

Next, the most important customer services in times of pandemic is always be solution-oriented. It means that a company need to deliver the right solutions to every customer complaints. To be able to implement this approach, a company need to have high-skilled contact center agents that have 9 best qualities.

Training agents to provide solution-oriented services will take a long time, but companies can take an easier way by leveraging contact center outsourcing services.

3. Providing fast-response services

In times of pandemic, every customer prefers to use digital platforms to interact with brands. It is one of the key advantage of using technology. However, it also brings some challenges for companies because they need to prepare more resources to handle the increasing number of customer interactions in digital platforms.

If companies want to provide fast-response services, they need to provide more resources that can handle customer interactions properly. Leaving customer wait too long is another biggest mistake that companies need to avoid.

To respond customer interactions quickly, companies can try to use profesional contact center oursourcing services. With this service, companies can align the number of agents with the number of interactions. Moreover, most agents in contact center outsourcing company have been trained to deliver fast response services with the best standards.

4. Delivering 24/7 customer support

For e-commerce, banking, and public sectors, providing contact center services that are available 24/7 is their top priority. But now, it must be applied by every sectors. Pandemic requires more people to stay at their home, which means that more unexpected needs may occur out of working hours. Therefore, the right customer services in times of pandemic is the availability of 24/7 customer support.

5. Utilizing contact center outsourcing services

This last point is the right solution to implement all most important customer services in times of pandemic. To make it easy for customer to connect with your brand, deliver services with solution-oriented approaches, provide fast-response services, and deliver 24/7 customer support, companies can take the right step by partnering with contact center outsourcing provider.

A company that provides complete contact services outsourcing services in Indonesia is MitraComm Ekasarana.

MitraComm has been trusted by hundreds of companies in Indonesia from various industries for its business process outsourcing (BPO) services. In addition to contact center outsourcing, MitraComm also provides digital engagement services, transactional process outsourcing, IT managed services, and value added services.

All MitraComm’s services are supported by business processes, technology, and human resources that always keep up with the latest business trends.

To complete its services to all clients across Indonesia, MitraComm has 8 contact center locations in the city centers of Jakarta, Tangerang, Semarang, Surabaya and Yogyakarta.

All business sectors can take advantage of business process outsourcing services. However, the strategy required for its implementation will be different for each company.

Contact us at to find out more information about MitraComm’s business process outsourcing services and to consult with MitraComm’s professional team before determining the right service for your company.



Omnichannel dan Multichannel: Apa Perbedaannya dan Mana yang Lebih Baik untuk Bisnis Anda?

By |2021-07-25T20:52:47+00:00March 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Banyak orang berpikir bahwa omnichannel dan multichannel adalah strategi yang sama. Kedua istilah tersebut sering digunakan bergantian, dengan maksud tujuan dan arti yang sama.

Baik omnichannel atau multichannel, pada dasarnya adalah ketika suatu perusahaan memiliki berbagai channel untuk berinteraksi dengan pelanggannya. Yang membuat omnichannel dan multichannel berbeda adalah fungsi dan manfaat yang akan didapatkan perusahaan.

Perusahaan yang menerapkan strategi multichannel memfasilitasi pelanggannya dengan kemudahan untuk berkomunikasi melalui berbagai channel, namun interaksi yang ada di berbagai channel tersebut tidak dapat diintegrasikan dan dikelola dalam satu sistem. Setiap channel akan menyediakan informasi yang berbeda dan beroperasi secara terpisah, pengelolaannya pun akan dilakukan pada platform yang berbeda.

Sedangkan, perusahaan yang menerapkan strategi omnichannel juga memfasilitasi pelanggan dengan berbagai channel untuk berkomunikasi dan bertransaksi. Namun perbedaannya dengan multichannel adalah dari sisi pendekatan, fungsi dan manfaat yang akan didapatkan.

Omnichannel adalah strategi yang memungkinan perusahaan menyediakan layanan terpadu dari berbagai channel. Seluruh customer journey dari awal hingga akhir akan tercatat dalam satu sistem. Masing-masing channel yang digunakan pelanggan akan memperbarui data pelanggan dan pola customer journey secara otomatis dalam satu sistem terpadu. Ini artinya, apa pun channel yang digunakan pelanggan untuk terkoneksi dengan perusahaan, agent dapat selalu menyediakan informasi yang sama dan relevan sesuai dengan preferensi masing-masing pelanggan tersebut.

Proses transaksi yang mudah dan cepat adalah ekspektasi dari setiap pelanggan saat ini. Pelanggan akan memilih untuk membeli suatu produk atau menggunakan jasa dari perusahaan yang mengelola setiap channel komunikasinya dengan baik dan terintegrasi. Contohnya, saat pelanggan mengunjungi channel Facebook, mereka menginginkan informasi yang relevan juga akan didapatkan ketika mereka mengunjungi channel lain seperti website, email, instagram, whatsapp, dan lain-lain.

Pelanggan menyukai pemberian informasi yang relevan pada setiap channel karena dari hal tersebut, secara tidak langsung perusahaan telah menunjukkan konsistensi produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan mengintegrasikan dan mengkoneksikan seluruh channel pada satu sistem, pengelolaan layanan pelanggan akan lebih sederhana dan pelanggan melihat perusahaan tersebut benar-benar terpercaya.

Perbedaan Omnichannel dan Multichannel

Kesimpulannya, berikut adalah perbedaan yang akan didapatkan perusahaan ketika menerapkan strategi omnichannel dan multichannel:

Demikian informasi mengenai perbedaan omnichannel dan multichannel. Perbedaannya terlihat dari bagaimana cara perusahaan mengelola setiap interaksi pelanggan di berbagai channel, dan bagaimana cara perusahaan memanfaatkan setiap interaksi pelanggan menjadi sesuatu yang bernilai bagi bisnis di masa depan. Jika ingin disimpulkan, mana yang lebih baik antara omnichannel dan multichannel? Itu semua tergantung pada tujuan dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Tentunya, strategi omnichannel akan lebih memberi banyak manfaat dari sisi bisnis bagi perusahaan.

Perlu diingat bahwa walaupun omnichannel dan multichannel terlihat sebagai strategi yang serupa, kenyataannya kedua strategi tersebut memiliki perbedaan yang memengaruhi cara pelanggan menilai kualitas perusahaan.



Pentingnya Penerapan Strategi Omnichannel untuk Bisnis di Era Digital

By |2021-07-25T20:55:35+00:00November 13th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , |

Seiring perkembangan teknologi di era digital, setiap pelanggan dapat dengan mudah mencari tahu informasi tentang suatu brand, kapan pun dan di mana pun. Inilah yang membuat pelanggan memiliki ekspektasi untuk bisa bertransaksi melalui cara apa pun, kapan pun, semudah mungkin, dan dengan brand experience yang sama.

Terlebih pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini juga seperti “memaksa” setiap pelanggan untuk memanfaatkan platform digital sebaik mungkin. Hasilnya, jumlah kenaikan transaksi belanja online meningkat drastis. Dengan adanya tren baru ini, maka penerapan strategi omnichannel menjadi hal yang sangat penting bagi bisnis agar dapat tetap survive dan thrive.

Apa itu strategi omnichannel?

Bagi yang belum familiar dengan istilah ini, mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu omnichannel.

Omnichannel adalah model bisnis lintas channel yang mengutamakan kualitas customer experience. Pelanggan dari perusahaan atau brand yang menerapkan strategi omnichannel dapat berbelanja atau memperoleh informasi dengan menggunakan berbagai channel sekaligus, baik online maupun offline.

Seluruh customer journey dari berbagai channel akan terintegrasi, sehingga perusahaan dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan layanan proaktif sesuai dengan kebutuhan mereka. Kemudahan yang dihasilkan dari penerapan omnichannel tersebut bukan hanya menguntungkan bagi pelanggan, tapi juga untuk perusahaan dan agent contact center yang bekerja.

Jika perusahaan menerapkan strategi ini, perusahaan tidak perlu khawatir tentang masalah preferensi layanan yang seringkali berbeda dikarenakan faktor usia dan kelompok generasi. Pelanggan dapat dengan bebas memilih channel apa yang tepat untuk mereka bertransaksi, dan perusahaan dapat selalu memberikan customer experience yang terbaik.

Dengan segala manfaat dan keuntungan yang didapatkan, maka penerapan strategi omnichannel dalam layanan pelanggan sudah menjadi salah satu syarat penting yang harus dipertimbangkan oleh seluruh pelaku bisnis. Selanjutnya, mari kita ketahui lebih lanjut mengenai solusi teknologi omnichannel dan apa saja manfaat yang diberikan untuk bisnis di era digital.

Manfaat menggunakan solusi teknologi omnichannel untuk bisnis di era digital

Untuk membantu perusahaan menerapkan strategi omnichannel yang tepat, Phintraco Technology menawarkan solusi omnichannel dari Avaya. Bernama Avaya Oceana, Avaya Oceana adalah solusi bagi perusahaan yang ingin memberikan seamless customer experience bagi pelanggannya.

Dengan menggunakan solusi ini, perusahaan dapat memberikan layanan pelanggan yang menjangkau seluruh channel seperti email, chat, SMS, intelligent chatbot, co-browse, media sosial, video, dan Internet of Things (IoT) di semua jenis perangkat yang digunakan pelanggan.

Apapun channel yang digunakan pelanggan, atau bahkan ketika mereka menggunakan beberapa channel dalam waktu yang bersamaan, solusi omnichannel ini dapat memberikan informasi lengkap mengenai customer journey di seluruh channel tersebut. Seluruh aktivitas pelanggan dari berbagai channel dapat diketahui secara real-time oleh agent, membuat mereka dapat mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya, dan channel apa yang paling tepat untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

Bahkan, jika agent ingin meminta bantuan dari karyawan yang lebih ahli untuk menangani pelanggan tersebut, agent dapat secara langsung meminta bantuan. Sehingga perusahaan dapat terus memastikan kualitas layanan yang maksimal untuk pelanggan.

Dengan menyediakan gambaran jelas mengenai seluruh customer journey dari berbagai channel, solusi ini memberi banyak manfaat dan keuntungan bagi perusahaan yang menerapkannya. Berikut keuntungannya:

  • Perusahaan dapat mengukur tingkat kepuasan pelanggan dan mengetahui bagaimana cara untuk meningkatkannya, serta menciptakan loyalitas pelanggan yang berkelanjutan.
  • Perusahaan dapat menciptakan brand experience yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
  • Perusahaan dapat mengoptimalkan produktivitas agent dan karyawan.
  • Perusahaan dapat menyelaraskan tujuan perusahaan dan karyawan.

Ciptakan customer experience yang sesuai dengan ekspektasi pelanggan

Seiring dengan tuntutan bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan tidak perlu ragu untuk memulai menerapkan strategi omnichannel demi memberikan layanan pelanggan yang maksimal.

Dengan menerapkan strategi omnichannel, perusahaan dapat menghasilkan customer experience yang lebih personal, dan di waktu yang bersamaan dapat selalu memenuhi ekspektasi pelanggan.




Artikel terkait:

Menentukan Strategi Layanan Pelanggan yang Tepat untuk 3 Kelompok Generasi

Menentukan Strategi Layanan Pelanggan yang Tepat untuk 3 Kelompok Generasi

By |2021-07-25T20:55:47+00:00November 5th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , |

Dalam memberikan layanan pelanggan, membangun strategi yang tepat merupakan hal yang perlu dilakukan seluruh perusahaan. Salah satu cara untuk menentukan strategi layanan pelanggan yang tepat adalah mengetahui karakteristik pelanggan berdasarkan kelompok generasi. Mengapa demikian? Faktanya, dalam hal kepuasan pelanggan, tingkat ekspektasi dari setiap pelanggan akan berbeda. Perbedaan tersebut bisa kita kategorikan berdasarkan kelompok generasi. Mari kita ketahui preferensi layanan dari masing-masing pelanggan berdasarkan kelompok generasi.

Mengetahui preferensi layanan pelanggan dari 3 kelompok generasi

Umumnya, perusahaan memiliki pelanggan dari 3 generasi, yaitu generasi Baby Boomers (tahun kelahiran 1946-1964), Gen X (tahun Kelahiran 1965-1981), dan Gen Y atau Millennial (tahun kelahiran 1982-2004). Memiliki satu strategi layanan dan berharap seluruhnya mencapai efektivitas bukanlah keputusan yang bijak. Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menentukan strategi layanan pelanggan yang tepat berdasarkan kebutuhan pelanggan meskipun kelompok usia mereka beragam. Untuk menciptakan strategi layanan pelanggan yang efektif, perusahaan dapat memulai dengan mengetahui preferensi layanan pelanggan dari masing-masing generasi. Berikut penjelasannya:

·         Baby Boomers

Jika dibandingkan dari generasi lainnya, memberikan layanan yang sesuai dengan karakteristik Baby Boomers mungkin akan sangat berbeda. Hal ini dikarenakan kebanyakan pelanggan yang berasal dari kelompok Baby Boomers lebih menyukai cara tradisional, lebih menghargai interaksi tatap muka, walaupun beberapa dari mereka juga sudah mahir dalam menggunakan smartphone.

Jika memiliki kebutuhan tertentu, pelanggan dari kelompok Baby Boomers akan lebih suka mendatangi langsung lokasi toko atau menghubungi perusahaan melalui telepon daripada channel lainnya.  Anda harus menyediakan layanan yang selalu beriorientasi pada solusi (solution-oriented), dan siap untuk memberikan setiap informasi yang dibutuhkan dengan bahasa yang baik dan benar.

·         Gen X

Pelanggan dari generasi X sudah mulai memahami akan kemajuan teknologi dan memanfaatkannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun pelanggan dari kelompok generasi X sudah menggunakan kecanggihan teknologi termasuk media sosial, biasanya mereka menggunakan akun mereka untuk kebutuhan personal dan komunikasi, bukan untuk bisnis ataupun membeli kebutuhan. Mereka cenderung akan mencari solusi sendiri jika menemukan masalah atas suatu produk, jika tidak berhasil, mereka akan menghubungi customer service. Ini artinya, mereka berharap dengan menghubungi customer service, masalahnya akan segera teratasi karena itu adalah pilihan terakhir. 

Jika Anda ingin menjadikan pelanggan dari kelompok generasi X sebagai pelanggan setia, sediakan waktu yang cukup banyak bagi mereka untuk mengajukan pertanyaan dan mengumpulkan informasi yang mereka butuhkan. Mereka mengharapkan respon yang tanggap dari agent yang dihubungi, dan lebih suka menerima informasi dan pilihan secara real-time daripada menunggu perwakilan customer service perusahaan menelepon mereka kembali.

·         Gen Y atau Millennial

Generasi Millennial selalu memanfaatkan teknologi untuk beraktivitas, mulai dari belajar, berbelanja, hingga bekerja. Mereka sangat mahir menggunakan teknologi, dan mudah beradaptasi dengan perubahan dan inovasi.

Tidak seperti dua generasi sebelumnya, generasi Millennial lebih suka menggunakan channel komunikasi modern untuk menghubungi agent customer service suatu perusahaan. Mereka mengharapkan setiap perusahaan sudah menyediakan layanan dari berbagai channel, karena mereka suka kemudahan dan layanan yang melebihi ekspektasi.

Millennial mengharapkan interaksi yang cukup singkat dan membutuhkan layanan yang lebih personal sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Maka, layanan pelanggan dengan pendekatan proaktif sangat dibutuhkan untuk mempertahankan kepuasan pelanggan dari generasi millennial.

Dari 2 generasi sebelumnya, pelanggan dari kategori generasi Y atau Millennial sangat mengandalkan platform digital untuk berkomunikasi dan mencari tahu tentang suatu produk atau brand. Maka, membangun suatu brand image yang tepat melalui media sosial adalah cara yang paling efektif untuk memenuhi ekspektasi pelanggan dari kategori generasi Y ini. Untuk membuat kelompok pelanggan ini tetap setia dengan suatu brand, perusahaan dapat menggunakan solusi yang interaktif dan menarik secara visual.

Dalam melayani pelanggan Millennial, Anda harus ekstra hati-hati. Karena jika Anda gagal memenuhi ekspektasi mereka, mereka dapat dengan mudah menulis ulasan yang buruk tentang brand Anda. Namun sebaliknya, jika Anda mampu memberikan layanan yang memenuhi ekspektasi atau bahkan melebihinya, maka akan banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan. Mungkin Anda harus lebih fokus menciptakan strategi layanan pelanggan yang tepat untuk kelompok Millennial ini, mengingat kehadirannya sangat berpengaruh untuk image suatu brand dan perusahaan.

Preferensi layanan pelanggan yang banyak dipilih oleh generasi Millennial ini menciptakan strategi baru dalam layanan pelanggan, yaitu strategi omnichannel. Penerapan strategi omnichannel sangat dibutuhkan bisnis di era digital. Anda dapat mencari tahu mengenai penerapan strategi omnichannel dalam layanan pelanggan dengan membaca artikel berikut:

Menyesuaikan Strategi Layanan yang Tepat Berdasarkan Kelompok Generasi untuk Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

Sebagai pemilik bisnis, Anda harus memastikan bahwa layanan pelanggan yang diberikan tidak hanya berdasarkan apa yang pelanggan butuhkan, namun juga sesuai dengan preferensi mereka. Dua faktor tersebut adalah salah satu kunci keberhasilan strategi layanan pelanggan.

Ekspektasi pelanggan akan selalu lebih besar dari sebelumnya. Jika Anda ingin selalu kompetitif dalam memberikan layanan pelanggan, Anda dapat mempertimbangkan untuk bekerjasama dengan perusahaan penyedia contact center outsourcing. Perusahaan penyedia contact center outsourcing memiliki kompetensi contact center dengan standar layanan yang mencakup keseluruhan aspek yaitu proses layanan, agent yang berkualitas serta teknologi contact center yang mendukung kepuasan pelanggan.  

Sebelum memilih, pastikan Anda mengetahui hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih partner perusahaan penyedia contact center outsourcing dengan membaca artikel berikut:

Hubungi untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan contact center outsourcing.


3 Tanda Perusahaan Membutuhkan Layanan IT Consulting

By |2021-07-25T20:56:46+00:00September 16th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Layanan IT Consulting

Di era digital, kesuksesan sebuah bisnis dapat dinilai dari berhasil atau tidaknya bisnis tersebut memiliki “sistem” yang efektif bagi operasional mereka. Ketika sebuah bisnis mulai berkembang, bisnis akan berada di situasi dimana layanan konsultasi teknologi informasi (layanan IT consulting atau IT consulting services) sangat dibutuhkan karena secara garis besar, penggunaan layanan IT yang tepat dapat membantu meningkatkan produktivitas, menyederhanakan komunikasi, dan meningkatkan revenue perusahaan. Seorang IT Consultant akan membantu perusahaan mengatur penggunaan teknologi yang dibutuhkan, agar bisnis dapat beroperasi secara lebih efektif dan efisien.

Selain itu, dengan bantuan IT consultant, perusahaan dapat fokus pada hal-hal penting lainnya daripada menangani masalah IT yang mungkin sangat menghabiskan waktu dan biaya yang berharga. Lalu, bagaimana caranya mengetahui bahwa sudah saatnya perusahaan membutuhkan layanan IT consulting?  Berikut adalah beberapa indikatornya:

  • Sulit untuk memilih sistem atau solusi teknologi yang tepat

Teknologi terus dikembangkan dengan tujuan untuk membantu bisnis beroperasi secara lebih sederhana dan efisien. Namun, dengan adanya kehadiran teknologi yang bermacam-macam dan memiliki fungsi tersendiri, pelaku bisnis mungkin merasa sulit untuk menentukan sistem yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Dengan memanfaatkan layanan IT Consulting, perusahaan akan dibantu untuk menentukan penggunaan sistem yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

  • Tim IT perusahaan sering menghabiskan waktu untuk menangani masalah IT daripada mengerjakan tugas yang lebih penting

Sistem IT yang bermasalah dapat menjadi penghambat utama bagi perkembangan bisnis. Bahkan situasi akan lebih parah jika perusahaan memberikan tanggung jawab terkait masalah IT tersebut kepada orang yang tidak tepat untuk menanganinya. Memanfaatkan layanan IT consulting adalah solusi tepat untuk masalah ini. Seorang IT consultant dapat membantu perusahaan menemukan solusi untuk menangani masalah yang berkaitan dengan penggunaan sistem IT perusahaan.

  • Tidak tercapainya efisiensi biaya IT perusahaan

Ketika sebuah bisnis telah menentukan kebutuhan yang harus dipenuhi agar bisa mencapai tujuan selanjutnya, seorang IT consultant akan melakukan perhitungan; seberapa besar cakupannya, berapa biayanya, dan berapa alokasi waktu yang dibutuhkan.

Mamanfaatkan layanan IT consulting bisa menjadi cara tepat bagi perusahaan untuk menentukan biaya terkait kebutuhan layanan IT. Seorang IT consultant tidak hanya dapat membantu perusahaan menyederhanakan proses IT, tapi juga dapat memberikan gambaran yang lebih baik kepada perusahaan tentang bagaimana cara terbaik untuk menggunakan anggaran IT mereka. Seorang IT consultant akan memberikan saran terkait penggunaan sistem dan layanan IT yang efektif, sehingga dapat meningkatkan efisiensi biaya IT perusahaan dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

Beberapa indikator tersebut tentu saja hanya sebagian dari tanda yang menunjukkan sudah saatnya perusahaan membutuhkan layanan IT consulting. Secara sederhana, dengan menggunakan layanan IT consulting, Anda berkesempatan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang bermanfaat bagi perusahaan, menggunakan biaya IT perusahaan dengan lebih efisien, dan lebih fokus untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih penting. Memanfaatkan layanan IT Consulting yang terpadu dan komprehensif mampu membantu Anda dalam menyelaraskan operasional bisnis dengan pengelolaan berbasis teknologi.

Keberhasilan pekerjaan IT consultant juga sangat dipengaruhi oleh komitmen, kerjasama, dan keterbukaan kedua belah pihak dalam mensinergikan kebutuhan dan kemampuannya. Pilihlah perusahaan penyedia layanan IT consulting yang berpengalaman dan kredibel, jangan sampai salah strategi dalam menentukan partner terbaik untuk bisnis Anda.

Salah satu perusahaan Phintraco Group, PhinCon, menyediakan layanan konsultasi teknologi informasi (IT Consulting Services) sejak tahun 2008. Selain menyediakan layanan IT Consulting, PhinCon juga menyediakan solusi dan implementasi IT untuk Customer Relationship Management (CRM), Middleware, Human Resources (HR), Big Data, Enterprise Resource Planning (ERP), dan solusi IT lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan IT consulting, silakan hubungi kami di


Artikel terkait:

PhinCon, Perusahaan Penyedia Layanan IT Consulting

By |2021-07-25T20:57:51+00:00July 15th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bulan Juli merupakan bulan yang paling bersejarah bagi Phintraco Group. 29 tahun lalu, Phintraco Group resmi didirikan. Tepat di tanggal 18 Juli 1991, Phintraco beroperasi sebagai Authorized Dealer dari produk telekomunikasi di Indonesia, kemudian semakin berkembang hingga sekarang dikenal sebagai perusahaan solusi ICT terkemuka dengan 6 perusahaan di bidang teknologi informasi dan komunikasi, dan 2 lainnya merupakan perusahaan sekuritas dan property development. Selama 29 tahun, Phintraco telah memiliki berbagai pengalaman yang menjadikannya unggul dan inovatif, salah satunya melalui anak perusahaan yang didirikan pada tahun 2008 dan menyediakan layanan IT Consulting bernama PhinCon.

PhinCon menyediakan layanan konsultasi teknologi informasi (IT Consulting Services) sejak tahun 2008. Selain menyediakan layanan IT Consulting, PhinCon juga menyediakan solusi dan implementasi IT untuk Customer Relationship Management (CRM), Middleware, Human Resources (HR), Big Data, Enterprise Resource Planning (ERP), dan solusi IT lainnya.

Hingga saat ini, PhinCon sebagai perusahaan yang menyediakan layanan IT Consulting dan solusi IT lainnya, telah mencetak beragam prestasi dari awal didirikan. PhinCon telah bekerjasama dengan perusahaan teknologi yang mendominasi industri seperti Oracle, Tibco, Teradata, Genesys, Google, Mulesoft, dan masih banyak lagi. Dengan beragam solusi IT yang ditawarkan tersebut, PhinCon telah berhasil mengimplementasi sistem IT untuk perusahaan dari berbagai negara, seperti India, Singapore, Korea, Pakistan, dan Malaysia.

Berbagai prestasi juga telah diraih oleh PhinCon, diantaranya adalah: SEA Best Events Marketing Partner Indonesia dari Genesys, Business Awards 2016 as Best for Cloud-Based IT Solutions in Indonesia, dan menjadi Oracle Platinum Partner sejak tahun 2016.

Selain berbagai prestasi, PhinCon juga memiliki strategi untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa/i Indonesia di bidang teknologi dengan melakukan kolaborasi bersama universitas ternama di Indonesia, yaitu Binus University. Kolaborasi ini bertujuan untuk melibatkan para mahasiswa/i melalui program magang, pengembangan karir dan Advanced Analytics Projects yang akan bermanfaat bagi mereka untuk mengembangkan keahlian di bidang Data Analytics dan berguna untuk persiapan memasuki dunia kerja di era digital, serta semakin menumbuhkan rasa bangga sebagai seorang Konsultan IT Indonesia.

Dan untuk terus menjaga kualitas kinerja, seluruh karyawan PhinCon selalu menjadikan nilai dan budaya perusahaan sebagai pedoman dalam bekerja. Kami memiliki nilai dan budaya perusahaan yang biasa kami sebut P-O-L-I-T-E. P untuk Professionalism, O untuk Objective Oriented, L untuk Low Profile, I untuk Integrity, T untuk Teamwork, dan E untuk Exceeding Customer Expectation.

Memasuki usia 29 tahun, kami berharap seluruh perusahaan Phintraco Group akan terus menjalankan kinerja terbaik di tahun berikutnya, seperti yang sudah kami terapkan selama 29 tahun lamanya. Sejalan dengan visi PhinCon, yaitu “To be a preferred business partner for the best customer experience solution in Indonesia and Asia Pacific”, kami akan senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan terus memberikan solusi inovatif agar selalu menjadi business partner terpilih bagi perusahaan dalam negeri dan Asia Pasifik.

Selamat ulang tahun Phintraco! Jadikan usia 29 tahun menjadi titik untuk lebih baik kedepannya agar selalu menjadi pilihan utama pelanggan. #TransformtheFuture!



Informasi lebih lanjut:

Visit PhinCon website to read the English version:



Follow our social media to get the newest updates of our services, solutions, activities, achievements and more:

Dorong Pertumbuhan Bisnis, PhinCon Dukung Genesys untuk Tingkatkan Customer Experience

By |2021-07-25T21:02:24+00:00August 9th, 2019|Categories: Events|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Salah satu partner PhinCon, yaitu Genesys – perusahaan teknologi yang menjadi pemimpin global di bidang omnichannel customer experience dan solusi contact centre, menggelar acara di Jakarta yang bertajuk “Genesys Day 2019” pada 6 Agustus 2019 di Hotel Westin Jakarta. Dalam acara ini, Genesys ingin memberikan wawasan mengenai masa depan Customer Experience, termasuk Kecerdasan Buatan (AI) yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis di Indonesia menjadi lebih baik. Dalam acara tersebut, Genesys juga ingin memberikan kesadaran akan seberapa penting peran customer experience dalam bisnis serta perannya terhadap pengembangan transformasi digital.

Bagi Genesys, Indonesia merupakan pasar prioritas untuk wilayah Asia karena proses transformasi digital di Indonesia meningkat dengan pesat serta terbukti mendorong pertumbuhan bisnis, khususnya dalam hal Customer Experience yang terus ditingkatkan dan menjadi peran krusial pagi berlangsungnya bisnis sebuah perusahaan.

Dengan proses transformasi digital yang berkembang sangat cepat di Indonesia, Customer Experience adalah hal yang penting untuk mempertahankan keunggulan di dalam dunia kompetisi bisnis. Perusahaan perlu menyadari bahwa memilih solusi Customer Experience terbaik akan memberi hasil bisnis yang maksimal. Platform Customer Experience dari Genesys, yang didukung oleh AI dan teknologi cloud, diciptakan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh mayoritas perusahaan dan memenuhi setiap kebutuhan yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan terhadap layanan perusahaan.

PhinCon mendukung penuh Genesys pada kesempatan ini dengan menghadirkan beberapa narasumber dari customer Phincon untuk bisa memberikan inspirasi dan wawasan, antara lain Bapak Echo Reski, Group Collection Head Gojek dan Ibu Mia R. Amalia, Executive Vice President of Customer Care dari Bank OCBC NISP. Selain itu PhinCon juga mengisi salah satu sesi di dalam acara ini dan menjelaskan secara singkat mengenai solusi dan services yang disediakan oleh PhinCon.

Kerjasama antara Genesys dan PhinCon memiliki satu tujuan, yaitu untuk terus meningkatkan Customer Experience bagi setiap perusahaan di Indonesia demi mendorong pertumbuhan bisnis. Dukungan PhinCon terhadap inovasi yang Genesys ciptakan menjadi salah satu faktor utama bagi kesuksesan Genesys, dan juga inovasi yang diciptakan oleh Genesys membantu PhinCon untuk terus memberikan layanan dan solusi terbaik bagi pelanggan sesuai dengan visi perusahaan, yaitu memberikan solusi Customer Experience terbaik dan memberikan hasil layanan yang melebihi ekspektasi pelanggan.

Informasi lebih lanjut:

5 Cara Efektif Mengoptimalkan Customer Experience

By |2021-07-25T21:03:05+00:00June 13th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Dalam menjalani bisnis, memahami pentingnya Customer Experience untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, pendapatan, dan kesuksesan secara keseluruhan adalah hal yang krusial. Maka dari itu, jika tidak terus berusaha untuk mengoptimalkan Customer Experience dan memenuhi harapan pelanggan yang terus meningkat, sebuah bisnis akan semakin terbelakang karena pesaing telah menemukan cara efektif dalam mengoptimalkan Customer Experience mereka dan pelanggan anda perlahan akan berkurang sampai akhirnya ini akan menguntungkan para pesaing anda.

Lalu, apakah ada cara bagi perusahaan anda untuk mengatasi tantangan ini? Pada dasarnya perusahaan memerlukan proses manajemen yang efektif dan mencakup segala tahapan identifikasi dan pengembangan, agar tujuan perusahaan anda tercapai dan memberikan manfaat jangka panjang.

Setelah ditelusuri, terdapat 5 (lima) cara efektif yang harus diikuti perusahaan untuk menciptakan proses manajemen yang berguna untuk meningkatkan Customer Experience. Mari kita simak 5 cara efektif mengoptimalkan Customer Experience dalam bisnis.

1.Mengumpulkan Feedback

Cara pertama dalam proses meningkatkan Customer Experience adalah mencari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang layanan anda langsung kepada pelanggan. Pelanggan anda adalah sumber informasi terbaik untuk mengetahui apa yang harus ditingkatkan dalam manajemen Customer Experience yang anda jalani. Oleh karena itu, perusahaan perlu membuat dan mengumpulkan feedback dari pelanggan, bisa dilakukan dengan diskusi langsung dengan pelanggan hingga melakukan survei. Informasi berharga dapat dikumpulkan melalui channel seperti email, website dan media sosial. Jika ada masalah tertentu yang sering muncul dan dirasa perlu untuk diatasi, anda dapat melihat feedback dari pelanggan yang telah didapatkan lalu melakukan penelitian untuk melihat kelemahan layanan yang perlu ditingkatkan untuk Customer Experience anda.

2.Identifikasi Peluang

Selain meningkatkan proses yang sudah ada, perusahaan perlu melihat peluang baru untuk dapat berinovasi, mengubah cara mereka beroperasi untuk menambah nilai dan memberi manfaat bagi pelanggan. Untuk pelanggan yang sudah ada, perusahaan dapat memprioritaskan perubahan yang akan memberikan dampak tertinggi dalam hal loyalitas. Untuk menargetkan pelanggan baru, perusahaan harus mencari cara untuk menjangkau target yang berpotensi melalui channel baru atau dengan menyederhanakan proses jual beli sehingga calon pelanggan tidak merasa sulit untuk melakukan transaksi.

3. Melaksanakan Perencanaan

Setelah mengidentifikasi peluang, anda membutuhkan perencanaan yang kuat untuk memastikan bahwa project untuk meningkatkan Customer Experience yang anda jalani akan memberikan hasil yang tepat.

4. Mengawasi Kinerja

Perusahaan perlu melakukan pemantauan dan pengukuran untuk setiap project peningkatan Customer Experience yang dijalankan. Apakah ada perubahan semenjak menjalankan proyek tersebut? Apakah ada situasi di mana target tidak terpenuhi? Lalu, apakah ada yang bisa dilakukan untuk mengubah situasi tersebut? Dengan mengukur kualitas layanan, kepuasan pelanggan, nilai dan Net Promoter Score (NPS), perusahaan dapat menilai suatu proyek yang berhasil meningkatkan Customer Experience.

5. Menggunakan Solusi Customer Experience yang Dapat Menjangkau Informasi Secara Keseluruhan

Di era digital seperti saat ini, perusahaan tidak dapat beroperasi secara efektif hanya dengan satu channel pemasaran. Perusahaan terkemuka dan juga perusahaan yang baru merintis namun berupaya menjadi perusahaan yang unggul, saat ini sudah menggunakan Omnichannel Customer Experience.

Omnichannel berupaya untuk memberikan Customer Experience terbaik dengan mengumpulkan informasi di semua channel yang terlibat dengan pelanggan. Omnichannel Customer Experience dapat menggunakan banyak saluran dalam interaksi yang diberikan seperti suara, teks, email, media sosial, FAQs, dan masih banyak lagi.

Jadi, demikianlah 5 cara efektif untuk mengoptimalkan Customer Experience anda. Perlu diingat bahwa setiap cara memiliki kaitan yang sangat kuat, dan harus disempurnakan dari cara pertama hingga cara yang paling memegang peran dalam proses peningkatan Customer Experience, yaitu menggunakan solusi Customer Experience yang tepat. Omnichannel customer experience adalah solusi yang paling detail dan efisien. Omnichannel menyempurnakan fitur yang ada di Multichannel, memanfaatkan kekuatan Multimodal, dan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan karena kemudahan informasi yang mereka dapatkan. Pada akhirnya, pemilik perusahaan dan pelanggan nya akan saling menguntungkan dengan menggunakan Omnichannel.



Info lebih lanjut:


Go to Top