Perusahaan IT Indonesia

/Tag: Perusahaan IT Indonesia

4 Alasan Mengapa Investasi Hyperconverged Infrastructure Penting bagi Perusahaan

By | 2021-06-17T02:56:30+00:00 June 18th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Di situasi pandemi seperti saat ini, seorang IT leader bertanggung jawab untuk menemukan solusi tepat yang berfungsi untuk membantu perusahaan lebih responsif, manajemen IT yang lebih mudah dikelola, dan aman dari ancaman keamanan siber. Adakah solusi tepat untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan tersebut?

Solusinya ada pada Hyperconverged Infrastructure. Penggunaan Hyperconverged Infrastructure menjanjikan efisiensi dan penghematan biaya yang lebih besar bagi perusahaan. Namun, benarkah demikian? Sebagai seorang IT leader, mungkin Anda sedang mencari informasi tentang Hyperconverged Infrastructure dan ingin menemukan jawaban atas pertanyaan mengapa perusahaan Anda harus segera mengadopsi model infrastruktur ini.

Kami akan membantu Anda untuk menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut dengan menjabarkan 4 alasan mengapa investasi Hyperconverged Infrastructure penting bagi perusahaan. Berikut penjelasannya!

1. HCI membantu tim IT menyederhanakan pengelolaan infrastruktur IT

“Bekerjalah lebih cerdas, bukan lebih keras”. Pernah dengar istilah tersebut? Inilah salah satu gambaran manfaat yang akan didapatkan perusahaan dengan menggunakan Hyperconverged Infrastructure. HCI dapat membantu tim IT menggunakan waktu kerja mereka dan sumber daya IT yang dimiliki secara lebih efisien.

HCI memungkinkan tim IT perusahaan menggunakan satu sistem terpadu untuk mendapatkan visibilitas menyeluruh ke seluruh lingkungan IT. Dengan visibilitas menyeluruh tersebut, tim IT dapat bebas mengelola setiap bagian infrastruktur IT secara sederhana dan mulus di satu tempat, yang hasilnya akan memberi lebih banyak waktu untuk meningkatkan agility, fokus pada strategi bisnis, dan mengurangi pengeluaran biaya untuk keperluan hardware.

2. Mengurangi biaya investasi IT secara keseluruhan

Setiap perusahaan pasti menciptakan strategi sedemikian rupa agar bisa berhasil mengurangi pengeluaran, termasuk untuk biaya investasi IT.

Setiap perusahaan yang menggunakan infrastruktur IT tradisional harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk urusan pemeliharaan. Perusahaan secara rutin mengeluarkan budget khusus untuk biaya lisensi, biaya upgrade, administrasi, storage, dan bahkan biaya untuk tim support dan spesialis yang jumlahnya juga tidak sedikit.

HCI dapat mengatasi masalah ini dengan cara menyederhanakan operasi infrastruktur IT perusahaan, sehingga perusahaan tidak perlu memiliki banyak tim support untuk mengelola platform yang berbeda dengan adanya sistem manajemen terpusat. Dengan HCI, perusahaan tidak lagi membutuhkan manajemen IT yang terpisah dan mahal!

3. Memenuhi kebutuhan scaling-up

Infrastruktur IT tradisional sulit untuk mengikuti perkembangan kebutuhan bisnis yang terus meningkat, dengan kata lain sulit untuk melakukan proses scaling-up.

Infrastruktur IT tradisional membuat tim IT sulit untuk melakukan prediksi konsumsi sumber daya IT selama tiga hingga lima tahun ke depan, dan ketika tim IT melakukannya, hasil prediksi berisiko menyebabkan overprovisioning – situasi di mana perusahaan mengeluarkan banyak biaya untuk sumber daya IT, namun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang benar-benar mereka butuhkan.

Dengan HCI, perusahaan hanya perlu mengeluarkan biaya lebih saat bisnis sudah berkembang, dan mendapatkan fleksibilitas untuk menyesuaikan kondisi manajemen IT saat ada data yang bertambah atau perlu diubah.

4. Proses pemulihan bencana (disaster recovery) dapat dilakukan dengan lebih cepat

Salah satu elemen utama dari solusi HCI adalah kemampuan backup, pemulihan, perlindungan data, dan deduplikasi data yang sudah tersedia, serta kemampuan analitik untuk memprediksi kondisi seluruhnya. Komponen disaster recovery akan dikelola dari satu dashboard, dan HCI tidak hanya memantau on-premise storage tapi juga cloud storage. Dengan kemampuan ini, proses deduplikasi dan backup data dapat dilakukan dalam hitungan menit atau bahkan hitungan detik.

Demikian informasi mengenai 4 alasan mengapa investasi Hyperconverged Infrastructure penting bagi perusahaan. Jika Anda tertarik untuk mengimplementasi solusi Hyperconverged Infrastructure, Anda dapat segera menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Phintraco Technology memiliki tim ahli yang siap untuk membantu perusahaan Anda menuju seluruh tahapan implementasi HCI, termasuk menyediakan layanan assessment. Tim kami akan membantu Anda menemukan solusi yang paling sesuai untuk lingkungan dan beban kerja di perusahaan secara spesifik.

Referensi:

https://www.computerweekly.com/feature/Five-reasons-to-look-at-hyper-converged-infrastructure

 

Artikel terkait:

Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure: Apa Perbedaannya?

By | 2021-06-17T02:46:37+00:00 June 16th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bagi pemilik perusahaan atau business leader, memiliki pengetahuan terkini tentang teknologi merupakan suatu keharusan karena kita telah memasuki era digital – dimana segalanya dimudahkan dengan penggunaan teknologi. Baik untuk perusahaan menengah hingga skala enterprise, manajemen IT yang baik akan membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi oeprasional perusahaan.

Saat ini, infrastruktur IT yang dikenal sebagai Hyper Converged Infrastructure telah hadir untuk melengkapi kecanggihan dan manfaat yang dibawa oleh infrastruktur IT terdahulunya yaitu Converged Infrastructure. Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure mungkin sudah tidak asing lagi bagi perusahaan khususnya bagi mereka yang secara spesifik mengelola manajemen IT. Namun, sudahkah Anda mengetahui apa saja perbedaan Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure?

Baik Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure sama-sama berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan masalah yang dihadapi perusahaan dengan penggunaan infrastruktur IT tradisional. Walaupun keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, ada beberapa perbedaan penting yang dimiliki oleh masing-masing model infrastruktur IT ini. Berikut penjelasannya!

Perbedaan Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure

Dalam infrastruktur IT tradisional – server, storage, jaringan, dan komponen infrastruktur lainnya dioperasikan dan dikelola secara terpisah. Dengan infrastruktur IT tradisional ini, tim IT akan bertanggung jawab untuk mengelola masing-masing komponen secara terpisah, yang mana akan membutuhkan biaya yang sangat mahal dan proses yang kompleks sehingga dapat memperlambat inovasi bisnis.

Sebelum hadirnya Hyperconverged Infrastructure, Converged Infrastructure muncul lebih awal. Converged Infrastructure menggabungkan seluruh infrastruktur IT tradisional ke dalam satu sistem, maka perusahaan dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk merancang, menerapkan, dan mengintegrasikan seluruh infrastruktur tersebut.

Namun, komponen dasar yang digunakan tetap sama dengan infrastruktur IT tradisional, sehingga masalah dan tantangan yang dihadapi karena penggunaan infrastruktur IT tradisional masih kerap terjadi, hanya saja proses pemeliharaan dan pemantauan berbagai infrastruktur IT yang berbeda seperti server, storage, dan jaringan akan lebih mudah dilakukan.

Sedangkan untuk Hyperconverged Infrastructure, teknologi ini hadir dengan fungsi dan kelebihan yang disempurnakan. Fungsi dan manfaatnya lebih dari sekedar untuk memudahkan pemeliharaan dan pemantauan berbagai infrastruktur IT yang berbeda.

Berbeda dengan Converged Infrastructure yang masih menggunakan hardware untuk mengatur pemakaian sumber daya IT, Hyperconverged Infrastructure memastikan semua pemakaian sumber daya IT diatur oleh software yang dijalankan pada virtual machine.

Selain itu, software yang mendukung teknologi Hyperconverged Infrastructure ini memungkinkan penggunaan komputasi dan storage yang lebih efisien dan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan hardware yang diperlukan untuk memberi energi lebih pada infrastruktur IT tradisional. Hasilnya, perusahaan akan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk keperluan daya data center karena seluruh sumber daya IT yang digunakan bekerja secara lebih efektif dan efisien.

Jika kita simpulkan dari penjelasan di atas, maka kelebihan menggunakan Hyperconverged Infrastructure terletak pada sisi manfaat finansial. Untuk memberi gambaran secara rinci mengenai perbedaan Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure, mari perhatikan tabel berikut ini:

Manfaat

Converged Infrastructure

Hyper Converged Infrastructure

Mengurangi pengeluaran operasional

V

V

Mengurangi pengeluaran yang dibutuhkan untuk hardware

X

V

Memungkinkan pengelolaan infrastruktur IT yang terpusat

V

V

Mengurangi konsumsi sumber daya IT

X

V

Mengurangi Total Cost of Ownership (TCO)

X

V

Sudah dilengkapi dengan fitur data protection dan disaster recovery bawaan

X

V

Mana yang harus dipilih oleh perusahaan, Converged Infrastructure atau Hyperconverged Infrastructure?

Singkatnya, Converged Infrastructure adalah teknologi yang sama dengan infrastruktur IT tradisional, namun dikemas lebih sederhana agar pengoperasian dan pemeliharaannya dapat dilakukan secara lebih mudah. Di sisi lain, Hyperconverged Infrastructure menggunakan pendekatan yang berbeda – yaitu sepenuhnya memanfaatkan software untuk menggabungkan berbagai infrastruktur IT dan mengurangi kebutuhan hardware.

Dan kesimpulannya, Hyperconverged Infrastructure jauh lebih fleksibel dengan skalabilitas yang lebih baik, sehingga perusahaan akan mampu bekerja dengan lebih cepat, efisien, dan lebih cepat beradaptasi dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Manfaat yang ditawarkan infrastruktur IT modern ini, baik Converged Infrastructure atau Hyperconverged Infrastructure dapat diimplementasikan oleh seluruh perusahaan dari berbagai bidang dan industri, termasuk industri kesehatan, pemerintahan atau pendidikan.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang Converged Infrastructure dan Hyperconverged Infrastructure, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan sesi konsultasi dengan tim ahli yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang infrastruktur IT.

Referensi:

https://www.nutanix.com/info/converged-vs-hyperconverged-infrastructure

https://www.nutanix.com/theforecastbynutanix/technology/difference-between-converged-and-hyperconverged-infrastructure

 

Artikel terkait:

Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Hyperconverged Infrastructure

By | 2021-06-17T02:29:55+00:00 June 14th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Banyak perusahaan menghadapi kompleksitas dalam pengelolaan infrastruktur IT, karena fungsi dari masing-masing infrastruktur IT tersebut masih berjalan sendiri atau silo, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terpisah.

Karena tantangan ini kerap dialami perusahaan, Phintraco Technology menghadirkan solusi untuk memberikan kemudahan pengelolaan dan pengawasan infrastruktur IT secara terpusat melalui teknologi Hyperconverged infrastructure (HCI). Sudahkah Anda mengetahui apa itu Hyperconverged Infrastructure? Apa saja fungsi dan manfaat bisnis yang ditawarkan solusi teknologi ini?

Di artikel ini, kami akan membahas secara rinci mengenai hal yang perlu Anda ketahui tentang Hyperconverged Infrastructure – seperti pengertian, fungsi, dan manfaat bagi perusahaan yang mengadopsi solusi teknologi ini. Berikut penjelasannya!

Apa itu Hyperconverged Infrastructure?

Hyperconverged Infrastructure atau HCI, adalah suatu framework IT yang menggabungkan seluruh elemen komputasi, storage, jaringan, dan sumber daya virtualisasi lainnya ke dalam satu sistem untuk mengurangi kompleksitas pengelolaan data center dan meningkatkan skalabilitas.

Apa saja keuntungan bagi perusahaan yang mengadopsi solusi Hyperconverged Infrastructure?

HCI mentransformasikan model operasional IT tradisional ke dalam satu sistem yang sederhana dan terpadu. Hasilnya, perusahaan yang mengadopsi HCI akan mendapatkan keuntungan berikut ini:

1. Meningkatkan efisiensi IT

HCI menghilangkan proses manual dan mengurangi kebutuhan terhadap jumlah personel untuk tim operasional IT. Dengan HCI, satu tim dapat ditugaskan untuk memantau dan mengelola keseluruhan infrastruktur IT, serta secara efektif mengatur ruang penyimpanan (storage) yang dibutuhkan perusahaan. Selain itu, dengan HCI, infrastruktur IT dapat secara otomatis mengatur jumlah kapasitas, membagi beban kerja dan perlindungan yang sesuai untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Semua sumber daya IT yang digunakan perusahaan dapat diatur secara otomatis oleh software, sehingga mengurangi kompleksitas dan meningkatkan efisiensi.

2. Mengurangi jumlah Capital Expenditure (CAPEX)

Dengan HCI, perusahaan dapat mengurangi CAPEX, karena perusahaan akan mengurangi keperluan terhadap infrastruktur jaringan yang mahal dan dibuat khusus, serta menggunakan arsitektur yang mampu menyesuaikan skalabilitas sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan keuntungan ini, perusahaan bisa mengurangi pengeluaran yang dibutuhkan terkait infrastruktur IT di seluruh data centernya.

3. Lebih responsif terhadap kebutuhan bisnis yang berubah secara cepat

Perusahaan yang ingin berkembang harus responsif terhadap kebutuhan bisnis yang bergerak dan berubah secara cepat atau dinamis. HCI memudahkan tim IT dalam menambah lebih banyak node ke dalam storage, sehingga kapan pun dibutuhkan upgrade, sistem HCI akan dengan cepat melakukan scale up.

Ini artinya, proses adaptasi pada perubahan yang sering terjadi dalam lingkungan bisnis dapat dimudahkan dengan menggunakan HCI. Performa yang tinggi, proses upgrade yang cepat, serta infrastruktur IT yang mudah diskalakan dapat memberi bisnis kelincahan yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap tuntutan pasar.

Contoh fungsi Hyperconverged Infrastructure untuk perusahaan (use case)

1. Menyederhanakan arsitektur data center

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, HCI membantu perusahaan menggabungkan server, storage, jaringan, dan keamanan dalam satu sistem terpadu. Maka, HCI dapat menyederhanakan arsitektur data center dan mengurangi biaya yang diperlukan untuk keperluan operasional dan pemeliharaan.

2. Menyederhanakan operasional kantor cabang

Selain dapat mengurangi biaya yang perlu dikeluarkan untuk keperluan infrastruktur TI, adopsi HCI dalam perusahaan dapat mengurangi kompleksitas pengelolaan infrastruktur IT, sehingga bagi perusahaan yang memiliki banyak kantor cabang tidak perlu menambah banyak personel khusus untuk mengelola infrastruktur IT kantor cabang yang tersebar di beberapa daerah.

3. Perlindungan data dan pemulihan bencana (disaster recovery)

HCI menghadirkan berbagai fitur yang berfungsi untuk perlindungan data dan pemulihan bencana, guna membantu perusahaan memastikan integritas data. Mulai dari backup hingga perlindungan data berkelanjutan, data dapat dilindungi dengan cara yang cukup sederhana.

Pengertian, manfaat, dan fungsi (use case) dari solusi HCI sudah kami jabarkan. Langkah selanjutnya adalah menentukan apakah HCI dapat menjadi solusi tepat untuk mengatasi tantangan dan kompleksitas yang kerap terjadi dalam lingkungan IT perusahaan Anda?

Sebagai perusahaan penyedia solusi IT, Phintraco Technology memahami tantangan yang dihadapi tim IT perusahaan saat ini. Daripada harus fokus pada pengelolaan server, storage, virtualisasi dan backup yang memakan waktu, serta sumber daya dan biaya pemeliharaan yang tinggi, lebih baik tim IT fokus pada pengembangan bisnis yang mendatangkan pendapatan yang lebih tinggi. Kemampuan tersebut bisa didapatkan dengan mengadopsi solusi Hyperconverged Infrastructure.  

Phintraco Technology memiliki tim dengan kompetensi yang dibutuhkan serta pengalaman yang cukup banyak dalam mengimplementasikan solusi Hyperconverged Infrastructure di berbagai sektor industri.

Bagi perusahaan yang tertarik dengan solusi Hyperconverged Infrastructure dan ingin mengetahui bagaimana penerapan teknologi ini dapat mendukung perkembangan bisnis, dapat secara langsung menghubungi tim kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan sesi konsultasi dengan tim ahli dari Phintraco Technology.

Referensi:

https://phintraco-tech.com/modern-it-infrastructure/

https://www.vmware.com/products/hyper-converged-infrastructure.html

https://www.computerweekly.com/feature/Five-hyper-converged-infrastructure-use-cases-to-watch

5 Kunci Sukses Transformasi Digital Berdasarkan Hasil Penelitian

By | 2021-06-07T08:48:27+00:00 June 4th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , |

Istilah transformasi digital sangat erat kaitannya dengan bisnis modern. Namun, sudahkah Anda mengetahui arti transformasi digital yang sebenarnya? Dan apa yang harus dilakukan untuk mempersiapkan keberhasilan transformasi digital?

Pada artikel ini, Anda akan mendapatkan gambaran jelas mengenai transformasi digital dan memahami kunci sukses transformasi digital untuk menghasilkan keuntungan maksimal dari rencana transformasi digital di lingkungan perusahaan.

Sebenarnya, Apa Itu Transformasi Digital?

Transformasi digital diartikan sebagai proses transisi berkelanjutan ke arah digital. Ciri-ciri dari perusahaan yang sedang menjalankan transformasi digital adalah mereka yang menggunakan infrastruktur IT modern, menggunakan berbagai teknologi mutakhir untuk merampingkan proses bisnis, mempermudah interaksi pelanggan dan kolaborasi antar karyawan, memanfaatkan data untuk kenerlangsungan bisnis, serta performa sistem jaringan yang optimal.

Namun, sebenarnya, transformasi digital bukanlah sekedar kesiapan perusahaan menggunakan teknologi canggih dan mutakhir. Ada faktor penting lainnya yang memengaruhi kunci sukses transformasi digital.

Tantangan yang Dihadapi Selama Proses Menuju Transformasi Digital

Penelitian dari Forbes mengungkapkan bahwa 62% kegagalan transformasi digital banyak dipengaruhi oleh ketidaksiapan karyawan untuk menghadapi perubahan. Kurangnya komunikasi dalam memberi pemahaman mengenai tujuan dari transformasi digital itu sendiri merupakan faktor utama ketidaksiapan tersebut.  

Selain itu, banyak karyawan berpikir bahwa transformasi digital akan menghilangkan fungsi keahlian dan kemampuan manusia dalam suatu perusahaan. Stigma teknologi akan mengganti peran manusia seutuhnya masih melekat dalam diri banyak karyawan. Padahal faktanya, penelitian dari Forbes mengungkapkan 67% perusahaan menganggap bahwa kecanggihan teknologi memiliki dampak positif dalam hal penciptaan lapangan kerja.

Oleh karena itu, tahap awal dari pelaksanaan transformasi digital adalah memberi pemahaman jelas pada karyawan bahwa peran mereka tidak akan tergantikan, justru kemampuan mereka akan bertambah seiring dengan kecanggihan teknologi dan perubahan zaman.

Setelah memberi pemahaman jelas kepada seluruh karyawan, perusahaan bisa melanjutkan perjalanan transformasinya dengan menerapkan 4 kunci sukses transformasi digital berikut ini:

  1. Menunjuk pemimpin yang digital savvy

Hampir 70% responden mengatakan bahwa sebuah tim akan berhasil dipimpin oleh pemimpin yang melek dan cerdas teknologi – karena mereka memahami strategi untuk menjadikan teknologi sebagai pendukung yang dapat diandalkan untuk kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, memiliki pemimpin yang digital savvy merupakan salah satu kunci sukses transformasi digital.

  1. Peningkatan kapasitas tenaga kerja

Salah satu penelitian dari McKinsey menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kerja di lingkungan perusahaan merupakan strategi utama untuk mendukung keberhasilan inisiatif transformasi digital. Pernyataan tersebut didasari oleh banyaknya perusahaan yang melaporkan keberhasilan transformasi digitalnya setelah memperbaiki strategi rekrutmen dan memberikan pelatihan secara rutin untuk pengembangan kompetensi karyawan.

  1. Menggunakan teknologi termutakhir untuk merampingkan proses bisnis

Bagi perusahaan yang ingin mengubah cara kerja secara keseluruhan menjadi lebih efektif dan efisien, survey membuktikan bahwa tujuan tersebut dapat tercapai dengan memanfaatkan teknologi termutakhir untuk mendukung cara kerja baru.

Penelitian McKinsey mengungkapkan bahwa memaksimalkan penggunaan teknologi digital untuk memudahkan “daily tasks” di lingkungan perusahaan adalah salah satu kunci sukses transformasi digital.

  1. Berkomunikasi secara rutin melalui metode digital dan tradisional

Seperti yang sudah dibahas di awal, mengatur strategi komunikasi yang efektif sangat penting diterapkan selama proses transformasi digital. Oleh karena itu, berbagai cara untuk menerapkan komunikasi efektif harus diterapkan – mulai dari metode digital atau tradisional. Tujuan dari komunikasi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas dan detail kepada karyawan tentang tujuan transformasi, mengapa transformasi perlu dilakukan, dan mengapa seluruh pihak perlu beradaptasi dengan perubahan baru. Persentase keberhasilan transformasi digital akan meningkat tiga kali lipat bagi perusahaan yang menerapkan pendekatan ini.

Berbagai Solusi dan Layanan dari Phintraco Hadir untuk Membantu Keberhasilan Perjalanan Transformasi Digital Anda

Beberapa hasil penelitian dari Forbes dan McKinsey yang telah kami jabarkan di artikel ini memberikan pengetahuan baru tentang kunci sukses transformasi digital perusahaan. Satu hal yang bisa dipelajari dari seluruh hasil penelitian tersebut adalah: kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan transformasi digital. Setelah itu, solusi teknologi yang menentukan sisanya.

Karena transformasi digital diartikan sebagai proses penyesuaian menuju digital-first secara keseluruhan, perusahaan membutuhkan dukungan dan solusi dari partner yang memiliki kapabilitas unggul dalam hal transformasi digital.

Melalui penyediaan solusi teknologi komprehensif seperti infrastruktur IT, contact center, keamanan IT, ERP, HR, Big Data, RPA, dan berbagai kebutuhan transaksi elektronik, Phintraco Group berkomitmen untuk mendukung perjalanan transformasi digital di lingkungan perusahaan dengan hasil yang maksimal.

Punya pertanyaan lebih lanjut tentang dukungan solusi dan layanan yang tepat untuk mendukung keberhasilan transformasi digital? Segera hubungi kami di marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.forbes.com/sites/markmurphy/2016/08/14/the-big-reason-why-some-people-are-terrified-of-change-while-others-love-it/#69d505432f63

https://www.mckinsey.com/business-functions/mckinsey-digital/our-insights/culture-for-a-digital-age

https://www.mckinsey.com/~/media/McKinsey/Business%20Functions/Organization/Our%20Insights/Unlocking%20success%20in%20digital%20transformations/Unlocking-success-in-digital-transformations.ashx

https://www.mckinsey.com/business-functions/mckinsey-digital/our-insights/the-case-for-digital-reinvention

 

Click to read this article in English here.

4 Industri yang Membutuhkan Solusi Identity and Access Management

By | 2021-06-04T01:28:11+00:00 June 2nd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Sebelum membaca artikel ini, Anda dapat mengetahui fungsi dan diferensiasi yang dimiliki solusi Identity and Access Management dari Aplikas Servis Pesona. Informasinya dapat dibaca di artikel berikut ini: https://phintraco.com/identity-and-access-management-mendukung-transformasi-digital/

Dari penjabaran fungsi, kapabilitas dan diferensiasinya, kita dapat simpulkan bahwa solusi Identity and Access Management dibutuhkan oleh seluruh jenis industri. Namun, secara spesifik, ada beberapa industri yang harus menjadikan solusi Identity and Access Management sebagai prioritas utama saat menjalankan strategi transformasi digital. Diantaranya 4 industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management adalah:

1. Industri Finansial dan Perbankan

Industri finansial dan perbankan adalah salah satu industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management. Perusahaan perbankan atau finansial saat ini sedang gencar mengadopsi layanan digital banking untuk memudahkan seluruh nasabahnya berinteraksi dan melakukan transaksi dari mana pun melalui aplikasi yang dapat di akses dari perangkat mereka masing-masing. Oleh karena itu, solusi IAM harus menjadi prioritas utama untuk memberikan pengalaman digital yang lebih aman dan berkualitas.

2. Industri Ansuransi

Transformasi digital menjadi urgensi utama bagi industri asuransi sejak berubahnya pola kebiasaan pelanggan saat ini yang lebih nyaman memanfaatkan layanan digital untuk mencari informasi. Hal tersebut menjadikan solusi IAM sebagai teknologi keamanan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung perjalanan transformasi digital dalam industri asuransi karena membantu perusahaan mengamankan seluruh jenis identitas (pelanggan, karyawan, perangkat, dan jenis identitas lainnya) yang mengakses sistem platform digitalnya.

3. Industri Kesehatan

Selama pandemi ini, kita tahu bahwa industri kesehatan menjadi top industri yang semakin produktif dan membutuhkan inovasi-inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan pasien. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah membuat proses konsultasi dan rawat jalan dapat dilakukan melalui aplikasi, tanpa proses tatap muka. Ini artinya, industri kesehatan adalah salah satu industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management untuk mendukung inovasi yang sedang dijalankan guna meningkatkan “customer trust” dan menjalankan bisnis yang relevan dengan perkembangan zaman.

4. Industri pemerintah

Berdasarkan jumlah kasus serangan siber selama beberapa tahun terakhir, industri pemerintah merupakan salah satu target utama bagi penjahat siber untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu, solusi IAM harus dijadikan prioritas utama dalam mendukung upaya transformasi digital yang sedang dijalankan industri pemerintah demi memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat luas.

Transformasi digital menjadi prioritas utama bagi perusahaan dari seluruh industri selama beberapa tahun terakhir, dan pandemi membuat transformasi ini sebagai urgensi baru yang harus segera diakselerasi, khususnya bagi 4 industri yang membutuhkan solusi Identity and Access Management ini.

Oleh karena itu, Identity and Access Management – yang berfungsi sebagai solusi untuk menetapkan jenis identitas apa saja yang membutuhkan akses ke sistem perusahaan, memonitor aktivitas yang sedang dilakukan oleh user dengan identitas tertentu, mengkategorikan informasi, interaksi atau transaksi apa saja yang bisa dilakukan oleh setiap user dalam suatu sistem, dan mengontrol batas akses user pada suatu sistem untuk menghindari penyalahgunaan hak akses – sangat berperan dalam mendukung transformasi digital untuk membuat hasil dari transformasi tersebut menjadi lebih aman, maksimal, dan memenuhi ekspektasi setiap pihak yang berkepentingan.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.forgerock.com/platform/identity-management

https://www.forgerock.com/blog/bring-digital-identity-out-shadows-fuel-digital-transformation   

https://www.forgerock.com/digital-identity/employee-identity-access-management

https://www.forgerock.com/modernize-iam

Peran Solusi Identity and Access Management dalam Mendukung Transformasi Digital

By | 2021-06-04T01:21:30+00:00 May 31st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Untuk memposisikan suatu bisnis tetap relevan dengan tuntutan pasar, gaya hidup, pola belanja, dan cara kerja yang berubah cepat secara signifikan, sejumlah perusahaan dihadapkan dengan urgensi baru – yaitu untuk melakukan akselerasi transformasi digital.

Namun, dalam banyak kasus, perusahaan melakukan akselerasi transformasi digital tanpa memahami dampak negatif yang dibawa dari upaya transformasi digital tersebut. Dampak negatif yang dimaksud adalah meningkatnya kerentanan keamanan pada sistem atau infrasruktur perusahaan.

Saat menerapkan strategi transformasi digital, tindakan melindungi privasi dan keamanan data untuk menjaga reputasi dan stabilitas finansial merupakan suatu tantangan yang perlu dicari solusi tepatnya.

Untuk mengatasi tantangan transformasi digital ini, Identity and Access Management (IAM) dapat menjadi solusi tepat. Solusi IAM membantu perusahaan memastikan bahwa hanya karyawan, pelanggan, dan perangkat yang tepat yang memiliki akses ke sistem atau infrastruktur IT perusahaan.

Bagaimana Peran Solusi Identity and Access Management dalam Mendukung Transformasi Digital?

Peran solusi Identity and Access Management dalam mendukung transformasi digital perusahaan terletak pada fungsi dan kapabilitasnya untuk melindungi perusahaan dari faktor utama penyebab kerentanan keamanan yaitu human error atau kesalahan manusia.

Solusi IAM membantu perusahaan meningkatkan keamanan sibernya dengan kemampuan berikut ini:

  • Menetapkan jenis identitas apa saja yang membutuhkan akses ke sistem perusahaan.
  • Memonitor aktivitas yang sedang dilakukan oleh user dengan identitas tertentu.
  • Mengkategorikan informasi, interaksi atau transaksi apa saja yang bisa dilakukan oleh setiap user dalam suatu sistem.
  • Mengontrol batas akses user pada suatu sistem untuk menghindari penyalahgunaan hak akses.

Sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan IT di Indonesia, Aplikas Servis Pesona memiliki solusi Identity and Access Management (IAM) untuk membantu perusahaan menyederhanakan perjalanan transformasi digital dan memaksimalkan hasilnya. Solusi IAM dari Aplikas Servis Pesona hadir dengan berbagai fitur dan kapabilitas yang tidak dimiliki oleh solusi IAM lainnya, yaitu:

1. Kelola berbagai jenis identitas yang berbeda

Solusi IAM dari Aplikas Servis Pesona memungkinkan perusahaan untuk mengelola berbagai jenis identitas yang berbeda dalam satu proses implementasi – seperti identitas masing-masing pelanggan, mitra bisnis, karyawan, serta identitas perangkat, bot, API, microservices, dan masih banyak lagi.

Fungsi solusi IAM ini dapat diperluas dan memungkinkan administrator memiliki fleksibilitas untuk menentukan banyaknya objek, skema, dan keterkaitan antara satu identitas dengan identitas lainnya, sehingga secara otomatis menghindari identity silos.

2. Pilihan deployment yang fleksibel

Aplikas Servis Pesona menawarkan solusi IAM dengan pilihan deployment yang fleksibel – baik di on premise, cloud, atau hybrid. Solusi IAM ini juga sudah dilengkapi dengan tool DevOps yang dibutuhkan tim developer, sehingga dapat menghilangkan waktu yang dibutuhkan oleh tim developer untuk membuat tool sendiri guna memindahkan konfigurasi antar environment.

3. Platform dengan skalabilitas tinggi

Solusi IAM dari Aplikas Servis Pesona menyediakan penyimpanan identitas berkinerja tinggi yang dapat menangani puluhan ribu transaksi per detik. Platform IAM ini dapat diandalkan untuk mengelola miliaran identitas, dirancang khusus untuk membantu tim IT mengatasi masalah skalabilitas.

Selain itu, dengan menggunakan solusi IAM dari Aplikas Servis Pesona, platform tidak akan akan berhenti beroperasi selama proses pemutakhiran (upgrade) dan pemeliharaan (maintenance). Sehingga, pengalaman pelanggan dapat tetap terjaga kualitasnya.

4. Skema pricing dirancang khusus untuk bisnis modern

Aplikas Servis Pesona menyediakan solusi IAM yang dilengkapi dengan fitur khusus untuk menangani seluruh use case dalam masing-masing perusahaan. Tidak ada tambahan pengeluaran biaya investasi apa pun bagi perusahaan yang mengimplementasi solusi ini, karena skema pricing yang ditawarkan dirancang khusus untuk mendukung penggunaan dan penskalaan dengan prediktabilitas lengkap dan tanpa penalti. Perusahaan akan dikenakan biaya per identitas, bukan berdasarkan penggunaan. Skema pricing ini memberi perusahaan fleksibilitas penuh untuk menggunakan platform IAM sesuai dengan kebutuhan.

Transformasi digital menjadi prioritas utama bagi perusahaan modern selama beberapa tahun terakhir, dan pandemi membuat transformasi ini sebagai urgensi baru yang harus segera diakselerasi. Oleh karena itu, solusi Identity and Access Management (IAM) berperan dalam mendukung transformasi digital untuk membuat hasil dari transformasi tersebut menjadi lebih aman, maksimal, dan memenuhi ekspektasi setiap pihak yang berkepentingan.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.forgerock.com/platform/identity-management

https://www.forgerock.com/blog/bring-digital-identity-out-shadows-fuel-digital-transformation

https://www.forgerock.com/digital-identity/employee-identity-access-management

https://www.forgerock.com/modernize-iam

Akankah “Remote Agent” Jadi Masa Depan Contact Center?

By | 2021-05-28T01:18:15+00:00 May 28th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Selama setahun terakhir, seluruh masyarakat beraktivitas dengan penerapan new normal. Seiring berjalannya waktu, istilah new normal sendiri seperti bertransisi menjadi arti normal seutuhnya, karena pandemi tidak kunjung berakhir dan masyarakat terlihat cukup mampu beradaptasi dengan penerapan new normal tersebut.

Karena proses adaptasi terlihat cukup baik, banyak ahli memprediksi bahwa kebiasaan yang ada di era new normal ini akan terbawa hingga era selanjutnya saat pandemi sudah benar-benar berakhir, tentu prediksi tersebut juga berlaku untuk dunia bisnis.

Salah satu bagian perusahaan yang terkena dampak new normal adalah contact center. Bagian terpenting dalam perusahaan ini menerapkan cara kerja baru untuk agen contact centernya, seperti memperbolehkan beberapa agen untuk bekerja dari rumah dan memfasilitasi mereka dengan teknologi baru.

Pertanyaannya, apakah penerapan model kerja ini cukup efektif dan memberikan banyak manfaat baru? Jika iya, akankah remote agent jadi masa depan contact center setelah pandemi berakhir?

Faktor yang Menjadikan Remote Agent sebagai Masa Depan Contact Center

Untuk memprediksi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari telusuri beberapa faktor penentu yang melatarbelakangi alasan remote agent dapat menjadi penerapan permanen dalam dunia contact center:

· Mengoptimalkan kepuasan karyawan

Banyak karyawan sepakat bahwa bekerja dari rumah lebih nyaman dibandingkan bekerja secara konvensional di kantor. Namun, kenyamanan karyawan bukan alasan yang menjadikan penerapan kerja dari rumah menjadi pilihan bagi banyak perusahaan. Banyak riset yang berkaitan dengan contact center menunjukkan bahwa perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan skill agen dengan lebih baik selama mereka bekerja dari rumah. Ini artinya, baik pihak perusahaan atau karyawan sama-sama mendapatkan keuntungan dengan penerapan kerja jarak jauh.

· Memudahkan perusahaan untuk mendapatkan karyawan terbaik

Dengan penerapan remote agent, perusahaan dapat mencari agen contact center terbaik dari wilayah mana pun sesuai dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk posisi tertentu. Model kerja ini sekaligus membantu perusahaan membangun citra positif dengan mempekerjakan SDM penyandang disabilitas yang memiliki potensi besar dalam dunia contact center.

· Menyesuaikan strategi berdasarkan situasi dapat dilakukan dengan mudah

Pernahkah Anda merasa kesulitan menyesuaikan jumlah agen dengan jumlah interaksi pelanggan yang meningkat secara tiba-tiba? Jika iya, dengan menerapkan remote agent, menyesuaikan jumlah agen dengan jumlah interaksi pelanggan yang meningkat secara tiba-tiba dapat lebih mudah dilakukan – karena seluruh agen dapat mengoperasikan sistem contact center di mana pun mereka berada. Terlebih jika penerapan remote agent dilengkapi dengan teknologi canggih untuk mengetahui kesesuaian jumlah agen dengan jumlah interaksi, situasi yang berubah dan sulit diprediksi tidak lagi menjadi tantangan yang berarti.

Dengan tiga faktor tersebut, maka dapat diprediksi bahwa remote agent akan benar-benar menjadi penerapan permanen dalam dunia contact center dan akan menjadi masa depan contact center.

Tantangan Penerapan Remote Agent

Bagi perusahaan yang ingin mempersiapkan bisnisnya menuju masa depan contact center, mereka perlu mengetahui apa saja tantangan yang mungkin akan dialami dan solusinya. Berikut penjelasannya:

· Masalah produktivitas

Walaupun banyak perusahaan mengalami peningkatkan produktivitas dengan memperbolehkan agen bekerja dari rumah, bukan tidak mungkin produktivitas justru menurun jika manajemen tidak memiliki cara efektif untuk mengelola remote agent.

· Masalah komunikasi dan hasil kinerja agen yang memengaruhi kualitas pengalaman pelanggan

Masalah komunikasi dan hasil kinerja agen akan sering ditemui dalam penerapan kerja jarak jauh, karena pihak supervisor atau manager tidak bisa mengawasi seluruh agen setiap waktu. Jika supervisor tidak difasilitasi dengan strategi tepat untuk mengawasi kinerja agen, penerapan remote agent justru akan menjadi “bumerang” bagi perusahaan.

Solusi untuk Atasi Tantangan Penerapan Remote Agent

Agar siap dengan penerapan tren remote agent untuk contact center di masa depan, perusahaan perlu mempersiapkan teknologi Workforce Management sebagai solusi untuk memudahkan pihak supervisor atau manager mengatur penjadwalan kerja, mengatur produktivitas, dan memantau hasil kinerja para agen contact center.

Bersama Verint, Phintraco Technology menyediakan solusi Workforce Management untuk membantu perusahaan mengatur jadwal dan memantau kinerja agen secara lebih fleksibel – di mana pun, kapan pun, dan dari perangkat apa pun. Informasi tentang solusi Workforce Management dapat Anda baca di artikel berikut ini:

https://phintraco.com/atasi-tantangan-operasional-contact-center-dengan-solusi-workforce-management/

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://monetsoftware.com/remote-control-managing-work-at-home-contact-center-agents/

https://monetsoftware.com/are-remote-agents-the-future-of-contact-centers/

https://phintraco.com/atasi-tantangan-operasional-contact-center-dengan-solusi-workforce-management/

Kasus Kebocoran Data Kerap Terjadi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

By | 2021-05-28T01:50:52+00:00 May 26th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Kasus kebocoran data kembali terjadi di Indonesia. Jumlah data yang bocor diperkirakan sangat fantastis, yaitu 279 juta data pribadi penduduk Indonesia. Jika ditelusuri, kasus kebocoran data terus terjadi setiap tahunnya, seakan-akan tidak ada solusi untuk mengatasi masalah ini. Padahal, data pribadi merupakan hak yang harus dilindungi.

Sebenarnya, mengapa kasus kebocoran data terus berulang? Lalu, benarkah kasus kebocoran data yang terus terjadi memang tidak bisa diatasi?

Pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran data

Kasus kebocoran data bisa terjadi karena adanya tindakan peretasan dari penjahat siber atau hacker. Sebelum berhasil mendapatkan data yang menjadi target peretasan, penjahat siber akan berupaya membobol sistem keamanan yang dimiliki suatu organisasi terkait. Maka dari itu, jika terjadi kasus kebocoran data, yang perlu dipertanyakan terlebih dahulu adalah kredibilitas sistem keamanan yang dimiliki organisasi tersebut. Apakah organisasi terkait telah menerapkan tata kelola keamanan dengan baik?

Dalam hal ini, organisasi terkait merupakan pihak utama yang bertanggung jawab atas insiden keamanan siber yang terjadi. Jadi, perlu ada langkah preventif dan komprehensif bagi setiap organisasi yang menyimpan banyak data pribadi pelanggan, data karyawan dan mitra bisnis.

Jika sudah maksimal menerapkan strategi tata kelola keamanan yang baik, langkah selanjutnya organisasi dapat membuat kampanye cyber security awareness untuk setiap pihak yang terlibat – baik pelanggan, karyawan, atau mitra bisnisnya.

Tips bagi organisasi agar terhindar dari kasus kebocoran data

Ada lima langkah yang bisa diterapkah oleh seluruh organisasi untuk melindungi data pelanggan dan data internal perusahaan dari serangan siber, berikut detail informasinya:

1. Klasifikasi data

Langkah pertama yang perlu diterapkan adalah mengklasifikasikan data. Data yang dimiliki suatu organisasi pasti sangat banyak, namun tidak semua data perlu diberlakukan “khusus”. Oleh karena itu, setiap organisasi perlu mengklasifikasikan data apa saja yang hendak dilindungi. Klasifikasi data akan memudahkan suatu organisasi untuk memulai strategi keamanan data.

2. Lindungi perangkat yang digunakan

Tips agar terhindar dari kasus kebocoran data selanjutnya adalah melindungi perangkat kerja. Terlebih saat ini banyak karyawan yang bekerja dari rumah, sehingga perangkat kerja beroperasi diluar jaringan perusahaan dan tidak ada proteksi.

Suatu organisasi perlu memasang solusi keamanan email dan web security, network security, dan endpoint security pada perangkat yang digunakan untuk mengolah data penting.

3. Lindungi data yang tersimpan di cloud

Tips selanjutnya adalah melindungi data yang tersimpan di cloud. Saat ini, tingkat bisnis sudah banyak memanfaatkan cloud untuk menyimpan data sensitif. Maka dari itu, sudah kewajiban bagi setiap organisasi untuk memberikan proteksi lebih terhadap data yang tersimpan di cloud. Solusi keamanan Cloud Security dapat menjadi solusi untuk atasi kendala ini.

4. Terapkan keamanan hak akses

Penyalahgunaan hak akses adalah ancaman keamanan siber yang sering terjadi dalam lingkungan perusahaan. Maka, pengawasan dan pengelolaan akses ke akun-akun khusus merupakan hal yang perlu diprioritaskan. Dalam hal ini, perusahaan dapat memanfaatkan solusi Identity Access Management (IAM) dan Privileged Access Management (PAM)

Fungsi solusi IAM diibaratkan sebagai “front door”, dimana perusahaan dapat menentukan akses yang tepat untuk setiap user general – seperti pelanggan, karyawan dan mitra bisnis dalam berbagai sistem dan aplikasi yang dimiliki perusahaan. Sedangkan fungsi PAM diibaratkan sebagai “management” atau “back door”, dimana perusahaan dapat mengontrol, memonitor dan mengaudit aktivitas user dengan privileged access – yaitu user dengan peran yang lebih krusial dan tingkat akses yang lebih tinggi dalam sistem.

5. Terakhir, manfaatkan solusi keamanan data loss prevention

Data loss prevention adalah suatu solusi untuk menambah lapisan keamanan pada data sensitif agar tidak terekspos pada pihak yang tidak berwenang.

Solusi data loss prevention membantu organisasi terhindar dari insiden kebocoran data melalui proses pemantauan data yang dilakukan secara terus menerus di seluruh endpoint, jaringan dan cloud.

Selain pihak pelanggan yang rugi akibat data pribadinya berhasil diretas penjahat siber, organisasi terkait juga akan menanggung banyak kerugian materiil dan non-materiil. Sebenarnya, kerugian non-materiil yang paling membahayakan, karena kerugian ini berupa turunnya kepercayaan pelanggan atau masyarakat terhadap suatu organisasi.

Kasus kebocoran data tentu bisa dihindari atau diminimalisir jika suatu organisasi menerapkan strategi keamanan yang tepat. Oleh karena itu, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kasus kebocoran data, organisasi perlu menerapkan tata kelola keamanan yang baik dengan bantuan tim keamanan IT profesional.

 

Click here to read the English version

 

Referensi:

https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/21/113000365/data-279-juta-penduduk-indonesia-diduga-bocor-ini-kata-kominfo

https://phintraco.com/solusi-data-loss-prevention/

https://phintraco.com/solusi-privileged-access-management-hindari-penyalahgunaan-hak-akses/

https://phintraco.com/apa-itu-solusi-identity-and-access-management/  

https://phintraco.com/perbedaan-identity-and-access-management-dan-privileged-access-management/

https://phintraco.com/sudahkah-anda-menggunakan-solusi-keamanan-endpoint-yang-memadai/

https://phintraco.com/email-phishing-meningkat-selama-pandemi-covid-19/

https://phintraco.com/solusi-web-isolation-jadikan-aktivitas-browsing-lebih-aman/

 

Atasi Tantangan Operasional Contact Center dengan Solusi Workforce Management

By | 2021-05-28T00:53:19+00:00 May 24th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Solusi Workforce Management (WFM) memang sudah tidak asing lagi bagi perusahaan. WFM digunakan untuk mendukung operasional contact center dari beberapa tahun yang lalu dengan fungsi yang sama – yaitu untuk memprediksi seberapa banyak agent yang diperlukan untuk menangani interaksi pelanggan, dan menjadwalkan jumlah agent yang tepat untuk waktu tertentu.

Seiring dengan kompleksitas kebutuhan perusahaan modern, solusi WFM harus difungsikan sebagai solusi untuk mengatasi seluruh tantangan operasional contact center dan ekspektasi agent itu sendiri terhadap perusahaan. Ini artinya, fungsi solusi WFM untuk contact center bukan hanya untuk memprediksi jumlah interaksi pelanggan dan penjadwalan. Perusahaan perlu menggunakan solusi WFM yang memberikan fungsi lebih dari itu.

Sebagai perusahaan penyedia solusi contact center di Indonesia, Phintraco Technology menyediakan solusi Workforce Management (WFM) dari Verint. Solusi Workforce Management dari Verint hadir dengan kemampuan dan keunggulan yang berbeda dari solusi WFM lainnya. Apa saja keunggulannya?

1. Fleksibilitas

Agent adalah perwakilan suatu brand atau perusahaan di mata pelanggannya. Saat ini, mempertahankan dan mengelola agent dengan skill yang baik lebih sulit dari sebelumnya, karena situasi yang berubah dengan cepat sejak pandemi mewabah. Agent di contact center saat ini membutuhkan sistem penjadwalan kerja yang fleksibel, yang artinya mereka dapat bekerja sesuai dengan waktu yang tepat dan mengubahnya dengan mudah jika situasi tak terduga terjadi.

Kebutuhan tersebut menjadi alasan mengapa perusahaan membutuhkan solusi WFM yang menghadirkan fleksibilitas untuk seluruh agent. Bersama Verint, Phintraco Technology menyediakan solusi WFM dengan keunggulan berikut ini:

· Mengatur time off secara fleksibel

Solusi WFM dari Verint memiliki fitur Flexible Time Off Request. Fitur ini memungkinkan agent melakukan request time off dan mengganti waktu kerjanya dengan proses yang mudah, sehingga penjadwalan yang tidak sesuai tidak akan memengaruhi performa agent yang tercatat dalam sistem.

· Mengalihkan tugas kepada agent yang tepat

Fitur Task Switching memungkinkan agent untuk mengalihkan interaksi pelanggan yang sulit ditangani oleh mereka kepada agent dengan keahlian yang lebih tepat, sehingga perusahaan dapat tetap mempertahankan kualitas experience yang diberikan kepada pelanggan.

· Pertukaran shift

Fitur ini membantu supervisor menyederhanakan proses pergantian shift antar agent.

  • Tersedia dalam aplikasi ponsel

Salah satu keunggulan lain bagi perusahaan yang menggunakan solusi WFM dari Verint adalah mengoperasikan software WFM melalui ponsel pintar. Keunggulan ini akan sangat membantu aktivitas agent dan supervisor yang sangat padat, karena mereka dapat mengatur atau mengubah keperluan operasional contact center hanya dalam satu genggaman dan di mana saja.

2. Lebih praktis dan sederhana untuk dioperasikan

Perusahaan akan memiliki aplikasi WFM dengan fungsi dan tampilan yang lebih modern sehingga dapat lebih mudah dioperasikan oleh supervisor dan agent, serta mudah dipelajari oleh user baru.

3. Didukung oleh kemampuan teknologi Artificial Intelligence (AI)

Umumnya, supervisor atau manager di bagian contact center menggunakan cara manual untuk membuat perkiraan staffing yang tepat. Dengan menggunakan solusi WFM dari Verint, supervisor atau manager tidak lagi memerlukan cara manual untuk melakukan perencanaan staffing yang tepat karena solusi WFM dari Verint didukung oleh kemampuan AI  untuk menjalankan serangkaian pekerjaan Workforce Management.

Beberapa pekerjaan yang dapat diotomatiskan adalah memprediksi jumlah seluruh interaksi pelanggan dari berbagai channel selama musim liburan atau peak season, dan menentukan waktu spesifik dengan jumlah interaksi yang paling tinggi. Sehingga, mempersiapkan jumlah agent sekaligus menentukan agent dengan keahlian seperti apa yang harus bekerja di waktu-waktu krusial tersebut dapat dilakukan secara otomatis yang sebelumnya dilakukan secara manual.

4. Dapat difungsikan oleh seluruh bagian perusahaan

Bagian back office suatu perusahaan tidak hanya terbatas pada bagian contact center saja. Maka dari itu, solusi Workforce Management dari Verint dapat dimanfaatkan oleh seluruh bagian perusahaan, tidak hanya untuk bagian contact center. Solusi WFM dari Verint dapat digunakan oleh perusahaan yang memiliki karyawan back office dan kantor cabang dalam jumlah banyak, karena dilengkapi dengan fitur berikut ini:

· Penjadwalan berdasarkan aktivitas tertentu

Solusi WFM dari Verint dilengkapi dengan fitur activity-based scheduling, yang mana dapat membantu perusahaan melakukan penjadwalan pada back office dengan berbagai aktivitas yang berbeda di setiap departemen perusahaan.

· Backlog dan Ageing

Fitur ini membantu perusahaan mengatur waktu yang harus diprioritaskan oleh karyawan untuk mengerjakan pekerjaan tertentu.

· Robust Labor Modeling dan Position Planning

Fitur ini membantu perusahaan dengan banyak kantor cabang untuk merencanakan jumlah dan posisi tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan di setiap cabang.

Saatnya Menggunakan Solusi Workforce Management Modern untuk Atasi Tantangan Operasional Contact Center

Mengelola operasional contact center bagi perusahaan memang membawa tantangan tersendiri – karena bagi pelanggan, kualitas contact center adalah gambaran dari kualitas perusahaan tersebut secara keseluruhan. Oleh karena itu, bagaimana cara contact center itu beroperasi akan sangat berpengaruh pada kualitas pengalaman pelanggan yang diberikan.

Meningkatnya ekspektasi pelanggan dan karyawan telah membuat pengelolaan tenaga kerja lebih sulit dari sebelumnya. Menyelaraskan semua kebutuhan operasional contact center menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan setiap hari. Namun, saat ini Anda bisa mengatasi seluruh tantangan operasional contact center tersebut secara sederhana dengan menggunakan solusi Workfoce Management modern.

Saatnya menggunakan solusi Workforce Management dengan fungsi dan kemampuan untuk membantu atasi seluruh tantangan operasional contact center yang lebih kompleks di lingkungan perusahaan modern.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut tentang solusi Workforce Management atau konsultasi dengan tim ahli.

Referensi:

Ebook “The Future of Workforce Management: 5 Reasons to Reimagine Your WFM.”

https://images.info.verintsystemsinc.com/Web/VerintSystems/%7Be1b5375d-4b48-4d0b-928b-2854093ebd8d%7D_eBook_-_5_Reasons_to_Reimagine_Your_WFM.pdf?utm_campaign=&utm_medium=email&utm_source=Eloqua

https://www.verint.com/engagement/our-offerings/solutions/workforce-engagement/workforce-management/

ERP Modern dan ERP Tradisional: Mana yang Lebih Baik?

By | 2021-05-25T03:33:52+00:00 May 21st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Banyak perusahaan kini mulai menyadari bahwa memanfaatkan teknologi akan membantu mereka mengatasi perubahan yang terjadi dalam dunia bisnis dan mempertahankan posisi mereka dari kompetitor. Namun, untuk dapat mengatasi tantangan tersebut, tidak semua teknologi dapat menjadi solusi. Dalam hal ini, perusahaan perlu menemukan teknologi yang menjadi solusi untuk mempermudah seluruh kebutuhan mereka, dengan kapasitas dan kecanggihan yang mengikuti perkembangan bisnis di masa depan.

Salah satu contoh teknologi yang sudah lama menjadi solusi untuk mempermudah kegiatan operasional perusahaan adalah sistem ERP. Namun, karena sistem ERP dikategorikan sebagai teknologi yang sudah cukup lama digunakan, banyak perusahaan terjebak dalam situasi dimana sistem ERP menghambat perkembangan bisnis mereka karena ketergantungan terhadap sistem ERP yang sudah ada tidak dilengkapi dengan kemampuan yang mengikuti perkembangan zaman.

Kondisi tersebut biasanya ditemukan dalam perusahaan yang masih menggunakan sistem ERP tradisional atau legacy ERP. Karena perkembangan teknologi terjadi dalam waktu yang cukup singkat, sudah saatnya bagi perusahaan yang masih menggunakan sistem ERP tradisional untuk mempertimbangkan mengganti sistem lama nya dengan sistem ERP modern.

Apa saja perbedaan antara sistem ERP modern dan ERP tradisional?

#1 Pilihan deployment

Perbedaan ini merupakan perbedaan yang paling banyak disebutkan oleh banyak sumber. ERP modern tersedia sebagai solusi teknologi yang dapat diimplementasikan pada server on-premise dan cloud. Fleksibilitas pilihan deployment ini tidak dimiliki oleh sistem ERP tradisional, dimana hanya bisa diimplementasikan pada server on-premise.

Namun, perbedaan sistem ERP modern dan ERP tradisional tidak hanya sekedar tambahan pilihan deployment on-premise atau cloud, sistem ERP hadir dengan modernisasi yang lebih dari itu.

#2 Kemudahan akses

Sistem ERP modern dikemas dalam bentuk software yang dapat di akses di mana saja, dan bisa diakses dengan menggunakan perangkat ponsel pintar (smartphone). Sedangkan untuk sistem ERP tradisional, aksesibilitas hanya terbatas pada PC dan koneksi LAN.

#3 Waktu yang dibutuhkan untuk implementasi

Waktu yang dibutuhkan untuk implementasi sistem ERP modern tidak selama waktu yang dibutuhkan untuk implementasi sistem ERP tradisional karena seluruh modul terhubung dalam database yang terpusat. Sistem ERP tradisional membutuhkan waktu implementasi yang lama karena membutuhkan proses instalasi manual di setiap tempat kerja, integrasi dengan software lainnya, dan integrasi antar modul seperti modul keuangan, produksi, supply chain, warehouse, dan lain-lain.

#4 Kualitas data yang dihasilkan

Dengan sistem ERP modern, data dapat diakses kapan pun dan dari perangkat apa saja, serta pembaruan data akan dilakukan secara otomatis secara real-time. Berbeda dengan sistem ERP tradisional, dimana tidak ada pembaruan data secara otomatis. Jika membutuhkan data yang terbaru, karyawan perlu melakukan proses penarikan data secara manual.

#5 Reporting

Sistem ERP modern dilengkapi dengan dashboard analitik canggih yang menghasilkan report yang lebih lengkap dan akurat untuk seluruh departemen. Sedangkan dengan menggunakan sistem ERP tradisional, karyawan hanya bisa mendapatkan basic report.

#6 Skalabilitas

Kapabilitas sistem ERP modern dapat mengikuti perkembangan bisnis perusahaan. Contohnya jika perusahaan menambah kantor cabang, unit, atau departemen baru, perusahaan dapat tetap menggunakan satu sistem ERP yang sama dan dapat diupgrade fitur dan kapabilitasnya tanpa memerlukan waktu, biaya, dan upaya yang tinggi. Berbeda dengan sistem ERP tradisional, scale up akan sulit dilakukan karena membutuhkan keterlibatan banyak orang, waktu, dan biaya.

Masih banyak perbedaan antara sistem ERP modern dan ERP tradisional. Dapat disimpulkan bahwa perbedaannya berpusat pada fleksibilitas dan kapabilitas yang dihasilkan, bukan hanya sekedar pilihan deployment yang bertransisi menjadi cloud saja.

Lalu, mana yang lebih baik antara sistem ERP modern dan ERP tradisional? Untuk mengikuti perkembangan dunia bisnis yang bergerak cepat, maka sistem ERP modern adalah solusi tepat untuk perusahaan. Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan sistem ERP Modern, NetSuite dari Oracle bisa menjadi pilihan utama. Temukan informasi lebih lanjut tentang NetSuite di link berikut ini:

https://phincon.com/erpsolution/

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

 

Artikel terkait:

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US