Serangan Cyber

/Tag: Serangan Cyber

Tren Serangan Siber yang Diprediksi Akan Mengancam Bisnis di Tahun 2020

By | 2020-09-07T10:05:44+00:00 December 20th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pertumbuhan jenis serangan siber di tahun 2020 diprediksi akan lebih kompleks dari sebelumnya. Semakin canggih teknologi, maka akan semakin canggih juga celah kejahatannya. Maka dari itu, setiap organisasi harus selalu tetap waspada untuk memperhatikan keamanan yang akan berdampak pada bisnis Anda di masa depan.

Dari perspektif keamanan siber, ada banyak hal yang diprediksi akan terjadi. Apa tren serangan siber selanjutnya yang akan menjadi ancaman dan juga risikonya bagi bisnis Anda?

Dengan serangkaian prediksi tren serangan siber berikut ini, diharapkan akan membantu Anda mempersiapkan tantangan dalam dunia siber yang akan terjadi dalam kurun waktu 12 bulan mendatang. Berikut adalah tren serangan siber yang diyakini akan mempengaruhi bisnis Anda di tahun 2020:

  1. Serangan Phishing akan lebih menakutkan dari sebelumnya

Phishing sudah menjadi jenis serangan yang lama diperbincangkan dalam dunia siber, namun perkembangannya tetap terus terjadi hingga saat ini. Bahkan, Phishing telah berkembang ke berbagai versi seperti Smishing (phishing melalui SMS) atau Vishing (phishing melalui panggilan langsung). Phishing dilakukan melalui email, SMS, postingan di media sosial dan panggilan telepon yang menjebak korbannya untuk memberikan informasi pribadi seperti username dan password untuk keperluan login, atau OTP untuk melakukan transaksi. Semua ancaman Phishing nampaknya akan terus berlanjut dan lebih berbahaya dari sebelumnya.

  1. Serangan yang berasal dari teknologi berkekuatan AI

Hadirnya kecerdasan buatan (AI) dalam dunia teknologi terbukti mampu meningkatkan kualitas kerja manusia. Dengan semakin banyak perusahaan menggunakan teknologi berkekuatan AI, AI juga menghadirkan ancaman baru dalam keamanan siber. Hacker akan memanfaatkan teknologi AI untuk  serangan Phishing yang canggih, di samping serangan malware. Semakin bertambahnya kerangka pembelajaran mesin yang open source, hacker semakin memiliki peluang untuk menggunakan kerangka pembelajaran mesin untuk menyusup melewati algoritma pembelajaran mesin yang dikembangkan perusahaan.

  1. Risiko pada perangkat IoT

Dalam kompetisi menghadirkan produk dan teknologi baru, sisi keamanan jarang sekali diperhatikan. Tidak heran bahwa IoT (Internet of Things) yang sedang tren membawa banyak risiko baru bagi bisnis. Perangkat IoT dapat menyediakan akses ke dalam komunikasi dan data, hal inilah yang menjadi titik masuk serangan siber. Perangkat IoT digunakan untuk mencuri informasi pribadi dan data lainnya yang berguna bagi hacker untuk mendapat keuntungan.

  1. Data Breach; Ancaman utama dalam dunia siber

Data breach akan menjadi masalah keamanan siber terbesar, dan akan terus berlanjut selama data pribadi dan data perusahaan tetap menjadi incaran utama. Sehingga perusahaan harus menaruh fokus lebih dalam menjaga keamanan data pribadi, apalagi undang-undang perlindungan data pribadi yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk meningkatkan penjagaannya di keamanan data.

Kerentanan dalam aplikasi web tetap menjadi sumber utama terjadinya data breach atau pelanggaran data, maka memastikan keamanan aplikasi web harus menjadi prioritas bagi semua organisasi.

Sudah saatnya bagi Anda mempersiapkan proteksi untuk melawan segala serangan yang diprediksi akan mengancam bisnis di masa depan, persiapan penting dilakukan agar tidak menjadi target serangan selanjutnya.

Aplikas Servis Pesona, perusahaan penyedia solusi keamanan IT terkemuka di Indonesia memiliki semua solusi keamanan IT untuk membantu bisnis Anda terhindar dari serangan yang diprediksi akan mengancam di tahun yang akan datang. Mari persiapkan keamanan bisnis Anda dari serangan siber dengan memilih solusi keamanan yang menjamin bisnis akan terus aman dan berjalan tanpa masalah yang merugikan. 

Hadapi Serangan Malware pada Website dengan Solusi Web Isolation

By | 2019-11-29T07:03:50+00:00 November 29th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , |

Seiring dengan meningkatnya ketergantungan semua orang untuk mencari informasi melalui internet, risiko terjadinya serangan siber pun semakin tinggi. Baru-baru ini, Gartner mengumumkan riset terkait serangan siber. Gartner mencatat bahwa browser adalah tempat yang menjadi sumber segala serangan hacker. Banyak perusahaan mengaku sudah menggunakan solusi software anti-malware untuk mengamankan segala aktivitas berbasis web untuk setiap karyawan yang memegang informasi penting perusahaan, namun faktanya tetap saja angka serangan malware yang didapatkan terus meningkat karena aktivitas browsing yang tidak aman.  

Perlu anda ketahui bahwa menggunakan solusi anti-malware tradisional saat ini sudah tidak efektif lagi untuk mencegah serangan malware.

Semua perusahaan kini harus beralih ke solusi lanjutan dari solusi anti-malware tradisional untuk mengatasi serangan malware. Solusi ini bernama Web Isolation (biasa disebut juga browser isolation), solusi keamanan IT yang menjamin keamanan dan menjaga informasi penting perusahaan dari serangan malware dengan cara mengisolasi dan mengeksekusi semua website yang digunakan oleh user. Web Isolation akan mencegah malware menyerang sebelum malware tersebut dapat sampai di perangkat user.

Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan Web Isolation:

  • Web Isolation akan mencegah user menerima kiriman kode berbahaya di website yang dikunjungi, maka secara otomatis user dapat terhindar dari segala jenis serangan siber berbasis web.

  • Web Isolation dapat menghapus plug-in browser yang berisiko membawa serangan, dan mengurangi kerentanan di Flash & Java yang sudah dieksploitasi oleh hackers.

  • Web Isolation meningkatkan produktivitas karyawan dengan cara mengamankan setiap akses ke konten berbasis web, karyawan Anda dapat menjelajahi setiap konten berbasis web tanpa khawatir akan terserang malware.

Untuk membantu perusahaan mengatasi serangan malware karena aktivitas browsing yang tidak aman, Aplikas Servis Pesona, perusahaan penyedia solusi IT security, menawarkan solusi Web Isolation untuk memfasilitasi karyawan di perusahaan melakukan aktivitas browsing tanpa resiko. Menyediakan solusi Web Isolation dari Menlo Security, solusi ini patut untuk dipertimbangkan karena fungsinya yang mengamankan aktivitas krusial di perusahaan.

Serangan malware berbasis browser adalah serangan yang paling sering dialami user. Maka, teknologi isolasi dinilai sangat efektif karena seluruh aktivitas browsing terjamin keamanan nya dan user dijauhkan dari jalur masuk virus. Segala macam serangan siber dapat diatasi secara signifikan dengan Web Isolation.

Sumber:

https://www.menlosecurity.com/blog/isolation-protects-you-from-threats-that-havent-even-been-discovered

7 Risiko Keamanan IT bagi Bisnis Kecil

By | 2019-02-15T02:58:56+00:00 February 15th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Apakah Anda berpikir bahwa bisnis Anda terlalu kecil untuk mendapatkan serangan cyber (cyber-attack)? Atau apakah Anda menerima keamanan (security) hanya karena Anda tidak memiliki volume data yang besar? Ada begitu banyak mitos tentang keamanan bisnis yang masih dipercayai orang.

Untuk lebih memahami apa saja risiko keamanan tersebut, mari kita simak poin-poin berikut ini:

1. Phishing

Phishing merupakan praktik penipuan yang digunakan untuk mendapatkan informasi pribadi atau informasi kartu kredit dari seseorang dengan menjebak mereka melalui penawaran atau menyamar sebagai perusahaan yang memiliki reputasi yang baik.

Misalnya, penyerang (attacker) akan mengirimi Anda email yang mengaku berasal dari sumber yang dikenal dan meminta Anda memberikan informasi akun atau kartu kredit Anda.

Menurut penelitian dari IBM, lebih dari setengah email semuanya adalah spam. Studi lain mengklaim bahwa 97% orang tidak dapat mengenali serangan ini.

2. Malware

Layaknya phishing, malware adalah masalah keamanan utama untuk bisnis dari semua ukuran. Malware adalah software yang berbahaya yang memasuki komputer Anda melalui drive yang terinfeksi, unduhan dan jaringan yang tidak dapat diandalkan.

Beberapa jenis malware yang terkenal adalah viruses, worms, Trojan horses, ransomware, adware dan spyware. Malware dapat mencuri informasi, merusak data dan mempengaruhi kinerja komputer Anda.

3. Using Outdated Software

Tidak memperbarui software Anda tidak berarti Anda tidak akan mendapatkan versi terbaru, itu berarti Anda mengekspos data Anda terhadap kerentanan keamanan yang dieksploitasi oleh peretas dengan cepat. Selain itu, sistem Anda akan terganggu oleh ketidakcocokan software, masalah kepatuhan dan kinerja yang buruk.

4. Access to Unauthorized Person

Anda akan menghadapi risiko pelanggaran data jika Anda tidak peduli siapa yang mengakses sistem data atau zona sensitif IT Anda. Orang jahat hanya memerlukan flash drive untuk mendapatkan data sensitif Anda.

5. Open Wi-Fi

Jaringan Wi-Fi yang terbuka melibatkan koneksi yang tidak dienkripsi, mesin yang disusupi, atau bahkan hotspot itu sendiri bisa berbahaya yang meninggalkan data pengguna dengan risiko yang besar. Dilaporkan bahwa ada 100.000 Wi-Fi publik tanpa jaminan di seluruh dunia.

6. Ignorant Employees

Terkadang kesalahan atau kelalaian karyawan Anda dapat mendatangkan malapetaka pada data bisnis, jaringan, dan program Anda. Misalnya, beberapa karyawan membiarkan PC mereka tanpa pengawasan terbuka untuk mengunjungi situs dan sumber berbahaya.

Atau mereka dapat menyimpan perangkat yang berisi data sensitif. Untuk itu, harusnya mereka dididik tentang keamanan cyber. Agar kejadian yang tidak diinginkan tidak akan terjadi.

7. Insider Threat

Karyawan yang jahat lebih berbahaya bagi data sensitif Anda daripada ancaman eksternal atau kerentanan teknis. Kerugian dari kejahatan yang dilakukan oleh orang dalam sangat signifikan karena orang-orang ini akrab dengan sistem data perusahaan dan memiliki akses ke akun sensitif.

Source: https://galido.net/blog/7-security-risks-for-small-businesses/

GET THE LATEST INFO FROM US