Solusi ERP Modern untuk Mengatasi Masalah dalam Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

By |2021-08-23T02:18:59+00:00August 5th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Menyusun laporan keuangan konsolidasi adalah tugas yang sangat kompleks, khususnya bagi bisnis dengan banyak anak perusahaan yang masing-masing memiliki layanan atau produknya tersendiri. Selain itu, perusahaan skala kecil hingga menengah yang mengalami pertumbuhan pesat juga banyak yang kesulitan dengan urusan penyusunan laporan keuangan konsolidasi karena kurangnya efektivitas struktur organisasi.

Lalu, sebenarnya, apa saja masalah dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi sehingga membuat prosesnya sangat kompleks?

Sebelum mengulik lebih jauh tentang masalah dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi, mari kita pahami terlebih dahulu pengertian dari konsolidasi. Dalam dunia keuangan atau akuntansi, konsolidasi mengacu pada proses penggabungan aset, ekuitas, kewajiban, dan akun operasional menjadi satu laporan keuangan, dan paling sering dilakukan oleh induk perusahaan dan anak perusahaannya.

Dengan mengetahui masalah umum yang sering terjadi dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi, Anda dapat mempersiapkan strategi lebih awal guna menghindari risiko yang ditimbulkan dari masalah tersebut.

Untuk membantu bisnis dengan banyak anak perusahaan menghilangkan kompleksitas dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi, PhinCon menawarkan solusi ERP modern bernama NetSuite. NetSuite dirancang khusus untuk mengatasi masalah dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang kerap terjadi di induk perusahaan dan anak perusahaannya. Berikut adalah solusi dari NetSuite yang dapat mengatasi masalah dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi:

1. Sulit Menyelesaikan Laporan Keuangan Tepat Waktu

Salah satu masalah dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah menyelesaikan laporan dengan tepat waktu. NetSuite hadir dengan solusi untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan menghadirkan fitur transaksi dual-posting dan membuat laporan otomatis sehingga memudahkan dan mempercepat proses konsolidasi.

2. Sulit Mengelola Transaksi antar Perusahaan

NetSuite mengatasi masalah ini dengan memudahkan tim accounting untuk mengidentifikasi dan mencocokan transaksi antar perusahaan, secara otomatis memposting journal entry sehingga dapat mempercepat penyelesaian akun antar perusahaan.

3. Terbatasnya Visibilitas

NetSuite mengatasi masalah ini dengan memusatkan seluruh data antar perusahaan dalam satu platform, sehingga memudahkan induk perusahaan untuk melacak dan menganalisa kinerja perusahaan secara real-time, baik untuk induk perusahaan atau anak perusahaan.

4. Kepatuhan terhadap Peraturan

NetSuite hadir dengan “built-in” GRC (Governance, Risk, and Compliance), sehingga dapat membantu perusahaan mengatasi masalah yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap peraturan dan operasional.

Demikian beberapa masalah penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang dapat diatasi oleh NetSuite.

Sangat penting untuk diketahui bahwa konsolidasi membutuhkan proses yang cukup panjang. Konsolidasi merupakan proses ketat yang membutuhkan data yang terjamin integritasnya, melibatkan semua pemangku kepentingan antar perusahaan dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Terlepas dari masalah dan tantangan yang ada, konsolidasi dapat dilakukan dengan tepat jika perusahaan memanfaatkan sistem yang juga tepat. Dengan menggunakan solusi ERP modern, penyusunan laporan keuangan konsolidasi dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien, serta menghasilkan laporan yang lebih akurat.

Segera hubungi PhinCon untuk informasi lebih lanjut tentang solusi ERP modern untuk bisnis dengan banyak anak perusahaan. Kunjungi link berikut ini untuk menemukan informasinya:

https://phincon.com/erpsolution/

Referensi:

https://www.netsuite.com/portal/products/erp/financial-management/global-accounting-consolidation.shtml

https://insightsoftware.com/blog/common-consolidation-challenges/

Sederhanakan Pembuatan Laporan Keuangan Konsolidasi dengan Solusi ERP Modern

By |2021-08-23T02:17:42+00:00August 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Jika Anda memiliki atau sedang menjalankan bisnis dengan beberapa perusahaan yang didirikan sebagai anak perusahaan, masing-masing perusahaan pasti memiliki kumpulan data keuangannya sendiri yang perlu digabungkan ke parent company atau induk perusahaan, lalu dikonsolidasikan di akhir periode.

Dalam menjalankan proses tersebut, perusahaan kerap mengalami beberapa tantangan jika masih menggunakan cara manual atau masih mengandalkan sistem lama. Mengapa demikian? Karena cara manual atau sistem lama tersebut tidak dirancang khusus untuk mendukung operasional bisnis dengan banyak anak perusahaan.

Terlebih jika perusahaan memutuskan untuk menggunakan excel, staf accounting perlu membuat beberapa spreadsheet untuk setiap satu laporan, dan jika ada perubahan pada salah satu laporan tersebut, mereka harus memperbarui laporan lainnya secara manual. Tentunya, proses tersebut akan menghabiskan banyak waktu dan menimbulkan risiko kesalahan yang sangat besar.

Untuk membantu bisnis dengan banyak anak perusahaan mengatasi tantangan tersebut, PhinCon menawarkan solusi ERP modern dari Oracle, yaitu NetSuite. NetSuite mampu menghilangkan kompleksitas dalam manajemen keuangan dengan fitur accounting terpadu yang memungkinkan tim accounting untuk mengelola keuangan perusahaan seluruhnya dalam satu platform, berapa pun jumlah anak perusahaan yang dimiliki.

Manfaat NetSuite bagi Bisnis dengan Banyak Anak Perusahaan

Berikut adalah beberapa manfaat menggunakan NetSuite bagi perusahaan untuk melakukan laporan keuangan konsolidasi:

#1 Dapatkan akses menyeluruh

Dengan NetSuite, tim accounting dapat mengakses seluruh data keuangan perusahaan baik pada level anak perusahaan hingga induk perusahaan dalam satu platform. Selain itu, konversi mata uang juga akan diatur secara otomatis oleh sistem. Fitur ini tentu memudahkan manajemen keuangan perusahaan yang memiliki anak perusahaan beda negara.

#2 Kontrol yang lebih baik

Dengan NetSuite, masing-masing anak perusahaan dapat mengelola keuangan dengan cara yang paling sesuai untuk mereka – dengan bagan akun, entri jurnal, dan alur kerja mereka sendiri. Selain itu, setiap anak perusahaan dapat menggunakan mata uang dan aturan akuntansi yang berbeda dari induk perusahaan.

#3 Mengurangi risiko penyalahgunaan akses dan menjaga integritas data

Dengan NetSuite, tim accounting dapat selalu memonitor aktivitas dalam sistem keuangan, sehingga siapa saja yang mengakses sistem tersebut dapat diketahui dan setiap user dapat diatur tingkat aksesnya.

Staf accounting pada anak perusahaan hanya akan mendapatkan akses ke laporan yang berkaitan dengan perusahaannya. Sedangkan untuk staf accounting pada level induk perusahaan yang membutuhkan visibilitas lebih luas, mereka akan mendapatkan akses ke informasi apa pun yang sesuai dengan role mereka.

#4 Meningkatkan efisiensi

Dengan NetSuite, tim accounting dapat menghilangkan kompleksitas yang kerap terjadi dalam pengelolaan manajemen keuangan dengan menggabungkan keseluruhan aktivitas keuangan dalam satu platform. Alih-alih berurusan dengan berbagai sumber dan format, tim accounting perusahaan dapat bekerja hanya dengan satu set data.

Jika segera beralih ke NetSuite, membuat laporan keuangan konsolidasi dapat dilakukan secara otomatis dan real-time dalam satu sistem terpadu, sehingga membantu staf accounting antar perusahaan untuk membuat laporan keuangan konsolidasi dengan lebih mudah, cepat dan akurat.

Bersama Oracle NetSuite, PhinCon menawarkan konsultasi serta live demo untuk bisnis dengan banyak anak perusahaan. Segera daftarkan perusahaan Anda dengan klik link di bawah ini:

https://phincon.com/erpsolution/

Referensi:

https://www.netsuite.com/portal/products/erp/financial-management/global-accounting-consolidation.shtml

https://youtu.be/Fo29q_6sla0

ERP Modern dan ERP Tradisional: Mana yang Lebih Baik?

By |2021-07-25T20:50:37+00:00May 21st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Banyak perusahaan kini mulai menyadari bahwa memanfaatkan teknologi akan membantu mereka mengatasi perubahan yang terjadi dalam dunia bisnis dan mempertahankan posisi mereka dari kompetitor. Namun, untuk dapat mengatasi tantangan tersebut, tidak semua teknologi dapat menjadi solusi. Dalam hal ini, perusahaan perlu menemukan teknologi yang menjadi solusi untuk mempermudah seluruh kebutuhan mereka, dengan kapasitas dan kecanggihan yang mengikuti perkembangan bisnis di masa depan.

Salah satu contoh teknologi yang sudah lama menjadi solusi untuk mempermudah kegiatan operasional perusahaan adalah sistem ERP. Namun, karena sistem ERP dikategorikan sebagai teknologi yang sudah cukup lama digunakan, banyak perusahaan terjebak dalam situasi dimana sistem ERP menghambat perkembangan bisnis mereka karena ketergantungan terhadap sistem ERP yang sudah ada tidak dilengkapi dengan kemampuan yang mengikuti perkembangan zaman.

Kondisi tersebut biasanya ditemukan dalam perusahaan yang masih menggunakan sistem ERP tradisional atau legacy ERP. Karena perkembangan teknologi terjadi dalam waktu yang cukup singkat, sudah saatnya bagi perusahaan yang masih menggunakan sistem ERP tradisional untuk mempertimbangkan mengganti sistem lama nya dengan sistem ERP modern.

Apa saja perbedaan antara sistem ERP modern dan ERP tradisional?

#1 Pilihan deployment

Perbedaan ini merupakan perbedaan yang paling banyak disebutkan oleh banyak sumber. ERP modern tersedia sebagai solusi teknologi yang dapat diimplementasikan pada server on-premise dan cloud. Fleksibilitas pilihan deployment ini tidak dimiliki oleh sistem ERP tradisional, dimana hanya bisa diimplementasikan pada server on-premise.

Namun, perbedaan sistem ERP modern dan ERP tradisional tidak hanya sekedar tambahan pilihan deployment on-premise atau cloud, sistem ERP hadir dengan modernisasi yang lebih dari itu.

#2 Kemudahan akses

Sistem ERP modern dikemas dalam bentuk software yang dapat di akses di mana saja, dan bisa diakses dengan menggunakan perangkat ponsel pintar (smartphone). Sedangkan untuk sistem ERP tradisional, aksesibilitas hanya terbatas pada PC dan koneksi LAN.

#3 Waktu yang dibutuhkan untuk implementasi

Waktu yang dibutuhkan untuk implementasi sistem ERP modern tidak selama waktu yang dibutuhkan untuk implementasi sistem ERP tradisional karena seluruh modul terhubung dalam database yang terpusat. Sistem ERP tradisional membutuhkan waktu implementasi yang lama karena membutuhkan proses instalasi manual di setiap tempat kerja, integrasi dengan software lainnya, dan integrasi antar modul seperti modul keuangan, produksi, supply chain, warehouse, dan lain-lain.

#4 Kualitas data yang dihasilkan

Dengan sistem ERP modern, data dapat diakses kapan pun dan dari perangkat apa saja, serta pembaruan data akan dilakukan secara otomatis secara real-time. Berbeda dengan sistem ERP tradisional, dimana tidak ada pembaruan data secara otomatis. Jika membutuhkan data yang terbaru, karyawan perlu melakukan proses penarikan data secara manual.

#5 Reporting

Sistem ERP modern dilengkapi dengan dashboard analitik canggih yang menghasilkan report yang lebih lengkap dan akurat untuk seluruh departemen. Sedangkan dengan menggunakan sistem ERP tradisional, karyawan hanya bisa mendapatkan basic report.

#6 Skalabilitas

Kapabilitas sistem ERP modern dapat mengikuti perkembangan bisnis perusahaan. Contohnya jika perusahaan menambah kantor cabang, unit, atau departemen baru, perusahaan dapat tetap menggunakan satu sistem ERP yang sama dan dapat diupgrade fitur dan kapabilitasnya tanpa memerlukan waktu, biaya, dan upaya yang tinggi. Berbeda dengan sistem ERP tradisional, scale up akan sulit dilakukan karena membutuhkan keterlibatan banyak orang, waktu, dan biaya.

Masih banyak perbedaan antara sistem ERP modern dan ERP tradisional. Dapat disimpulkan bahwa perbedaannya berpusat pada fleksibilitas dan kapabilitas yang dihasilkan, bukan hanya sekedar pilihan deployment yang bertransisi menjadi cloud saja.

Lalu, mana yang lebih baik antara sistem ERP modern dan ERP tradisional? Untuk mengikuti perkembangan dunia bisnis yang bergerak cepat, maka sistem ERP modern adalah solusi tepat untuk perusahaan. Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan sistem ERP Modern, NetSuite dari Oracle bisa menjadi pilihan utama. Temukan informasi lebih lanjut tentang NetSuite di link berikut ini:

https://phincon.com/erpsolution/

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

 

Artikel terkait:

Click here to read this article in English.

4 Tanda Perusahaan Membutuhkan Solusi ERP Modern

By |2021-07-25T20:50:41+00:00May 19th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Sebelum mengenali 4 tanda perusahaan membutuhkan solusi ERP modern, mari kita pahami terlebih dahulu konsep dari solusi ERP modern itu sendiri dan memahami apa yang membedakannya dengan ERP tradisional. Temukan informasi mengenai pemahaman Solusi ERP modern dan apa yang membedakannya dengan ERP tradisional di sini.

Setelah membaca konsep dari solusi ERP modern di artikel sebelumnya, mari kita kenali tanda perusahaan membutuhkan solusi ERP modern. Berikut penjelasannya:

1. Perusahaan tidak sepenuhnya memiliki visibilitas terhadap bisnis yang sedang dijalankan

Seiring berkembangnya perusahaan, bisnis yang dijalankan juga akan semakin banyak dan melibatkan banyak departemen. Namun, di situasi tersebut sering terjadi kendala visibilitas yang menghambat kelancaran pengelolaan dan pengawasan bisnis yang sedang dijalankan.

Jika perusahaan Anda berada di situasi dimana setiap karyawan tidak memiliki cara untuk berbagi informasi seputar proses bisnis antar departemen yang sedang dijalankan – maka situasi tersebut adalah salah satu tanda perusahaan membutuhkan solusi ERP modern.

2. Masih menggunakan cara manual untuk menghubungkan data antar departemen

Tanda perusahaan membutuhkan solusi ERP modern selanjutnya adalah ketika karyawan masih menggunakan cara manual untuk mendapatkan data antar departemen secara otomatis dan real-time. Jika karyawan Anda masih menggunakan cara manual untuk menghubungkan data, proses tersebut rentan menjadikan suatu data tidak dapat dipertanggungjawabkan lagi integritasnya. Selain masalah keakuratan informasi, proses tersebut juga membutuhkan banyak waktu.

3. Sulit menambah channel baru untuk keperluan penjualan, aliran pendapatan, serta pengembangan produk atau layanan

Saat perusahaan berkembang, channel yang dibutuhkan untuk menyimpan segala informasi yang berkaitan dengan bisnis dan pelanggan juga akan semakin bertambah. Contohnya ketika Anda menambah kantor cabang, pasti Anda membutuhkan channel baru untuk keperluan penjualan dan pendapatan yang berasal dari berbagai sumber. Jika sudah di situasi ini, perusahaan tidak dapat bertumpu pada sistem ERP tradisional yang umumnya tidak memiliki skalabilitas yang cukup baik.

Anda membutuhkan solusi ERP modern yang dapat membantu Anda menyimpan seluruh data yang datang dari berbagai sumber baru dan mencatat history aliran data secara otomatis, dan mampu menggabungkan data dari berbagai sumber tersebut di satu tempat yang dapat dipertanggung jawabkan keasliannya.

4. Terlalu banyak sistem aplikasi yang digunakan

Apakah saat ini perusahaan Anda masih menggunakan aplikasi yang berbeda untuk mengelola proses bisnis? Contohnya, satu aplikasi untuk tim keuangan, satu aplikasi untuk tim penjualan dan satu aplikasi lainnya untuk tim purchasing?

Jika masih menggunakan aplikasi yang berbeda untuk mengelola departemen tersebut, maka sekarang adalah saat yang tepat untuk beralih ke solusi ERP modern seperti Oracle Netsuite. Dengan Oracle Netsuite, perusahaan dapat mengintegrasikan aplikasi yang digunakan dari beberapa departemen dalam satu platform. Sehingga, proses bisnis dan aktivitas reporting antar departemen dapat berjalan lebih efektif.

Apa Itu Oracle Netsuite dan Apa Manfaatnya bagi Perusahaan yang Menggunakannya?

Oracle NetSuite adalah solusi ERP yang memungkinkan perusahaan untuk menyederhanakan proses bisnis. Oracle NetSuite mengintegrasikan dan mengotomatiskan area fungsional utama seperti manajemen keuangan, manajemen pendapatan, manajemen persediaan, manajemen pesanan, penagihan, e-commerce, dan CRM.

Fungsi utama Oracle Netsuite adalah untuk memudahkan perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional yang biasanya disebut dengan “back-end”, dengan sistem yang sudah disediakan sehingga dapat mempercepat waktu dalam menjalankan suatu kegiatan perusahaan untuk mencapai operational excellence.

Berikut adalah manfaat dan keuntungan menggunakan Oracle Netsuite bagi perusahaan:

1. Dapatkan visibilitas menyeluruh terhadap seluruh proses bisnis

Ketika bisnis semakin berkembang dan jumlah data yang dihasilkan dari setiap departemen setiap harinya semakin banyak, perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan sistem ERP tradisional atau hanya menggunakan aplikasi terpisah yang digunakan masing-masing departemen.

Dengan solusi ERP modern seperti Oracle Netsuite, perusahaan akan mendapatkan visibilitas menyeluruh atau yang dikenal dengan istilah “360 view” terhadap seluruh proses bisnis. Seluruh tim antar departemen juga dapat membuat laporan dengan cepat karena mereka mendapatkan data secara real-time yang terintegrasi antar departemen.

Mendapatkan data secara real-time dan visibilitas menyeluruh terhadap seluruh proses bisnis dalam satu platform akan membantu perusahaan membuat keputusan berdasarkan data yang tersedia sehingga hasilnya lebih akurat.

2. Memudahkan proses berbagi data antar departemen

Oracle Netsuite memungkinkan perusahaan untuk secara otomatis membagikan data yang berasal dari tim pemasaran, penjualan, keuangan, dan departemen lainnya ke pengguna yang membutuhkan data tersebut. Dengan Oracle Netsuite, dipastikan bahwa setiap pengguna mengambil data dari sumber yang sama – dengan begitu kita dapat memastikan bahwa setiap pengguna dari setiap departemen memiliki akses ke data yang sama untuk menjaga kualitas data yang tersedia.

Namun, meskipun proses berbagi data antar departemen sangat mudah, Anda tidak perlu khawatir dengan masalah penyalahgunaan hak akses. Oracle NetSuite juga dilengkapi dengan fitur yang berguna untuk mengontrol departemen atau individu mana yang dapat mengakses data tertentu dengan menyesuaikan izin hak aksesnya.

3. Kemudahan integrasi dengan aplikasi bisnis lainnya

Salah satu keuntungan utama yang akan didapatkan dengan Orace Netsuite adalah perusahaan dapat mengintegrasikan sistem ERPnya dengan aplikasi penting lainnya – contohnya dengan aplikasi CRM yang sudah terlebih dahulu digunakan dan diandalkan untuk mengelola pelanggan.

4. Mudah untuk disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang unik

Oracle NetSuite adalah solusi yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bisnis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Dengan banyaknya modul komprehensif yang tersedia di platform Oracle Netsuite, Anda dapat menyesuaikan sistem ERP yang digunakan dengan proses bisnis yang berlaku diperusahaan.

5. Biaya investasi lebih efisien

Selain on-premise, Oracle Netsuite juga tersedia dalam solusi berbasis cloud, yang mana akan menjadikan investasi teknologi lebih terjangkau karena tidak membutuhkan biaya tambahan lain untuk hardware atau biaya pemeliharanaan lainnya. Solusi ini sangat cocok untuk perusahaan dari berbagai ukuran, dan tidak terbatas pada satu industri saja.

Bagaimana Cara Mengimplementasi Oracle Netsuite untuk Perusahaan?

Jika Anda tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai Oracle Netsuite, Anda dapat menghubungi tim kami di marketing@phintraco.com atau kunjungi page berikut ini untuk dapatkan trial gratis selama 30 hari:

https://phincon.com/erpsolution/

Referensi:

https://www.netsuite.com/portal/products/erp.shtml

https://www.netsuite.co.uk/portal/uk/company/why-netsuite.shtml

Apa yang Menjadikan Suatu Sistem ERP Modern?

By |2021-07-25T20:50:45+00:00May 17th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Saat berencana mengganti sistem ERP lama dengan sistem ERP yang baru, pertanyaan yang sering muncul adalah: Apa yang membedakan sistem ERP yang saat ini digunakan dengan sistem ERP modern? Dimanakah letak modernisasinya?

Banyak sumber mengatakan solusi ERP modern adalah solusi berbasis cloud yang dapat dikelola oleh tim internal atau pihak ketiga. Dengan solusi ERP berbasis cloud, artinya perusahaan tidak perlu menginvestasikan pembelian server fisik beserta biaya perawatannya.

Namun, sebenarnya solusi ERP modern tidak hanya soal cloud atau on-premise. Keunggulan utama yang menjadikan suatu solusi ERP dapat dikatakan modern adalah fleksibilitas yang ditawarkan khususnya untuk beradaptasi dengan teknologi yang sudah ada dalam suatu perusahaan.

Solusi ERP modern selangkah lebih maju dari ERP tradisional dalam banyak aspek – seperti fleksibilitas, kemudahan integrasi antar aplikasi, dan fungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang unik. Sehingga, solusi ERP modern ini bersifat adaptif, yang mana tim IT akan lebih mudah mengintegrasikan teknologi yang sudah ada dengan sistem ERP yang baru.

Sebenarnya, awal mula sistem ERP diciptakan hanya untuk manajemen inventory. Namun, seiring dengan kecanggihan teknologi, sistem ERP digunakan untuk mengotomatiskan seluruh pekerjaan back office dan merampingkan alur kerja di seluruh departemen.

Sistem ERP kini berkembang pesat melampaui fungsi aslinya, yang saat ini disebut sebagai sistem ERP modern. Sistem ERP modern terdiri dari serangkaian modul terintegrasi yang diperlukan bisnis untuk merampingkan operasional. Modul-modul yang tersedia di sistem ERP modern diantaranya adalah Financial Management, Order Management, Production Management, Supply Chain Management, Warehouse and Order Fulfillment, dan Human Capital Management.

Salah satu contoh sistem ERP modern yang menjadi pilihan banyak perusahaan adalah Oracle Netsuite. Oracle Netsuite terbukti menjadi solusi bagi perusahaan dari berbagai skala untuk mencapai operational excellence. Jika Anda membaca artikel ini, mungkin Anda juga sedang mencari tahu mengenai tanda bagi perusahaan yang membutuhkan sistem ERP modern sebagai pengganti sistem ERP lama atau baru mulai menggunakan sistem ERP untuk mendukung kegiatan operasional.

Dapatkan informasi lebih lanjut tentang “4 Tanda Perusahaan Membutuhkan Solusi ERP Modern” di artikel berikut ini:

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com 

https://phincon.com/erpsolution/

 

Referensi:

Go to Top