Technology at the Core

/Tag: Technology at the Core

Mengenal Threat Intelligence sebagai Pendekatan Baru dalam Dunia Keamanan Siber

By | 2021-05-11T01:05:44+00:00 May 12th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Sejauh ini, banyak perusahaan menerapkan keamanan siber di lingkungan digitalnya dengan menggunakan pendekatan berbasis perimeter. Pendekatan ini menerapkan keamanan yang dilakukan dengan membuat pertahanan keamanan berlapis, mulai dari melindungi database, log monitor, perangkat endpoint, hingga membangun kesadaran karyawan akan pentingnya keamanan siber.

Akan tetapi dengan adanya penerapan pola kerja baru serta kemunculan teknologi yang mendukung pola kerja baru tersebut, pendekatan berbasis perimeter perlu dikembangkan. Perusahaan tidak bisa lagi bertumpu pada satu pendekatan yang mungkin saja sudah tidak relevan lagi diterapkan dalam lingkungan digital yang semakin kompleks sejak pola kerja baru diberlakukan.

Saat ini, perusahaan perlu mulai menerapkan pendekatan Threat Intelligence untuk melindungi postur keamanan secara menyeluruh. Lalu, apa yang dimaksud dengan Threat Intelligence? Sudahkah Anda mengenal Threat Intelligence sebagai pendekatan baru dalam dunia keamanan siber?

Apa itu Threat Intelligence?

Threat Intelligence adalah pendekatan keamanan siber yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, memproses, dan menganalisa data untuk memahami motif, target, dan perilaku penjahat siber. Threat Intelligence memungkinkan tim keamanan IT untuk membuat keputusan keamanan yang lebih cepat dan terinformasi, mengubah tindakan yang dapat dilakukan untuk melindungi sistem keamanan yang awalnya hanya sekedar tindakan reaktif menjadi tindakan proaktif.

Jadi, pendekatan Threat Intelligence yang didasari oleh data akan menjadi acuan untuk mengambil tindakan atau keputusan atas ancaman siber yang terjadi.

Apa yang menjadikan Threat Intelligence penting bagi perusahaan?

Threat Intelligence penting bagi perusahaan karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Threat Intelligence membantu tim keamanan IT untuk memahami motif, target, serta pola perilaku penjahat siber yang mencakup taktik atau teknik, dan prosedur yang mereka gunakan (TTPs).

Dengan data dan informasi yang tersedia tersebut, tim keamanan IT mampu memahami aspek-aspek yang sebelumnya tidak dapat diketahui, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih tepat pada saat terjadi penyerangan pada sistem perusahaan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Threat Intelligence memberikan gambaran utuh yang membuat tim keamanan IT bisa mengambil kesimpulan tepat berdasarkan semua informasi yang ada atau yang dikenal sebagai data-driven decisions.

Solusi Threat Intelligence untuk Perusahaan

Jika Anda tertarik mengimplementasi Threat Intelligence untuk membangun ketahanan keamanan siber yang lebih sederhana dan efektif, Anda dapat bekerja sama dengan Aplikas Servis Pesona – perusahaan penyedia solusi keamanan IT di Indonesia.

Sebagai official business partner dari Crowdstrike, Aplikas Servis Pesona menawarkan solusi Threat Intelligence. Berikut adalah fitur yang ditawarkan Threat Intelligence sebagai solusi strategi keamanan mutakhir:

  1. Investigasi Otomatis

Solusi Threat Intelligence membantu perusahaan mengotomatiskan proses investigasi serangan dan memberikan laporan yang dapat ditindaklanjuti untuk mengatasi ancaman keamanan pada sistem perusahaan.

Dengan fitur ini, perusahaan dapat meningkatkan tingkat proteksi endpoint dengan mengkombinasikan beberapa tools keamanan seperti pendeteksi malware dan analisa malware dalam satu solusi. Dapat disimpulkan bahwa fitur ini akan sepenuhnya mengurangi waktu dan upaya yang dibutuhkan untuk melakukan investigasi insiden keamanan yang sebelumnya dilakukan secara manual.

Selain itu, dengan menggunakan Threat Intelligence, tim keamanan IT dapat mengidentifikasi, menginvestigasi, dan memblok serangan yang sejenis dengan serangan sebelumnya agar tidak menyerang kembali di kemudian hari.

  1. Indikator Kompromi (IOC)

Indicators of Compromies (IOC) atau indikator kompromi adalah salah satu fitur yang dimiliki solusi Threat Intelligence. Dengan fitur ini, tim keamanan IT dapat meningkatkan pertahanan keamanan siber perusahaan dari berbagai jenis serangan dan berbagai teknik serangan yang dilakukan oleh penjahat siber.  

  1. Mendapatkan informasi mengenai profil penjahat siber

Dengan menggunakan solusi Threat Intelligence dari Crowdstrike, tim keamanan IT akan mendapatkan akses untuk mengetahui informasi mengenai profil penjahat siber di seluruh dunia dan rekam jejaknya. Selain itu, tim keamanan IT juga dapat mengidentifikasi para penjahat siber yang menargetkan perusahaan dari jenis industri dan wilayah yang sama dengan perusahaan Anda – sekaligus mengetahui kemampuan mereka dan memprediksi teknik serangan yang akan mereka lakukan berikutnya.

Demikian informasi mengenai Threat Intelligence sebagai pendekatan baru dalam dunia keamanan siber. Seiring dengan perkembangan kecanggihan alat dan teknik yang digunakan oleh penjahat siber, menggunakan pendekatan baru dalam keamanan siber menjadi sangat penting bagi perusahaan.

Dengan Threat Intelligence, tim keamanan IT dapat selalu update dengan informasi tren serangan siber, sehingga mereka dapat lebih fokus memperbaiki kerentanan sistem agar siap mengatasi berbagai potensi serangan yang tidak terduga.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.crowdstrike.com/cybersecurity-101/threat-intelligence/

https://www.esg-global.com/blog/threat-intelligence-gateways

https://www.crowdstrike.com/endpoint-security-products/falcon-x-threat-intelligence/

 

Artikel terkait:

 

Click on the link below to read this article in English:

 

3 Kebiasaan yang Membahayakan Keamanan Siber Perusahaan

By | 2021-05-11T00:53:05+00:00 May 10th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Menjaga keamanan siber perusahaan membutuhkan pendekatan holistik, di mana seluruh bagian perusahaan memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan sistem perusahaan aman dari serangan. Namun, sepertinya pendekatan ini masih sulit untuk diterapkan. Terbukti dari kasus serangan siber yang menjadikan perusahaan sebagai target utama terus meningkat. Sebenarnya, apa saja kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan?

Umumnya, yang menjadikan sistem keamanan perusahaan menjadi target utama serangan siber adalah karena celah dan kerentanan yang dapat dengan sangat mudah ditemukan, bukan karena seorang pelaku kejahatan siber sudah menargetkan perusahaan tersebut sedari awal. Oleh karena itu, pihak yang bertanggung jawab atas keamanan siber perusahaan harus mengetahui dan menghindari kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan.

Memang tidak ada strategi pasti untuk memerangi serangan siber, setiap perusahaan memerlukan rencana dan solusi yang berbeda dengan perusahaan lainnya. Namun, terdapat prinsip-prinsip dasar yang harus diterapkan untuk mempertahankan postur keamanan yang kokoh dalam menghadapi jenis serangan siber yang terus berevolusi.

Apa saja kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan dan apa solusi untuk mengatasinya? Berikut penjelasannya!

1. Tidak memahami arsitektur jaringan perusahaan dan mengabaikan pembaruan jaringan

Perusahaan tidak akan bisa mengindari serangan siber dengan maksimal setiap saat secara manual, karena lingkup jaringan perusahaan terlalu luas dan terlalu banyak celah yang dapat dimanfaatkan untuk menginfeksi sistem perusahaan.

Namun, kondisi akan lebih parah jika tim keamanan IT tidak memahami arsitektur jaringan perusahaan dan mengabaikan pembaruan jaringan. Membiarkan hal tersebut terjadi sama saja dengan membuka pintu bagi penjahat siiber untuk menginfeksi sistem tanpa ada perlawanan.

Solusi: Pada tingkat enterprise, tim IT harus mengimplementasi protokol yang kuat untuk memastikan seluruh software selalu diperbarui tepat waktu. Tim keamanan IT harus mengetahui secara rinci di mana letak data penting tersimpan, seberapa luas lingkup jaringan yang dimiliki, di mana titik keluar masuk data, dan bagaimana jaringan tersebut tersegmentasi. Perlu diketahui bahwa kurangnya pemahaman tentang prinsip dasar dan standar keamanan jaringan akan menempatkan perusahaan pada posisi yang sangat berisiko.

2. Hanya mengandalkan solusi teknologi antivirus tradisional

Melihat kecanggihan teknik serangan siber yang terus berevolusi saat ini, dapat disimpulkan bahwa mengandalkan antivirus saja tidak cukup untuk melindungi sistem perusahaan dari serangan. Penjahat siber mengembangkan keahlian mereka lebih cepat daripada perusahaan memperbarui solusi yang relevan untuk melawan mereka. Faktanya, hanya 40% dari serangan siber saat ini yang melibatkan malware. Sisanya, penjahat siber menggunakan jenis serangan siber lain untuk mengintai targetnya. Oleh karena itu, menerapkan pendekatan keamanan perimeter tidak cukup untuk melindungi sistem perusahaan secara menyeluruh.

Solusi: Solusi untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan dari kebiasaan ini adalah dengan memastikan penggunaan software antivirus mutakhir, seperti Next-Gen Antivirus. Next-Gen Antivirus dapat membantu perusahaan mengetahui berbagai jenis serangan siber baru dan secara otomatis melakukan tindakan jika ada serangan yang menargetkan sistem perusahaan. Selain itu, perusahaan juga harus segera memperbarui penerapan pendekatan keamanan siber yang awalnya perimeter menjadi Threat Intelligence(link).

3. Tidak memonitor endpoint perusahaan

Saat ini, diketahui bahwa mayoritas penjahat siber mencari cara untuk menembus akses jaringan dan mengeksekusi kode pada sistem endpoint perusahaan. Hal ini disebabkan karena banyak perusahaan yang mengabaikan keamanan endpointnya, menjadikan penjahat siber bebas menjelajahi lingkungan digital perusahaan. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat menempatkan perusahaan di posisi yang paling berbahaya dalam tingkat keamanan siber.

Solusi: Perusahaan perlu mengimplementasi teknologi yang membantu mereka memonitor keamanan endpoint secara terus menerus. Teknologi Endpoint Detection and Response (EDR) dapat menjadi solusi tepat untuk membantu tim IT terhindar dari kebiasaan yang membahayakan keamanan siber perusahaan.

3 kebiasaan yang umum terjadi dalam lingkup perusahaan ini tanpa disadari akan menempatkan perusahaan pada posisi paling berbahaya di tingkat keamanan siber. Karena jenis serangan dan teknik yang digunakan penjahat siber selalu berevolusi, maka strategi keamanan siber yang diterapkan dalam lingkup perusahaan tidak bisa sama dari waktu ke waktu. Strategi yang digunakan harus selalu diuji efektivitasnya, ditingkatkan, dan dievaluasi secara berkala.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.crowdstrike.com/blog/top-5-cybersecurity-mistakes-companies-make-and-how-to-avoid-them/

https://www.crowdstrike.com/endpoint-security-products/falcon-x-threat-intelligence/

https://phintraco.com/perkuat-keamanan-siber-dengan-next-gen-antivirus/

https://phintraco.com/sudahkah-anda-menggunakan-solusi-keamanan-endpoint-yang-memadai/

 

Click on the link below to read this article in English:

 

4 Alasan Mengapa Perusahaan Harus Memodernisasi Infrastruktur IT

By | 2021-05-11T00:42:19+00:00 May 7th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Dalam lingkungan perusahaan, ketangkasan dan kecepatan dalam merespon suatu perubahan merupakan urgensi utama yang harus dimiliki. Untuk dapat memiliki kemampuan tersebut, perusahaan perlu menggunakan infrastruktur IT yang andal. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dell Technologies, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 71% perusahaan menyatakan infrastruktur lama mereka adalah penghambat terbesar untuk melakukan transformasi bisnis.

Berpacu pada hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa banyak perusahaan yang mengalami beberapa tantangan dalam operasionalnya karena masih menggunakan infrastruktur IT lama. Dengan penggunaan infrastruktur lama yang tidak secara rutin diremajakan, ketangkasan dan kecepatan dalam merespon suatu perubahan akan sulit dilaksanakan. Oleh karena itu, modernisasi infrastruktur IT perlu dilakukan. Berikut 4 alasan mengapa perusahaan harus memodernisasi infrastruktur IT:

1. Menurunkan biaya

Modernisasi infrastruktur IT dapat menurunkan biaya yang dibutuhkan untuk manajemen pengelolaan IT. Mengapa demikian? Singkatnya, dengan modernisasi infrastruktur IT, perusahaan akan membutuhkan biaya yang lebih sedikit untuk keperluan pemeliharaan sistem yang lama. Sistem lama memerlukan pemeliharaan sesering mungkin untuk memastikan kapasitas dan kinerjanya masih relevan dengan workload yang ada pada saat perusahaan berkembang.

2. Meningkatkan keamanan data

Apakah dengan menggunakan infrastruktur IT yang saat ini Anda gunakan telah membuat Anda mendapatkan kontrol dan visibilitas penuh atas pergerakan data?

Memahami bagaimana cara karyawan menggunakan data, dan bagaimana data tersebut berpindah dari jaringan internal perusahaan ke jaringan eksternal perusahaan akan membantu perusahaan membuat keputusan bisnis yang lebih strategis dan efektif. Kemampuan ini umumnya tidak dimiliki perusahaan jika masih menggunakan infrastruktur lama.

Terlebih lagi, infrastruktur IT modern memiliki kemampuan data backup dan data recovery yang lebih baik daripada infrastruktur lama.

3. Meningkatkan ketangkasan bisnis

Perusahaan dengan infrastruktur IT yang lebih modern akan mendapatkan peluang bisnis yang lebih banyak dibandingkan perusahaan yang masih bertahan dengan penggunaan infrastruktur IT lama. Hal ini disebabkan karena infrastruktur IT modern memiliki tingkat skalabilitas yang lebih tinggi untuk mengikuti perkembangan bisnis secara real-time.

Umumnya, perusahaan yang masih bertahan dengan penggunaan infrastruktur IT lama sulit untuk mengembangkan produk atau layanan baru. Dengan infrastruktur yang lebih modern, akan lebih mudah untuk menyusun atau merancang project bisnis baru hingga tahap peluncuran produk dalam jangka waktu yang lebih singkat.

4. Meningkatkan kinerja dan produktivitas tim

Meningkatkan produktivitas tim secara keseluruhan adalah salah satu manfaat utama dari modernisasi infrastruktur IT.

Berdasarkan penelitian dari Forrester, modernisasi infrastruktur IT dapat meningkatkan produktivitas tim developer perusahaan sebanyak 40%. Peningkatkan ini disebabkan oleh kemudahan yang akan didapatkan developer dalam mengakses tools pengembangan dan teknologi yang lebih canggih untuk membantu mereka meningkatkan efisiensi.

Modernisasi infrastruktur IT akan membantu meningkatkan performa bisnis dalam beberapa aspek krusial. Namun, sebagai pengambil keputusan dalam perusahaan, Anda perlu memahami terlebih dahulu mengenai portofolio lingkungan digital perusahaan dan memprioritaskan investasi terhadap bagian yang paling membutuhkan modernisasi infrastruktur IT tersebut.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk memodernisasi infrastruktur IT, Anda perlu menentukan strategi dan tujuan bisnis terlebih dahulu. Dan yang terpenting adalah menemukan partner perusahaan teknologi yang dapat benar-benar membantu perjalanan transformasi digital sampai ke hasil yang maksimal.

Dapatkan informasi lebih lanjut tentang perusahaan penyedia solusi dan layanan infrastruktur IT yang tepat untuk bisnis Anda di link berikut ini:

Hubungi kami:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.delltechnologies.com/en-us/whitepaper/esg-it-transformation-maturity-report-agility-innovation-business-value.htm

https://www.globalscape.com/blog/why-it-modernization-important

https://www.imaginovation.net/blog/why-businesses-should-modernize-legacy-applications/

Modernisasi Infrastruktur IT untuk Membangun Ekosistem Bisnis New Normal yang Stabil

By | 2021-05-11T00:41:08+00:00 May 5th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pandemi yang terjadi saat ini melahirkan tuntutan baru bagi rencana transformasi digital dalam lingkungan perusahaan. Berdasarkan situasi yang ada, perusahaan perlu mempercepat realisasi transformasi digitalnya, karena modernisasi infrastruktur IT dinilai mampu memberikan agility (ketangkasan) dan resilience (ketahanan) yang dipercaya dapat menjadi kunci bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis di tengah situasi pandemi dan pada akhirnya mampu membangun ekosistem bisnis new normal yang stabil atau mampu beradaptasi.

Seperti yang sudah kita ketahui, kehidupan di situasi pandemi atau yang biasa disebut “new normal” mengubah kebiasaan secara drastis, seperti interaksi fisik atau tatap muka bertransisi ke ranah digital. Sehingga, dukungan teknologi informasi yang dapat diandalkan dalam lingkungan perusahaan memegang peran penting di era ini.

Tantangan yang dihadapi perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis new normal yang stabil

Pertama, pandemi memunculkan urgensi baru terhadap kebutuhan IT. Hal ini dikarenakan penerapan kerja jarak jauh akibat pembatasan interaksi fisik memicu kebutuhan IT yang lebih besar. Oleh karena itu, infrastruktur IT yang digunakan juga perlu disesuaikan kinerjanya.

Tantangan lainnya yang dihadapi perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis new normal yang stabil adalah memastikan efisiensi penggunaan IT – di mana persediaan budget IT tidak selaras dengan urgensi kebutuhan IT.

Selain kedua tantangan tersebut, ada tantangan lain yang berkaitan dengan penggunaan infrastruktur lama yang dapat menghalangi perusahaan melakukan inovasi baru. Umumnya, infrastruktur lama yang masih digunakan ini memperlambat transformasi karena tidak dapat diintegrasikan dengan sistem, aplikasi, atau data yang baru. Padahal, integrasi merupakan faktor penting dalam menentukan kecepatan transformasi digital seluruh perusahaan.

Apa yang harus dilakukan perusahaan untuk membangun ekosistem bisnis new normal yang stabil?

Untuk membangun ekosistem bisnis new normal yang stabil, perusahaan dapat mulai melakukan modernisasi infrastruktur IT mereka. Infrastruktur IT yang diperbarui dan selalu dijaga keandalannya dapat membantu perusahaan menjaga keberlangsungan bisnisnya, karena infrastruktur IT di era new normal sudah menjadi “tulang punggung” untuk memelihara data dan informasi penting perusahaan.

Modernisasi infrastruktur IT sudah menjadi kebutuhan penting untuk membantu bisnis beradaptasi lebih cepat di situasi yang dinamis, maka dari itu perusahaan perlu menemukan partner IT terbaik untuk menjaga keandalan infrastruktur ITnya.

Phintraco Technology, sebagai perusahaan penyedia layanan konsultasi infrastruktur IT dan system integrator di Indonesia, menawarkan berbagai solusi infrastruktur IT yang dibutuhkan perusahaan – mulai dari PC, hingga High-End Computing dan Storage. Phintraco Technology didukung oleh tim yang berpengalaman dan tersertifikasi, sehingga mampu memberikan solusi infrastruktur IT terbaik berdasarkan aplikasi-aplikasi yang digunakan dalam suatu perusahaan dan dapat disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan bisnis yang unik.

Bersama Phintraco Technology, perusahaan akan mendapatkan solusi dan layanan infrastruktur IT berikut ini:

  1. Berbagai solusi infrastruktur IT

Phintraco Technology menawarkan beragam solusi infrastruktur IT terbaik untuk perusahaan, kami memastikan kualitas solusi dan layanan yang diberikan karena Phintraco Technology hanya bekerja sama dengan perusahaan teknologi terkemuka yang memiliki portofolio project terbaik untuk solusi infrastruktur IT. Tim teknikal kami juga sudah memiliki sertifikasi internasional dari perusahaan penyedia solusi infrastrukur IT terkait.

  1. Solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan

Phintraco Technology menawarkan solusi infrastruktur IT yang dapat disesuaikan dengan lingkungan perusahaan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

  1. Biaya kepemilikan (TCO) yang lebih efisien

Phintraco Technology selalu menawarkan solusi dan layanan infrastruktur IT yang mengedepankan efisiensi, agar perusahaan mampu mengelola biaya kepemilikan (TCO) yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang inovatif.

  1. Didukung oleh tim yang berpengalaman

Selain solusi dan layanan yang diperhatikan kualitas dan efektivitasnya, kami juga memiliki tim berpengalaman yang terdedikasi untuk menangani layanan after sales.

Selain 4 keuntungan di atas, Phintraco Technology juga menawarkan konsultasi dan diagnostik kondisi infrastruktur IT secara gratis bagi perusahaan. Silakan hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut.

Pemilihan solusi infrastruktur IT perlu disesuaikan dengan karakteristik dan pola bisnis masing-masing perusahaan, karena kebutuhannya pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya. Maka dari itu, untuk dapat melakukan modernisasi infrastruktur IT dan mendapatkan agility dan resilience di tengah adaptasi kebiasaan baru, perusahaan perlu memilih partner IT yang tepat untuk mengatasi segala tantangan dalam membantu ekosistem bisnis new normal yang stabil. Dengan memastikan penggunaan infrastruktur IT yang dapat diandalkan, perusahaan bukan hanya dapat bertahan tapi juga berkembang di situasi yang penuh ketidakpastian ini.

Referensi:

https://www.delltechnologies.com/en-us/blog/the-new-normal-perspectives-whats-to-come-how-well-adapt/

https://www.hitachi.com/rev/column/ei/vol18/index.html

https://www.delltechnologies.com/en-us/perspectives/digital-transformation-ignited-by-pandemic/

 

Artikel terkait:

https://phintraco.com/4-alasan-mengapa-perusahaan-harus-memodernisasi-infrastruktur-it/

Transaksi Pembayaran Digital Meningkat, Solusi Data Analytics Modern Dibutuhkan untuk Membuka Peluang Baru

By | 2021-05-07T08:58:02+00:00 May 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Transaksi pembayaran digital telah menjadi pilihan pelanggan modern karena prosesnya yang cepat dan mudah. Selain keuntungan bagi pelanggan, tren pembayaran digital ini juga banyak memberi keuntungan bagi institusi keuangan yang menawarkan layanan pembayaran digital tersebut.

Menurut hasil penelitian dari McKinsey, transaksi pembayaran digital menghasilkan 90% data pelanggan yang berguna untuk perkembangan institusi finansial. Keseluruhan data tersebut dapat dimanfaatkan untuk memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik, menciptakan produk yang lebih inovatif, menarik lebih banyak pelanggan serta mempromosikan produk secara proaktif berdasarkan minat dan preferensi masing-masing pelanggan.

Dengan banyaknya jumlah data yang berasal dari transaksi pembayaran digital, peluang untuk memanfaatkan data tersebut menjadi aset bernilai semakin terbuka lebar bagi institusi keuangan. Contohnya, negara yang berada di garis terdepan dalam inovasi teknologi seperti China dan India, mengalami peningkatan jumlah data yang diterima yang berasal dari metode transfer antar rekening, pembayaran instan, serta metode pay later. Hampir semua institusi keuangan di negara tersebut menghasilkan aset berharga berupa data transaksi yang dapat ditarik dan dimanfaatkan untuk proses analisa.

Di Indonesia, institusi keuangan juga mengalami pelonjakan jumlah data yang berasal dari digitalisasi. Namun, belum seluruhnya mampu mengolah data menjadi sesuatu yang berharga karena pengolahan tidak dilakukan dengan cara yang tepat.

Disinilah tantangannya, banyak perusahaan yang masih belum mampu memanfaatkan data sepenuhnya karena terjadinya data silos. Data silos adalah kondisi ketika data dalam suatu perusahaan sulit diakses oleh departemen lain. Sehingga, masalah kolaborasi dan redundasi data kerap kali terjadi, membuat proses analisa data tidak dapat dilakukan dengan baik.

Umumnya, perusahaan yang masih menghadapi data silos adalah mereka yang masih menggunakan tools analytics tradisional. Tools analytics yang dimiliki tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk mencegah data silos dan tidak mampu mengikuti perkembangan jumlah data, sehingga jika ada pelonjakan jumlah data dalam jumlah yang signifikan, itu akan memengaruhi kualitas analisa.

Menurut hasil penelitian dari Forrester, saat ini masih sedikit institusi finansial yang menjadikan data pelanggan sebagai inti dari segala keputusan, menjadikan bisnis perusahaan sulit untuk mengetahui apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang perlu dihilangkan dalam layanan mereka.

Atasi tantangan pengelolaan data dalam institusi keuangan dengan platform data analytics modern

Institusi keuangan dapat memanfaatkan data untuk berbagai keperluan yang mungkin saja belum disadari sebelumnya. Bagi institusi keuangan atau perbankan, data dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pemasaran, layanan pelanggan, mengukur risiko kredit, untuk memastikan keamanan dan hindari fraud, serta mengetahui pola aktivitas transaksi masing-masing perusahaan untuk keperluan penawaran layanan yang disesuaikan dengan kebiasaan mereka atau biasa disebut layanan yang dipersonalisasi.

Secara detail, berikut contoh penerapan analisa data dalam institusi keuangan:

  1. Menerapkan analisa data untuk menyesuaikan penawaran dan mengidentifikasi anomali yang berpotensi fraud atau penyalahgunaan akun rekening nasabah.
  2. Menganalisa data untuk mengukur risiko kredit guna mendukung peluncuran layanan baru seperti “Buy Now, Pay Later” – layanan yang saat ini gencar ditawarkan oleh perusahaan keuangan.
  3. Menganalisa data untuk mempersonalisasi penawaran, mendeteksi penipuan, dan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan menyederhanakan proses autentikasi – seperti contohnya mengganti proses input password dengan biometric login.

Untuk dapat melakukan penerapan analisa tersebut dalam proses bisnis, perusahaan perlu menggunakan platform data analytics modern.

Salah satu platform data analytics modern untuk institusi keuangan dan perbankan adalah Teradata Vantage. Teradata Vantage adalah platform pengolahan data yang mampu menyatukan dan menganalisa berbagai jenis data, dengan menawarkan kemampuan skalabilitas tinggi, hasil analisa didukung oleh AI dan machine learning, pilihan deployment yang fleksibel, serta pengoperasian platform tanpa perlu mempelajari bahasa pemrograman yang kompleks.

Jika dengan menggunakan platform data analytics tradisional perusahaan mendapatkan banyak bentuk laporan, maka dengan platform data analytics modern, perusahaan hanya mendapatkan sumber data dan hasil analisa di satu tempat. Dengan hal ini, platform data analytics modern membuat pekerjaan di sektor keuangan lebih efektif.

Anda dapat melihat informasi lebih lanjut tentang keunggulan platform data analytics Teradata Vantage di sini: https://phincon.com/data-analytics-teradata-vantage/

Referensi:

https://www.teradata.com/Blogs/Digital-Payments-An-Explosion-of-Emerging-Opportunities

Menjaga Keamanan Siber Menjadi Inti dari Transformasi Industri Kesehatan

By | 2021-04-27T08:16:12+00:00 April 26th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Maraknya transformasi digital di berbagai industri harus diiringi oleh kesiapan perusahaan menerapkan keamanan siber yang mumpuni. Mengapa demikian? Tanpa disadari, kemudahan yang didapatkan dengan adanya penggunaan teknologi digital juga membawa tantangan baru bagi sektor bisnis.

Salah satu contoh industri yang kini gencar melakukan transformasi digital adalah industri kesehatan. Gencarnya transformasi digital yang dilakukan ini ternyata membuat kasus serangan siber yang menargetkan industri kesehatan juga berkembang pesat. Masalah ini terjadi di skala global, dan Indonesia juga menjadi salah satu negara yang menjadi target.

Berdasarkan hasil riset yang diluncurkan oleh perusahaan keamanan IT Fortinet, “88% layanan kesehatan serta rumah sakit mengalami serangan siber melalui email pada 2020. Serangan yang bertujuan mengambil data itu dilakukan dalam berbagai metode seperti malware, spyware, ransomware, phishing hingga injeksi SQL.”

Ini artinya, pesatnya transformasi digital yang dilakukan industri kesehatan tidak diikuti oleh kesiapan menghadapi serangan siber yang merugikan. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan solusi yang memadai untuk atasi serangan siber di industri kesehatan. 

Tantangan keamanan siber yang mengincar industri kesehatan

Umumnya, serangan yang terjadi pada industri kesehatan mengincar data yang tersimpan di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, yang menyimpan seluruh informasi tentang layanan rekam medis, diagnosis, hasil pemeriksaan laboratorium, resep hingga informasi detail pembayaran.

Penyerang melakukan berbagai metode untuk mendapatkan akses ke sistem tersebut, metode yang paling sering digunakan adalah melalui email. Email adalah senjata paling ampuh untuk menyerang perusahaan, karena kelengahan manusia sangat umum dilakukan oleh berbagai pihak di lingkungan rumah sakit, bahkan tim teknologi informasinya sendiri.

Solusi untuk atasi serangan siber di industri kesehatan

Dari hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa meningkatnya industri kesehatan yang melakukan transformasi digital akan diikuti oleh meningkatnya kasus serangan siber, memperjelas bahwa perjalanan transformasi dalam industri kesehatan tidak selalu berjalan mulus. Perlu ada strategi untuk mempersiapkan dan merespon insiden tak terduga, yaitu mengadopsi solusi keamanan siber ke dalam semua proses digitalisasi pelayanan kesehatan.

Untuk membantu industri kesehatan yang saat ini sedang bertransformasi guna beradaptasi di situasi yang baru, Aplikas Servis Pesona sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan IT di Indonesia hadir untuk membantu melancarkan perjalanan transformasi digital industri kesehatan tanpa khawatir dengan ancaman serangan siber.

Aplikas Servis Pesona menyediakan solusi keamanan IT yang dapat diimplementasikan industri kesehatan – solusi data loss prevention, identity and access management, privileged access management, web and email isolation, phishing isolation, network security, next-gen antivirus, file integrity monitoring, vulnerability management, endpoint security, cloud security, security information and event management, serta solusi keamanan IT lainnya yang dapat disesuaikan dengan use case masing-masing rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait solusi keamanan IT untuk industri kesehatan, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Kasus serangan siber  di industri kesehatan akan memberi kerugian secara finansial karena serangan siber adalah cara penyerang melakukan pemerasan, menyebabkan kerugian immateril seperti rusaknya reputasi, juga terungkapnya rahasia perusahaan. Industri kesehatan perlu menerapkan perhatian ekstra terhadap ancaman siber ini, karena industri kesehatan adalah industri yang paling aktif sejak pandemi mewabah di seluruh dunia.

Dengan demikian, menjaga keamanan siber menjadi inti dari transformasi industri kesehatan yang sedang gencar melakukan digitalisasi.

Referensi:

https://www.fortinet.com/solutions/industries/healthcare

https://www.fortinet.com/blog/industry-trends/healthcare-cybersecurity-covid-19-vaccine-supply-chain

https://infokomputer.grid.id/read/122638569/rumah-sakit-jadi-target-utama-serangan-siber-ini-penyebabnya

Sektor yang Membutuhkan Solusi Real-time Analytics

By | 2021-05-05T01:34:48+00:00 April 23rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Kecepatan adalah manfaat utama dari penggunaan solusi Real-time Analytics. Semakin sedikit waktu yang diperlukan untuk memproses data ketika data tersebut diterima, maka akan semakin cepat bagi perusahaan untuk membuat keputusan penting yang berguna untuk keberlangsungan operasional bisnis kedepannya.

Contohnya, memonitor dan menganalisa data yang berasal dari jalur produksi akan membantu perusahaan manufaktur mengetahui masalah yang berpotensi membuat kerusakan pada mesin. Sehingga, kerugian yang disebabkan dari adanya kerusakan mesin tersebut dapat dihindari sejak awal sebelum adanya kerugian yang terjadi. 

Sektor yang Membutuhkan Solusi Real-time Analytics

Dalam hal ini, solusi Real-time Analytics dapat dimanfaatkan oleh perusahaan dari berbagai sektor, seperti pemerintah, finansial/banking, manufaktur, energi, dan masih banyak lagi. Pada dasarnya, semua sektor dapat terbantu oleh teknologi ini, karena mengetahui potensi masalah yang akan menyebabkan kerugian di masa depan adalah manfaat yang sangat dibutuhkan perusahaan. Dan juga sebaliknya, jika ada metode atau proses bisnis yang menghasilkan sesuatu yang menguntungkan, perusahaan akan segera mengetahuinya dan dapat melanjutkan penggunaan metode tersebut agar hasil bisnis yang maksimal dapat dicapai kedepannya.

Manfaat Solusi Real-time Analytics dan Contoh Use Case

Berikut adalah beberapa contoh manfaat dan use case lainnya dari penggunaan solusi Real-time Analytics:

  • Untuk mengelola suatu wilayah: Mengumpulkan data yang relevan dari suatu wilayah geografis tertentu dan menentukan apa yang harus diperbarui untuk menyempurnakan “intelegensi” dari suatu wilayah tersebut. Umumnya, use case ini ada dalam instansi pemerintah.
  • Untuk mendeteksi anomali: Mengidentifikasi aktivitas tidak wajar pada suatu sistem yang disebabkan oleh pelanggaran keamanan yang dilakukan oleh pihak internal dan eksternal perusahaan, serta technical error.
  • Membuat strategi pemasaran yang lebih baik: Untuk menentukan strategi yang didasari oleh perilaku pelanggan guna meningkatkan efektivitas kampanye iklan dan pemasaran. Output yang diterima juga akan membantu perusahaan menentukan strategi penetapan harga dan penargetan audiens yang lebih baik.

Apakah PhinCon menyediakan solusi Real-time Analytics?

Bersama dengan Tibco, PhinCon menyediakan solusi Real-time Analytics. Teknologi ini menawarkan kemampuan analisa data dalam waktu yang sangat singkat sejak data diterima oleh sistem.

Untuk informasi lebih lanjut tentang solusi Real-time Analytics dari PhinCon, Anda dapat membaca artikel berikut ini:

Pada intinya, semua sektor membutuhkan solusi real-time analytics, karena salah satu manfaat terbesar dari penggunaan solusi Real-time Analytics bagi perusahaan adalah kemampuan untuk mengambil keputusan dalam rentang waktu yang sangat singkat. Dengan insight yang dihasilkan, kita dapat menghapus, memperbarui, atau memperkenalkan ide dan proses bisnis baru ke lingkungan perusahaan dengan risiko seminimal mungkin karena keputusan yang diambil didasari oleh data yang tersedia.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com 

 

Referensi:

https://www.gartner.com/en/information-technology/glossary/real-time-analytics

https://www.tibco.com/products/tibco-streaming

https://searchcustomerexperience.techtarget.com/definition/real-time-analytics

https://www.solvexia.com/blog/real-time-analytics

 

Click on the link below to read this article in English:

https://phincon.com/2021/05/09/sectors-that-can-benefit-from-real-time-analytics/

Pengertian dan Manfaat Real-time Analytics bagi Perusahaan

By | 2021-05-05T01:34:11+00:00 April 21st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Memiliki ketangkasan dalam merespon suatu kejadian adalah kelebihan yang harus dimiliki oleh perusahaan modern agar mampu bersaing dalam situasi bisnis yang semakin kompetitif.

Mengapa demikian? Kita tahu bahwa di era serba digital ini, data dan waktu adalah dua faktor krusial yang dapat menentukan kesuksesan sebuah perusahaan. Ini artinya, perusahaan modern harus mampu memanfaatkan data yang diterima dalam rentang waktu sesingkat-singkatnya. Namun, tidak semua perusahaan memiliki kapasitas untuk melakukan analisa data dalam waktu yang singkat, keterbatasan dari berbagai faktor menjadi tantangannya.

Sebenarnya, perusahaan dapat mengatasi tantangan tersebut dengan memanfaatkan solusi teknologi bernama Real-time Analytics.

Solusi Real-time Analytics memungkinkan perusahaan membuat keputusan berdasarkan data yang tersedia. Keputusan tersebut dapat ditentukan di waktu yang bersamaan pada saat data diterima oleh sistem.  

Sudahkah Anda mengetahui tentang pengertian dan manfaat Real-time Analytics bagi perusahaan? Simak penjelasannya di artikel ini!

Pengertian dan manfaat Real-time Analytics bagi perusahaan

Real-time Analytics adalah teknologi yang membantu perusahaan mendapatkan kemampuan untuk melihat, menganalisa, dan menentukan nilai dari suatu data di waktu yang bersamaan pada saat data tersebut diterima oleh sistem. Solusi ini menyajikan “insight” yang didasari oleh data yang tersedia, outputnya akan diterima dalam bentuk dashboard dan laporan secara visual yang memudahkan user untuk memahami isi dari laporan tersebut.

Untuk perusahaan, solusi Real-time Analytics dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan – seperti untuk meningkatkan alur kerja, menyeleraskan strategi pemasaran dan penjualan, memahami perilaku pelanggan, menetapkan prosedur keuangan, dan masih banyak lagi. Solusi ini banyak dimanfaatkan untuk case tertentu yang berkaitan dengan Big Data.

Bagaimana cara Real-time Analytics bekerja?

Real-time Analytics bekerja dengan cara menarik data ke dalam sistem. Untuk menarik data dalam jumlah besar ke dalam sistem, teknologi ini dibantu oleh tools yang disebut aggregator.

Selanjutnya, output yang dihasilkan dari data yang masuk ke dalam sistem tersebut akan muncul hanya dalam waktu beberapa detik saja. Agar dapat berfungsi secara efektif, umumnya solusi Real-time Analytics memiliki komponen berikut ini:

  • Aggregator – yang menarik data dalam jumlah besar ke dalam sistem dari berbagai sumber
  • Broker – yang memproses data hingga siap digunakan untuk proses analisa
  • Stream Processor – yang melakukan analisa secara real-time pada saat data diterima
  • Analytics Engine – yang menilai kualitas data dan mengeluarkan hasil analisa secara bersamaan

Salah satu manfaat terbesar dari penggunaan solusi Real-time Analytics bagi perusahaan adalah kemampuan untuk mengambil keputusan dalam rentang waktu yang sangat singkat. Dengan insight yang dihasilkan, kita dapat menghapus, memperbarui, atau memperkenalkan ide dan proses bisnis baru ke lingkungan perusahaan dengan risiko seminimal mungkin karena keputusan yang diambil didasari oleh data yang tersedia. Untuk mengetahui sektor apa saja yang membutuhkan solusi ini, silahkan membaca artikel terkait:

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

 

Click on the link below to read this article in English:

https://phincon.com/2021/05/09/sectors-that-can-benefit-from-real-time-analytics/

Cara Teknologi Streaming Data Memaksimalkan Peran Data dalam Menentukan Strategi Bisnis

By | 2021-05-05T01:41:00+00:00 April 19th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , |

Dengan semakin tingginya mobilitas masyarakat, banyaknya data yang dihasilkan dari berbagai sumber semakin berkembang pesat. Dalam dunia bisnis, data dimanfaatkan untuk memprediksi banyak hal guna mendukung kesuksesan di masa depan. Terbukti saat ini, banyak perusahaan bergantung pada data yang dimiliki untuk menentukan strategi kedepannya. Tujuan bisnis dapat dicapai karena adanya data yang mendukung penentuan keputusan.

Guna memanfaatkan data yang diterima secara maksimal, kini perusahaan mulai menggunakan teknologi yang dinamakan streaming data. Sudahkah Anda mengetahui apa itu teknologi streaming data dan bagaimana penerapannya dalam suatu perusahaan?

Dalam artikel ini, kita akan mengetahui cara teknologi streaming data memaksimalkan peran data dalam menentukan strategi bisnis dengan membahas mengenai pengertian dan fungsi teknologi streaming data, bagaimana cara kerjanya, serta contoh penerapannya dalam perusahaan.

Apa itu teknologi streaming data dan apa fungsinya bagi perusahaan?

Streaming data adalah nama lain dari stream processing, yang artinya adalah aliran data yang dihasilkan secara terus-menerus dari berbagai sumber. Dengan menggunakan teknologi streaming data, data dapat disimpan, diproses, dianalisa, dan ditindaklanjuti pada saat data tersebut dihasilkan. Seluruh tahapannya dapat terlaksana secara real-time.

Aliran data dihasilkan dari berbagai sumber dan diterima dalam beberapa jenis format – dari aplikasi, perangkat jaringan, file log server, aktivitas situs web, transaksi perbankan, hingga data yang diambil dari aktivitas suatu lokasi, semuanya dapat digabungkan dalam satu sistem untuk menghasilkan informasi dan analisa secara real-time.

Bagaimana cara teknologi streaming data bekerja?

Melalui teknologi streaming data, data akan diproses secara berurutan dan bertahap berdasarkan waktu penerimaan yang jaraknya bisa kurang dari satu detik. Setelah itu, data akan digunakan untuk kebutuhan analisa termasuk pengambilan sampel.

Informasi yang diperoleh dari hasil analisa tersebut akan memberi perusahaan visibilitas ke banyak aspek bisnis termasuk aktivitas yang dilakukan pelanggan terkait dengan produk atau layanan yang diberikan.

Contoh penerapan teknologi streaming data dalam suatu perusahaan

  • Teknologi ini bisa digunakan oleh instansi pemerintahan atau perusahaan manufaktur. Contoh penerapannya adalah sebuah sensor dipasang di kendaraan transportasi publik, peralatan atau mesin, lalu sensor tersebut akan mengirim data ke aplikasi streaming data. Setelah itu, aplikasi tersebut menghasilkan output berupa laporan dan analisa yang berguna untuk memperbaiki kesalahan, mempertahankan yang sudah berjalan dengan baik, serta melakukan perkembangan terhadap komponen yang perlu dikembangkan.
  • Teknologi ini juga bisa digunakan oleh lembaga keuangan. Contoh penerapannya adalah untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada pasar saham secara real time, menghitung nilai risiko kredit, serta secara otomatis menyeimbangkan kembali portofolio berdasarkan pergerakan harga saham.
  • Teknologi ini juga bisa diintegrasikan dengan situs web atau aplikasi untuk mengambil data yang berasal dari aktivitas pengunjung situs web atau aplikasi. Nantinya, hasil dari penggunaan teknologi streaming data akan membantu perusahaan merencanakan penargetan produk atau layanan yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan minat, pola kebiasaan, serta lokasi geografis masing-masing pelanggan.

Menerapkan teknologi streaming data untuk menentukan strategi bisnis yang lebih baik

Setelah membahas mengenai pengertian, fungsi, cara kerja, dan contoh penerapan teknologi streaming data, dapat disimpulkan bahwa teknologi ini bisa menjadi solusi tepat untuk membantu perusahaan memaksimalkan peran data dalam menentukan strategi bisnis.

Untuk mendukung perusahaan memanfaatkan data secara optimal, PhinCon menawarkan solusi Live Streaming Data dari Tibco.

Berikut adalah manfaat yang ditawarkan solusi Live Streaming Data dari Tibco bagi perusahaan:

  • Memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan dari sisi bisnis

Manfaat pertama dari penggunaan solusi ini adalah sebagai pelaku bisnis, kita mampu segera mengambil tindakan yang tepat jika ada momen tertentu yang berkaitan dengan fungsi produk atau layanan yang ditawarkan.

  • Kembangkan aplikasi bisnis dengan lebih cepat

Sebelum adanya teknologi Live Streaming Data dari Tibco, menganalisa data dalam jumlah banyak secara real-time sangat sulit dilakukan dan cenderung menghabiskan banyak biaya. Saat ini, dengan platform low code dan visual authoring, perusahaan dapat mempersingkat siklus pengembangan aplikasi, mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan programming, serta mempercepat time-to-value.

  • Mengotomastikan pembuatan keputusan berdasarkan data yang tersedia

Satu-satunya cara untuk mempercepat pembuatan keputusan adalah dengan cara mengotomatiskannya. Dengan menggunakan teknologi Live Streaming Data dari Tibco, perusahaan akan dapat mendeteksi pola atau kebiasaan dari data yang diterima, memprediksi apa yang akan terjadi, menghasilkan keputusan terbaik secara otomatis dan segera mengetahui tindakan selanjutnya yang harus dilaksanakan.

  • Pilihan deployment yang fleksibel

Perusahaan dapat melakukan deployment Tibco Streaming di mana pun sesuai dengan kebijakan dan kebutuhan masing-masing perusahaan, baik on premise, private atau public cloud.

Demikian informasi mengenai teknologi streaming data dan pilihan solusi streaming data terbaik untuk memaksimalkan peran data dalam menentukan strategi bisnis.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang penerapan teknologi streaming data dalam lingkup perusahaan, segera hubungi kami di marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.tibco.com/products/tibco-streaming

https://aws.amazon.com/streaming-data/

 

Click on the link below to read this article in English:

https://phincon.com/2021/05/16/streaming-data-technology/

Mengenal Istilah dan Perbedaan Tier pada Data Center

By | 2021-04-19T04:08:36+00:00 April 15th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Dalam ranah data center, ada tingkatan yang disebut Tiering atau Tier. Tingkatan tersebut terbagi menjadi 4 tier – yaitu tier 1, tier 2, tier 3, dan tier 4. Sudahkah Anda mengetahui istilah dan perbedaan tier pada data center? Temukan informasinya di artikel ini!

Pengertian Tier pada Data Center

Data center terbagi menjadi 4 tier yang berbeda. Tier pada data center ini ditentukan berdasarkan spesifikasi dan infrastruktur IT yang dimiliki. Analoginya seperti hotel, semakin lengkap fasilitasnya, akan semakin tinggi kelas bintangnya. Tingkatan tier pada data center mulai dari yang terendah adalah tier 1 dan yang paling tinggi tier 4.

Setiap tier pada data center memiliki klasifikasi yang berbeda dan memiliki istilahnya masing-masing. Istilah untuk tier pada data center adalah:

Tier 1: Basic Site Infrastructure

Tier 2: Redundant Site Infrastructure Capacity Components

Tier 3: Concurrently Maintenable Site Infrastructure

Tier 4: Fault Tolerant Site Infrastructure

Mari kita ketahui arti dari masing-masing istilah dan perbedaan tier pada data center:

1. Tier 1: Basic Site Infrastructure

Data center tier 1 memiliki peralatan dan komponen IT yang hanya dioperasikan oleh 1 jalur distribusi dan 1 uplink per server (non-redundant). Tier 1 ini umumnya digunakan oleh perusahaan yang memiliki data center sendiri dan dioperasikan oleh tim internalnya.

Perusahaan yang menggunakan data center tier 1 umumnya menjalankan bisnis berskala kecil dengan klasifikasi tingkat uptime 99,671% – uptime yang dimaksud ini berkaitan dengan berapa persen pasokan listrik yang mati dalam satu tahun. Pada data center tier 1, batas maksimal downtimenya adalah 28,8 jam dalam satu tahun.

2. Tier 2: Redundant Site Infrastructure Capacity Components

Spesifikasi yang ada pada data center tier 2 kurang lebih sama dengan tier 1, namun pada tier 2 sudah ada komponen redundant pada data center, yang artinya seluruh komponen sudah memiliki sumber daya cadangan. Selain wajib memiliki UPS (Uninterruptible Power Supply) yang di back up satu unit, data center tier 2 juga harus memiliki generator backup sebagai persiapan ketika ada pemadaman listrik dari PLN.

Pada data center tier 2, tingkat uptimenya dalam setahun yaitu 99,741% dengan batas waktu downtime selama 22 jam.

3. Tier 3: Concurrently Maintenable Site Infrastructure

Di Indonesia, umumnya layanan data center menyediakan data center tier 3. Tier 3 memiliki seluruh spesifikasi dan komponen yang ada pada data center tier 2. Perbedaanya adalah data center tier 3 harus memiliki lebih dari 1 sumber daya listrik dan jaringan (multi- network link), sehingga terdapat syarat no shutdown pada data center tier 3. Oleh karena itu, seluruh fasilitas pada data center tier 3 harus didukung oleh 1 sumber daya listrik dan jaringan yang lancar. Tingkat uptime pada tier 3 adalah 99,982% dengan batas toleransi durasi downtime yang hanya 1,5 jam dalam setahun.

4. Tier 4: Fault Tolerant Site Infrastructure

Pada data center tier 4, selain wajib menggunakan UPS dengan satu backup dengan jaringan yang berbeda, antara UPS dan backupnya juga harus berada di jalur yang berbeda. Analoginya, data center tier 4 ini berdiri di dua kaki.

Selain memiliki spesifikasi yang sama dengan tier 3 dengan tambahan “berdiri di dua kaki”, data center tier 4 memiliki tingkat uptime 99,995% dengan toleransi downtime yang hanya 30 menit dalam setahun. Seluruh komponennya, termasuk uplink dan storage, sudah fault-tolerant (memungkinkan suatu sistem tetap berjalan normal walaupun ada salah satu komponen data center yang rusak atau tidak berfungsi).

Demikian istilah dan perbedaan tier pada data center. Seiring dengan kebutuhan perusahaan dari berbagai skala untuk mulai menggunakan teknologi guna mendorong efisiensi dan meningkatkan layanan, memanfaatkan layanan data center wajib dijadikan prioritas. Fasilitas yang ada pada data center dapat mendukung program transformasi digital dan akan membuka peluang bisnis baru bagi perusahaan yang menggunakan layanan data center.

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Artikel terkait:

 

Referensi:

https://www.digitalrealty.com/data-center-tiers

https://lifelinedatacenters.com/data-center/data-center-tier-classifications/

https://www.volico.com/what-are-the-major-differences-between-data-center-tiers/

https://www.colocationamerica.com/data-center/tier-standards-overview

 

Click here for the English version: 

 

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US