Teradata vantage

/Tag: Teradata vantage

Transaksi Pembayaran Digital Meningkat, Solusi Data Analytics Modern Dibutuhkan untuk Membuka Peluang Baru

By | 2021-05-07T08:58:02+00:00 May 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Transaksi pembayaran digital telah menjadi pilihan pelanggan modern karena prosesnya yang cepat dan mudah. Selain keuntungan bagi pelanggan, tren pembayaran digital ini juga banyak memberi keuntungan bagi institusi keuangan yang menawarkan layanan pembayaran digital tersebut.

Menurut hasil penelitian dari McKinsey, transaksi pembayaran digital menghasilkan 90% data pelanggan yang berguna untuk perkembangan institusi finansial. Keseluruhan data tersebut dapat dimanfaatkan untuk memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik, menciptakan produk yang lebih inovatif, menarik lebih banyak pelanggan serta mempromosikan produk secara proaktif berdasarkan minat dan preferensi masing-masing pelanggan.

Dengan banyaknya jumlah data yang berasal dari transaksi pembayaran digital, peluang untuk memanfaatkan data tersebut menjadi aset bernilai semakin terbuka lebar bagi institusi keuangan. Contohnya, negara yang berada di garis terdepan dalam inovasi teknologi seperti China dan India, mengalami peningkatan jumlah data yang diterima yang berasal dari metode transfer antar rekening, pembayaran instan, serta metode pay later. Hampir semua institusi keuangan di negara tersebut menghasilkan aset berharga berupa data transaksi yang dapat ditarik dan dimanfaatkan untuk proses analisa.

Di Indonesia, institusi keuangan juga mengalami pelonjakan jumlah data yang berasal dari digitalisasi. Namun, belum seluruhnya mampu mengolah data menjadi sesuatu yang berharga karena pengolahan tidak dilakukan dengan cara yang tepat.

Disinilah tantangannya, banyak perusahaan yang masih belum mampu memanfaatkan data sepenuhnya karena terjadinya data silos. Data silos adalah kondisi ketika data dalam suatu perusahaan sulit diakses oleh departemen lain. Sehingga, masalah kolaborasi dan redundasi data kerap kali terjadi, membuat proses analisa data tidak dapat dilakukan dengan baik.

Umumnya, perusahaan yang masih menghadapi data silos adalah mereka yang masih menggunakan tools analytics tradisional. Tools analytics yang dimiliki tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk mencegah data silos dan tidak mampu mengikuti perkembangan jumlah data, sehingga jika ada pelonjakan jumlah data dalam jumlah yang signifikan, itu akan memengaruhi kualitas analisa.

Menurut hasil penelitian dari Forrester, saat ini masih sedikit institusi finansial yang menjadikan data pelanggan sebagai inti dari segala keputusan, menjadikan bisnis perusahaan sulit untuk mengetahui apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang perlu dihilangkan dalam layanan mereka.

Atasi tantangan pengelolaan data dalam institusi keuangan dengan platform data analytics modern

Institusi keuangan dapat memanfaatkan data untuk berbagai keperluan yang mungkin saja belum disadari sebelumnya. Bagi institusi keuangan atau perbankan, data dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pemasaran, layanan pelanggan, mengukur risiko kredit, untuk memastikan keamanan dan hindari fraud, serta mengetahui pola aktivitas transaksi masing-masing perusahaan untuk keperluan penawaran layanan yang disesuaikan dengan kebiasaan mereka atau biasa disebut layanan yang dipersonalisasi.

Secara detail, berikut contoh penerapan analisa data dalam institusi keuangan:

  1. Menerapkan analisa data untuk menyesuaikan penawaran dan mengidentifikasi anomali yang berpotensi fraud atau penyalahgunaan akun rekening nasabah.
  2. Menganalisa data untuk mengukur risiko kredit guna mendukung peluncuran layanan baru seperti “Buy Now, Pay Later” – layanan yang saat ini gencar ditawarkan oleh perusahaan keuangan.
  3. Menganalisa data untuk mempersonalisasi penawaran, mendeteksi penipuan, dan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan menyederhanakan proses autentikasi – seperti contohnya mengganti proses input password dengan biometric login.

Untuk dapat melakukan penerapan analisa tersebut dalam proses bisnis, perusahaan perlu menggunakan platform data analytics modern.

Salah satu platform data analytics modern untuk institusi keuangan dan perbankan adalah Teradata Vantage. Teradata Vantage adalah platform pengolahan data yang mampu menyatukan dan menganalisa berbagai jenis data, dengan menawarkan kemampuan skalabilitas tinggi, hasil analisa didukung oleh AI dan machine learning, pilihan deployment yang fleksibel, serta pengoperasian platform tanpa perlu mempelajari bahasa pemrograman yang kompleks.

Jika dengan menggunakan platform data analytics tradisional perusahaan mendapatkan banyak bentuk laporan, maka dengan platform data analytics modern, perusahaan hanya mendapatkan sumber data dan hasil analisa di satu tempat. Dengan hal ini, platform data analytics modern membuat pekerjaan di sektor keuangan lebih efektif.

Anda dapat melihat informasi lebih lanjut tentang keunggulan platform data analytics Teradata Vantage di sini: https://phincon.com/data-analytics-teradata-vantage/

Referensi:

https://www.teradata.com/Blogs/Digital-Payments-An-Explosion-of-Emerging-Opportunities

Tantangan Pengelolaan Big Data dan Solusi untuk Mengatasinya

By | 2021-04-19T06:40:26+00:00 March 30th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Dalam suatu perusahaan, data diproduksi setiap menitnya yang berasal dari transaksi bisnis, pelanggan dan mitra bisnis, dan lain-lain.

Di era modern, data diibaratkan sebagai bahan bakar untuk menjalankan roda perusahaan agar sampai tujuan melalui pilihan rute yang tepat. Semua data yang dimiliki terkumpul menjadi sekumpulan data dalam jumlah besar yang umumnya dikenal sebagai Big Data.

Walaupun data dinilai sangat penting bagi laju pertumbuhan bisnis, namun kenyataannya hingga saat ini masih banyak perusahaan yang belum menemukan cara tepat untuk mengelola data menjadi sesuatu yang bernilai karena mengalami berbagai tantangan.

Sebenarnya, apa saja tantangan pengelolaan big data yang sering terjadi dalam suatu perusahaan? Apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut? Berikut penjelasannya!

1. Data dari berbagai sumber tersimpan dalam platform yang berbeda

Tantangan pengelolaan big data yang umum terjadi dalam suatu perusahaan adalah kebutuhan untuk mengelola data dari berbagai macam sumber, namun data yang diterima tersimpan di platform yang berbeda – berdasarkan jenis data dan asal sumbernya. Kesenjangan ini akan menimbulkan masalah saat proses penarikan dan analisa data.

Jika situasinya seperti itu, analisa hasil analisa data akan cenderung tidak efektif karena kelengkapan dan akurasinya perlu dipertanyakan.

Menggabungkan data dari berbagai sumber secara manual akan sangat menghabiskan banyak waktu, sehingga membatasi penglihatan karyawan terhadap “insight” yang seharusnya dapat terlihat dengan mudah.

Solusi untuk mengatasi tantangan pengelolaan big data ini adalah menggunakan platform big data analytics yang komprehensif dan mampu memusatkan data dalam satu lokasi terpusat – apa pun jenis data dan dari mana sumbernya.

2. Mengklasifikasikan data yang berkualitas

Dengan banyaknya data yang dimiliki, karyawan akan sulit untuk mengklasifikasikan data yang berkualitas. Pada akhirnya, proses analisa tidak fokus pada data yang benar-benar memiliki value untuk kemajuan bisnis perusahaan.

Selain itu, jika karyawan harus mengklasifikan data yang berkualitas secara manual, maka mereka tidak akan mendapatkan data real-time untuk menemukan tren terkini.

Ketidakmampuan untuk melihat data secara real-time akan membawa banyak dampak negatif yang signifikan terhadap kualitas keputusan yang diambil berdasarkan data yang tersedia atau yang biasa disebut data-driven decision.

Solusi big data analytics yang dilengkapi dengan kemampuan artificial intelligence (AI) dan machine learning akan membantu perusahaan mengatasi tantangan pengelolaan big data ini. Dukungan AI dan machine learning  dapat membantu karyawan mengklasifikasikan data yang berkualitas untuk dianalisa secara otomatis, sehingga hasil analisa dapat lebih baik, cepat, akurat dan sesuai dengan tren yang sedang happening.

3. Kurangnya jumlah karyawan yang memiliki kemampuan menganalisa data

Walaupun zaman sudah semakin maju dan modern, kenyataannya masih banyak perusahaan tidak memiliki jumlah karyawan yang cukup untuk menganalisa data dengan baik. Masalah ini terjadi karena pengoperasian platform yang kompleks, hanya karyawan tertentu saja yang dapat diandalkan untuk menganalisa data.

Jika situasinya seperti ini, perusahaan akan sulit mengikuti laju perkembangan kompetisi bisnis, karena proses analisa data menghabiskan waktu yang sangat lama.

Solusi untuk mengatasi tantangan pengelolaan big data ini adalah menggunakan platform big data analytics yang membantu setiap karyawan dapat mengakses dan memanfaatkan data yang tersedia tanpa harus mempelajari alat atau bahasa pemrograman yang kompleks untuk pengoperasiannya.

4. Membutuhkan banyak biaya

Tantangan pengelolaan big data berikutnya adalah banyaknya biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proses analisa data yang efektif.

Untuk mengatasi tantangan pengelolaan big data ini, perusahaan dapat mengimplementasi platform big data analytics yang menawarkan fleksibilitas dalam hal skema pembayaran. Dengan memilih platform big data analytics yang menawarkan skema pembayaran fleksibel, perusahaan hanya perlu membayar sesuai dengan fitur yang mereka butuhkan dan gunakan. Sehingga, perusahaan dapat mengeluarkan biaya investasi teknologi big data yang lebih efisien.

5. Masalah skalabilitas

Seiring dengan berkembangnya bisnis perusahaan, jumlah data yang akan di produksi akan semakin banyak tak terkendali.

Jumlah data yang semakin banyak akan menimbulkan masalah baru dalam penyimpanan dan pengelolaan data, karena prosesnya akan semakin kompleks. Banyak perusahaan gagal untuk mengelola data nya secara efektif saat bisnisnya semakin berkembang. Platform big data analytics yang sudah digunakan sejak awal tidak memiliki kemampuan yang cukup baik untuk mengelola data yang semakin banyak jumlahnya.

Untuk mengatasi tantangan pengelolaan big data ini, perusahaan perlu menggunakan platform big data analytics yang menawarkan kemampuan skalabilitas – yaitu memiliki kemampuan untuk mengelola data dalam jumlah yang tak terbatas tanpa memengaruhi kualitas analisanya. Sehingga, perusahaan tidak perlu khawatir dengan kebutuhan pengelolaan big data yang semakin kompleks jika bisnis semakin berkembang.

Demikian penjelasan mengenai tantangan pengelolaan big data dan solusi untuk mengatasinya. Jika perusahaan Anda mengalami tantangan-tantangan tersebut, maka mengimplementasi platform big data analytics Teradata Vantage akan menjadi solusi yang tepat untuk Anda.

Platform big data analytics Teradata Vantage adalah platform pengolahan data yang mampu menyatukan dan menganalisa berbagai jenis data dari beberapa sumber yang berbeda. Selain itu, platform ini hadir dengan kemampuan dan manfaat yang mampu mengatasi seluruh tantangan pengelolaan big data – platform dengan kemampuan skalabilitas yang baik, hasil analisa yang didukung oleh AI dan machine learning, skema pembayaran “pay as you go”, dan menjadikan seluruh karyawan dapat melakukan analisa data tanpa keahlian khusus, karena pengoperasiannya dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus mempelajari alat atau bahasa pemrograman yang kompleks.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai platform big data analytics Teradata Vantage, Anda dapat mengunjungi link berikut ini: https://phincon.com/teradatavantage/ dan dapatkan trial gratis selama 30 hari!

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.teradata.com/Products/Software/Vantage

 

Artikel terkait:

 

Click on this link to read the English version:

https://phincon.com/2021/04/16/5-major-big-data-challenges/ 

Peran Penting Big Data Analytics bagi Industri Perbankan

By | 2020-12-11T06:56:52+00:00 December 11th, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Apa itu big data?

Big data adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sekumpulan data dalam jumlah yang sangat besar. Data yang jumlahnya sangat besar tersebut dapat dikelola dan dianalisa untuk menemukan pola atau tren, terutama dalam hubungannya terhadap interaksi dan tindakan pelanggan.

Dalam industri perbankan, perusahaan memiliki kumpulan data yang sangat besar dan kompleks, sehingga aplikasi pemrosesan data tradisional tidak mampu menghasilkan analisa data yang berkualitas.

Kumpulan data yang sangat besar dan kompleks tersebut menyimpan begitu banyak informasi dan pengetahuan, yang apabila dikelola dengan tepat menggunakan big data analytics, dapat memberikan informasi yang sangat bermanfaat karena kecepatannya dalam memonitor aktivitas ekonomi.

Seberapa penting implementasi big data analytics dalam industri perbankan?

Masa depan industri perbankan ditentukan oleh kemampuan mereka dalam mengelola atau menganalisa data menjadi sesuatu yang bernilai dan menghasilkan business outcome yang lebih baik. Mengapa demikian? Keputusan yang ditentukan berdasarkan hasil analisa data dapat memberikan berbagai keuntungan bagi industri perbankan, seperti:

· Amati perilaku nasabah dan hadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik

Perusahaan dapat memanfaatkan data untuk menciptakan strategi komunikasi dan financial experience yang lebih personal berdasarkan perilaku dan preferensi masing-masing nasabah. Data dapat diolah sebagai salah satu sumber yang sangat berguna bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan, serta dapat dimonitor dan dianalisa lebih lanjut untuk perkembangan bisnis selanjutnya.

· Meningkatkan kualitas layanan di masa yang akan datang

Dengan menggunakan big data analytics, data dapat diolah sebagai salah satu sumber yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas layanan perbankan kepada nasabahnya. Pemanfaatan big data analytics memberi kemampuan bagi industri perbankan menciptakan inovasi yang lebih terukur dan cepat untuk peningkatan kualitas layanan di masa yang akan datang.

· Meningkatkan risk management

Big data analytics dapat meningkatkan keberhasilan risk management pada industri perbankan. Data dapat digunakan sebagai landasan untuk mengukur kinerja bank dan menilai tingkat risiko secara lebih akurat. Dengan begitu, big data analytics membantu industri perbankan dalam mendeteksi kemungkinan terjadinya fraud, menyediakan cakupan risiko yang lebih luas, memiliki sistem prediktif yang lebih tepat, sehingga dapat mengukur tingkat risiko dengan cepat.

Solusi big data analytics untuk industri perbankan

Solusi big data analytics yang tepat untuk industri perbankan adalah Teradata Vantage. Teradata Vantage adalah platform pengolahan data yang mampu menyatukan dan menganalisa berbagai jenis data.

Apa saja manfaat dan kemudahan yang ditawarkan Teradata Vantage?

· Platform dengan tingkat skalabilitas yang baik

Untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis yang terus berkembang, Anda perlu memiliki platform dengan tingkat skalabilitas yang baik. Dengan Teradata Vantage, Anda tidak perlu khawatir dengan seberapa banyak jumlah data yang ada, dan perkembangan jumlah data yang akan Anda miliki di masa depan. Teradata Vantage mampu mengelola data dalam jumlah yang tidak terbatas tanpa memengaruhi kualitas kinerjanya.

· Hasil analisa yang lebih baik dengan pemanfaatan AI dan machine learning

Teradata Vantage didukung oleh AI dan machine learning untuk menghasilkan hasil analisa yang lebih baik, cepat dan berkualitas.

· Skema pembayaran “pay as you go

Teradata Vantage hadir dengan fleksibilitas skema pembayaran yang memberikan keuntungan bagi pengguna. Pengguna hanya perlu membayar apa yang mereka butuhkan, sehingga memberikan keuntungan efisiensi bagi perusahaan.

· Berdayakan seluruh karyawan dengan data

Dengan Teradata Vantage, pengguna dapat mengakses dan memanfaatkan data yang tersedia tanpa harus mempelajari alat atau bahasa pemrograman yang kompleks.

Dengan berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan Teradata Vantage, industri perbankan akan mengetahui kebutuhan bisnis mereka secara lebih baik, mulai dari kebutuhan internal perusahaan, pelayanan nasabah, hingga optimalisasi biaya operasional perusahaan. Adopsi teknologi big data memberikan nilai yang tak tertandingi untuk kemajuan dan pertumbuhan bisnis perusahaan di industri perbankan.

Adopsi teknologi big data tidak hanya terbatas untuk industri perbankan saja. Industri telekomunikasi, pemerintahan, dan lainnya juga dapat memanfaatkan teknologi big data untuk mendukung kemajuan perusahaan di masa yang akan datang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai manfaat yang ditawarkan Teradata Vantage bagi perusahaan, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

Referensi:

https://www.teradata.com/Products/Software/Vantage

https://investor.id/it-and-telecommunication/teradata-vantage-platform-pengolahan-data-berbasis-hybrid-cloud

GET THE LATEST INFO FROM US