Mitos dan Fakta Penggunaan Omnichannel Untuk Customer Experience

By |2022-01-26T16:31:50+07:00January 21st, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Customer experience menjadi salah satu hal yang menjadi pembeda bagi perusahaan dalam melayani pelanggan. Transformasi digital yang ada terus berkembang, membuat perusahaan juga harus mengikuti perkembangan teknologi untuk terus memenuhi ekspektasi pelanggan. Perkembangan pada contact center dalam melayani pelanggan juga telah berkembang dari waktu ke waktu. Berawal pada hanya layanan telefon pada contact center, saat ini pelanggan dapat melakukan pelaporan keluhan dari berbagai channel yang ada seperti email bahkan twitter dan media sosial lainnya.

Mitos dan Fakta Penggunaan Omnichannel Untuk Customer Experience

Penggunaan berbagai channel dalam contact center dapat diakses dengan solusi omnichannel. Namun, banyak orang beranggapan bahwa penggunaan berbagai macam media dalam contact center membuat alur pelaporan keluhan dan penyebaran informasi produk menjadi lebih sulit. Faktanya, penggunaan omnichannel adalah pilihan yang tepat untuk meningkatkan customer experience karena menggunakan serangkaian interaksi di berbagai channel serta mampu mengelola customer journey ketika mengakses contact center. Mari pahami penjelasan fakta dari mitos yang ada mengenai omnichannel seperti berikut:

1.      Multi channel contact center sama dengan omnichannel pada contact center

Banyak orang beranggapan bahwa multi channel pada contact center sama dengan omnichannel. Faktanya, multichannel dan omnichannel berbeda dan bukan hanya sebuah trik pemasaran. Multichannel mengacu pada pelanggan yang dapat berinteraksi melalui berbagai channel. Omnichannel juga sama seperti dengan multichannel, namun omnichannel mampu mengintegrasikan berbagai channel, mengelola, dan mengoptimalkan customer journey.

2.      Transformasi menggunakan omnichannel rumit

Berpindah dari sistem contact center yang konvensional ke omnichannel lebih mudah dari yang Anda kira. Anda tidak perlu mengganti seluruh infrastruktur Anda sekaligus. Beberapa perusahaan menggunakan omnichannel secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan. Omnichannel juga dapat mengintegrasikan sistem yang sudah Anda gunakan.

3.      Platform pengalaman pelanggan tidak banyak membantu karyawan

Karyawan adalah aset terpenting dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. Contact center tidak akan berhasil tanpa agen contact center yang baik karena merekalah yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Penggunaan omnichannel juga meningkatkan employee experience. Solusi omncihannel memiliki tampilan desktop yang mudah dan juga terdapat berbagai analisis yang dapat diakses oleh karyawan. Sehingga, karyawan dapat meningkatkan layanannya. Omnichannel juga mempermudah karyawan untuk melihat media apa saja yang digunakan pelanggan ketika menghubungin contact center dalam satu desktop.

4.      Omnichannel hanya membantu contact center

Terkadang, contact center tidak hanya dilakukan pada agen contact center. Ada beberapa masalah yang memerlukan kerja sama dengan departemen lain. Omnichannel mampu menghubungkan pelanggan dengan departemen lain seperti pemasaran, keuangan dan departemen lain. Sehingga penggunaan omnichannel tidak hanya membantu contact center, namun juga dapat bekerja sama dengan semua departemen terkait dalam melayani pelanggan.

Seperti itulah beberapa mitos serta faktanya jika Anda menggunakan omnichannel pada contact center.  Penggunaan teknologi akan mempermudah kinerja karyawan dan perusahaan akan merasakan manfaatnya untuk pelanggan. Anda dapat menerapkan omnichannel pada contact center bersama PhinCon. PhinCon atau Phintraco Consulting merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang menyediakan layanan IT Consultancy. Salah satu solusi teknologi yang dihadirkan PhinCon yaitu omnichannel pada contact center.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penerapan omnichannel pada contact center.

 

Referensi:

https://www.genesys.com/blog/post/believe-omnichannel-magic

https://www.genesys.com/resources/busting-the-top-10-myths-of-omnichannel-customer-engagement

 

 

Artikel terkait:

Gunakan Omnichannel pada Contact Center untuk Meningkatkan Customer Experience

By |2022-01-26T16:35:44+07:00January 19th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Saat ini, Transformasi ke layanan digital diperlukan guna memaksimalkan proses bisnis perusahaan. Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai macam aplikasi digital, termasuk dalam layanan pelanggan atau contact center. Perusahaan harus terus menggali informasi terkini mengenai teknologi terbaru dalam contact center agar dapat meningkatkan customer experience.

Melalui channel digital , perusahaan akan mendapatkan customer experience yang lebih karena berkomunikasi dengan pelanggan tidak hanya melalui suara. Namun, jika satu petugas contact center menangani berbagai macam channel secara manual juga akan menyulitkan petugas dimana petugas tersebut tidak akan fokus dalam melayani pelanggan karena harus membuka banyak aplikasi. Oleh karena itu, diperlukannya adanya satu aplikasi yang dapat melayani pelanggan dari berbagai jenis media yang ada agar penyampaian informasi mengenai produk dan keluhan pelanggan dapat dengan mudah dilakukan.

Omnichannel: Satu Aplikasi Banyak Kegunaan

Contact Center dengan omnichannel dapat lebih dekat dengan pelanggan dan meningkatkan customer experience. Omnichannel adalah sebuah strategi untuk contact center yang dapat memfasilitasi pelanggan dengan berbagai channel komunikasi yang ada untuk berinteraksi. Penggunaan omnichannel pada contact center dapat memberikan interaksi yang lebih proaktif dengan mudah kepada pelanggan. Solusi omnichannel pada contact center memudahkan petugas karena menggunakan pendekatan multichannel pada satu aplikasi. Petugas contact center juga dapat berinteraksi dengan pelanggan tanpa kehilangan riwayat atau journey yang sudah dilakukan pelanggan. Aplikasi omnichannel dapat memperlihatkan riwayat pelanggan ketika menghubungi contact center, sehingga petugas dapat mengetahui interaksi apa dan menggunakan channel mana yang sudah dilakukan pelanggan.

Manfaat Omnichannel Untuk Contact Center

Jika perusahaan Anda saat ini masih menggunakan sistem contact center konvensional, inilah saatnya berpindah untuk menggunakan omnichannel. Hal tersebut dikarenakan banyaknya media yang digunakan pelanggan dan omnichannel mampu menyederhanakan kebutuhan tersebut didalam satu tampilan. Admin sebuah perusahaan juga dapat merancang penggunaan omnichannel sesuai kebutuhan bisnis perusahaan. Omnichannel dapat dioperasikan untuk contact center untuk tujuan seperti berikut:

  1. Inbound contact center

Penggunaan omnichannel memudahkan petugas contact center dalam proses inbound, memproses informasi dan menerima panggilan dari pelanggan yang membutuhkan bantuan dalam melakukan pembayaran atau memiliki pertanyaan tentang produk, layanan, atau akun mereka. Menggunakan solusi omnichannel dapat menggabungkan panggilan inbound baik dalam pesan suara atau media sosial lainnya.

  1. Outbound contact center

Tidak hanya inbound, solusi omnichannel juga digunakan untuk outbound. Petugas contact center dapat dengan mudah menghubungi pelanggan yang potensial karena sudah terhubung dengan satu dekstop. Seperti yang kita ketahui, outbound adalah panggilan atau interaksi yang dilakukan oleh petugas contact center ke pelanggan potensial untuk mendapatkan calon pelanggan baru dengan berbagi informasi seperti produk atau layanan terbaru.

  1. Business optimization

Beberapa perusahaan memiliki petugas contact center yang banyak, sehingga sulit dalam melakukan performance monitoring. Menggunakan solusi omnichannel pada contact center dapat membuat Anda melihat kinerja petugas dengan mudah. Anda akan menglola petugas contact center dengan mudah karena adanya analytics untuk keperluan durasi penanganan dan jumlah layanan yang diberikan. Anda juga dapat dengan mudah melakukan penjadwalan diseluruh channel.

  1. Integrasi

Jika perusahaan Anda sudah memiliki suatu sistem pada layanan pelanggan namun ingin memaksimalkan kinerjanya, Anda dapat menggunakan solusi omnichannel. Penggunaan solusi omnichannel dapat terintegrasi dengan sistem dan aplikasi yang ada sehingga dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Perusahaan Anda dapat dengan mudah menambahkan kemampuan baru pada sistem contact center yang sudah ada sesuai kebutuhan dengan berkonsultasi pada PhinCon penyedia solusi omnichannel.

Transformasikan Contact Center Anda Menggunakan Omnichannel

Mengembangkan penggunaan omnichannel pada contact center akan memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa. Petugas contact center akan merasakan employee experience yang berbeda dan kinerjanya pun akan meningkat. PhinCon atau Phintraco Consulting merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Consultancy. Anda dapat berkonsultasi langsung dengan para ahli untuk menerapkan solusi omnichannel pada contact center sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang ada pada perusahaan Anda.

 

Hubungi marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penggunaan omnichannel pada contact center.

 

Referensi:

https://www.genesys.com/definitions/what-is-an-outbound-call-center

https://www.genesys.com/capabilities/call-center-software

https://www.genesys.com/blog/post/build-the-omnichannel-contact-center-of-your-dreams

 

Artikel terkait:

3 Tips Meningkatkan Kinerja Contact Center di Tengah Tekanan Pandemi

By |2022-01-26T16:32:48+07:00January 17th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perusahaan memiliki jumlah interaksi dengan pelanggan yang cukup banyak dalam suatu waktu, khususnya interaksi pelanggan melalui contact center. Karena adanya peraturan pengurangan interaksi sosial selama pandemi, jumlah ini pun diproyeksikan akan terus meningkat. Beban kerja contact center pun menjadi semakin berat ketika jumlah interaksi percakapan dengan pelanggan yang diterima perusahaan bertambah. Saat ini pun pelanggan sudah semakin mengikuti perkembangan zaman dan tidak ingin adanya batasan untuk pengalaman pelanggan. Pelanggan saat ini cenderung ingin dapat melalukan interaksi dengan contact center dari berbagai saluran komunikasi digital.

Tips Tingkatkan Contact Center

Dengan adanya tuntutan tersebut pada contact center, sangat penting untuk perusahaan Anda dapat menciptakan lingkungan kerja contact center yang bebas stres dan menyenangkan di tengah kesulitan selama pandemi. Namun, kinerja contact center pun harus tetap diperhatikan untuk mencapai customer experience terbaik. Selama masa yang semakin sulit ini, berikut adalah 3 tips untuk mempertahankan kinerja contact center:

1. Tekankan efisiensi

Contact center perlu untuk mengumpulkan data penting dari interaksi dengan pelanggan. Sistem Business Intelligence tradisional tidak dapat menyusun dan mengumpulkan data penting ini dari interaksi suara. Sehingga, transkrip dari solusi omnichannel pun dibutuhkan agar proses ini dapat dilakukan oleh sistem dalam waktu singkat. Selain itu, omnichannel juga menawarkan routing omnichannel untuk dapat mengarahkan pertanyaan atau permasalahan dari pelanggan ke tim atau seseorang yang ahli sesuai bidangnya. Alhasil, agen contact center tidak perlu membuang banyak waktu untuk menangani masalah yang berasa di luar kendali.

2. Bangun konsistensi

Pelanggan menginginkan adanya customer experience terbaik dari perusahaan. Contact center sebagai garda terdepan perusahaan pun harus memberikan performa yang maksimal dan konsisten kepada para pelanggan. Untuk membangun konsistensi ini, perusahaan Anda dapat mengimplementasikan solusi omnichannel yang menyediakan laporan kinerja contact center bahkan saat mereka bekerja secara remote. Dengan pelaporan terpadu dari semua platform digital, supervisor dapat memiliki pemahaman yang baik tentang kinerja timnya. Pelaporan dari omnichannel ini pun memiliki dasbor canggih yang menyediakan volume interaksi harian, historis dan topik percakapan, untuk memastikan kinerja agen maksimal dan konsisten.

3. Hindari pengulangan

Tidak sedikit pelanggan yang menghubungi contact center beberapa kali dalam satu waktu dari saluran komunikasi berbeda. Jika demikian, agen contact center pun harus menanyakan ulang masalah atau pertanyaan yang dihadapi pelanggan beberapa kali dan akan membutuhkan cukup banyak waktu. Bukan hanya menjadi masalah untuk agen contact center, tapi juga untuk pelanggan. Untuk mengatasi kesulitan ini, agen contact center harus didukung dengan teknologi yang terintegrasi all-in-one. Perusahaan harus dapat menyatukan semua saluran komunikasi digital ke salam satu platform dengan menggunakan omnichannel agar akses ke informasi dasar profil pelanggan dan riwayat interaksi dapat ditemuka dalam waktu singkat dan menghindari adanya pengulangan.

 

Banyak pelanggan yang ingin berinteraksi dengan perusahaan, apalagi sejak pandemi. Entah mereka ingin membeli produk, memecahkan masalah, atau ingin tahu lebih lanjut tentang suatu produk. Interaksi ini banyak dilakukan antara pelanggan dan agen contact center. Antusiasme pelanggan ini secara tidak langsung akan menambah beban pekerjaan para agen contact center. Sistem contact center harus menyediakan solusi omnichannel untuk memberikan peforma yang baik meskipun di tengah pandemi. Solusi omnichannel adalah investasi teknologi yang tepat untuk perusahaan karena dapat meningkatkan pengalaman bukan hanya untuk pelanggan, namun juga agen contact center.

Implementasikan solusi omnichannel sekarang juga bersama PhinCon, anak perusahaan Phintraco Group, yang sudah berpengalaman dalam menyediakan solusi teknologi terbaik untuk perusahaan.

 

Dapatkan informasi lebih lengkap mengenai omnichannel dengan email ke marketing@phintraco.com.

 

 

Referensi:

https://www.genesys.com/blog/post/6-tips-to-cultivate-a-stress-free-contact-center-environment

https://www.talkdesk.com/blog/omnichannel-contact-center-capabilities/

 

Artikel terkait:

Penyebab dan Risiko yang Ditimbulkan dari terjadinya Kehilangan Data

By |2022-01-18T14:27:35+07:00January 14th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Tingkat persaingan yang tinggi memaksa perusahaan untuk dapat memastikan bisnis yang mereka tawarkan memiliki kualitas terbaik dan tidak membawa risiko kepada pelanggan. Saat ini, hampir setiap bisnis perusahaan di berbagai ukuran memerlukan berbagai sistem IT untuk menjalankan bisnis. Sistem IT yang ada di perusahaan tentunya menyimpan banyak data, baik data perusahaan maupun data pribadi pelanggan. Di era digital, berbagai data di dalam sistem perusahaan menjadi sangat berharga dan perlu untuk dijaga. Setiap kehilangan atau kebocoran data dari sistem ini tentunya akan sangat menghambat operasional perusahaan dan berujung pada kerugian finansial secara signifikan.

Penyebab Umum Kehilangan Data

Para pelaku serangan siber cenderung mengincar atau menyerang data yang ada di perusahaan untuk dihilangkan. Meskipun data dapat hilang akibat insiden serangan siber, nyatanya kehilangan data pun bisa diakibatkan oleh sebab lain, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Berikut ini beberapa penyebab kehilangan data yang umum terjadi di perusahaan yang perlu Anda ketahui:

1.      Human error

Human error atau kesalahan manusia adalah penyebab yang paling umum saat kehilangan data. Karyawan berpotensi untuk melakukan kesalahan saat menjalankan tugas mereka seperti menghapus file data secara tidak sengaja, menumpahkan minuman pada hardware, atau kesalahan manusiawi lainnya yang dapat menghilangkan data perusahaan.

2.      Virus komputer

Virus atau malware juga dapat menyebabkan insiden kehilangan data bahkan dalam jumlah besar atau menghentikan operasi sistem seketika dan menghilangkan data perusahaan. Melalui virus yang berhasil menyusup, para perentas dapat dengan mudah menghilangkan data perusahaan.

3.      Pencurian data

Selain menyusupkan virus komputer, para pelaku serangan siber pun dapat melakukan perentasan dan pelanggaran akses ke dalam sistem perusahaan. Pihak luar yang tidak dikenal dapat merusak data perusahaan Anda dengan menghapus atau bahkan mengambil apa pun yang mereka inginkan dan dibocorkan.

Risiko Kehilangan Data Perusahaan

Banyak perusahaan terus menerus menghadapi risiko serangan siber dan kesalahan sistem IT lainnya yang dapat menghilangkan data perusahaan. Jika perusahaan ingin mengelola dan meminimalisir risiko, mereka harus sepenuhnya memahami risiko yang dapat ditimbulkan oleh permasalahan ini. Pelajari beberapa risiko kehilangan data bagi perusahaan di bawah ini:

1.      Bisnis terganggu

Data adalah inti dari berjalannya sebuah bisnis, dan kehilangan data pastinya akan berdampak negatif pada fungsionalitas perusahaan. Akibatnya, perusahaan harus mendedikasikan lebih banyak tenaga dan waktu untuk menangani masalah ini dan beralih fokus pada pemulihan data sebelum insiden tersebut menyebabkan masalah yang lebih serius lainnya.

2.      Reputasi rusak

Reputasi perusahaan dengan permasalahan kehilangan data sering kali menjadi ternoda dan tidak lagi dipercaya pelanggan. Karena data merupakan hal yang krusial bagi setiap orang, pelanggan akan menilai perusahaan sebagai pihak yang ceroboh dan tidak dapat diandalkan. Risiko ini juga bahkan dapat menyebabkan penutupan perusahaan.

3.      Masalah finansial

Setiap kehilangan data tentunya akan menghasilkan masalah finansial atau keuangan perusahaan. Karena data yang hilang, ada kemungkinan perusahaan yang terkena dampak akan berhenti beroperasi dan tidak menghasilkan profit dalam jangka waktu tertentu. Di saat yang bersamaan, perusahaan perlu untuk menggunakan cukup banyak uang yang ada untuk mengatasi masalah kehilangan data dan menutup biaya tidak terduga lainnya.

 

Sangat penting untuk memahami bahwa kehilangan data akan memberikan risiko negatif yang signifikan terhadap perusahaan, apa pun penyebabnya. Perusahaan seperti bank, e-commerce, atau penyedia layanan lainnya tidak boleh kehilangan data vital apa pun. Untuk itu, Anda perlu untuk menginvestasikan lebih pada solusi teknologi perlindungan dan pemulihan data yang layak. Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Security, siap untuk menjadi pilihan Anda sebagai penyedia solusi data security terbaik untuk perusahaan.

 

Ketahui informasi lebih lengkap mengenai solusi keamanan data dengan mengirimkan email ke marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.managementstudyguide.com/risk-of-data-loss-and-it-system-failures.htm

https://www.smartdatacollective.com/data-loss-hazards-risks-and-strategies-for-prevention/

https://consoltech.com/blog/10-common-causes-of-data-loss/

 

Artikel terkait:

Alasan Perusahaan Anda Membutuhkan Data Loss Prevention

By |2022-01-18T14:25:52+07:00January 12th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Data merupakan hal penting yang harus perusahaan lindungi. Salah satu sumber yang bermanfaat untuk perusahaan agar dapat berkembang adalah karena data terus di olah menghasilkan inovasi bisnis. Maka dari itu, data merupakan sesuatu yang krusial bagi perusahaan.

Alasan Pentingnya Data Loss Prevention

Kehilangan data banyak terjadi di perusahaan. Penyebabnya beragam, mulai dari kesalahan internal hingga adanya virus pada komputer. Perusahaan dapat mencegah hal ini dengan menggunakan data loss prevention. Mengapa perusahaan penting menggunakan data loss prevention? Mari simak penjelasan pentingnya data loss prevention.

1.      Perusahaan terhindar dari ancaman internal

Terkadang, lingkungan perusahaan membuat seseorang tidak nyaman. Hal tersebut membuat perusahaan memiliki masalah internal yang dapat mengakibatkan data perusahaan terbongkar keluar atau bahkan data krusial hilang. Ancaman internal perusahaan juga dapat terjadi akibat ketidaksengajaan karyawan mengakses suatu link yang menyebabkan tersebarnya virus malware. Salah satu manfaat menggunakan Data Loss Prevention yaitu dapat membuat Anda melihat pergerakan data yang ada dan melihat potensi suatu data mengalami kebocoran data. Sehingga perusahaan Anda dapat melakukan pencegahan sebelum terjadinya kehilangan data.

2.      Mencegah keterbukaan informasi

Ketika suatu aplikasi mengalami kegagalan, informasi rahasia bisa terbongkar. Perusahaan Anda dapat mengklasifikasikan data dan mengidentifikasi apakah suatu data tersebut penting untuk dilindungi atau tidak. Hal ini akan memudahkan divisi terkait dalam melindungi data dan perusahaan akan terhindar dari informasi yang terbongkat baik disengaja atau pun tidak disengaja.

3.      Memenuhi compliance

Peraturan data compliance memastikan bahwa perusahaan memiliki tingkat keamanan data yang sesuai dengan peraturan yang ada. Solusi data loss prevention mampu melakukan enkripsi data, mengalihkan, melakukan karantina pada data, atau memblokir transmisi data yang melanggar kebijakan. Keamanan perusahaan terkait data akan meningkat dan terhindar dari kehilangan data yang kerap dialami.

Risiko yang didapatkan perusahaan akan sangat besar jika mengalami kehilangan data penting pada perusahaan. Pastikan perusahaan Anda melindungi data penting dengan solusi keamanan teknologi yang tepat. Perusahaan dapat menggunakan solusi data loss prevention untuk mencegah terjadinya kehilangan data. Aplikas Servis Pesona selalu siap menghadirkan solusi yang tepat untuk perusahaan Anda, salah satunya yaitu mengimplementasikan solusi data loss prevention untuk perusahaan Anda. Aplikas Servis Pesona merupakan perusahaan yang bergerak di bidang IT security yang termasuk dalam anak perusahaan Phintraco Group.

 

Hubungi kami dengan mengirimkan email ke marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lengkap dari para ahli mengenai data loss prevention.

 

 

 

Referensi:

https://www.dataversity.net/seven-reasons-why-data-loss-prevention-is-necessary-for-business/#

 

Artikel terkait:

Cegah Hilangnya Data Perusahaan dengan Data Loss Prevention

By |2022-01-18T14:24:51+07:00January 10th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Awal 2022, masyarakat dikejutkan dengan terjadinya kebocoran data penduduk dari server pemerintah. Adanya kejadian ini membuat masyarakat resah dan khawatir dengan data pribadi mereka. Kebocoran data dapat terjadi oleh siapa saja dan di mana saja. Tidak hanya pemerintahan yang perlu waspada akan hal ini, perusahaan juga harus waspada dan menghindari kebocoran data serta hilangnya data penting yang dimiliki perusahaan. Keamanan siber perlu ditingkatkan perusahaan agar dapat terlindung dari serangan siber. Perusahaan dapat menggunakan Data Loss Prevention untuk dapat mencegah hilangnya data penting yang dimiliki perusahaan. Apa itu Data Loss Prevention? Mari kita simak penjelasannya.

Penjelasan Data Loss Prevention

Data Loss Prevention atau yang biasa disebut DLP merupakan solusi teknologi untuk meningkatkan keamanan data perusahaan. Solusi DLP terdiri dari serangkaian tools yang dapat melindungi data atau informasi yang dimiliki perusahaan dari terjadinya data breaches, pemusnahan data, dan penghancuran data yang disengaja atau tidak disengaja. Solusi ini juga membantu perusahaan menjaga keamanan data sekaligus memenuhi data compliance.

Satu Solusi Banyak Kegunaan

Menggunakan solusi DLPtidak hanya dapat mencegah hilangnya data perusahaan. Banyak manfaat solusi Data Loss Prevention dan kegunaan lain jika perusahaan Anda menggunakan solusi ini. Data Loss Prevention dapat melakukan hal berikut:

  • Perlindungan data

Data dan informasi penting yang dimiliki perusahaan dapat melindungi dimana pun lokasinya. Baik itu di network, di cloud, maupun di endpoints.

  • Memenuhi Compliance

Compliance akan terus terpenuhi dan data pribadi dapat terlindungi dengan adanya pelaporan otomatis

  • Menyederhanakan manajemen dan deployment

Adanya opsi deployment yang fleksibel membuat alur kerja menjadi lebih sederhana dan kebijakan terkelola dengan baik.

  • Pelaporan yang terpusat

Mengelola semua pelanggaran dan pelaporan DLP dapat dilakukan dengan satu tools

  • Menyinkronkan kebijakan on-premises dan cloud

Pembuatan ulang kebijakan untuk melindungi data yang sama di environments yang berbeda tidak perlu dilakukan. Hal tersebut dikarenakan DLP mampu menyinkronkan kebijakan yang ada di on-premises maupun di cloud.

 

Seperti itulah penjelasan mengenai solusi DLP yang mampu mencegah hilangnya data perusahaan. DLP merupakan solusi yang dihadirkan oleh Aplikas Servis Pesona yang merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Security.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai solusi Data Loss Prevention.

 

Referensi:

https://www.kompas.com/tren/read/2022/01/08/163000065/sederet-kasus-kebocoran-data-penduduk-di-server-pemerintah?page=all

https://www.mcafee.com/enterprise/en-us/products/total-protection-for-data-loss-prevention.html

https://www.mcafee.com/enterprise/en-us/assets/solution-briefs/sb-keep-data-safe-office-365.pdf

Metaverse: Evolusi Teknologi yang Menarik Sekaligus Berisiko

By |2022-01-13T16:21:15+07:00January 7th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Metaverse atau virtual reality space yang pertama kali dimumkan pada 2019 kini kembali menjadi perbincangan hangat masyarakat di seluruh dunia. Topik ini meledak kembali sejak penemu Facebook, Mark Zuckerberg, mengganti nama perusahaannya menjadi Meta dan berambisi untuk lebih mengembangkan bisnisnya di dunia metaverse. Evolusi teknologi yang membentuk ide metaverse telah membuat banyak orang termasuk tokoh-tokoh penting dunia tertarik dengan pengembangannya. Namun, tidak sedikit pula yang “takut” dengan kecanggihan yang ditawarkan teknologi digital ini. Mari kita cari tahu penjelasan metaverse dan ungkap setiap faktanya di sini.

Penjelasan Singkat Metaverse

Kata metaverse pertama kali diperkenalkan oleh penulis Amerika Serikat, Neal Stephenson, dalam salah satu karyanya berjudul Snow Crash pada tahun 1992. Di novel tersebut, metaverse dijelaskan sebagai sebuah dunia virtual tempat avatar berinteraksi. Kemudian di masa sekarang, kata metaverse masuk ke dalam Oxford English Dictionary dengan makna yang hampir sama, yaitu sebuah ruang realitas virtual (virtual reality space) di mana pengguna dapat “hidup” dan berinterkasi dengan pengguna lain maupun lingkungan virtual ciptaan komputer. Teknologi digital ini merupakan gabungan dari beberapa fitur teknologi seperti virtual reality, augmetened reality, dan video di mana pengguna akan “hidup” di dunia digital dengan menggunakan beberapa fitur teknologi ini. Dalam dunia ini, kegiatan perekonomian atau jual beli menggunakan aset kripto (cryptocurrency). Beberapa perusahaan saat ini yang bisa berkembang dan mengarah ke metaverse suatu saat nanti adalah Meta (Facebook), Microsoft, Roblox, Minecraft, dll.

Pandemi Mempercepat Pengembangan Metaverse

Pandemi telah memaksa masyarakat untuk bisa beradaptasi dengan situasi baru dengan memanfaatkan teknologi. Metaverse adalah salah satu teknologi yang “dipaksa” untuk bisa dengan cepat dikembangkan karena adanya situasi pandemi ini. Sejak pandemi, interaksi sosial masyarakat secara langsung telah terganggu karena adanya ketakutan penularan penyakit atau virus. Masyarakat mendambakan kehidupan seperti sebelum wabah virus COVID-19 membuat kehidupan sosial mereka berubah total. Di dunia metaverse, pengguna atau masyarakat bisa bersekolah, bekerja, bahkan menonton konser tanpa ada batasan sosial yang selama 2 tahun belakangan ini dirasakan.

Bagaimana Metaverse Dapat Mengubah Masa Depan Dunia

Metaverse menawarkan masa depan dunia yang tidak terbatas. Metaverse akan menjadi sebuah inovasi yang berpotensi mengubah teknologi berbagai industri dunia untuk memungkinkan konsumen merasakan pengalaman “hidup” di dunia virtual sebagai solusi alternatif beraktivitas tanpa harus keluar rumah. Mungkin kemudahan ini sudah kita temui di teknologi e-commmerce atau virtual meeting saat ini. Namun yang membuat metaverse berbeda dengan teknologi saat ini adalah adanya eksisensi kita sebagai manusia digital 3 dimensi di dalamnya yang bisa merasakan langsung pengalaman “hidup” di dunia virtual. Saat ini, versi awal metaverse telah ada, contohnya barang digital seperti Non-Fungible Token (NFT) dan cryptocurrency sebagai aset atau mau uang digital. Dengan pengumuman besar bahwa Facebook (Meta) sudah mulai memasuki dunia ini, maka kemungkinan besar perusahaan raksasa berbasis teknologi lain pun akan menyusul. Sehingga, bisa diprediksikan bahwa metaverse tidak lama lagi akan menjadi masa depan baru dunia.

Risiko Utama yang Mungkin Dibawa Metaverse

Hampir setiap kemudahan teknologi pasti membawa risiko untuk penggunanya, termasuk metaverse. Risiko ini juga menjadi salah satu alasan beberapa bagian masyarakat “takut” dengan inovasi ini. Perusahaan tempat bertukar informasi atau berita seperti Facebook memiliki masalah dengan penyebaran berita palsu. Karena metaverse akan menjadi perpanjangan dari situs media sosial seperti Facebook, disinformasi dapat menyebar dengan mudah di dunia virtual ini. Selain itu, metaverse masih di tahap awal pengembangan. Dunia metaverse ini masih kekurangan kontrol dan peraturan atau undang-undang pasti yang dapat menyebabkan masalah besar termasuk masalah privasi pribadi maupun pemerintahan dan juga sengketa hukum.

 

Melihat penjelasan metaverse ini, metaverse memang merupakan evolusi teknologi yang sangat menarik untuk bisa direalisasikan dan pastinya membawa dampak positif bagi manusia. Namun, di masa pengembangannya ini, ada beberapa risiko juga yang harus diperhatikan. Apakah teknologi perusahaan Anda siap untuk menghadapi metaverse yang akan datang? Terapkan #WholeTechExperience bersama Phintraco Group untuk mempersiapkan perusahaan Anda memasuki dunia metaverse di masa depan.

 

Ketahui informasi lebih lanjut mengenai #WholeTechExperience untuk perusahaan Anda dengan mengirimkan email ke marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://oxfordenglishdictionary.us/metaverse/

https://www.business-live.co.uk/technology/what-metaverse-how-change-world-22643376

https://www.usatoday.com/story/tech/2021/11/10/metaverse-what-is-it-explained-facebook-microsoft-meta-vr/6337635001/

https://thedeeptechinsider.com/2021/11/29/what-are-the-risks-of-the-metaverse/

https://www.outlookindia.com/website/story/business-news-metaverse-the-rise-of-the-unique-technology-and-what-it-holds-for-future/403946

Tanda Tangan Elektronik dan Tanda Tangan Digital: Apa Perbedaannya?

By |2022-01-13T16:27:34+07:00January 5th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Teknologi semakin berkembang dengan pesat. Semakin banyak juga istilah-istilah teknologi yang kita dengar namun kurang memahami maknanya. Tidak banyak orang yang salah dalam menggunakan istilah-istilah teknologi. Contohnya seperti istilah tanda tangan elektronik. Tidak jarang orang menyebut tanda tangan elektronik menjadi tanda tangan digital. Nyatanya, hal tersebut memiliki arti yang sangat berbeda. Apa sih perbedaan tanda tangan elektronik dan tanda tangan digital? Mari kita pahami perbedaannya.

Apa Perbedaan Tanda Tangan Elektronik dan Tanda Tangan Digital?

Secara fungsi, tanda tangan eletronik dan tanda tangan digital jelas berbeda. Tanda tangan elektronik atau dalam bahasa inggris disebut dengan electronic signature adalah suatu tanda keaslian ketika seseorang melakukan transaksi secara elektronik. Sedangkan tanda tangan digital adalah sebuah teknologi enkripsi pelengkap electronic signature yang berisi metadata penting. Solusi teknologi electronic signature mempunyai kelebihan, salah satunya adalah teknologi enkripsi. Jadi tanda tangan digital merupakan bagian dari electronic signature, bukan terpisah. Pada dasarnya, tanda tangan elektronik adalah catatan yang mengikat secara hukum dan tanda tangan digital adalah teknologi dasar yang membantu memverifikasi keaslian transaksi atau dokumen tersebut.

Contoh Penggunaannya

Tanda tangan elektronik dan tanda tangan digital memiliki fungsi yang berbeda, sehingga informasi yang didapat juga berbeda. Tanda tangan elektronik berisi informasi seseorang yang menandatangani dokumen elektronik beserta isi dari dokumen itu sendiri. Lalu, tanda tangan digital mengamankan data sensitif, melindungi dari gangguan, dan berisi informasi latar belakang penting lainnya yang mendukung electronic signature. Dapat disimpulkan bahwa tanda tangan elektronik memudahkan pengguna untuk menandatangani perjanjian dan menyelesaikan transaksi, sedangkan tanda tangan digital memberikan lapisan keamanan dan keaslian pada electronic signature. Anda harus memastikan bahwa ketika Anda menggunakan electronic signature, terdapat fitur tanda tangan digital untuk memastikan perlindungan data yang Anda butuhkan.

Penggabungan Fungsi Jadi Fitur Lengkap

Penggabungan fitur tanda tangan digital dengan tanda tangan elektronik menjadi solusi teknologi yang terdepan karena mendokumentasikan perjanjian dan memastikan file sumber yang menyimpan catatan tersebut aman, terjamin, dan dapat diverifikasi. Pengguna akan merasa aman dan nyaman ketika menandatangani dokumen karena caranya yang mudah serta identitas yang terlindungi. Beralih menggunakan electronic signature yang memiliki teknologi keamanan tanda tangan digital adalah strategi yang tepat untuk perusahaan.

 

Seperti itulah perbedaannya. Pastikan perusahaan Anda memiliki keamanan yang baik pada platform electronic signature yang digunakan. Perusahaan akan memenuhi compliance dan pelanggan akan merasa aman menggunakan electronic signature. Jika perusahaan Anda belum menggunakan electronic signature, Anda dapat bekerja sama dengan Phintraco Technology untuk mengimplementasikannya. Phintraco Technology adalah salah satu anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Infrastructure. Solusi yang ditawarkan Phintraco technology salah satunya yaitu solusi electronic signature.

 

Ketahui informasi lebih lanjut mengenai solusi electronic signature dengan menghubungi kami ke marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.onespan.com/blog/electronic-signatures-vs-digital-signatures-defining-difference-infographic

https://www.onespan.com/blog/difference-between-digital-signature-and-electronic-signature

 

Artikel terkait:

Kenali Manfaat Electronic Signature Untuk Bisnis

By |2022-01-13T16:26:37+07:00January 3rd, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Tahun 2020 menjadi awal titik balik percepatan transformasi digital. Proses manual dalam mengurus dokumen berubah menjadi digital. Bukti sah dokumen yang biasanya menggunakan tanda tangan basah berganti menjadi electronic signature atau tanda tangan elektronik untuk dokumen dalam bentuk pdf atau softcopy.

Saat ini banyak aplikasi yang memudahkan pelanggan untuk dapat membubuhi tanda tangan secara elektronik. Namun, apakah cara tersebut aman? Transaksi antar karyawan dan pelanggan akan kesulitan jika perusahaan tidak memiliki satu platform khusus untuk penandatangan dokumen dengan tanda tangan elektronik. Saat ini tersedia satu platform solusi teknologi electronic signature. Apa manfaat menggunakan electronic signature untuk perusahaan? Mari kita bahas manfaat electronic signature untuk perusahaan.

Apa Itu Electronic Signature?

Electronic signature atau e-signature adalah tanda tangan elektronik untuk dokumen dalam bentuk softcopy. Fungsi dari e-signature ini sama dengan tanda tangan pada umumnya, yaitu sebagai bukti keaslian dari seseorang untuk suatu dokumen seperti kontrak, perjanjian, dokumen resmi lainnya. Hal yang jadi pembeda dari tanda tangan elektronik dengan tanda tangan basah adalah medianya. Tanda tangan elektronik digunakan untuk media elektronik.

Manfaat Menggunakan E-signature

E-signature tidak hanya memudahkan user dalam membubuhi tanda tangan. Ada banyak manfaat yang akan didapatkan perusahaan, yaitu membuat alur kerja Anda bekerja secara otomatis dengan tanda tangan elektronik yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan, memperkuat compliance, dan menghilangkan biaya terkait dengan dokumen berbasis kertas​. Manfaat lainnya yaitu adalah sebagai berikut:

  1. Pembuktian identitas

Menggunakan e-signature dapat membuat perusahaan Anda mengakses berbagai macam pilihan untuk verifikasi dan otentikasi identitas untuk memastikan seseorang adalah orang yang sesuai sebelum mengakses dokumen. Banyak pilihan untuk dapat memverifikasi identitas, seperti menggunakan nomer ID pemerintah, verifikasi biometrik, kode sandi satu kali melalui SMS atau yang biasa dikenal dengan OTP, rahasia bersama, otentikasi berbasis pengetahuan (KBA), ID berbasis sertifikat, dan masih banyak lagi.

  1. Keamanan tingkat lanjut memenuhi sistem compliance

Perusahaan Anda dapat melindungi dokumen dan para pengguna dari penipuan. Keamanan menggunakan e-signature sudah terjamin karena adanya sistem enkripsi tanda tangan digital. Keamanan sudah terstandarisasi dan membuat keamanan cloud paling ketat dan diverifikasi oleh auditor pihak ketiga.

  1. Proses yang efisien

Transaksi Anda dapat disimpan melalui digital. Alur kerja juga akan menjadi lebih mudah dan menghilangkan risiko yang terkait dengan kesalahan dokumen, seperti tanda tangan dan data yang hilang.

  1. Pengalaman yang luar biasa

Banyak cara untuk mendapatkan pengalaman pelanggan, salah satunya adalah menggunakan tanda tangan elektronik. Perusahaan Anda akan menjadi unggul dibanding kompetitor lain karena manawarkan sistem penandatangan secara elektronik yang mudah diakses kapan saja dan di mana saja.

  1. Mudah diintegrasikan

Integrasikan tanda tangan elektronik dengan mudah ke situs web, aplikasi seluler, dan sistem inti perusahaan Anda. e-signature memiliki open REST API dan SDK.

Sebenarnya, banyak aplikasi yang menawarkan penandatangan secara elektronik. Namun, perusahaan pasti membutuhkan platform yang aman dan sudah terverifikasi secara internasional bukan? Solusi electronic signature menjadi pilihan yang tepat untuk perusahaan Anda karena keamanan yang terjamin. Phintraco Technology merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang menyediakan solusi electronic signature.

 

Hubungi kami ke marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai electronic signature.

 

Referensi :

https://www.onespan.com/products/electronic-signature

https://www.online-pajak.com/tentang-pajak/e-signature

 

Artikel terkait:

Tingkatkan Customer Experience dengan Menggunakan Teknologi Secara Menyeluruh

By |2022-01-05T09:24:57+07:00December 31st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Waktu yang terus bergerak dan keadaan yang terus tak menentu seperti pandemi saat ini telah mengubah setiap individu manusia. Bukan hanya dalam perilaku interaksi keseharian, tapi juga perilaku mereka sebagai seorang pelanggan. Banyak perusahaan saat ini menggeser fokus mereka ke penyediaan customer experience unggul bagi pelanggan. Pelanggan saat ini memiliki ekspektasi yang tinggi, sehingga customer experience yang disediakan pun harus melampaui sistem terdahulu. Untuk itu, perusahaan perlu mencari solusi terbaik untuk memberikan customer experience yang bisa menggabungkan preferensi serta harapan pelanggan untuk layanan yang diberikan.

Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Customer Experience

Customer experience sangat penting bagi perusahaan untuk bisa mempertahankan pelanggan dan mengembangkan bisnisnya. Berkat adanya teknologi, perusahaan dapat meningkatkan customer experience mereka dalam berbagai cara. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan teknologi secara menyeluruh untuk tingkatkan customer experience.

1.        Robotic Process Automation untuk asisten digital

Asisten digital adalah beberapa jenis perangkat lunak yang dapat menggantikan pekerjaan manusia. Salah satu contoh asisten digital yang dapat tingkatkan customer experience perusahaan adalah Robotic Process Automation (RPA). RPA cenderung digunakan untuk melakukan pekerjaan yang kompleks untuk kemampuan manusia sendiri. RPA dapat mengambil alih dan mengotomatisasi banyak hal yang saat ini dilakukan secara manual. Dengan RPA, perusahaan dapat meningkatkan aksesibilitas, kualitas, serta waktu respons untuk pelanggan. Perusahaan dapat mengimplementasikan solusi RPA bersama PhinCon, salah satu anggota dari Phintraco Group.

2.        Chatbot untuk pelayanan yang selalu aktif

Dalam hal meningkatkan customer experience, chatbot sangatlah penting. Chatbot dimaksudkan untuk bisa menjawab pertanyaan pelanggan paling dasar terlebih dahulu, dan hal yang lebih kompleks akan ditangani oleh agen contact center. Chatbot berbasis AI adalah salah satu metode untuk mengotomatisasikan aktivitas sederhana agar dapat fokus ke hal yang lebih penting dan mendesak. Selain itu, otomatisasi ini dapat mengurangi waktu yang diperlukan pelanggan untuk mendapatkan jawaban atas masalah mereka dan mencapai customer experience terbaik. Untuk mengimplementasikan solusi chatbot terbaik, Anda dapat mempercayakannya pada Phintraco Technology.

3.        Solusi Omnichannel untuk mengurangi kompleksitas

Pelanggan saat ini menuntut ingin dapat dengan mudah beralih antar channel. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan customer experience yang unggul bagi pelanggan, perusahaan perlu solusi omnichannel yang dapat mengintegrasi berbagai channel yang ada. Solusi omnichannel dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan pelanggan untuk beralih saluran dan mengurangi kompleksitas proses yang dibutuhkan. Selain itu, solusi integrasi omnichannel juga dapat meningkatkan kinerja agen contact center untuk memenuhi customer experience yang efisien selama proses penanganan. Implementasikan solusi integrasi omnichannel sekarang juga bersama MitraComm Ekasarana.

4.        Speech Analytics untuk meningkatkan kinerja contact center

Speech analytic merupakan salah satu bentuk penggunaan AI yang dapat digunakan bersama dengan operasi AI lainnya untuk mengoptimalkan customer experience. Menerjemahkan 100% panggilan yang direkam, speech analytic mampu mengungkap dan menganalisis kata, frasa, kategori, dan tema secara otomatis. Selain itu, Speech analytic dapat meningkatkan kinerja contact center dengan meminimalkan waktu penanganan, mengurangi kontak berulang dengan mengidentifikasi penyebab inti, dan mengantisipasi pelanggan yang berisiko dengan menggunakan rekaman dari pusat contact center. Untuk bisa meningkatkan kinerja contact center, Anda dapat menggunakan solusi speech analytic dari Phintraco Technology.

5.        Customer Identity and Access Management untuk lindungi data pelanggan

Masyarakat saat ini banyak memiliki akun di berbagai sistem aplikasi karena saat ini kegiatan digital sedang marak digunakan. Untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Perusahaan dapat menggunakan customer identity and access management untuk melindungi data pelanggan dan meningkatkan customer experience. Customer identity and access management atau yang biasa disebut dengan CIAM memberikan pengalaman login yang cepat, adanya fitur pembuatan akun yang terintegrasi dengan media sosial, dan memberikan hak kepada pengguna aplikasi untuk dapat mengatur keamanan akun. Perusahaan Anda dapat bekerja sama dengan Aplikas Servis Pesona, penyedia layanan IT Security jika ingin menerapkan solusi customer identity and access management.

 

Beberapa penggunaan teknologi menyeluruh di atas kemungkinan besar adalah solusi terbaik untuk mengingkatkan customer experience, tetapi Anda harus tetap memikirkan lebih jauh tentang solusi yang tepat untuk perusahaan Anda. Masih banyak lagi solusi-solusi teknologi lainnya yang dapat Anda terapkan untuk perusahaan Anda guna meningkatkan customer experience. Phintraco Group dan beberapa anak perusahaannya siap membantu Anda untuk mengevalusi dan mengimplementasikan solusi terbaik bagi perusahaan Anda.

 

Tingkatkan customer experience dengan mengimplementasikan #WholeTechExperience pada sistem teknologi perusahaan Anda Bersama Phintraco Group.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk dapat berkonsultasi langsung dengan para ahli guna menerapkan solusi teknologi untuk perusahaan Anda meningkatkan customer experience.

 

Referensi:

https://www.knowit.eu/services/experience/digital-strategy-and-analysis/strategy-and-digitalization/knowits-take-on-tomorrow/eight-technologies/

https://www.forbes.com/sites/forbestechcouncil/2020/01/29/leveraging-tech-to-improve-customer-experience-11-smart-techniques/?sh=1171052424b8

 

Artikel terkait:

Go to Top