Transaksi Pembayaran Digital Meningkat, Solusi Data Analytics Modern Dibutuhkan untuk Membuka Peluang Baru

/Transaksi Pembayaran Digital Meningkat, Solusi Data Analytics Modern Dibutuhkan untuk Membuka Peluang Baru

Transaksi Pembayaran Digital Meningkat, Solusi Data Analytics Modern Dibutuhkan untuk Membuka Peluang Baru

Transaksi pembayaran digital telah menjadi pilihan pelanggan modern karena prosesnya yang cepat dan mudah. Selain keuntungan bagi pelanggan, tren pembayaran digital ini juga banyak memberi keuntungan bagi institusi keuangan yang menawarkan layanan pembayaran digital tersebut.

Menurut hasil penelitian dari McKinsey, transaksi pembayaran digital menghasilkan 90% data pelanggan yang berguna untuk perkembangan institusi finansial. Keseluruhan data tersebut dapat dimanfaatkan untuk memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik, menciptakan produk yang lebih inovatif, menarik lebih banyak pelanggan serta mempromosikan produk secara proaktif berdasarkan minat dan preferensi masing-masing pelanggan.

Dengan banyaknya jumlah data yang berasal dari transaksi pembayaran digital, peluang untuk memanfaatkan data tersebut menjadi aset bernilai semakin terbuka lebar bagi institusi keuangan. Contohnya, negara yang berada di garis terdepan dalam inovasi teknologi seperti China dan India, mengalami peningkatan jumlah data yang diterima yang berasal dari metode transfer antar rekening, pembayaran instan, serta metode pay later. Hampir semua institusi keuangan di negara tersebut menghasilkan aset berharga berupa data transaksi yang dapat ditarik dan dimanfaatkan untuk proses analisa.

Di Indonesia, institusi keuangan juga mengalami pelonjakan jumlah data yang berasal dari digitalisasi. Namun, belum seluruhnya mampu mengolah data menjadi sesuatu yang berharga karena pengolahan tidak dilakukan dengan cara yang tepat.

Disinilah tantangannya, banyak perusahaan yang masih belum mampu memanfaatkan data sepenuhnya karena terjadinya data silos. Data silos adalah kondisi ketika data dalam suatu perusahaan sulit diakses oleh departemen lain. Sehingga, masalah kolaborasi dan redundasi data kerap kali terjadi, membuat proses analisa data tidak dapat dilakukan dengan baik.

Umumnya, perusahaan yang masih menghadapi data silos adalah mereka yang masih menggunakan tools analytics tradisional. Tools analytics yang dimiliki tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk mencegah data silos dan tidak mampu mengikuti perkembangan jumlah data, sehingga jika ada pelonjakan jumlah data dalam jumlah yang signifikan, itu akan memengaruhi kualitas analisa.

Menurut hasil penelitian dari Forrester, saat ini masih sedikit institusi finansial yang menjadikan data pelanggan sebagai inti dari segala keputusan, menjadikan bisnis perusahaan sulit untuk mengetahui apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang perlu dihilangkan dalam layanan mereka.

Atasi tantangan pengelolaan data dalam institusi keuangan dengan platform data analytics modern

Institusi keuangan dapat memanfaatkan data untuk berbagai keperluan yang mungkin saja belum disadari sebelumnya. Bagi institusi keuangan atau perbankan, data dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pemasaran, layanan pelanggan, mengukur risiko kredit, untuk memastikan keamanan dan hindari fraud, serta mengetahui pola aktivitas transaksi masing-masing perusahaan untuk keperluan penawaran layanan yang disesuaikan dengan kebiasaan mereka atau biasa disebut layanan yang dipersonalisasi.

Secara detail, berikut contoh penerapan analisa data dalam institusi keuangan:

  1. Menerapkan analisa data untuk menyesuaikan penawaran dan mengidentifikasi anomali yang berpotensi fraud atau penyalahgunaan akun rekening nasabah.
  2. Menganalisa data untuk mengukur risiko kredit guna mendukung peluncuran layanan baru seperti “Buy Now, Pay Later” – layanan yang saat ini gencar ditawarkan oleh perusahaan keuangan.
  3. Menganalisa data untuk mempersonalisasi penawaran, mendeteksi penipuan, dan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan menyederhanakan proses autentikasi – seperti contohnya mengganti proses input password dengan biometric login.

Untuk dapat melakukan penerapan analisa tersebut dalam proses bisnis, perusahaan perlu menggunakan platform data analytics modern.

Salah satu platform data analytics modern untuk institusi keuangan dan perbankan adalah Teradata Vantage. Teradata Vantage adalah platform pengolahan data yang mampu menyatukan dan menganalisa berbagai jenis data, dengan menawarkan kemampuan skalabilitas tinggi, hasil analisa didukung oleh AI dan machine learning, pilihan deployment yang fleksibel, serta pengoperasian platform tanpa perlu mempelajari bahasa pemrograman yang kompleks.

Jika dengan menggunakan platform data analytics tradisional perusahaan mendapatkan banyak bentuk laporan, maka dengan platform data analytics modern, perusahaan hanya mendapatkan sumber data dan hasil analisa di satu tempat. Dengan hal ini, platform data analytics modern membuat pekerjaan di sektor keuangan lebih efektif.

Anda dapat melihat informasi lebih lanjut tentang keunggulan platform data analytics Teradata Vantage di sini: https://phincon.com/data-analytics-teradata-vantage/

Referensi:

https://www.teradata.com/Blogs/Digital-Payments-An-Explosion-of-Emerging-Opportunities

 

Click on the link below to read this article in English:

https://phincon.com/2021/05/23/modern-data-analytics-creates-new-opportunities/

Leave A Comment

GET THE LATEST INFO FROM US