Blog

IT Security: Infrastruktur Teknologi untuk Keamanan Sistem

07 June 2024 Muhammad Iqbal Iskandar Blog

Keamanan sistem informasi dan teknologi merupakan aspek penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Sistem informasi dan teknologi yang digunakan oleh perusahaan dapat terancam oleh berbagai serangan siber. Oleh karena itu, keamanan IT atau IT security perlu dikembangkan untuk menjamin keberlangsungan bisnis perusahaan.

Perusahan yang menjalankan bisnis di berbagai bidang kini menggunakan berbagai jenis teknologi dalam kegiatan operasional mereka. Keamanan dalam IT kini merupakan aspek yang wajib dimiliki oleh perusahaan. Lalu apa itu IT security? Apa saja ancaman yang dapat ditangani dengan keamanan IT? Manfaat apa yang akan didapat perusahaan jika menerapkan keamanan IT? Apa saja jenis-jenis IT security architecture? Temukan jawaban selengkapnya di artikel berikut ini!

Apa yang Dimaksud dengan IT Security?

IT security adalah berbagai praktik atau strategi keamanan berbasis siber yang bertujuan untuk mencegah akses tidak sah terhadap komputer, jaringan, atau data. Strategi keamanan tersebut dilakukan juga untuk melindungi sistem komputer, jaringan, dan data dari berbagai serangan siber yang berpotensi merusak ketersediaan, kerahasiaan, dan integritasnya.

Sistem keamanan IT juga dapat melindungi perangkat teknologi dari serangan-serangan yang mencakup berbagai teknik. Teknik-teknik serangan siber ini merupakan hasil dari para pelaku yang terus mengembangkan cara untuk mengeksploitasi kelemahan sistem untuk mengakses data dan merusak sistem perusahaan.

Apa Saja Ancaman Terhadap IT Security

Terdapat banyak sekali jenis-jenis ancaman siber yang dapat menyerang sistem komputer dan jaringan perusahaan. Hal ini disebabkan oleh semakin kompleksnya lingkungan dan perkembangan digital. Setiap jenis ancaman dapat dimitigasi dan dicegah dengan cara yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa contoh ancaman terhadap keamanan IT yang umum dijumpai:

Malware

Salah satu jenis ancaman yang paling sering ditemui adalah malware. Malware atau malicious software adalah sebuah perangkat lunak berbahaya yang secara khusus diprogram untuk merusak, merampas data, sistem hingga sumber daya komputer.

Terdapat beberapa jenis malware seperti virus, worm, trojan horse, dan spyware. Semua jenis malware ini memiliki cara kerja dan tujuannya sendiri.

Secara umum, malware diciptakan dengan tujuan untuk merusak integritas data, mencuri informasi dan data sensitif, serta merusak sistem.

Ransomware

Ransomware merupakan jenis serangan digital yang dilakukan oleh peretas dengan metode penyanderaan informasi atau data. Serangan ini dilakukan dengan cara mengenkripsi data atau memblokir akses. Kemudian pelaku akan menuntut pembayaran tebusan untuk memulihkan atau mengembalikan data yang dicuri.

Pelaku serangan ini umumnya menargetkan perusahaan, organisasi, atau individu dengan data yang penting. Sistem keamanan IT dapat mencegah serangan ini dengan melakukan backup data secara teratur dan memperkuat infrastruktur keamanan IT.

Phishing

Phishing merupakan salah satu metode penipuan yang dilakukan untuk mengambil informasi dan data pribadi. Penipuan online ini umumnya menargetkan data sensitif seperti password, nomor kartu kredit, atau identitas pribadi dengan menyamar menjadi entitas tertentu yang sah.

Serangan ini dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan elektronik palsu yang terlihat sah. Korban yang tidak mengetahui dan tidak waspada kemudian akan terjebak untuk memberikan informasi pribadi yang kemudian dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,

DDoS Attack

DDoS merupakan singkatan dari distributed denial of service yang merupakan jenis serangan siber yang dapat membuat layanan atau situs web menjadi tidak tersedia karena server target dibanjiri dengan traffic data.

Serangan DDoS ini dilakukan dengan mengirimkan traffic dalam jumlah besar dari banyak perangkat sehingga membuat server target menjadi kelebihan beban.

Apa Saja Jenis-jenis IT Security?

Terdapat banyak jenis sistem keamanan IT yang ditujukan untuk mengamankan aspek-aspek tertentu dalam sistem komputer dan jaringan perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis IT security:

Network Security

Network security didesain untuk mencegah akses tidak sah untuk masuk ke dalam jaringan. Hal ini bertujuan untuk memastikan fungsionalitas, keandalan, dan integritas jaringan tidak terganggu. Keamanan jaringan kini menjadi semakin penting seiring banyaknya layanan bisnis yang bermigrasi ke sistem cloud publik.

Cloud Security

Jenis keamanan cloud berfungsi untuk membantu mengamankan penggunaan aplikasi perangkat lunak serta data dan identitas di dalamnya yang dikirim melalui jaringan cloud. Keamanan jenis ini juga meliputi enkripsi data, manajemen identitas, serta kontrol akses yang lebih ketat terhadap sumber daya yang ada.

Data Security

Sesuai namanya, jenis keamanan ini dirancang khusus untuk melindungi ketersediaan dan keamanan data-data sensitif dari akses yang tidak sah serta kebocoran data. Data security meliputi beberapa hal seperti pengelolaan hak akses, pemulihan data, dan enkripsi data.

Application Security

Keamanan aplikasi merupakan sistem keamanan yang berfokus pada melindungi aplikasi atau perangkat lunak dari serangan siber. Perlindungan yang dilakukan meliputi pencegahan, pendeteksian, serta tindakan responsif yang diambil terhadap serangan yang muncul.

Selain itu, application security juga meliputi security test atau uji keamanan secara menyeluruh, pembaruan software, serta penetapan secure coding practices pada masa pengembangan aplikasi.

Endpoint Security

Jenis keamanan endpoint adalah jenis keamanan IT yang berfokus pada perlindungan perangkat-perangkat akhir seperti komputer, laptop, smartphone, dan perangkat-perangkat IoT. Sistem ini diterapkan untuk melindungi perangkat-perangkat tersebut dari serangan siber yang masuk dari titik tersebut.

Security Tools

Security tools merujuk pada alat-alat yang digunakan dalam keamanan IT untuk mengoleksi informasi, menganalisis, dan mendeteksi aktivitas-aktivitas mencurigakan dan potensi serangan siber. Salah satu tools yang digunakan adalah threat intelligence.

Apa Saja Manfaat Menggunakan IT Security untuk Perusahaan?

Perusahaan yang menerapkan keamanan IT dengan baik akan mendapatkan sejumlah manfaat bagi bisnis. Berikut adalah manfaat-manfaatnya:

Perlindungan dari Serangan Siber

Manfaat utama dari IT security tentu saja adalah perlindungan dari serangan dan ancaman siber yang dapat mengganggu keberlangsungan bisnis.

Meningkatnya Kepercayaan Pelanggan

Perusahaan yang dapat menjamin keamanan IT, khususnya informasi penting dan data, akan memiliki nilai unggul di mata pelanggan dan mitra bisnis lainnya.

Kepatuhan Regulasi dan Hukum

Keamanan data dan informasi sensitif merupakan aspek krusial dan diatur dalam regulasi dan hukum terkait. Sistem keamanan yang andal turut serta membantu perusahaan mematuhi regulasi dan hukum terkait keamanan data.

Tingkatkan Keamanan Teknologi Perusahaan Anda dengan IT Security dari Aplikas Servis Pesona

Keamanan IT merupakan elemen penting dalam mendukung keberlangsungan bisnis di era digital. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan keamanan IT telah terjaga dengan solusi-solusi keamanan IT terbaik.

Aplikasi Servis Pesona, sebagai anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT security, dapat menyediakan solusi dan layanan keamanan IT mulai dari data security, endpoint security, network security, serta security monitoring and tools seperti threat intelligence.

Layanan keamanan IT dari Aplikas Servis Pesona juga meliputi layanan implementasi dan perawatan, layanan customer service 24/7, serta security assessment.

Hubungi marketing@phintraco.com untuk informasi lengkap mengenai IT security dari Aplikas Servis Pesona!

Editor: Cardila Ladini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *