Blog

Jenis Ancaman Keamanan Jaringan yang Perlu Anda Waspadai 18 November 2022 Blog

Jenis Ancaman Keamanan Jaringan yang Perlu Anda Waspadai

Tanpa kita sadari, ancaman keamanan jaringan selalu mengintai perangkat kita. Semua perangkat komputer tidak luput dari ancaman berupa serangan siber yang sangat berbahaya. Layaknya dunia nyata, dunia maya juga penuh dengan ancaman bahaya seperti para perentas yang menyusupi sebuah perangkat untuk meretas data atau informasi penting di dalamnya. Oleh karena itu, penting sekali untuk mewaspadai berbagai ancaman keamanan jaringan yang dapat mengintai perangkat Anda. Pelajari berbagai jenis ancaman keamanan jaringan pada artikel berikut ini.

Mengapa Keamanan Jaringan Menjadi Penting untuk Bisnis?

Umumnya, pelaku bisnis akan peduli pada keamanan jaringan ketika mereka sudah terkena dampaknya. Tidak heran jika keamanan jaringan belum menjadi prioritas banyak pelaku bisnis khususnya di Indonesia. Dampaknya, banyak bisnis yang mengalami kebocoran data sehingga berpengaruh terhadap penurunan penjualan karena pelanggan tidak lagi percaya pada bisnis tersebut. Selain itu, pelaku bisnis juga harus mengeluarkan biaya lebih untuk mengatasi kerusakan pada sistem jaringan. Tidak menutup kemungkinan perusahaan juga harus mengganti rugi para pelanggan yang terkena dampak dari kebocoran data. Oleh karena itu, penting bagi pelaku bisnis untuk memahami ancaman keamanan jaringan agar dapat melindungi bisnis mereka dari ancaman seperti serangan siber.

6 Jenis Ancaman Keamanan Jaringan Paling Berbahaya

Ancaman keamanan jaringan hadir dalam bentuk upaya sabotase atau pencurian data dari para pelaku yang memiliki motif tertentu. Ada pun jenis ancaman keamanan jaringan yang paling berbahaya di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Distributed denial-of-service attacks (DDoS)

DDoS merupakan ancaman keamanan jaringan dengan cara menutup akses jaringan, sistem, maupun aplikasi berbasis web. Sehingga pemilik hak akses tidak bisa memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang.

  1. Malware

Malware merupakan program jahat yang dirancang untuk menyusup dan merusak sistem komputer tanpa sepengetahuan pemiliknya.

  1. Spyware

Spyware adalah perangkat lunak yang terinstal secara diam-diam pada komputer untuk mengambil alih komputer tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selain itu, spyware juga akan secara diam-diam memonitor aktivitas dan mengumpulkan informasi pribadi pengguna.

  1. Computer worms

Computer worm adalah ancaman keamanan jaringan dengan cara membuat sebuah backdoor di komputer untuk memungkinkan peretas yang membuat worms tersebut mengontrol komputer secara remote.

  1. Botnets

Botnet merupakan salah satu ancaman yang juga sangat berbahaya dalam keamanan jaringan komputer. Hal ini disebabkan karena botnet memiliki kemampuan untuk mereplikasi diri sehingga botnet sulit untuk dideteksi oleh sistem keamanan jaringan tradisional.

  1. Trojan horses

Terakhir, trojan horse merupakan ancaman berbahaya yang mampu berkamuflase sehingga terlihat normal dan bekerja sesuai keinginan kita. Sumber trojan umumnya berasal dari software yang di install dalam perangkat.

Ancaman yang telah disebutkan di atas sering kali tidak pandang bulu, sehingga setiap organisasi berisiko terhadap ancaman tersebut. Bagi penyerang, hanya dibutuhkan satu kerentanan untuk mengakses jaringan Anda. Jika Anda mencari solusi atas keamanan jaringan lebih awal, Anda dapat mengatasinya sebelum penyerang dapat mengeksploitasinya. Dalam rangka membantu bisnis untuk memperkuat keamanan jaringan, Anak perusahaan Phintraco Group yaitu Aplikas Servis Pesona menghadirkan solusi Zero Trust Network Security. Aplikas Servis Pesona perusahaan yang bergerak di bidang IT Security akan membantu perusahaan Anda mulai dari tahap konsultasi, deployment, hingga dukungan after-sales.

 

Cari tahu lebih lanjut mengenai Zero Trust Network Security dengan menghubungi kami melalui marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.paloaltonetworks.com/cyberpedia/what-is-network-security

 

Baca juga: 5 Jenis Serangan Siber Berbasis Web yang Sering Targetkan Perusahaan

 

Related article: 5 Reasons to Choose Next-Gen Antivirus

Continue Reading  
Awas! Inilah Langkah-langkah Mencegah Serangan Malware dan Serangan Siber Lainnya 16 November 2022 Blog

Awas! Inilah Langkah-langkah Mencegah Serangan Malware dan Serangan Siber Lainnya

Serangan siber atau cyberattack, sudah lama menjadi isu keamanan. Sehingga mau tidak mau, kita harus sadar akan bahaya dari kejahatan siber dan langkah-langkah pencegahannya. Perangkat apa pun yang kita gunakan baik smartphone, laptop, atau PC, semua itu memiliki ancaman risiko yang sama. Ketika mengakses internet, pernahkah Anda berpikir bahwa komputer yang Anda gunakan akan aman dari berbagai serangan berbahaya? Salah satu serangan yang dapat membahayakan perangkat Anda yaitu malware. Pasalnya, serangan malware telah menjadi salah satu masalah terbesar keamanan siber di dunia. Agar dapat terbebas dari serangan tersebut bahkan juga serangan lainnya, Anda harus terus waspada. Untuk itu, pada artikel kali ini membahas mengenai langkah-langkah mencegah serangan malware dan serangan siber lainnya yang mengancam keamanan data perusahaan Anda.

Mengapa Serangan Malware dan Serangan Siber Lainnya Sangat Berbahaya?

Dalam dunia internet, serangan malware merupakan salah satu masalah besar yang sering terjadi. Hal tersebut disebabkan karena malware tidak dapat terdeteksi oleh komputer atau antivirus. Salah satu cara penjahat siber menyebarkan malware ini yaitu melalui browser yang digunakan untuk berselancar di internet. Malware dan serangan siber lainnya dikendalikan oleh penjahat siber sehingga masalah yang terjadi yaitu penjahat siber tersebut dapat mencuri data-data penting di perangkat (komputer) Anda.

Langkah-langkah Mencegah Serangan Malware dan Serangan Siber Lainnya

Serangan siber datang dalam berbagai bentuk, tidak hanya serangan walware namun juga seperti serangan phising atau bahkan ransomware. Terlepas dari penyebabnya, perusahaan perlu meningkatkan upaya dalam menerapkan keamanan siber yang diperlukan demi mengatasi kerentanan infrastruktur mereka. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diterapkan perusahaan Anda untuk mencegah serangan malware dan serangan siber lainnya agar meminimalkan kemungkinan kebocoran data:

  1. Lindungi perusahaan secara konsisten di seluruh jaringan internal, cloud, dan pengguna mobile.
  2. Pusatkan upaya pencegahan kebocoran data dan manajemen keamanan.
  3. Identifikasi, klasifikasi, pantau, dan lindungi data, juga autentikasi pengguna serta kontrol siapa yang dapat memiliki akses ke data dan aplikasi tertentu pada waktu tertentu.
  4. Terapkan pendekatan security solution dan terus memvalidasi setiap tahap interaksi digital perusahaan.
  5. Kelola security solution dari vendor pihak ketiga dengan lebih baik.

Itulah beberapa langkah yang bisa perusahaan terapkan untuk meminimalisir kemungkinan kebocoran data yang di sebabkan oleh berbagai macam serangan siber. Langkah-langkah tersebut menerapkan security solution modern seperti Zero Trust Network Security, Next-generation Firewalls, dan Network Intrusion Prevention Systems (IPS). Prinsip-prinsip solusi keamanan tersebut menggunakan mekanisme keamanan terpusat yang terus menerus memeriksa perilaku yang mencurigakan. Dengan demikian, tim IT dapat tetap terdepan dalam menghadapi serangan siber yang terus berkembang dan meminimalkan risiko dari serangan tersebut. Anda harus mengembangkan suatu strategi keamanan yang efektif untuk melindungi infrastruktur dan aset perusahaan Anda. Sebagai anak perusahaan Phintraco Group, Aplikas Servis Pesona dapat membantu perusahaan Anda dalam memaksimalkan penerapan Zero Trust Network Security, Next-generation Firewalls, dan Network Intrusion Prevention Systems (IPS). Penerapan secara maksimal memungkinkan perusahaan Anda tetap aman dari ancaman serangan siber yang sampai saat ini masih meresahkan banyak organisasi di dunia.

 

Hubungi kami melalui marketing@phintraco.com untuk informasi lebih lanjut terkait security solution.

 

Referensi:

https://www.paloaltonetworks.com/cyberpedia/what-is-malware

 

Baca juga: 6 Langkah Untuk Bertahan Melawan Ransomware

 

Related article: 3 Types of Email Attacks Companies Should Prevent

Continue Reading  
Mengenal Strategi Keamanan Siber Zero Trust 14 November 2022 Blog

Mengenal Strategi Keamanan Siber Zero Trust

Tren bekerja jarak jauh dalam beberapa tahun belakangan ini, ternyata memicu perkembangan ancaman siber. Dampaknya, semakin banyak organisasi maupun perusahaan yang membutuhkan strategi untuk keamanan siber yang lebih modern untuk melindungi keamanan jaringan organisasi mereka. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Zero Trust menjadi solusi teknologi ideal yang dapat diterapkan. Lebih lanjut, pada artikel kali ini akan membahas terkait apa itu Zero Trust dan bagaimana cara kerja sistem keamanan tersebut.

Apa itu Zero Trust?

Zero Trust adalah pendekatan keamanan siber untuk mengamankan perusahaan dengan menghilangkan kepercayaan implisit dan terus memvalidasi setiap interaksi digital. Pendekatan keamanan siber ini mengeliminasi konsep “trust” atau kepercayaan dari arsitektur network perusahaan. Dengan kata lain, pendekatan keamanan siber ini tidak membuat sistem menjadi “dipercaya” tetapi justru menghilangkan kepercayaan tersebut. Strategi ini dirancang untuk melindungi lingkungan modern dan memungkinkan transformasi digital dengan menggunakan metode autentikasi yang kuat, memanfaatkan segmentasi jaringan, mencegah pergerakan lateral, dan menyediakan 7 layer pencegahan ancaman. Jika dibandingkan dengan keamanan tradisional yang mempercayakan siapa pun di dalam internal mereka, pendekatan ini justru tidak mempercayai siapa pun dan perangkat apa pun.

Cara Kerja Sistem Keamanan Zero Trust

Sistem keamanan Zero Trust akan bekerja dengan cara mengidentifikasi data, aset, aplikasi, dan layanan jaringan yang paling berharga. Dengan mengidentifikasi aset yang paling penting, perusahaan dapat memfokuskan upaya untuk memprioritaskan dan melindungi aset tersebut. Langkah selanjutnya adalah memahami siapa penggunanya, aplikasi mana yang mereka gunakan dan bagaimana mereka terhubung. Penggunaan sistem keamanan ini akan mendorong proses verifikasi yang sangat ketat. Verifikasi ini dilakukan untuk setiap user dan device yang berupaya mengakses jaringan. Hal tersebut terjadi karena sistem keamanan ini bekerja dengan asumsi bahwa jaringan dalam keadaan genting dan telah dibobol hacker. Karena berada dalam situasi genting, sistem ini memberlakukan sikap untuk tidak mempercayai semua pihak. Selanjutnya, user perlu membuktikan kepada sistem bahwa mereka bukanlah pihak yang melakukan penyerangan ke dalam jaringan.

3 Kerangka Kerja Zero Trust

Zero Trust memiliki 3 kerangka kerja utama dalam upaya mencegah keamanan siber. Apa saja? Berikut diantaranya.

  1. Users

Langkah pertama dalam upaya keamanan menggunakan strategi ini memerlukan autentikasi identitas pengguna yang kuat dan verifikasi integritas perangkat pengguna.

  1. Applications

Konsep dasar dari penerapan strategi ini adalah bahwa aplikasi tidak dapat dipercaya sehingga butuh pemantauan berkelanjutan saat runtime untuk memvalidasi perilaku mereka.

  1. Infrastructures

Segala sesuatu yang berhubungan dengan infrastruktur seperti router, switche, cloud, IoT, and supply chain harus ditangani dengan pendekatan ini.

Dapatkan Solusi Zero Trust dari Aplikas Servis Pesona

Membantu perusahaan di berbagai bidang untuk memperkuat keamanan, anak perusahaan Phintraco Group yaitu Aplikas Servis Pesona menghadirkan solusi terbaru, Zero Trust. Solusi keamanan Zero Trust memungkinkan perusahaan Anda memiliki strategi yang dapat membantu Anda selangkah lebih maju dengan keamanan canggih yang mampu mengurangi risiko serangan siber. Tak hanya itu, Anda dapat mencegah isu-isu keamanan dengan mudah sambil melakukan deteksi dan respon secara cepat. Saatnya perkuat keamanan perusahaan Anda dengan optimal dengan strategi keamanan bersama solusi Aplikas Servis Pesona sediakan.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut terkait implementasi Zero Trust, jangan ragu untuk hubungi kami di marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.paloaltonetworks.com/cyberpedia/what-is-a-zero-trust-architecture

 

Baca juga:  Intrusion Prevention System (IPS): Solusi Keamanan Jaringan Kelas Enterprise

 

Related article: Developing an Effective Cyber Security Strategy

Continue Reading