Mitos dan Fakta Penggunaan Omnichannel Untuk Customer Experience

By |2022-01-26T16:31:50+07:00January 21st, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Customer experience menjadi salah satu hal yang menjadi pembeda bagi perusahaan dalam melayani pelanggan. Transformasi digital yang ada terus berkembang, membuat perusahaan juga harus mengikuti perkembangan teknologi untuk terus memenuhi ekspektasi pelanggan. Perkembangan pada contact center dalam melayani pelanggan juga telah berkembang dari waktu ke waktu. Berawal pada hanya layanan telefon pada contact center, saat ini pelanggan dapat melakukan pelaporan keluhan dari berbagai channel yang ada seperti email bahkan twitter dan media sosial lainnya.

Mitos dan Fakta Penggunaan Omnichannel Untuk Customer Experience

Penggunaan berbagai channel dalam contact center dapat diakses dengan solusi omnichannel. Namun, banyak orang beranggapan bahwa penggunaan berbagai macam media dalam contact center membuat alur pelaporan keluhan dan penyebaran informasi produk menjadi lebih sulit. Faktanya, penggunaan omnichannel adalah pilihan yang tepat untuk meningkatkan customer experience karena menggunakan serangkaian interaksi di berbagai channel serta mampu mengelola customer journey ketika mengakses contact center. Mari pahami penjelasan fakta dari mitos yang ada mengenai omnichannel seperti berikut:

1.      Multi channel contact center sama dengan omnichannel pada contact center

Banyak orang beranggapan bahwa multi channel pada contact center sama dengan omnichannel. Faktanya, multichannel dan omnichannel berbeda dan bukan hanya sebuah trik pemasaran. Multichannel mengacu pada pelanggan yang dapat berinteraksi melalui berbagai channel. Omnichannel juga sama seperti dengan multichannel, namun omnichannel mampu mengintegrasikan berbagai channel, mengelola, dan mengoptimalkan customer journey.

2.      Transformasi menggunakan omnichannel rumit

Berpindah dari sistem contact center yang konvensional ke omnichannel lebih mudah dari yang Anda kira. Anda tidak perlu mengganti seluruh infrastruktur Anda sekaligus. Beberapa perusahaan menggunakan omnichannel secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan. Omnichannel juga dapat mengintegrasikan sistem yang sudah Anda gunakan.

3.      Platform pengalaman pelanggan tidak banyak membantu karyawan

Karyawan adalah aset terpenting dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. Contact center tidak akan berhasil tanpa agen contact center yang baik karena merekalah yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Penggunaan omnichannel juga meningkatkan employee experience. Solusi omncihannel memiliki tampilan desktop yang mudah dan juga terdapat berbagai analisis yang dapat diakses oleh karyawan. Sehingga, karyawan dapat meningkatkan layanannya. Omnichannel juga mempermudah karyawan untuk melihat media apa saja yang digunakan pelanggan ketika menghubungin contact center dalam satu desktop.

4.      Omnichannel hanya membantu contact center

Terkadang, contact center tidak hanya dilakukan pada agen contact center. Ada beberapa masalah yang memerlukan kerja sama dengan departemen lain. Omnichannel mampu menghubungkan pelanggan dengan departemen lain seperti pemasaran, keuangan dan departemen lain. Sehingga penggunaan omnichannel tidak hanya membantu contact center, namun juga dapat bekerja sama dengan semua departemen terkait dalam melayani pelanggan.

Seperti itulah beberapa mitos serta faktanya jika Anda menggunakan omnichannel pada contact center.  Penggunaan teknologi akan mempermudah kinerja karyawan dan perusahaan akan merasakan manfaatnya untuk pelanggan. Anda dapat menerapkan omnichannel pada contact center bersama PhinCon. PhinCon atau Phintraco Consulting merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang menyediakan layanan IT Consultancy. Salah satu solusi teknologi yang dihadirkan PhinCon yaitu omnichannel pada contact center.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penerapan omnichannel pada contact center.

 

Referensi:

https://www.genesys.com/blog/post/believe-omnichannel-magic

https://www.genesys.com/resources/busting-the-top-10-myths-of-omnichannel-customer-engagement

 

 

Artikel terkait:

Gunakan Omnichannel pada Contact Center untuk Meningkatkan Customer Experience

By |2022-01-26T16:35:44+07:00January 19th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Saat ini, Transformasi ke layanan digital diperlukan guna memaksimalkan proses bisnis perusahaan. Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai macam aplikasi digital, termasuk dalam layanan pelanggan atau contact center. Perusahaan harus terus menggali informasi terkini mengenai teknologi terbaru dalam contact center agar dapat meningkatkan customer experience.

Melalui channel digital , perusahaan akan mendapatkan customer experience yang lebih karena berkomunikasi dengan pelanggan tidak hanya melalui suara. Namun, jika satu petugas contact center menangani berbagai macam channel secara manual juga akan menyulitkan petugas dimana petugas tersebut tidak akan fokus dalam melayani pelanggan karena harus membuka banyak aplikasi. Oleh karena itu, diperlukannya adanya satu aplikasi yang dapat melayani pelanggan dari berbagai jenis media yang ada agar penyampaian informasi mengenai produk dan keluhan pelanggan dapat dengan mudah dilakukan.

Omnichannel: Satu Aplikasi Banyak Kegunaan

Contact Center dengan omnichannel dapat lebih dekat dengan pelanggan dan meningkatkan customer experience. Omnichannel adalah sebuah strategi untuk contact center yang dapat memfasilitasi pelanggan dengan berbagai channel komunikasi yang ada untuk berinteraksi. Penggunaan omnichannel pada contact center dapat memberikan interaksi yang lebih proaktif dengan mudah kepada pelanggan. Solusi omnichannel pada contact center memudahkan petugas karena menggunakan pendekatan multichannel pada satu aplikasi. Petugas contact center juga dapat berinteraksi dengan pelanggan tanpa kehilangan riwayat atau journey yang sudah dilakukan pelanggan. Aplikasi omnichannel dapat memperlihatkan riwayat pelanggan ketika menghubungi contact center, sehingga petugas dapat mengetahui interaksi apa dan menggunakan channel mana yang sudah dilakukan pelanggan.

Manfaat Omnichannel Untuk Contact Center

Jika perusahaan Anda saat ini masih menggunakan sistem contact center konvensional, inilah saatnya berpindah untuk menggunakan omnichannel. Hal tersebut dikarenakan banyaknya media yang digunakan pelanggan dan omnichannel mampu menyederhanakan kebutuhan tersebut didalam satu tampilan. Admin sebuah perusahaan juga dapat merancang penggunaan omnichannel sesuai kebutuhan bisnis perusahaan. Omnichannel dapat dioperasikan untuk contact center untuk tujuan seperti berikut:

  1. Inbound contact center

Penggunaan omnichannel memudahkan petugas contact center dalam proses inbound, memproses informasi dan menerima panggilan dari pelanggan yang membutuhkan bantuan dalam melakukan pembayaran atau memiliki pertanyaan tentang produk, layanan, atau akun mereka. Menggunakan solusi omnichannel dapat menggabungkan panggilan inbound baik dalam pesan suara atau media sosial lainnya.

  1. Outbound contact center

Tidak hanya inbound, solusi omnichannel juga digunakan untuk outbound. Petugas contact center dapat dengan mudah menghubungi pelanggan yang potensial karena sudah terhubung dengan satu dekstop. Seperti yang kita ketahui, outbound adalah panggilan atau interaksi yang dilakukan oleh petugas contact center ke pelanggan potensial untuk mendapatkan calon pelanggan baru dengan berbagi informasi seperti produk atau layanan terbaru.

  1. Business optimization

Beberapa perusahaan memiliki petugas contact center yang banyak, sehingga sulit dalam melakukan performance monitoring. Menggunakan solusi omnichannel pada contact center dapat membuat Anda melihat kinerja petugas dengan mudah. Anda akan menglola petugas contact center dengan mudah karena adanya analytics untuk keperluan durasi penanganan dan jumlah layanan yang diberikan. Anda juga dapat dengan mudah melakukan penjadwalan diseluruh channel.

  1. Integrasi

Jika perusahaan Anda sudah memiliki suatu sistem pada layanan pelanggan namun ingin memaksimalkan kinerjanya, Anda dapat menggunakan solusi omnichannel. Penggunaan solusi omnichannel dapat terintegrasi dengan sistem dan aplikasi yang ada sehingga dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Perusahaan Anda dapat dengan mudah menambahkan kemampuan baru pada sistem contact center yang sudah ada sesuai kebutuhan dengan berkonsultasi pada PhinCon penyedia solusi omnichannel.

Transformasikan Contact Center Anda Menggunakan Omnichannel

Mengembangkan penggunaan omnichannel pada contact center akan memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa. Petugas contact center akan merasakan employee experience yang berbeda dan kinerjanya pun akan meningkat. PhinCon atau Phintraco Consulting merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Consultancy. Anda dapat berkonsultasi langsung dengan para ahli untuk menerapkan solusi omnichannel pada contact center sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang ada pada perusahaan Anda.

 

Hubungi marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penggunaan omnichannel pada contact center.

 

Referensi:

https://www.genesys.com/definitions/what-is-an-outbound-call-center

https://www.genesys.com/capabilities/call-center-software

https://www.genesys.com/blog/post/build-the-omnichannel-contact-center-of-your-dreams

 

Artikel terkait:

3 Tips Meningkatkan Kinerja Contact Center di Tengah Tekanan Pandemi

By |2022-01-26T16:32:48+07:00January 17th, 2022|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perusahaan memiliki jumlah interaksi dengan pelanggan yang cukup banyak dalam suatu waktu, khususnya interaksi pelanggan melalui contact center. Karena adanya peraturan pengurangan interaksi sosial selama pandemi, jumlah ini pun diproyeksikan akan terus meningkat. Beban kerja contact center pun menjadi semakin berat ketika jumlah interaksi percakapan dengan pelanggan yang diterima perusahaan bertambah. Saat ini pun pelanggan sudah semakin mengikuti perkembangan zaman dan tidak ingin adanya batasan untuk pengalaman pelanggan. Pelanggan saat ini cenderung ingin dapat melalukan interaksi dengan contact center dari berbagai saluran komunikasi digital.

Tips Tingkatkan Contact Center

Dengan adanya tuntutan tersebut pada contact center, sangat penting untuk perusahaan Anda dapat menciptakan lingkungan kerja contact center yang bebas stres dan menyenangkan di tengah kesulitan selama pandemi. Namun, kinerja contact center pun harus tetap diperhatikan untuk mencapai customer experience terbaik. Selama masa yang semakin sulit ini, berikut adalah 3 tips untuk mempertahankan kinerja contact center:

1. Tekankan efisiensi

Contact center perlu untuk mengumpulkan data penting dari interaksi dengan pelanggan. Sistem Business Intelligence tradisional tidak dapat menyusun dan mengumpulkan data penting ini dari interaksi suara. Sehingga, transkrip dari solusi omnichannel pun dibutuhkan agar proses ini dapat dilakukan oleh sistem dalam waktu singkat. Selain itu, omnichannel juga menawarkan routing omnichannel untuk dapat mengarahkan pertanyaan atau permasalahan dari pelanggan ke tim atau seseorang yang ahli sesuai bidangnya. Alhasil, agen contact center tidak perlu membuang banyak waktu untuk menangani masalah yang berasa di luar kendali.

2. Bangun konsistensi

Pelanggan menginginkan adanya customer experience terbaik dari perusahaan. Contact center sebagai garda terdepan perusahaan pun harus memberikan performa yang maksimal dan konsisten kepada para pelanggan. Untuk membangun konsistensi ini, perusahaan Anda dapat mengimplementasikan solusi omnichannel yang menyediakan laporan kinerja contact center bahkan saat mereka bekerja secara remote. Dengan pelaporan terpadu dari semua platform digital, supervisor dapat memiliki pemahaman yang baik tentang kinerja timnya. Pelaporan dari omnichannel ini pun memiliki dasbor canggih yang menyediakan volume interaksi harian, historis dan topik percakapan, untuk memastikan kinerja agen maksimal dan konsisten.

3. Hindari pengulangan

Tidak sedikit pelanggan yang menghubungi contact center beberapa kali dalam satu waktu dari saluran komunikasi berbeda. Jika demikian, agen contact center pun harus menanyakan ulang masalah atau pertanyaan yang dihadapi pelanggan beberapa kali dan akan membutuhkan cukup banyak waktu. Bukan hanya menjadi masalah untuk agen contact center, tapi juga untuk pelanggan. Untuk mengatasi kesulitan ini, agen contact center harus didukung dengan teknologi yang terintegrasi all-in-one. Perusahaan harus dapat menyatukan semua saluran komunikasi digital ke salam satu platform dengan menggunakan omnichannel agar akses ke informasi dasar profil pelanggan dan riwayat interaksi dapat ditemuka dalam waktu singkat dan menghindari adanya pengulangan.

 

Banyak pelanggan yang ingin berinteraksi dengan perusahaan, apalagi sejak pandemi. Entah mereka ingin membeli produk, memecahkan masalah, atau ingin tahu lebih lanjut tentang suatu produk. Interaksi ini banyak dilakukan antara pelanggan dan agen contact center. Antusiasme pelanggan ini secara tidak langsung akan menambah beban pekerjaan para agen contact center. Sistem contact center harus menyediakan solusi omnichannel untuk memberikan peforma yang baik meskipun di tengah pandemi. Solusi omnichannel adalah investasi teknologi yang tepat untuk perusahaan karena dapat meningkatkan pengalaman bukan hanya untuk pelanggan, namun juga agen contact center.

Implementasikan solusi omnichannel sekarang juga bersama PhinCon, anak perusahaan Phintraco Group, yang sudah berpengalaman dalam menyediakan solusi teknologi terbaik untuk perusahaan.

 

Dapatkan informasi lebih lengkap mengenai omnichannel dengan email ke marketing@phintraco.com.

 

 

Referensi:

https://www.genesys.com/blog/post/6-tips-to-cultivate-a-stress-free-contact-center-environment

https://www.talkdesk.com/blog/omnichannel-contact-center-capabilities/

 

Artikel terkait:

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Robotic Process Automation

By |2021-12-28T08:00:27+07:00December 22nd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perusahaan akan terus mencari langkah strategis untuk dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan efektivitas biaya. Hal ini juga didorong karena adanya pandemi Covid-19 yang menempatkan perusahaan berada pada posisi bertahan. Peningkatan produktivitas dan efektivitas biaya dapat dilakukan dengan cara mengimplementasikan teknologi robotika canggih serta sistem komputer yang dikendalikan oleh “robot” yang disebut robotic process automation. Teknologi ini mampu mengembangkan aplikasi yang dapat meniru tindakan manusia.

Pengenalan Robotic Process Automation

Robotic process automation (RPA) adalah teknologi yang mampu mengotomasi proses bervolume tinggi sehingga pekerjaan digital berulang dan manual dilakukan oleh robot perangkat lunak, atau bot. Biasanya, bot melakukan tugas yang sederhana dan berulang secara struktural, pada kompleksitas yang jauh lebih tinggi sehingga melampaui kemampuan manusia pada umumnya. RPA dapat meningkatkan kecepatan dan tingkat akurasi dalam proses bisnis. Contohnya ketika memperbarui kontak karyawan, data pendapatan atau mentransfer satu program ke software lain, dan pemindahan data pelanggan dari spreadsheet ke sistem CRM (Customer Relationship Management). Saat ini, menurut Gartner, RPA menjadi segmen pasar software perusahaan yang tumbuh paling cepat.

Apa yang Bisa Dilakukan Bot Untuk Anda?

Bot RPA memiliki keahlian seperti manusia di dunia digital. Bot RPA akan menjadi digital workforce untuk perusahaan Anda yang dapat berinteraksi pada sistem atau aplikasi apa pun. Bot mampu menyalin, mengambil data pada website, membuat perhitungan, membuka dan memindahkan file, mengekstrak data dari email, masuk ke dalam sebuah program, terhubung ke API, dan mengekstrak data yang tidak terstruktur. Menggunakan bot tidak perlu mengubah sistem bisnis, aplikasi, atau proses yang ada, karena bot dapat beradaptasi dengan interface atau alur kerja apa pun. Bot RPA mudah diatur, digunakan, dan dibagikan. Ketika menjalankan proses bisnis, bot RPA dapat dijadwalkan, dikloning, disesuaikan, dan dibagikan ke seluruh organisasi perusahaan.

Industri yang Tepat Menggunakan Robotic Process Automation

Ketika bot RPA diprogram dengan benar, akan dapat menghasilkan tingkat akurasi 100% dan dapat bekerja sepanjang waktu. Otamasi ini akan berlaku untuk berbagai industri seperti berikut:

  1. Asuransi

Pada industri asuransi, RPA mampu mengurangi biaya dan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan mengotomatiskan pemrosesan dan administrasi klaim, laporan, manajemen audit, memperbarui informasi pekanggan, pendaftaran dan penilaian kelayakan pelanggan serta masih banyak lagi.

  1. Perbankan

Dunia perbankan menjadi industri yang sangat besar dan mampu membuat “dunia” sendiri. Saat ini banyak dikenal superapp mobile banking yang membuat era baru dalam layanan keuangan. RPA mampu membantu hal tersebut dengan mengotomatiskan pemrosesan aplikasi baru, migrasi data, keputusan kredit, customer onboarding, regulatory compliance, mortage and loan origination dan customer service.

  1. Kesehatan

Industri kesehatan memiliki banyak dokumen kesehatan yang saling bertukar dokumen antar divisi. RPA mampu meningkatkan pengalaman pasien dan meningkatkan compliance dengan mengotomatiskan rekam medis dan manajemen data, pra-otorisasi pasien, analisis operasional, dan pemrosesan klaim.

  1. Manufacture

Atasi proses manufacture Anda dengan mengotomatiskan biaya pengiriman, proses ERP, manajemen inventaris, manajemen transportasi, biaya pengiriman, proses pesanan pembelian, verifikasi faktur, konfirmasi tanda terima.

  1. Sektor publik

RPA memudahkan konektivitas dan kinerja pada sektor publik seperti dengan mengotomatiskan pengadaan, sumber daya manusia, dan proses keuangan.

  1. Science

RPA mampu membantu inovasi bahan bakar dan kelincahan operasional dalam bidang science dengan mengotomatiskan produktivitas back-office, lifecycle management, pelacakan masalah keamanan produk, supply chain management, penanganan data uji klinis, dan penanganan keluhan.

RPA sangat berguna untuk compliance karena dapat memastikan pelaporan compliance dilakukan dengan benar setiap saat. Manfaat lain dari RPA yaitu mampu membuat ROI lebih besar dalam memfasilitasi transformasi digital, memungkinkan peluang pendapatan tambahan dan membuat karyawan untuk fokus pada peningkatan pekerjaan yang fokus pada proses bisnis.

Konsultasikan penerapan robotic process automation untuk perusahaan Anda bersama PhinCon, anak perusahaan Phintraco Group yang melayani IT Consultant salah satunya yaitu solusi RPA.

Ketahui informasi lebih lanjut mengenai robotic process automation dengan menghubungi kami di marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.gartner.com/en/newsroom/press-releases/2019-06-24-gartner-says-worldwide-robotic-process-automation-sof

https://www.automationanywhere.com/company/blog/rpa-thought-leadership/robotic-process-automation-at-a-glance

 

Artikel terkait:

Manfaat Robotic Process Automation Untuk Bisnis

By |2021-12-28T08:40:27+07:00December 20th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Sudahkah Anda mengetahui tren teknologi 2022? Informasi dari Gartner menyebutkan bahwa teknologi hyperautomation akan menjadi tren teknologi di tahun 2022. Teknologi hyperautomation itu sendiri adalah sebuah pendekatan yang menggunakan teknologi modern dan canggih seperti artificial intelligence (AI), machine learning (ML), dan robotic process automation (RPA) untuk mengotomasi proses bisnis yang biasanya dilakukan oleh manusia. Kali ini, akan di bahas mengenai robotic process automation yang mampu membantu otomasi proses bisnis. Sudahkah Anda mengetahui manfaat robotic process automation? Mari kita bahas.

Sekilas Mengenai Robotic Process Automation

Robotic Process Automation atau biasa disebut dengan RPA bukanlah sebuat robot seperti namanya. RPA adalah sebuah teknologi perangkat lunak yang mudah digunakan oleh siapa saja untuk mengotomasi digital task. Pengguna software dapat membuat software robots (atau yang biasa kita kenal dengan sebutan “bot”) menggunakan RPA. Otomasi RPA memungkinkan pengguna membuat bot dengan mengamati perilaku manusia di dunia digital. Bot mampu mempelajari, meniru, dan menjalankan proses bisnis sesuai aturan yang sudah dibuat. Bot software RPA mampu berinteraksi dengan aplikasi atau sistem apa pun, dapat beroperasi sepanjang waktu (nonstop), dan memiliki proses yang lebih cepat dengan reliability serta tingkat presisi mendekati 100%.

Manfaat Robotic Process Automation Untuk Bisnis

Di awal sudah dijelaskan bahwa menggunakan RPA mampu mengotomasi proses bisnis. RPA memiliki manfaat yang lebih besar untuk bisnis, antara lain sebagai berikut:

  1. Produktivitas yang maksimal

Bot RPA membuat karyawan menjadi lebih produktif karena mampu mempercepat alur kerja dan mampu menyelesaikan banyak pekerjaan dengan menjalankan proses secara otomatis. Di beberapa industri yang membutuhkan proses dokumentasi data yang banyak seperti industri keuangan, asuransi, dan sektor publik, bot RPA dapat menangani pengisian formulir dan pemrosesan klaim secara otomatis.

  1. Akurasi yang tepat

Dengan tingkat akurasi 99.99%, tidak akan ada pengerjaan ulang dengan tingkat compliance yang mendekati sempurna. Penggunaan RPA pada industri keuangan, kesehatan, dan sciences mampu membantu pencapaian standar compliance yang ketat. Pada industri akuntasi, RPA mampu meningkatkan kecepatan dan presisi dalam proses order-to-cash dan procure-to-pay.

  1. Penghematan biaya

Bot RPA memiliki fitur intuitive code-free interface yang mampu menguasai pembuatan bot dengan cepat. Hal ini akan mendorong ROI dengan cepat. Waktu kerja karyawan akan terpotong 40% dari pekerjaan administrasi dibandingkan ketika dikerjakan secara manual. Pada industri kesehatan, bot RPA mampu mengotomasi eksekusi proses dan hasil identifikasi pasien dengan tepat.

  1. Dapat terintegrasi dengan platform lain

RPA merupakan aplikasi-agnostik, sehingga dalam penerapannya tidak dibutuhkan penggantian sistem, karena RPA dapat terintegrasi dengan platform lain yang sudah ada di perusahaan. Perusahaan akan mendapatkan efisiensi dan hasil kolaborasi yang efektif.

  1. Pengalaman pelanggan yang luar biasa

Bot RPA yang digunakan di front office, membantu agen berinteraksi dengan pelanggan. Pengalaman pelanggan meningkat 50% dan mampu menghasilkan pengurangan waktu penanganan panggilan.

  1. Memanfaatkan Artificial Intelligence (AI)

Ketika artificial intelligence (AI) digabungkan dengan RPA untuk membuat Intelligent Automation, mampu memanfaatkan 80% data perusahaan yang tidak terstruktur.

  1. Skalabilitas

RPA membuat proses bisnis yang kompleks menjadi lebih mudah dan mampu beradaptasi pada waktu yang tidak pasti dan lingkungan digital yang berubah-ubah. Beban kerja apa pun dapat ditangani secara fleksibel.

Penggunaan RPA yang tepat akan mendatangkan ROI dengan cepat dan akan membuat pengalaman pelanggan yang maksimal. Perusahaan akan mampu sustain dan selangkah lebih maju dibanding kompetitor. Jika perusahaan Anda ingin menerapkan RPA, Anda dapat bekerja sama dengan PhinCon, anak perusahaan Phintraco Group. Phintraco Consulting merupakan kepanjangan dari PhinCon yang melayani IT Consultant. Salah satu solusi teknologi yang ditawarkan PhinCon yaitu robotic process automation.

Hubungi kami untuk informasi lebih lengkap mengenai robotic process automation melalui email ke marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.automationanywhere.com/rpa/robotic-process-automation

 

Artikel terkait:

Serverless Architecture Menyederhanakan Arsitektur IT

By |2021-12-13T07:04:23+07:00December 1st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Ketika berbicara mengenai IT infrastruktur dan arsitektur, akan terbayang betapa rumitnya sistem IT dan segala arsitekturnya. Hal tersebut membuat arsitektur IT menjadi ditinggalkan karena tim IT akan fokus terhadap pengembangan IT untuk meningkatkan bisnis proses. Teknologi sudah semakin berkembang menciptakan teknologi alternatif untuk menyederhanakan arsitektur IT. Saat ini ada teknologi yang dikenal dengan serverless architecture. Berikut penjelasan dan manfaatnya untuk perusahaan Anda.

Apa Itu Serverless Architecture?

Serverless architecture merupakan salah satu pendekatan untuk software design, memudahkan pengembang membangun dan menjalankan layanan aplikasi tanpa perlu mengelola infrastruktur. Para pengembang dapat melakukan pekerjaan coding dan memastikan aplikasi berjalan di server yang telah disediakan/dioperasikan oleh suatu platform tanpa perlu memikirkan management server, seperti provisioning, scaling, dan maintenance. Scaling dapat dilakukan secara otomatis.

Keuntungan Menggunakan Serverless Architecture

Keuntungan utama jika perusahaan Anda menggunakan serverless architecture adalah para pengembang dapat fokus pada pengembangan produk. Para pengembang tidak akan mengelola dan mengoperasikan server. Selain itu, konfigurasi jaringan atau keamanan server secara fisik juga tidak diurus oleh pengembang, melainkan akan ditangani oleh third-party. Apa keuntungan lainnya? Berikut adalah keuntungannya:

  1. Kemampuan pengamatan yang lebih baik

Menggunakan serverless architecture akan membagi aplikasi menjadi beberapa bagian kecil, yang biasa disebut dengan decomposition. Hal tersebut akan membuat Anda memiliki kemampuan pengamatan yang lebih baik. Melihat bagian dari aplikasi menjadi bagian yang lebih kecil akan menumbuhkan banyak wawasan dan dapat membuat perubahan kecil yang berdampak besar.

  1. Penerapan yang mudah dan cepat

Kecepatan sering menjadi faktor pendukung dalam memilih untuk menggunakan arsitektur tanpa server. Anda dapat menerapkan aplikasi dengan cepat dalam hitungan jam karena tidak ada konstruksi infrastruktur yang membebani Anda.

  1. Fleksibel sehingga mempercepat munculnya inovasi

Penerapan yang lebih cepat mendatangkan kemudahan dalam skalabilitas. Perusahaan Anda menjadi lebih fleksibel sehingga Anda dapat mempercepat inovasi.

  1. Mengurangi biaya

Perusahaan Anda dapat mengurangi investasi yang besar yang biasa diperlukan ketika membuat arsitektur IT. Menggunakan serverless architecture pada dasarnya mengalihdayakan server dan manajemen basis data.

  1. Lebih fokus pada UX

Menggunakan serverless architecture akan membuat tim IT Anda fokus unntuk meningkatkan UX atau pengalaman pengguna karena tim IT tidak memikirkan infrastruktur dan fokus untuk masalah strategis.

  1. Keamanan serverless lebih baik

Keamanan serverless architecture sudah memiliki tingkat standarisasi keamanan yang diakui dan bersertifikasi, seperti ISO 27001, PCI-DSS, dan lainnya.

Anda akan lebih mendapatkan banyak manfaat jika menggunakan cloud monitoring pada serverless architecture perusahaan Anda. Konsultasikan penerapan solusi cloud monitoring untuk perusahaan Anda bersama Phintraco Consulting. Phintraco Consulting atau yang biasa dikenal dengan PhinCon merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang Information Technology (IT) consulting and services. Sudah melayani lebih dari 300 klien, PhinCon siap menerapkan layanan IT yang tepat, khususnya solusi cloud monitoring untuk perusahaan Anda.

 

Hubungi kami dengan mengirimkan email ke marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai solusi cloud monitoring.

 

Referensi:

https://newrelic.com/blog/best-practices/what-is-serverless-architecture

 

Artikel terkait:

Amati Kinerja Serverless Architecture Dengan Solusi Cloud Monitoring

By |2021-12-13T07:03:16+07:00November 29th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Apakah perusahaan Anda sudah menggunakan serverless architecture? Jika perusahaan Anda sudah menerapkan serverless architecture maka inilah saatnya untuk menggunakan solusi cloud monitoring. Apa itu cloud monitoring? Mari simak penjelasannya.

Apa itu Cloud Monitoring?

Cloud monitoring merupakan sebuah metode untuk meninjau, mengamati, dan mengelola kinerja operasional IT yang menggunakan sistem berbasis cloud atau yang biasa disebut serverless architecture. Menggunakan cloud monitoring akan membantu tim IT Anda untuk melakukan pengamatan bahwa situs web, server aplikasi, dan infrastruktur cloud lainnya tersedia dan berjalan dengan baik. Melakukan monitoring secara berkelanjutan akan dapat meningkatkan sumber daya, waktu respons server, dan dapat mencegah terjadinya permasalahan yang akan terjadi. Sangat penting untuk menggunakan cloud monitoring ini, karena akan memberikan pengetahuan lebih dalam dan lengkap mengenai kinerja cloud.

Manfaat Menggunakan Solusi Cloud Monitoring

Cloud monitoring mampu membantu tim IT untuk melihat kinerja serverless architecture. Berikut penjelasan manfaat menggunakan solusi cloud monitoring:

  1. Meningkatkan kemampuan pengamatan

Tim IT Anda akan segera mengetahui masalah yang terjadi karena cloud monitoring akan mengeluarkan alerts. Cloud monitoring juga mampu mengukur transaksi, meningkatkan kemampuan pengamatan sistem, dan menampilkan metriks, logs, dan traces yang berguna.

  1. Memindai file secara real-time

Serverless architecture merupakan sistem IT tanpa perlu mengelola infrastruktur. Menggunakan solusi cloud monitoring dapat memudahkan tim IT Anda melihat kinerja serverless secara real-time.

  1. Memantau kinerja serverless di seluruh lokasi

Meskipun serverless merupakan sistem IT yang sederhana, serverless tetap memiliki berbagai macam sistem. Menggunakan solusi cloud monitoring untuk memantau kinerja serverless mampu meningkatkan pengamatan pada setiap komponen pada serverless. Contohnya seperti pada mobile app/ browser, cloud compute services (AWS, Azure, GCP), monolithic application & application microservices, server OS (cloud, on-prem, or virtual), dan managed Services dapat diketahui melalui cloud monitoring.

  1. Menggabungkan alat pemantauan dengan penyedia cloud yang berbeda

Banyak penyedia cloud yang sudah tersedia. Menggunakan cloud monitoring dapat digabungkan dengan cloud dari AWS, Azure, atau Google Cloud.

  1. Analisis dan alerts yang intelligence

Cloud monitoring memiliki kemampuan cerdas. Sehingga, Anda dapat menjelajahi data, memunculkan korelasi secara otomatis, dan mengurangi terjadinya masalah. Performa serverless architecture bisa di visualisasikan, memecahkan masalah, dan memantau semua fungsi serverless architecture Anda di satu tempat.  

Solusi Cloud monitoring sangat bermanfaat untuk Anda yang menggunakan serverless architecture atau sistem cloud. Phintraco Consulting atau PhinCon merupakan perusahaan penyedia layanan solusi cloud monitoring yang merupakan anak perusahaan Phintraco Group. Perusahaan Anda dapat berkonsultasi dengan PhinCon jika ingin mengimplementasikan solusi cloud monitoring.

 

Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk mendapatkan informasi lebih lengkap oleh para ahli mengenai solusi cloud monitoring.

 

Referensi:

https://newrelic.com/devops/serverless-monitoring

https://docs.newrelic.com/docs/serverless-function-monitoring/

 

Artikel terkait:

Penggunaan API Management untuk Perusahaan di Industri Kesehatan

By |2021-11-10T06:18:13+07:00November 5th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

API atau Application Programming Interfaces memiliki peran penting dalam segala jenis industri, termasuk juga Industri kesehatan.  Seperti yang kita tahu, saat ini layanan kesehatan sudah mulai menerapkan teknologi untuk memudahkan pasien dan juga tenaga kesehatan. Contohnya ketika pasien berkonsultasi dengan dokter, manajemen rumah sakit bekerja sama dengan para mitra, layanan pendukung pasien, perusahaan asuransi, dan berbagai macam cara memanfaatkan data resources. Semua itu berkat API , yang memungkinkan perusahaan di industri kesehatan menciptakan inovasi baru, meningkatkan layanan yang ada, dan dapat membuat perusahaan bekerja lebih efisien.

API tidak akan bekerja maksimal tanpa API Management, sehingga ketika kita membahas mengenai penggunaan API untuk perusahaan di industri kesehatan, secara tidak langsung dibutuhkan API Management di dalamnya. Memiliki API untuk perusahaan dalam industri kesehatan dapat meningkatkan layanan terhadap pasien dan menciptakan cara baru bagi pengembang aplikasi untuk terlibat dan terhubung dengan pasien melalui perangkat apapun. Hal tersebut dapat mempermudah kinerja karyawan dan mitra perusahaan karena berhasil membuat sistem operasi menjadi lebih simple dan memberikan kualitas perawatan yang lebih baik kepada pasien. Pelayanan pasien dengan proses yang cepat menjadi prioritas utama dalam industri kesehatan karena menghadapi keberlangsungan hidup seseorang sehingga penerapan strategi API yang maksimal menjadi suatu keharusan.

Penggunaan API Management untuk Perusahaan di Industri Kesehatan

Pada umumnya, proses adminstrasi rumah sakit memiliki cara yang rumit. Hal tersebut karena kondisi pasien harus dengan jelas dan terdata secara terperinci oleh rumah sakit. Hal tersebut membuat perusahaan di industri kesehatan sangat membutuhkan API dan API Management agar dapat membuat proses kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat. Berikut adalah contoh penggunaan API untuk perusahaan di industri kesehatan:

  • Dokter dan pasien saling terhubung

API dapat memudahkan perusahaan di industri kesehatan terhubung dengan dokter dan pasien. Menggunakan API dapat membuat perusahaan di industri kesehatan mengaktifkan akses melalui website atau perangkat seluler ke alat diagnostik pasien. Hal tersebut mampu mempercepat layanan sehingga informasi kesehatan pasien dapat diperoleh dengan lebih cepat dan mudah. API juga dapat memfasilitasi pencatatan dan pengelolaan data yang dilaporkan oleh dokter, sehingga mampu menjalankan analisis perawatan kesehatan pasien untuk membantu membuat keputusan meningkatkan efisiensi dan memangkas biaya.

  • Menyederhanakan sistem operasi perawatan kesehatan

Tidak hanya layanan antara dokter dan pasien, penggunaan API juga dapat menyederhanakan sistem operasi untuk tenaga kesehatan lain. API dapat digunakan untuk mengintegrasikan berbagai catatan dengan rumah sakit lain dan kantor medis di daerah sekitar untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan sehingga tenaga medis dapat fokus pada perawatan pasien. Hal tersebut juga dapat mengurangi biaya lembur karena masalah penyimpanan dokumen yang rumit. API juga dapat mempermudah dpkter mengakses dokumen penelitian kesehatan terkini sehingga dapat mendiagnosis pasien dengan lebih cepat dan tepat. Penggunaan API yang lebih canggih juga dapat menghubungkan rumah sakit dengan pihak asuransi terkait agar mencegah kesalahan penagihan. Hal ini dapat meningkatkan pengalaman pelanggan terhadap rumah sakit.

Konsultasikan API Magement Perusahaan Anda bersama PhinCon

Setelah mengetahui penggunaan API untuk kemajuan pelayanan perusahaan di industri kesehatan membuat kita menjadi paham akan pentingnya API Management pada industri kesehatan. Dan kini saatnya bagi anda untuk mengambil langkah awal dengan berkonsultasi mengenai API Management bersama PhinCon. PhinCon, merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang melayani IT consulting and services company, dengan salah satu solusi yang ditawarkan PhinCon adalah API Management.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com para tenaga ahli Phincon siap membantu anda dalam penerapan API sesuai kebutuhan bisnis Anda.

 

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/platform/api-management

 

Artikel terkait:

Tingkatkan Customer Experience dengan API Management

By |2021-11-10T06:14:09+07:00November 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perkembangan teknologi yang pesat saat ini telah mendorong masyarakat untuk bisa mengikuti kecepatan transformasi di era digital. Masyarakat yang semakin terbiasa dengan transformasi ini pun pada akhirnya memiliki ekspektasi khusus terhadap jasa atau barang yang akan mereka gunakan. Masyarakat yang menjadi pelanggan ini merupakan faktor paling penting dalam sebuah proses bisnis. Maka, perusahaan harus bisa mengambil langkah yang tepat untuk bisa memenuhi ekspektasi customer experience yang semakin tinggi karena adanya transformasi.

Proses bisnis saat ini banyak beralih dari web ke aplikasi untuk bisa mendapatkan akses yang lebih mudah dan cepat. Perusahaan yang mengimplementasikan penggunaan aplikasi dalam strategi bisnis mereka harus bisa mempertimbangkan bagaimana berbagai channel terkait bisa berkomunikasi dengan baik dan bisa memberikan customer experience yang unggul. Perusahaan harus dapat mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data secara tepat waktu dan aman untuk memberikan customer experience yang baik di seluruh channel yang tertaut. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan solusi API Management. Berikut adalah tiga manfaat paling signifikan dari solusi API management dalam hal meningkatkan pengalaman pelanggan:

1.      Keamanan data

Perusahaan dapat mengamankan channel tertaut dan data pelanggan dengan lebih baik dari ancaman dan pelanggaran siber dengan menggunakan solusi API Management. Untuk memastikan keamanan ini, solusi API Management akan menerapkan otentikasi multifaktor (multifactor authentication) melalui sistem API yang terstandarisasi dengan sistem penyedia identitas eksternal. Selain itu, solusi API Management akan melakukan pembatasan kecepatan untuk mencegah lonjakan traffic dan degradasi layanan yang dapat disebabkan oleh penjahat siber. Dengan begitu, pelanggan bisa merasa aman dalam menggunakan aplikasi yang tersedia dan merasakan pengalaman yang baik dalam menggunakan aplikasi yang respond dan konektivitasnya cepat.

2.      Penyederhanaan kompleksitas

Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem di dalamnya pun ikut terus berubah dan antarmuka ke channel juga berubah. Kompleksitas dalam perubahaan ini bisa disederhanakan dan ditangani secara cepat dan efisien dengan mengunakan solusi API Management. Dengan begini, pelanggan tidak perlu repot dan bingung jika ada perubahan dalam sistem aplikasi. Selain itu, Solusi API Management juga menawarkan fitur Anypoint Platfrom sebuah adalah platform integrasi yang menghubungkan aplikasi, data, dan perangkat di lokasi dan di cloud dengan metode API-led. Dengan platform ini, perusahaan dapat memberikan customer experience yang intuitif, personal, dan efisien serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

3.      API Analytics

Menganalisis data dari berbagai channel dapat membantu perusahaan untuk lebih memahami customer behavior dan meningkatkan customer experience. API Analytics memungkinkan perusahaan untuk memantau aktivitas pelanggan melalui data history, transaction logs, dan metrik lain. Perusahaan dapat menggunakan API Analytics untuk mengobservasi bagaimana konsumen mereka benar-benar menggunakan perangkat aplikasi yang tersedia dan menyesuaikan strategi digital mereka sebagai hasil dari analisa data ini. Hasil analisa data ini dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan performa aplikasi dan mencapai customer experience yang unggul.

 

Dalam bisnis, customer experience berperan penting yang digunakan untuk mengukur kesuksesan sebuah perusahaan. Maka dari itu penting untuk sebuah perusahaan untuk mengembangkan dan mengelola layanan aplikasi yang menggunakan sistem API. Perusahaan dapat menawarkan layanan yang kompetitif sekaligus mendapatkan keuntungan dari keamanan ekstra, kontrol yang efektif, dan analisis data API dengan satu solusi API Management untuk semua channel. API Management memungkinkan perusahaan untuk merespons dengan cepat, mengantisipasi permintaan konsumen, dan memberikan customer experience yang unggul.

PhinCon adalah anak perusahaan Phintraco Group yang merupakan perusahaan IT Consulting, menawarkan solusi API Management bagi perusahaan yang ingin berkembang dan mencapai customer experience yang terbaik.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk info lebih lanjut.

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/api/customer-experience-transformation

https://internetofthingsagenda.techtarget.com/blog/IoT-Agenda/Transform-IoT-customer-experiences-through-API-management

https://phintraco.com/api-management/

 

Artikel terkait:

Elemen Penting Memaksimalkan Fungsi API (Application Programming Interface)

By |2021-11-10T06:13:00+07:00November 1st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pengertian API

API (Application Programming Interface) merupakan komponen dalam system, berupa antarmuka yang berfungsi sebagai penghubung (integrator) antara satu aplikasi/sistem dengan aplikasi /system yang lain yang memiliki karakteristik platform yang sama/berbeda.

API saat ini telah mengubah pandangan bisnis. Sebelumnya, API hanya digunakan sebagai bentuk integrasi sederhana untuk membantu meningkatkan bisnis secara fungsional. Saat ini, API menjadi bagian penting dari keseluruhan proses bisnis. Berdasarkan hasil penelitian Mulesoft mengenai Connectivity Benchmark Report, diketahui bahwa dari semua pengambilan keputusan IT yang dilakukan, setengahnya dapat menghasilkan 1 juta dollar hingga 10 juta dollar per tahun dari penggunaan API. Bisnis tidak akan dapat berjalan dengan baik dan maksimal tanpa menggunakan API.

API menjadi komponen dalam sistem IT yang sangat penting untuk perusahaan. Dan Penggunaan API Management berperan penting pula bagi para API Developer, Backend Developer dan IT Architect, bahkan untuk bagi para pemilik bisnis. Memiliki solusi API Management yang ideal menjadi suatu keharusan karena implementasi API memiliki berpengaruh besar terhadap bisnis. API berperan mencari cara untuk mengekspos data dan layanan secara eksternal, internal, baik ke partner, dan ke perangkat selular. Membuat desain API dan memiliki solusi menyeluruh untuk keberlangsungan API akan menjadi lebih lengkap jika menggunakan solusi API Management terbaik. Hal tersebut dapat meningkatkan value dari bisnis yang dimiliki serta menghasilkan API yang disukai IT Developer.

Kunci Sukses API

Ketika perusahaan Anda ingin memilih platform API, ada beberapa hal yang perlu diingat. Kinerja API yang baru atau bahkan mengelola API yang tersedia akan bekerja dengan baik dan berhasil ketika API dibuat secara best practice. Lalu apa kunci sukses API? Mari kita bahas kunci sukses API.

Pentingkan desain API

Gunakan pendekatan “API-first” ketika membuat desain API untuk perusahaan Anda. Hal tersebut agar perusahaan fokus pada spesifikasi API, sehingga API akan terdefinisi dengan baik dan tidak meghiraukan masalah implementasi. Perusahaan yang membuat  desain API terlebih dahulu, akan membuat API yang optimal dan akan mempertimbangkan penggunaan platform untuk mengimplementasikan layanan pada backend untuk menjalankan API.

Runtime API yang solid

Setelah API sudah dapat digunakan, sangat penting untuk menentukan runtime yang ideal. Runtime API harus memenuhi kebutuhan perusahaan baik di masa sekarang dan masa depan, karena runtime API yang dapat bertahan untuk masa depan akan memungkinkan bisnis perusahaan Anda berkembang. Fitur penting untuk runtime API yang solid untuk keberhasilan API dalam jangka panjang adalah API dapat tersedia dalam lingkungan digital apapun, scaleable, dan reliable.

Socialize API

Membantu mensukseskan API yang dimiliki perusahaan dapat dilakukan dengan memiliki API yang dapat digunakan dengan mudah oleh IT Developer. API yang digunakan dengan mudah dapat membantu IT Developer dan mendorong kinerja API menjadi lebih optimal. Pada akhirnya perusahaan Anda akan menciptakan basis pengguna berupa IT Developer yang solid dan memiliki API yang memiliki kinerja yang optimal.

Memantau dan menilai penggunaan API

Setelah API digunakan, sangat penting untuk mengelola dan memantau kinerja API secara statistik. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan dapat memahami kebutuhan pengguna. Perusahaan akan memahami cara membuat API yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Central Repository

Perusahaan Anda perlu membuat central repository agar dapat memastikan bahwa API yang dimiliki perusahaan Anda dapat ditemukan dan digunakan oleh IT Developer. Central repository yang baik dapat memudahkan pencarian layanan dan melihat API serta dapat mengatur dan mengelola API. Hal tersebut dapat meningkatkan kinerja API untuk jangka panjang.

Managed Services

Ketahui tentang bagaimana API Anda digunakan dan oleh siapa API Anda digunakan. Hal tersebut akan membantu perusahaan melihat dan menilai dampak penggunaan API. Perusahaan juga dapat menawarkan cara mudah untuk membuat kebijakan dan kontrak yang mempersatukannya dengan API dan konsumen terkait.

 

Seperti itulah kunci sukses API yang dapat membantu perusahaan Anda saat memutuskan platform API management yang ideal. Mengikuti best practice dapat membuat perusahaan Anda memastikan keberhasilan implementasi API dengan lebih mudah.

PhinCon merupakan perusahaan IT Consulting and Services. Salah satu solusi yang disediakan oleh PhinCon adalah solusi API Management. Perusahaan Anda dapat berkonsultasi dengan PhinCon mengenai solusi API Managament.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai solusi API Management.

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/esb/succcessful-api-management

 

Artikel terkait:

Go to Top