3 Kesalahpahaman Seputar Data Analytics

/3 Kesalahpahaman Seputar Data Analytics

3 Kesalahpahaman Seputar Data Analytics

Jika diimplementasikan dengan tepat, data analytics akan membantu perusahaan dalam mengumpulkan dan menganalisa data secara efektif untuk mengumpulkan wawasan tentang efektivitas strategi bisnis di masa lalu, dan di waktu yang bersamaan juga membantu pihak yang bersangkutan untuk membuat keputusan bisnis yang menguntungkan di masa depan.

Walaupun fungsi data analytics sangat menguntungkan bagi keberlangsungan bisnis, masih banyak ketidaksesuaian fakta yang beredar mengenai data analytics. Beredarnya beberapa kesalahpahaman seputar data analytics dikhawatirkan akan memengaruhi keputusan perusahaan untuk memulai implementasi teknologi ini. Oleh karena itu, kami akan memberi informasi tentang 3 kesalahpahaman seputar data analytics sekaligus memberikan fakta dari kesalahpahaman yang beredar. Berikut penjelasannya:

#1 Implementasi data analytics membutuhkan biaya yang sangat mahal

Ketika berencana mengadopsi teknologi baru, pertanyaan pertama yang muncul adalah “berapa banyak biaya yang dibutuhkan?”

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mengetahui tujuan dari implementasi solusi teknologi tersebut. Untuk teknologi data analytics, tujuannya adalah untuk memudahkan perusahaan mengelola dan menganalisa data sehingga dapat membantu mereka membuat keputusan dengan lebih cepat dan tepat. 

Sayangnya, kesalahpahaman ini seringkali membuat perusahaan enggan untuk berinvestasi pada teknologi data analytics, terutama bagi perusahaan skala menengah.

Padahal faktanya, tidak semua implementasi data analytics memerlukan investasi besar. Karena pengeluarannya akan bergantung pada fitur dan kapabilitas dari platform data analytics yang dibutuhkan oleh masing-masing perusahaan. Terlebih jika kita nilai dari sisi manfaat dan keuntungan yang didapatkan, implementasi data analytics merupakan jenis investasi yang sangat cost-effective. Data analytics memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan ROI. 

Selain itu, memilih platform modern juga disarankan untuk memaksimalkan ROI. Karena dengan platform modern, perusahaan dapat menghindari pengeluaran tak terduga yang biasanya diakibatkan oleh infrastruktur teknologi tradisional (legacy).

#2  Platform data analytics yang didukung oleh kecerdasan buatan akan mengganti peran manusia

Kesalahpahaman ini merupakan yang paling banyak dipercaya oleh banyak orang, terutama karyawan. Stigma bahwa kecerdasan buatan akan mengganti peran manusia masih melekat di pikiran banyak pekerja. Padahal faktanya, meskipun kecerdasan buatan dapat mengerjakan sesuatu dengan kecepatan yang tidak bisa ditandingi oleh manusia, kehadirannya tetap tidak bisa mengganti peran manusia secara keseluruhan.

Kecerdasan buatan diciptakan untuk meringankan pekerjaan manusia, bukan menggantinya. Dukungan kecerdasan buatan pada suatu platform data analytics dibutuhkan untuk mempercepat pengelolaan dan klasifikasi data, sedangkan untuk urusan interpretasi atau prediktifnya harus tetap dilakukan oleh manusia.

#3 Data analytics sangat sulit dipelajari

Banyak perusahaan beranggapan bahwa proses analisa data memerlukan proses yang sangat kompleks. Kesalahpahaman ini muncul akibat kebanyakan platform data analytics sulit untuk dioperasikan, sehingga hanya karyawan dengan kemampuan teknikal dan mahir dalam bahasa pemrograman saja yang dapat diandalkan untuk menggunakan platform data analytis guna menganalisa data.

Faktanya, kesalahpahaman ini perlu segera dihindari karena saat ini sudah tersedia platform data analytics modern – platform dengan kapabilitas canggih yang tidak memerlukan bahasa pemrograman yang kompleks jika user ingin melakukan analisa tingkat lanjut (advanced analytics).

Kesalahpahaman seputar data analytics ini perlu segera diluruskan, agar manfaat yang dihasilkan dari implementasi teknologi data analytics dapat dirasakan oleh seluruh perusahaan – tak terbatas pada ukuran dan jenis industrinya.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang platform data analytics yang tepat atau memerlukan panduan yang dipersonalisasi untuk proses implementasi data analytics di lingkungan perusahaan, Anda dapat menghubungi tim ahli kami dan mendapatkan konsultasi serta uji coba platform data analytics gratis selama 30 hari.

 

Referensi:

https://acuvate.com/blog/top-5-myths-about-data-analytics-you-should-stop-believing/

https://www.intel.co.id/content/www/id/id/analytics/myths-and-misconceptions-busted-infographic.html

https://www.forbes.com/sites/forbestechcouncil/2020/10/28/10-data-analytics-myths-that-can-hamper-your-business/?sh=4f820228715e

Leave A Comment

GET THE LATEST INFO FROM US