Keamanan Sistem Informasi: Cara Menjaga Ketersediaan Data
Keamanan dalam teknologi kini menjadi isu penting yang harus dipahami oleh setiap individu maupun perusahaan. Hampir seluruh kegiatan dan keperluan sehari-hari kini menggunakan teknologi dan platform digital. Oleh karena itu, terdapat banyak sekali data dan informasi penting yang tersimpan di dalam platform dan sistem tersebut. Pengendalian keamanan sistem informasi perlu dilakukan untuk memastikan keamanan data dan informasi milik individu dan organisasi atau perusahaan.
Bisnis yang menggunakan teknologi dan platform digital perlu memperhatikan keamanan dan ketersediaan data-data penting karena data merupakan aset paling berharga milik perusahaan. Oleh karena itu, keamanan dalam sistem informasi merupakan konsep yang harus dijalankan dengan tepat. Artikel ini akan membahas keamanan sistem informasi mulai dari definisi, tujuan, teknik-teknik, aspek-aspek, serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengamankan sistem informasi. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui informasi selengkapnya!
Apa yang Dimaksud dengan Keamanan Sistem Informasi?
Keamanan sistem informasi adalah langkah dan upaya pencegahan terhadap tindakan kejahatan pada sistem berbasis informasi berbentuk non-fisik. Tindakan kejahatan ini dapat berupa tindakan penipuan dan serangan-serangan siber lainnya.
Sementara itu, sistem informasi sendiri adalah sistem yang digunakan untuk mengolah data dan informasi dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Setiap perusahaan atau instansi membutuhkan sistem informasi untuk membuat kerja perusahaan menjadi lebih sistematis dan terstruktur.
Sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan zaman sekarang sudah memanfaatkan jaringan komputer karena menawarkan kemudahan dalam mengakses dan menyimpan data berkapasitas lebih besar.
Sistem informasi memiliki peran yang sangat besar bagi keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, keamanan dari sistem ini perlu dibangun dan dijaga dengan baik. Hal ini dilakukan agar data dan informasi penting dapat terlindungi dari ancaman.
Ancaman-ancaman tersebut dapat datang dari luar seperti serangan siber peretasan (hacking), penyebaran virus atau malware, hingga ancaman internal seperti kebocoran data oleh oknum karyawan. Hal-hal tersebut dapat menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan.
Mengapa Keamanan Sistem Informasi itu Penting?
Sistem informasi merupakan elemen krusial dalam keberlangsungan kegiatan operasional dan bisnis sebuah organisasi atau perusahaan. Oleh karena itu sistem operasi perlu dipastikan keamanannya dari berbagai ancaman.
Salah satu alasan utama mengapa keamanan dalam sistem informasi menjadi penting adalah untuk melindungi data-data dan informasi penting yang ada di dalam sistem tersebut. Data dan informasi vital yang dimiliki perusahaan merupakan aset penting yang harus dipastikan keamanan dan ketersediaannya kapan saja.
Informasi tersebut umumnya berisi informasi pelanggan, strategi bisnis, hingga data sensitif lainnya yang dapat menjadi berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.
Selain itu, keamanan data juga kini semakin terancam oleh serangan-serangan siber yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Semakin canggih teknologi keamanan yang ada, maka pelaku serangan siber akan terus mengembangkan metode dan cara baru untuk menembus keamanan sistem.
Perusahaan juga harus berjalan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diatur oleh negara dalam menjalankan bisnisnya. Di antara regulasi-regulasi tersebut terdapat aturan mengenai keamanan data dan informasi, khususnya data pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menjamin keamanan informasi untuk mematuhi regulasi-regulasi tersebut.
Apa Saja Teknik Keamanan Sistem Informasi?
Untuk bisa membangun keamanan sistem dan menjaga keamanan informasi, terdapat beberapa teknik yang umum digunakan, yaitu:
Firewall
Firewall adalah teknik IT security yang sering digunakan untuk melindungi jaringan dan sistem informasi dari serangan-serangan siber. Teknik ini bekerja dengan menyaring lalu lintas masuk dan keluar jaringan.
Penyaringan ini dapat dikonfigurasi berdasarkan alamat IP, port, jenis protokol, dan faktor-faktor lainya. Hal ini dapat mencegah akses tidak sah dan serangan siber lainnya.
Enkripsi Data
Enkripsi merupakan proses penguncian dengan mengubah data menjadi format yang tidak dapat dibaca tanpa kunci dekripsinya. Teknik ini menggunakan algoritma dan kriptografi untuk mengamankan data dan informasi.
Proses enkripsi umumnya diterapkan pada data-data yang tersimpan di perangkat keras (hardware), ditransmisikan melalui jaringan, atau ketika data sedang digunakan.
Kontrol Akses
Teknik keamanan sistem lainnya yang dapat diterapkan untuk mencegah serangan siber adalah kontrol akses. Kontrol akses merupakan praktik yang membatasi akses menuju sistem, data, serta aplikasi berdasarkan peran dan tanggung jawab pengguna.
Pembatasan akses ini dilakukan dengan metode autentikasi, otorisasi, dan audit untuk memastikan identitas, hak akses, dan melacak aktivitas pengguna.
Data Backup dan Recovery
Backup dan recovery merupakan dua metode esensial untuk menjaga data dan mengatasi insiden keamanan terkait data. Backup merupakan proses pembuatan salinan cadangan data secara berkala, smeentara recovery adalah proses pemulihan data-data yang hilang dengan menggunakan data cadangan yang telah disimpan.
Kedua teknik ini sering digunakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti data yang hilang atau rusak akibat serangan siber, kegagalan sistem, hingga bencana alam. Penyimpanan data cadangan umumnya dilakukan secara lokal, perangkat penyimpanan eksternal, atau layanan berbasis cloud.
Patching dan Update Sistem
Software atau perangkat lunak dan sistem operasi umumnya memiliki celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh pelaku kejahatan siber. Celah-celah ini dapat diatasi dengan melakukan patching dan update secara rutin.
Patch dan update umumnya dirilis secara berkala oleh vendor atau developer dari perangkat lunak dan sistem operasi untuk membantu menutup celah-celah keamanan baru yang ditemukan.
Apa Saja Aspek Keamanan Sistem Informasi?
Terdapat 3 aspek utama dalam keamanan sistem informasi yang harus diperhatikan oleh perusahaan atau organisasi. Ketiga aspek tersebut adalah kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Berikut ini adalah masing-masing penjelasannya:
Kerahasiaan (Confidentiality)
Aspek kerahasiaan merupakan aspek utama yang harus diperhatikan dalam menjalankan keamanan sistem. Sistem harus bisa menjaga kerahasiaan data-data dan informasi yang tersimpan di dalamnya.
Integritas (Integrity)
Integritas merupakan aspek yang memastikan sistem dapat menjaga keutuhan dan keaslian data dan informasi yang tersimpan di dalamnya. Hal ini termasuk memastikan tidak adanya cacat atau corrupt saat file diproses atau ditransmisikan.
Ketersediaan (Availability)
Aspek ketersediaan merupakan tujuan utama dari keamanan sistem informasi yaitu memastikan kemampuan sistem dan data-data yang ada selalu tersedia dan dapat diakses oleh pengguna yang sah.
Apa yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Keamanan Sistem Informasi?
Untuk bisa mengamankan sistem informasi, perusahaan harus melakukan beberapa tahapan penting, yaitu:
Membuat Kebijakan Keamanan
Langkah pertama yang dapat dilakukan oleh organisasi atau perusahaan adalah membuat kebijakan terkait keamanan. Kebijakan-kebijakan tersebut mencakup definisi dan tujuan keamanan, tanggung jawab serta praktik terbaik yang harus dilakukan ketika terjadi insiden keamanan.
Meningkatkan Security Awareness
Perusahaan juga harus meningkatkan kesadaran dan wawasan individu terhadap regulasi keamanan tersebut (security awareness). Peningkatan kesadaran ini dapat dilakukan dengan cara pelatihan atau pendidikan khusus keamanan sistem.
Menggunakan Teknologi Keamanan terbaru
Software atau perangkat lunak IT security kini semakin beragam dan dapat mencakup berbagai keperluan keamanan sistem. Software antivirus, anti-malware, atau threat intelligence dapat digunakan untuk mencegah terjadinya serangan siber.
Melakukan Audit Secara Berkala
Setelah menjalankan tahapan-tahapan tersebut, perusahaan juga harus melakukan audit keamanan berkala. Audit dilakukan untuk mengidentifikasi serta memperbaiki celah-celah keamanan baru yang mungkin saja terbentuk.
Tingkatkan Keamanan Sistem Informasi Perusahaan Anda dengan Solusi dari Aplikas Servis Pesona
Sistem informasi merupakan pusat penyimpanan data-data vital milik perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan keamanan sistem untuk menjamin kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.
Aplikas Servis Pesona, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang IT security, telah berpengalaman menyediakan solusi-solusi keamanan teknologi terbaik. Kami menyediakan solusi IT security dari berbagai kategori seperti data security, endpoint security, network security, serta security monitoring tools lainnya.
Hubungi kami lewat marketing@phintraco.com untuk informasi selengkapnya mengenai solusi IT security dari Aplikas Servis Pesona!
Editor: Cardila Ladini
Categories
Trending News



Leave a Reply